The first 200 lines.
PERSEMBAHAN NETFLIX
Kau tahu apa ini?
Itu tempat sikat gigi.
Benar. Ya.
Kau bisa pakai cangkir biasa saja.
Ya.
Aku ingin yang agak lebih...
Ada banyak pilihan.
- Lihat. - Itu agak besar untuk sikat gigi,
tapi bisa.
Entahlah. Aku ingin melakukan perawatan gigi.
LIVING WITH SHAME
BERDASARKAN NOVEL TED THOMPSON
Astaga.
Seratus sembilan puluh sembilan per pon.
Pon. Pastikan kau menyebut "N" di akhirnya.
Di mana dia membeli kopi?
Astaga. Bisa kau percaya bunga ini masih mekar?
Itu bagus.
Akan Ibu simpan di mejamu, jika kau mau.
Aku tak peduli. Terserah Ibu saja.
Jadi, bagaimana pekerjaanmu?
Baik. Hanya sedikit lelah.
Ini baru pukul 11.00, Preston.
Apa kau menyukainya?
- Ya. Sangat suka. - Bagus.
Kau akan datang ke rumah Ashford malam ini? Seperti dahulu?
Tidak usah.
Bisakah Ibu mencium putranya?
Ibu senang kau di sini.
Ibu bangga padamu. Semuanya suka padamu.
- Ya. Itu karena harus. - Itu tidak benar.
Baiklah, itu benar.
Hai, aku Sandy. Aku siap membantu.
Itu bagus, 'kan?
Ini perangkap lobster asli?
Tidak. Tapi percayalah, jika itu asli kau takkan mau.
Itu bagus untuk dekorasi, bukan?
Aku mencari pajangan untuk rakku.
Untuk rumah baru?
Ya.
Memulai kembali.
- Kau sedang libur kerja? - Tidak.
Aku sudah pensiun.
- Benarkah? - Ya.
Kurasa tidak bisa.
Tidak, bisa. Kurasa ini...
Entah ada apa denganku. Ini belum pernah terjadi padaku.
Maksudku, ini bukan salamu.
Kurasa juga begitu.
Bagus. Karena memang bukan.
Ya, aku tahu.
Anders?
Kau datang.
Ini mengejutkan.
Ya. Terima kasih sudah mengundangku.
Tentu. Kau bisa ambil minuman di ruangan lain.
Wes.
Kudengar kau berhenti dari keuangan.
Aku iri.
Ya...
Berhenti kerja, Wes. Hanya itu yang harus kau lakukan.
Kau bicara seolah itu mudah.
Maksudku...
Kau masih muda. Kenapa berhenti begitu cepat?
- Kau sungguh ingin tahu? - Tentu.
Ceritakan padaku.
Baiklah.
Itu sistem yang penuh ketamakan
dan begitulah kerjanya.
Selamatkan dirimu.
Kalahkan yang lain.
Jangan khawatirkan konsekuensinya.
Itu untuk apa?
Lebih banyak barang? Rumah lebih besar?
Perjalanan ke Karibia? Payudara palsu? Tidak, terima kasih.
Kau punya rencana besar?
Ya, aku sedang sibuk mendekorasi. Aku tinggal di kondominium.
- Kau menikmatinya? - Tidak sama sekali. Kau suka?
Aku takkan pensiun.
Aku juga sedang membuat acara amal.
Yang mana?
Untuk penyakit, yang berhubungan dengan kanker.
Apa yang dia lakukan di sini?
Kulihat dia bicara pada Wes Thompson.
Saat dia tak harus ada
dan tak perlu datang, dia datang.
Seharusnya tak kuundang.
Dia ada di daftar tamu. Aku tak memerhatikan.
Tak apa-apa. Hanya saja, dia membuatku sedih.
Omong-omong, kau sangat cantik.
Kau sudah bersetubuh.
Ya. Itu benar.
Tapi tak sehebat dengan Anders?
Kau tahu...
Untuk apa kita adakan pesta ini setiap tahun? Anak-anak kita tak datang.
Kat tak akan datang untuk Natal.
Kau ber... Itu buruk sekali.
Kenapa Preston tidak datang?
Kau tahu, Preston punya "rencana" lain.
