The Discovery

The Discovery

Download Indonesian Subtitle

Release info

The Discovery 2017 HDRip XviD AC3-EVO
The Discovery 2017 NF 720p WEBRiP 950MB ShAaNiG
A Commentary by umbulbil
Credit goes to psagmeno.com for english subtitle.

Tags

hdrip
HDRip
XviD
AC3
HD
webrip
web
720p
720
BRip
Published on: 2017-04-06
Downloads: 82
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Dr. Harber, sebelum on-air,

terima kasih karena Anda telah memilihku.

"Peter Piper picked a peck of pickled peppers."

Riwayat Anda dengan para wartawan...

Aku memilihmu, tepatnya, karena kita belum memiliki riwayat.

Jangan sia-siakan itu.

Lima belas detik.

Orang-orang mempercayai Anda.. selama puluhan tahun.

Kurasa karena mereka menghargai kebenaran.

Benar. Tidakkah Anda merasa bahwa penemuan Anda terlalu berbahaya

untuk diperlihatkan pada dunia?

Dengar, ini adalah karya terbesarku dalam 40 tahun.

Bukan sembarang penemuan.

Setelah melewati perundingan, perdebatan panjang,

kami sampai pada kesimpulan yang sama.

- Yaitu? - Yaitu, saat kau telah mencoba

seluruh cara ilmiah, dan mencapai kesepakatan,

bagaimana mungkin kau menutupi penemuan yang berpengaruh terhadap eksistensi kita?

Dan penemuan tersebut...

Anda membuktikan adanya kehidupan setelah mati.

Aku lebih suka menyebutnya bidang eksistensi baru.

Aku tak bisa berkomentar tentang "jiwa", "surga", dan "kehidupan setelah mati,"

tapi secara ilmiah, aku pastikan bahwa saat tubuh mati,

separuh kesadaran kita akan pergi menuju bidang baru.

Mesin penemuan Anda mampu menangkap gelombang otak

dalam level subatomik meninggalkan tubuh setelah mati.

- Apakah itu...? - Benar.

Kemana gelombang tersebut pergi?

Maksudku adalah eksistensi baru tersebut memang ada.

Ya, tak diragukan lagi.

Tapi Anda tak bisa memberitahu kami, apa itu sebenarnya.

Saat kau melihat kereta yang meninggalkan stasiun...

apa kau perlu mengetahui tujuannya untuk memahami bahwa kereta itu pergi?

Sungguh pertanyaan yang sulit.

Di satu sisi, sama seperti bumi yang bulat.

Dr. Harber, mengapa Anda menunggu enam bulan untuk menghubungi kami?

Kemana saja Anda selama ini?

Menurutku, aku yang mengundangmu, ke rumahku.

Ya, benar. Terima kasih.

Tapi... kami hanya menerima undangan tersebut

setelah korban bunuh diri mencapai jutaan.

Dan saat itu, para selebriti, atlet,

bahkan kolega dekatmu, telah mengakhiri hidup mereka.

Karena itulah aku setuju untuk wawancara denganmu.

Oke.

Saya ingin mengajukan pertanyaan

yang mungkin juga dipertanyakan oleh penonton.

Apa Anda merasa bertanggung jawab terhadap para korban bunuh diri?

Tidak.

- Hanya itu? - Itu saja.

Terima kasih, Dr. Harber... untuk permulaan baruku.

Andy, tidak!

Andy!

- Andy! - Oh, tidak.

Oh, Tuhan!

- Mengapa kau lakukan itu? - Hubungi 911.

Tolong! Seseorang...

Cari bantuan, tolonglah.

Sekarang juga. Cari bantuan.

Astaga!

Mengapa kau lakukan itu?

Oh, Tuhan!

Matikan semua kamera.

Jumpa lagi dalam liputan ulang tahun kedua Discovery.

Kami akan mengulas momen penting dalam dua tahun terakhir,

dengan retrospektif selama satu minggu.

Sulit dipercaya, satu setengah tahun telah berlalu

Sejak wawancara Thomas Harber mengenai Discovery (penemuannya),

berakhir secara mendadak dengan siaran bunuh diri langsung.

Sejak saat itu, angka bunuh diri di dunia meningkat secara signifikan.

Lebih dari empat juta orang mengakhiri hidup mereka

untuk "sampai kesana".

Dr. Thomas Harber belum pernah muncul ke muka umum

sejak wawancara tersebut.

Hilang tanpa jejak...

Aku sedang mendengarkan siaran itu.

Maaf, kukira... hanya ada aku.

Ini bukan musim libur. Mengapa kau ke pulau suram ini?

Kau juga ke pulau itu.

Hai.

Hai.

Apakah kau salah satu orang gila

yang duduk di samping orang asing di bioskop kosong?

Kau tampak tak asing bagiku.

Mungkin kita pernah bertemu,

tapi wajahmu tak berkesan.

Oke.

Maaf. Mengapa aku berkata begitu. Aku tak bermaksud. Aku hanya...

Airnya. Aku agak mabuk laut.

Aneh sekali. Ini hari keberuntunganmu. Biasanya aku tak membawa ini.

Um...

- Vertigo. - Aku tak merasa pusing.

Vertigo tak bisa diobati, hanya efeknya saja. Obat itu untuk mual.

Apa aku tampak seperti wanita yang mau menerima obat dari orang asing?

Cukup adil.

Isla. Namaku Isla.

Aku tak seperti seorang Isla.

