The first 200 lines.
Indonesian Sub by: ANTA AL.Z
Halo.
Baik, Pak. Baik.
Raghuveer, Kau masih terjaga.
Mengejutkan sekali,
Untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun, Aku melihat kau tersenyum.
Kau akan dibebaskan besok.
Itulah mengapa kau sangat senang, kan?
Aku akan bertemu adikku setelah sekian lama.
Tak bisa kujelaskan betapa bahagianya aku.
Kau sangat mencintai adikmu, kan? - Ya!
Beberapa tahun ini, Kau tidak pernah bertemu dengan keluargamu.
Kau juga tak berkomunikasi dengan mereka,
Kau Pria yang baik.
Bagaimana bisa kau berada di sini?
Sudah 7 tahun aku di dalam penjara ini.
Tapi, Cerita masa laluku jauh lebih panjang.
Waktu itu umurku 11 tahun.
Aku sedang mengunjungi kuil bersama Ibu dan Adikku.
Ini anakku Raghuveer dan Sona.
Tolong buatkan persembahan untuk nama mereka.
Tentu saja.
Bu, kau berjanji tuk membawa Aku kepada Ayahku.
Itulah kemana kita pergi, nak.
Ini dia persembahannya.
Kau ingin memecah kelapanya?
Aku benar-benar lupa, Pak. - Do it now.
'Ibuku dulu bilang'
'...Kelapa yang busuk membawa sial.'
'Dan, itulah sebenarnya yang terjadi.'
'Ayahku menikah dengan wanita lain.'
'Dia mempermalukan Ibuku.' - Pergi dari sini!
'Dan memutuskan semua hubungan dengan kami.'
'Ibuku tidak bisa menerima penghianatan ini.'
'Dia benar-benar hancur.'
'Dia terus menangis dengan sepanjang hari dengan kami di belakangnya..'
'Dan, Meniggalkan kami tuk selamanya.'
Ibu, Ibu.
Apa yang terjadi?
Siapa dia?
Dia Ibuku.
Dia meninggal. - Meninggal!
Tebus penyembahanmu.
Ini dia, Pak. - Kau diberkati.
Berhenti!
Yang menempatkan makam ini di sini?
Lahan ini milik mereka.
Kenapa kau mengganggu?
Aku yang punya lahan ini.
Ibunya telah mengambil pinjaman dariku.
Jadi, dewan telah memutuskan, Aku bisa merebut Lahan ini.
Singkirkan makan ini, sekarang!
Aku akan membayar utang Anda.
Jangan rusak makam Ibu Saya.
Dia bilang dia akan melunasi Hutangnya.
Beri dia kesempatan.
pertama, ayahnya kawin dengan wanita lain.
Lalu Ibunya meninggal.
Dia masih anak-anak. Bagaimana ia akan membayar hutang?
Dia akan membajak sawah dan membayar Kau kembali. - Dia?
Saya akan bekerja keras siang dan malam. .
Dan kubayar seluruh hutangku.
Jika tidak, Saya akan membayar hutang Anda.
Baik. Setiap tahun kau harus menghubungi ku tepat waktu.
Angsurannya, tidak terlibat. - Apapun.
Ayo pergi.
Pak!
Jangan menangis, Sona.
Ibu pernah berkata, bahwa Bintang itu adalah Kamu dan itu aku.
Ayo.
Ayo.
Jangan khawatir, Raghu.
Adikmu akan melakukan ujian nya.
Pecahkan kelapanya.
Wah! Ada bunganya.
Dia pasti bisa lulus ujian.
Sona.
Sona. Bukumu.
Hei! Hati-hati.
Kau tahu dia akan menjatuhkannya jika Kau mengganggu dia.
Gauri, Ini hari ujianku, Aku tidak butuh.
Bawalah mereka, Sona.
Kau bisa dapat nilai tinggi jika menyontek.
Kau berlebihan. - Oh ya?
Ayo pergi.
Kau mengingat segalanya, kan? - Ya.
Konsentrasilah pada studimu.
dan, lakukan yang terbaik dalam ujianmu. - Ya.
Kenapa tidak pergi bersama dia? - Kenapa?
Berapa kali Kau akan mengatakan padanya ...
..."Lakukan yang baik, Lakukan yang baik..."
Hey! Si cantik sudah naik duluan.
Sona selalu melakukan dengan baik...
Ke mana dia pergi?
"Kau telah memberi mantra kepada ku."
"Aku jatuh hati kepada mu."
