Chief of War

Chief of War

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Chief of War- Season 1 Episode 2
A Commentary by HulkIdjo

Tags

webdl
Published on: 2025-08-22
Downloads: 29
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 164 lines.

KERAJAAN MAUI PANTAI KAUPŌ

Kaʻahumanu?

Tunggu.

Maui telah membuka langitnya.

Itu dia.

Kapuahi?

Bisa ceritakan kisah itu lagi?

Lagi? Harusnya aku tak boleh mengajarimu.

Peta Bintang hanya untuk lelaki.

Sejak kapan aku peduli soal apa yang hanya boleh untuk lelaki, Paman?

Bintang Merah,

Kapuahi,

adalah prajurit yang sangat berprestasi.

Dengan jubah api merahnya,

dia menjelajahi surga untuk mencari "air kehidupan".

Dia mencarinya setiap malam,

di luar angkasa kita,

dan dia berikan kepada kekasihnya,

agar dia bisa bangkit lagi setiap pagi,

sebagai matahari di langit kita.

Leluhur kita mengikuti Peta Bintang untuk mencari kepulauan ini,

namun daratan apa yang ada di balik langit yang kita kenal?

Tak ada gunanya meninggalkan tempat ini.

Kayu dari pohon ʻUlu.

Kano ini berasal dari kerajaan Hawaiʻi.

Cari Kaʻahumanu.

Ada apa?

Kita akan segera mengetahuinya.

Ayah!

Sedang apa Ayah di sini?

Kau tak memberi kabar akan datang.

Kahekili menyerang Oʻahu tanpa alasan.

Perang akan terjadi.

Kalian akan ikut kembali ke Kerajaan Hawaiʻi.

Malam ini?

Maui akan segera menutup akses pantainya.

Saat itu terjadi, Ayah tak akan bisa datang kemari lagi.

Maui dan Hawaiʻi juga bermusuhan.

Aku saudari Kahekili.

Hawaiʻi tak akan menerima kami sekarang.

Kalian akan diterima.

Aku telah menjanjikan agar Kaʻahumanu menikahi Kepala Sukuku.

Apa?

Ayah,

aku tak akan membantah Ayah,

tetapi ini...

Kumohon,

jangan paksa aku melakukan ini.

Persiapkan dirimu.

Kita harus pergi.

Kaʻahumanu!

Biarkan saja, Moku.

Dia pantas merasa kesal malam ini.

Kita sudah merencanakan ini.

Tak begini caranya!

Kita harus pergi sekarang, Yang Mulia.

Pergilah bersama pasukanmu.

Aku akan persiapkan Kaʻahumanu dan suruh dia pergi.

Dan kau?

Aku adalah bangsawan kerajaan ini.

Di sinilah tempatku.

Jaga anak kita.

KERAJAAN OʻAHU

Nak...

Kau gelisah.

Oʻahu tak bersiap untuk berperang melawan kita.

Ayah berbohong untuk membawa kami kemari.

Rasanya ini bukan ramalan.

Ayah duga akan banyak orang yang memandang situasinya sepertimu.

Kita telah menanti selama beberapa generasi

agar Yang Diramalkan memimpin kita,

tetapi Ayah sadar

bahwa dia tak lebih dari sekadar raja

yang rela mengorbankan segalanya untuk mewujudkan ramalan tersebut.

Saat semua raja lain gagal,

Ayah tak akan gagal.

Tetaplah waspada di sini.

Jangan beri mereka alasan untuk mempertanyakan isi pikiranmu.

Mereka tahu apa yang kupikirkan.

Tak perlu lakukan ini.

Kita bisa pergi sekarang.

Tak bisa saat Manusia Babi Hutan mengawasi kita.

Kita sudah biasa menguliti babi.

Bahkan memanggangnya di atas batu panas.

Cukup.

Aku tahu kita harus apa.

Kahekili menyuruhku pergi ke kuil,

maka aku akan ke sana.

Aku akan peringatkan sang Raja.

Tunggu di luar.

Kaʻiana?

Bawa dia kembali.

Kita punya banyak pasukan dan armada laut besar.

Kirim pasukan untuk mencari ke delapan samudra.

Tak perlu berlayar tanpa arah, Yang Mulia.

Aku tahu ke mana dia pergi.

Kaʻiana meninggalkan Heke di tempat aman di Maui.

Istrinya, Kupuohi, tak akan ke mana-mana

tanpa saudarinya.

Kaʻiana telah berlayar menuju Maui mengikuti arus Kaiwi.

Kita akan menangkapnya, dan bawa dia kembali hidup-hidup.

Tidak.

Menurut Peramalku,

bukan napas Kaʻiana yang kita butuhkan,

tetapi mana yang ada di tulangnya.

Bawakan itu kepadaku.

Apa itu?

Maju terus!

KERAJAAN MAUI

Pasukan Raja tak akan tertinggal jauh.

Bergerak cepat!

Heke!

- Heke! - Heke!

Heke!

- Heke! - Heke!

Dia tak ada di sini.

Prajurit Kahekili?

Tak ada tanda-tanda penyusup.

Kita harus bergegas.

Cari mereka!

Di mana dia?

Dia bukan gadis yang ceroboh, kita akan menemukannya.

Ini!

Tadi malam adalah Bulan Akua.

Yang kedua dari empat yang terpenuh.

Malam di mana dia memberi persembahan kepada dewa hutan untuk obat mereka.

Heke ada di lembah, menanam kembali apa yang dia panen.

Kita akan menemukannya di ʻĪao.

Dia di sini!

Dia di sini!

Kita harus bantu Kaʻiana.

Dia bisa mencari kita.

Jika kita ikut bertarung, kita semua akan mati!

Kupuohi benar.

Kita harus pergi.

Kita cari Heke.

Kita berpencar.

Aku akan memimpin pasukan di jalur sungai.

Kau tak boleh membunuh Kaʻiana.

Saat dia ditemukan,

bawa dia ke hadapanku.

Saat kita menemukannya,

akan kucabik tubuhnya dengan gading penjaga kita.

Keluar masuk dengan cepat. Jangan menarik perhatian.

Jangan sampai kita bernasib seperti Kapten Cook.

Jangan menembakkan senjata kecuali saat terdesak.

Kita perlu mengisinya untuk sisa perjalanan kita.

Jadi, tetap waspada.

Kaʻahumanu,

Ibu bawakan minyak kemiri segar.

Ibu pikir mungkin kau membutuhkannya.

Aku tak mau menikah hari ini.

Tidak, tetapi,

kau harus menemui sang Nabi,

untuk mempersiapkan diri menghadapi apa yang akan datang.

Kau akan menjadi istri Kepala Suku,

jangan temui dia dalam keadaan bimbang.

Ibu tahu ini bukan yang kau rencanakan untuk dirimu sendiri,

tetapi kau harus melakukannya.

Ibu melihat hasrat besar dalam dirimu.

Ibu memintaku untuk menjinakkannya.

Tidak, Kaʻahumanu.

Terkadang kita hanya punya hasrat.

Taula?

More Indonesian subtitles for Chief of War

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left