Season 1

Release info

Frieren Beyond Journeys End S01E32 CR WEB-DL Bahasa Indonesia ID
[Crunchyroll] Sousou no Frieren - 04
A Commentary by Abu3safeer
💢||🅲🆁🆄🅽🅲🅷🆈🆁🅾🅻🅻💢

Tags

webdl
anime
Published on: 2026-02-06
Downloads: 55
Hearing Impaired: No
FPS: 23.976

Indonesian subtitle preview

The first 135 lines.

Nona Frieren, menurut Anda lebih bagus yang mana?

Yang mana pun sama saja.

Yang penting sebelum kamu pergi, tolong kepangkan rambutku.

Sudah, hentikan.

Aku minta maaf, jadi rambutku jangan kamu kepang sambil marah.

Kalau memang begitu butuh perhatian, ayo besok kita pergi kencan.

Ya sudah, ayo berangkat.

Baik.

Bajumu beda dari biasanya.

Kenapa?

Bukankah, Anda bilang ini kencan?

Benar juga.

Sampai kaget!

Apa, sih?

Eh, memangnya Fern semanis ini?

Po-Pokoknya ayo kita jalan.

Tuan Stark, jalan Anda kelihatan kaku sekali, lo.

Enggak kaku, kok.

Ada apa?

Jadi, kita mau ke mana?

Kelihatannya ada pasar, ayo kita coba ke sana.

Kalau tidak salah, Nona Frieren juga pergi ke sana.

Kalau di pasar kota besar, kadang ada toko sihir yang tidak biasa.

Iya, keren.

Jadi itu alasannya ada tumpukan alat sihir di penginapan.

Ih...

Bisa kubayangkan seperti apa.

Belum lama ini, beliau tidur terkubur tumpukan alat sihir.

Eh?

Kalau sampai segitu, rasanya agak ngeri.

Benar sekali.

Apa hari ini si Frieren akan ke pemandian panas lagi, ya?

Saya rasa seharusnya sekarang sudah mulai merasa bosan.

Iya juga.

Belakangan ini hampir tiap hari pergi ke sana.

Apalagi hari ini, rambutnya tidak digelung ke atas.

Lega sekali.

Gaya rambut Nona hari ini manis sekali.

Kita tetap saja membahas Nona Frieren.

Habisnya tidak ada topik lain.

Dilihat-lihat dulu.

Nanti kukasih murah.

Mau makan sesuatu dulu?

Tidak, masih belum ingin.

Oh.

Ini.

Katanya ada diskon pasangan.

Kencan ternyata ada untungnya.

Blak-blakan sekali mulut Anda.

Tapi barangnya biasa semua.

Justru bikin kaget kalau barangnya seperti alat sihir semua.

Itu benar juga.

Mumpung di kota, ayo keliling lihat tempat lain.

Ah, yang ini imut!

Oh, boleh juga.

Nyonya, beli yang ini.

Iya, terima kasih.

Lengket sekali kalian. - Sekarang sudah lapar, kan?

Sekarang sudah lapar, kan?

Di sana sepertinya ada kedai yang enak.

Makasih!

Wah, kayaknya enak banget!

Di sana ada meja kosong.

Iya.

Awas!

Kamu tidak apa-apa?

Maaf.

Sepatumu itu memang kelihatan susah buat jalan.

Patung Tuan Himmel memang ada di kota mana saja, ya.

Pose yang di kota ini juga keren.

Iya, benar.

Dari cerita Frieren, ada lebih dari seratus variasi pose patung.

Agak terlalu berlebihan, ya.

Iya.

Pada akhirnya, kita jadi membahas Nona Frieren lagi.

Tapi, tempat ini memang bagus dan begitu tenang.

Pemandangannya juga indah.

Iya, benar.

Fern.

Jangan-jangan kamu tidak terlalu menikmatinya?

Cukup menikmati, kok.

Hari ini kamu belum tersenyum sekali pun.

Benar juga.

Memang semuanya tempat yang saya suka.

Tapi entah kenapa.

Tidak terasa seperti Tuan Stark.

Padahal ini kencan kita berdua.

Maaf, Fern.

Sebenarnya aku minta dipilihkan Frieren.

Kenapa begitu?

Bagaimanapun caranya, aku ingin Fern senang.

Karena ini, kencan kita berdua.

Begitu, ya.

Memang saya merasa hari ini sedikit mengecewakan.

Tapi...

saya sangat bahagia.

Demi saya, Anda sudah susah payah memikirkan ini semua.

Fern.

Waktu yang begitu syahdu, ya.

Awan itu bukankah sedikit mirip?

Dengan roti daging yang kita makan tadi.

Pikirku juga begitu!

Aneh sekali rasanya.

Saat masih jadi anak yatim korban perang,

saya tidak pernah berpikir bisa santai seperti ini.

Benar juga.

Ini berkat Tuan Heiter.

Aku juga berkat Guru.

Kalau pilih-pilih makanan, kau tidak akan bisa jadi pendekar yang kuat.

Guru...

Apa?

Kenapa Guru memungutku?

Karena Himmel sang Pahlawan pasti akan melakukannya.

Sepertinya suasana hatimu sedang bagus.

Apa ada hal bagus yang terjadi?

Tidak juga.

Di sini juga tidak ada.

Sudahlah, aku menyerah.

Padahal sudah kita cari ke semua tempat yang diberi tahu klien.

Himmel, kenapa kamu bisa senyum begitu?

Saat ini suasana hatiku sedang baik.

Karena hari ini sudah menyenangkan.

Bukannya kita berdua cuma berputar-putar dari pagi mencari kucing hilang?

Benar juga.

Tapi aku senang bisa pergi berdua denganmu.

Meski kucingnya tidak ketemu?

Meski tidak berjalan sesuai harapan, yang penting prosesnya menyenangkan.

Suasana hati seseorang bisa jadi bagus hanya karena hal sepele.

Oke.

Sebelum didahului regu Heiter,

ayo kita cari sekali lagi.

- Oh! - Oh!

Itu dia, Himmel!

Tidak salah lagi, ayo kita tangkap!

Rambutmu dikepang lagi.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left