Entah apa artinya.
Astaga, aku benci Spanx ini.
Halo?
- Hei. - Hei. Apa kabar?
- Kalian merokok apa? - Apa?
Jangan khawatir. Aku takkan beri tahu siapa pun.
Kalian tetap akan lakukan, 'kan?
Jika kau teman ayahku dan ingin memata-matai,
katakan padanya itu menyedihkan dan mudah ditebak.
Baiklah, Charlie.
Siapa itu?
- Anders. - Astaga.
Aku bukan teman ayahmu.
Tunggu, Bung. Kembali kemari.
Kalian bukan teman?
Aku bukan temannya. Istriku temannya. Mantan istriku.
Sejujurnya, aku tak suka orang tuamu.
Kupikir mereka memuakkan.
Benarkah? Setelah semua makan malam, liburan musim panas,
dan hal membosankan lain?
Aku meninggalkan semuanya.
Kudengar begitu.
Kenapa kau di sini?
Itu pertanyaan yang sangat bagus.
Kau bisa mengisap ini?
Aku tak tahu apa itu.
Ini sangat bagus.
Ayolah.
Ya. Baiklah, kenapa tidak? Masa bodoh.
Ini dia.
Terima kasih.
- Hai. - Hei.
Baiklah. Astaga.
Ya, aroma cerutu ayahmu...
membuatku berharap aku tak punya wajah.
Bagaimana perasaanmu?
Wah. Oh, ya...
Aku merasa gembira.
Sangat gembira... Wah.
Juga sedih. Astaga.
Ini ganja yang kuat.
Bukan. Itu PCP.
Ya.
Kau bercanda? Aku merokok PCP?
Secara teknis, kami tak tahu apa itu.
- Itu seperti campuran. - Ya.
Kami merasa...
gembira.
Sangat gembira.
- Juga sedih. - Sangat sedih.
Aku harus kembali ke pesta.
Baiklah. Nikmati pestanya. Bersenang-senanglah.
Hati-hati, Kawan.
Sedang apa kau di luar?
Hanya mencari udara segar.
Tahun lalu berat bagimu, ya?
- Aku terkejut kau di sini. - Ya. Terima kasih.
- Aku mencari putraku. - Ya.
Tadi dia menghilang, itu membuatku cemas.
Dia harus belajar di kamarnya,
dia gagal dalam tiga ujian di sekolah asramanya.
Aku lelah terus memperingatkannya.
Aku bicara pada siapa?
- Kau lebih tahu itu. - Ya.
Sungguh. Kalian melakukan program untuk Preston, 'kan?
Kau bawa dia ke hutan atau semacamnya?
Atau semacamnya. Ya.
Permisi.
- Aku tak mengerti. - Lihat siapa ini.
Aku tak mengerti.
Baiklah. Ikut aku sebentar.
Jadi, sekarang kau berkencan dengan pria itu?
Ya. Sudah beberapa bulan.
Sekarang dia akan tinggal di sini?
Dia mencari tempat tinggal.
Dia ingin pindah dari kota dan pulang-pergi ke kantor.
Kalian sudah tidur bersama selama bertahun-tahun?
- Jangan. - Ayolah.
Kita baru bercerai selama enam bulan.
Kenapa kau ada di pesta ini?
Aku diundang.
Semua orang diundang.
- Kau pikir ini lucu? - Tidak, aku...
Itu lucu.
Ada apa denganmu, Anders?
Kaulah yang berkata butuh ruang.
Ini bukan tugasku lagi. Aku tak perlu mengasuhmu.
Aku tak perlu memastikan kau tak mempermalukan diri.
Kau yang ingin keluar.
- Jadi, demi Tuhan, keluarlah. - Panggil ambulans!
- Telepon ambulans! - Astaga.
Angel dust?
Kudengar dia dipasang selang dan mesin.
Ibu bilang Sophie sangat terpukul.
Tentu saja.
Keluarga Ashford akan menuntut.
Siapa yang akan mereka tuntut?
Kurasa sekolahnya. Mereka pikir dia dapat narkotik dari sana.
Tunggu.
Dia pindah sekolah karena memakai narkotik
No comments yet. Be the first to leave one.