Dalam tiga tahun pertamamu,

kau akan tampak seperti namamu,

di usia empat tahun, kau akan tetap seperti namamu atau kau...

- Bagaimana denganmu? - Apa?

Siapa namamu?

Oh, uh, Will Stevenson.

Will.

Apa?

Hanya melihat apakah kau tampak seperti namamu.

- Kelihatannya? - Entahlah.

Terlalu dini untuk mengetahuinya.

Will itu seperti, nama "Will" saja.

Kau sangat aneh.

Selamat ulang tahun kedua Discovery, Will.

Dalam berita disebutkan bahwa hari ini mungkin terjadi bunuh diri masal.

Orang-orang berusaha "sampai kesana" untuk merayakannya.

Aku mendengar sesuatu mengenai hal itu.

Kau sudah lihat video barisan pemandu sorak bodoh

yang meminum pil bersama?

Aku tak mengerti konsep kelompok bunuh diri.

Hal itu sangat... dibuat-buat. Lemah sekali.

- Kau tak percaya pada Discovery? - Tidak, aku tak percaya kelompok bunuh diri.

Discovery adalah... maksudku, buktinya sudah banyak.

Bukti tak perlu banyak. Bukti harus jelas.

Jadi, kau tak percaya.

Aku tak percaya seperti orang lain. Tidak.

- Mengapa begitu? - Aku adalah ahli saraf.

Tiga bulan lalu, seorang pasienku, sangat muda,

mengetahui bahwa ia mengidap kanker otak. Menyedihkan sekali.

Reaksinya terhadap diagnosis itu

seolah aku memberinya tiket lotre untuk menang.

Bukan karena ia berharap untuk menuju tempat yang lebih baik.

Tapi karena Discovery membuat ia berpikir bahwa semuanya terjamin.

Ya. Dulu, kematian menjadi hal yang harus kita pasrahkan,

sekarang menjadi cara yang tepat untuk menghindari kesakitan. Tak apa.

Tak apa? Eksistensi baru, mungkin.

Siapa yang tahu? Tapi kulihat, banyak orang terjun dari pesawat

berharap mereka akan mempunyai sayap.

Realita dan fantasi sangat eksklusif.

Keduanya berada di tempat yang berbeda.

Apa?

Saat berusia lima tahun, aku kecelakaan dan mati beberapa menit.

Saat hidup kembali, kubilang pada orangtuaku bahwa aku melihat sesuatu.

Cahaya. Anak kecil.

Aku, mungkin, atau adikku.

Aku merasa terdampar.

Terdampar dimana?

Di pantai kosong. Tak apa, itu hanya mimpi.

Mimpi yang aku buat saat aku bangun.

Mengapa kau mengarangnya?

Kurasa sudah insting kita untuk mencari arti,

jika tak ada, insting akan menciptakannya.

Dan kita... berdusta. Berdusta pada diri sendiri.

Kau sangat menyebalkan. Apa ada yang pernah bilang begitu?

Ya, ada.

Ugh. Syukurlah, hanya tinggal beberapa menit

sampai kita menjadi orang asing lagi.

Kau kira hanya beberapa menit? Kau gila.

Gila, tapi benar.

Begitulah wanita yang menarik dan aku tak mengarang.

Lebih baik kau belajar matematika lagi.

Hei!

Demi apapun, kurasa kau tampak seperti seorang Isla.

Berapa banyak Isla yang pernah kau jumpai?

- Biar kupegang. - Tidak, aku saja.

Aku tak mau mati sebelum kita sampai, Toby.

- Ada apa ini? - Eddie.

- Tunggu, Eddie Iodice? Eddie mati? - Mm-hmm. Ya, hanya untuk "sampai kesana".

Hanya untuk sampai kesana.

Ia seperti Marilyn Monroe,

meminum sebotol pil di kamarnya.

Dia orang baik.

- Menyedihkan sekali. - Kau tak ke pemakamannya?

Ke pe...? Lebih baik kumasukkan penisku ke alat pemotong kayu

- daripada pergi ke pemakaman lagi. - Mengerti.

Kau tahu, aku tak sebodoh yang kau kira.

Saat kau menelpon kemarin dan aku bilang

Ayah menciptakan sesuatu yang baru..

setelah percakapan itu..

kau mendadak ingin pulang.

Kau tampak sama takutnya dengan ayah.

Ayah bilang ia ingin mengubah beberapa hal.

Bahaya jika orang-orang tahu alamat kita.

Maaf, aku tak bisa memberitahumu lewat telpon,

kami tak mempercayai telpon sekarang.

Sudah sampai.

Bertemu ahli sihir.

Tempat apa ini?

Uh, dulunya perkemahan musim panas untuk "remaja bermasalah."

Aku tak pernah mengerti, jika mereka nakal,

mengapa mereka mendapatkan musim panas yang menyenangkan?

Tapi tempat itu tutup, lalu ayah membelinya.

Bagaimana menurutmu?

Kurasa hal ini benar-benar gila.

Kenyataannya, kita butuh tempat yang lebih besar untuk menampung segalanya.

Menampung apa?

Orang-orang ini terpengaruh oleh Discovery.

Beberapa dari mereka datang setelah gagal bunuh diri.

Kami menyediakan tempat tinggal,

pekerjaan, alasan untuk berkontribusi.

Oh, uh, sebentar.

Ngomong-ngomong, seperti FBI, tak boleh ada ponsel.

- Ya, oke. Ayo. - Ya.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left