"Sayang, kumencintaimu."
Ayolah.
"Sayang, kumencintaimu."
"Sayang, kumencintaimu."
Lagu yang bagus, suaramu juga bagus.
Tapi menggoda gadis yang salah.
Apa yang dia katakan?
Salah!
Kau tahu berhadapan dengan siapa?
Pergi!
Lihat ini!
Kutusuk kau dengan ini.
Apa yang...
Perhatikan dan pahami.
Suatu hari nanti aku pasti akan mengalahkan Kau
Aku juga menunggu hari itu.
Halo paman.
Aku dengan adikmu sedang ujian. - Ya.
Dia gadis yang sangat rajin dan pandai. - Ya.
Sona.
Jangan lagi, kak.
Sona, Kau lihat bintang di lagit itu...
Yang satu itu aku, dan yang satunya lagi itu kamu.
Ibu yang bilang, betul?
Berarti, setelah pernikahan Sona...
...satu bintang akan menghilang.
Urus urusanmu sendiri.
Dan...
Kak, haruskah Aku mengambil telur ke pasar besok?
Ya.
Tapi hati-hati.
Aku tidak berkata itu untuk dia.
Kau selalu menjatuhkan barang.
Aku hanya menjatuhkannya dua kali hari ini.
Halo! - Pak, apa yang membawamu ke sini?
Setelah pencarian yang lama, Aku menemukan jodoh yang pas untuk Sona.
Dia bekerja pada sebuah pos besar di perusahaan besar Amerika.
Lalu, Dia akan membawanya pergi.
Tentu, Dengan pesawat yang besar...
Tawarab ini terlalu besar untuk kami.
Aku tidak mau.
Hah! Orang lain pasti akan mengambil kesempatan ini.
Aku tidak ingin seorang pangeran untuk adikku.
Lalu?
Aku ingin pria yang bisa tinggal di sini dan menjaga adikku.
Hey, Ram! Di mana kau? - Di pantai.
Di pantai, bersama gadis-gadis?
Terserah kau.
Kau tidak mengundangku.
kau menjadi egois. - Halo.
Halo. - Halo.
Itu tipuanku.
Ini yang kulakukan jika Ibumu memarahiku.
Halo. Aku tidak bisa mendengarmu. - Oke.
Nikmatilah sendiri, Bersenang-senangklah. - Terima kasih, Ayah.
Wow! dia bisa mendengar yang ini.
Aku dengan kau membuat sebuah donasi...
...kepada the Royal Australian Orphanage.
Hanya jumlah yang kecil.
10,000 Dollars.
Kau bilang itu jumlah yang sedikit.
Kau bisa menghabiskan uang itu untuk kegiatan PR.
Bisa saja digunakan untuk membuat pesta bersama rekan-rekan bisnismu.
Pikirkan tentang keuntungan.
Kita sudah bepesta.
Berhenti menghamburkan uang.
Kau tahu aku tidak suka itu.
Hai, ayah.
Bad mood.
Beri tahu aku.
Aku sahabatmu.
Mama memarahimu lagi?
Terima kasih banyak. - Kenapa?
Untuk bertanya apakah dia memarahiku atau tidak.
Kau tahu bagaimana dia,
lalu, kenapa cemberut? - Aku tidak bingung.
Kau tahu kenapa Filsuf terbesar dunia bahagia?
Karena dia tahu bagaimana mentolerir penyiksaan istrinya.
Angry bird!
Halo.
Itu tadi bukan untukmu.
Aku sedang berbicara tentang istri Socrates '.
Hello, kakak Ipar.
Krishnakant di sini.
Apa kabar? - Mencoba untuk bergaul dengan adikmu.
Apa yang baru tentang itu.
Ini saudaramu dari India.
Halo. - Saudariku.
Yes, Kaka. - Apa kabar?
Apa kabar? - Semuanya baik-baik saja.
Lalu, ada lagi?
Terlalu banyak, tapi yang terbesar adalah...
...Ria akan bertunangan tanggal 14 bulan ini.
Cepat sekali!
Dia sedang di mabuk asmara? - Ya!.
Aku menolak di malah menangis, Jadi aku harus setuju.
Tapi prianya dari keluarga yang baik?
Maksudku, apakah mereka kaya?
Itulah yang kusuka.
Dengar.
Ke sinilah secepat mungkin.
Karena kau harus mengatur semua ini.
Lalu...
Jangan lupa beritahu kakak Ipar.
No comments yet. Be the first to leave one.