The first 194 lines.
Angola, 1974: Setahun sebelum kemerdekaan.
Bibi.
Bibi.
Bibi.
Tunggu!
Ayo.
Ambil pisau!
Ambil.
Berhenti, cukup.
Jika kita tidak memainkan drum selama tiga hari, bumi tidak akan menahannya.
Aku harus bagaimana?
Orang kulit putih mendengar...
Arwah yang marah takkan beristirahat tanpa drum.
Darahnya masih di tanganmu.
Kau pikir dia akan tinggal di bawah tanah?
Mari bernyanyi.
Mungkin jiwanya akan damai dalam suara kita dan tertidur.
Tchissola, jangan jemur pakaian hari ini.
Ini hari kematian.
Dan ketegangan meningkat
antar gerilyawan bersenjata dan keturunan portugis...
Buka pintunya, wanita kulit putih sialan!
Mereka mencoba membunuhku.
Terbanglah, burung kecilku. Mari kita pergi sekarang.
Burung malangku tidak akan meninggalkan tanah.
Yang lain terbang, kau juga bisa terbang.
Burung malangku tidak akan meninggalkan tanah.
Tchissola.
Tchissola, kau dengar?
Sudah makan?
Bawa tepung ini ke wanita kulit putih. Jangan lewat jalan utama.
Makan dengan dia dan kembali sebelum gelap.
Kau takut pada orang kulit putih?
Ayo, masih lama.
Pale Death meremukkan dengan kaki acuh tak acuh yang sama.
Gubuk orang miskin dan menara raja.
Hidup ini terlalu singkat
untuk harapan yang memakan waktu lama.
Kita cuma debu dan bayangan, lahir untuk memungut hasil bumi.
Lahir untuk memungut hasil bumi.
Bapa kami di surga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu,
Terwujudlah kehendak-Mu, di bumi seperti di surga.
Berilah kami hari ini makanan secukupnya.
Dan ampunilah dosa kami, seperti kami memaafkan orang yang menyakiti kami.
Dan janganlah beri kami cobaan, tapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
TOMMY GUNS
Prata.
Ampun, tuan! Ini aku...
Belum terlambat...
Pengkhianat!
Siapa yang akan memasak?
Siapa?
Siapa yang akan ambil makanan?
Kau?
Dasar bajingan.
Kau mau pergi? Pergi!
S'kwata! S'kwata! S'kwata!
Bunuh!
Tunggu!
Bunuh!
Bunuh!
Tidak... / Bunuh!
Kami akan meninggalkanmu pada burung nasar dan hyena.
Ada yang buka tas pengkhianat?
Tidak, kolonel.
Turra.
Boleh aku mendekat, Pak?
Negaramu bangga padamu, kopral.
Kontribusimu layak diganjar.
Apa senjatamu?
Heckler & Koch G3, Pak.
Kopral, hari ini kau akan dipromosikan jadi sersan.
Kau mengerti?
Ya, Pak.
Negara kita menghargai yang berjuang untuk itu.
Aku cuma melakukan tugasku, Pak.
Jika semua orang melakukannya, kita takkan kehilangan provinsi luar negeri.
Aku tidak menginginkan imbalan apapun, Pak.
Pada tanggal 19 Oktober, kopral José dipromosikan menjadi sersan,
sebagai imbalan atas jasa yang diberikan pada negara.
Tidak ada yang bisa datang dari staf jenderal.
Jalan-jalan terputus.
Aku dulu juga memakai G3.
Sulit tidak menembak.
Tapi lihatlah...
Walther P38.
Pertahankan dan kau akan punya dalam waktu singkat.
Ayahku meninggal saat aku...
Saat aku masih sangat muda.
Cuma aku satu-satunya laki-laki di keluargaku.
Ibumu punya alasan bangga dua kali lipat.
Aku tahu dia ingin bertemu denganku lagi.
Itu mungkin hadiahku, Pak.
Merampas negara dari prajurit seperti dia akan menjadi kerugian yang cukup besar.
Dia punya masa depan militer cerah terbentang.
Dia perlu menggunakan keberanian itu untuk terus menghormati negara kita, Pak.
Negara kita menghormati kita. Percayalah.
Tapi ini ranjang Prata... / Sekarang ranjangmu, Sersan.
Aku pergi jauh-jauh hari ini.
Lalu aku kembali.
Kau ingat ibumu?
Ya.
Dia tinggi.
Pirang...
Dan dia memberiku banyak mainan bagus.
Ze...
Ze...
Dunia bukanlah apa yang kau lihat di sini, Zé.
Kulihat Prata!
Diam!
"Aku sudah melihat semua."
Pepatah Stoa!
Prinsip kebahagiaan, dalam kata-kata Horace.
Push up!
Turun! Naik! / 16!
Turun! Naik!
17!
Turun! Naik!
18!
Turun! Naik!
19!
Push up!
Turun! Naik!
Push up!
Push up!
Majukan senjata!
Di lengan!
Di bawah!
Di lengan!
Majukan senjata!
Di lengan!
Berhenti!
Apa yang kau lihat?
Apa yang kau lihat dengan mata tertutup?
Kulihat laut, kolonel.
Ada pelaut di tengah kita.
Push up!
Turun! Naik! / 0!
Turun! Naik! / 1!
Turun! Naik! / 2!
Turun! Naik! / 3!
Bisa melihat laut tidak membuatmu bebas.
Penahanan adalah kondisi pikiran, sesuatu yang kau bawa bersamamu.
Bangun!
Tembok tidak mengurungmu di sini.
Itu menghalangi musuh.
Biarkan.
Jangan sampai kolonel tahu ini.
Kau melihatnya?
Siapa?
Jangan bergerak, hati-hati.
Zé!
Lihat di sini.
Kau baik-baik saja.
Dia tinggi.
Pirang...
Diam.
Perban.
Siap?
Dia datang.
Kau pasti melihatnya.
Sebelum arus membawanya pergi.
Suatu hari perang berakhir tanpa kita pernah berteman.
Tapi ini kesepian yang bicara.
Hutan belantara tak berujung ini.
Kia di sini bukan untuk berteman.
Mengerti?
Mengerti.
Pak.
Aku terluka dalam latihan, Pak.
Ayo cepat!
Kami melindungimu.
Ke kanan lagi.
Ke kanan lagi.
Putar.
Ayo!
Dia datang!
Berita dari metropol?
Aku meninggalkan semua.
Aku ingin mereka punya semua yang dibutuhkan.
Semua adil dalam perang. Dan cinta.
Ada banyak perang, semua sama.
Jadi kau ingin aku menari untuk semua orang dan memilih siapa yang duluan?
Yang berhati-hati dulu.
Yang gelisah bertahan.
Uang tidak akan lari.
Tidak ada senjata,
tidak terburu-buru, tidak ada kebrutalan dalam bentuk apapun.
Hati-hati.
Ini pertama kalinya bagi kebanyakan dari mereka.
Jangan khawatir.
Aku akan meninggalkan mereka semua dalam keadaan utuh.
Tapi aku tidak bertanggung jawab atas hati siapapun.
Hati...
No comments yet. Be the first to leave one.