The first 200 lines.
Diterjemahkan Oleh: Josephermlase
"Pertanyaan ke-2.
"Jelaskan tantangan, kesulitan...
...atau kemalanganmu dalam hidup.
"Apa yang kaupelajari dan pengaruhnya untuk masa depanmu."
Yang terhormat Univ. Dean, namaku Sutter Keely, dan hingga kemarin
aku punya pacar yang amat sangat cantik di dunia.
Aku tahu tak seharusnya aku mengatakan...
"fuck", tapi aku minta maaf, aku terpaksa.
Kami seperti sudah punya keterikatan.
Semua orang mengenal kami.
Semua orang mencintai kami.
Kami adalah kekuatan yang harus diperhitungkan.
Kini, aku takkan bilang kalau kamilah nafas dari tiap pesta,
tapi memang benar.
Kamilah nafas dari tiap pesta.
Sebelum Cassidy, aku bukan tipe pria yang suka pacaran,
tapi begitu kami mulai bercinta, semuanya berubah.
Aku sedang bergairah.
Aku menyukainya.
Sangat menyukainya.
Hidupku berjalan luar biasa. Entah apa yang terjadi.
Aku hanya mencoba membantu sahabatku Ricky
mendapatkan perhatian seksual.
Baiklah. Baik. Colleen Marshall. Dia cantik.
Dia terlalu tinggi. Aku bakal terlihat seperti anaknya.
Aku muak dengan alasanmu.
Malam ini... Malam ini saatnya.
Memangnya malam apa ini?
Malam ini aku akan membantumu beraksi, Ricky.
Ya.
Oh, yeah. Sesuatu yang manis, aksi yang manis.
Aku tak yakin, Sutter.
Mengapa?
Mereka cuma wanita.
Santailah. Tak apa.
Apa itu?
Sepertinya suatu kesempatan.
Pria yang kami cari!
Hai Tara, Bethany! Apa kabar kalian?
Kau tahu dimana kami bisa mendapatkan bir?
Kupikir aku bisa membantu kalian.
Baik. Ayo ke sana!
Ayo ke sana!
Kesempatan, Kawan. Ini kesempatan.
Pahlawanku. / Itulah yang aku lakukan. Itulah yang aku lakukan.
Bethany, kau kenal temanku Ricky, kan?
Sial, ponselku ketinggalan di mobil.
Sutter, aku punya...
Tidak, kalian duluan saja, nanti kami susul.
Dah. / Dah.
Aww.
Kebohongan tentang ponsel. / Tentu saja.
Aku tak sabar pergi dari sini.
Bisa pasang lagu lain?
Kau tak suka lagu ini?
Aku suka. Membuatku tentram.
Dengarkan juga liriknya. Siapa ini?
Itu berbahaya. Aku di sana hanya membantu teman.
Salahkah itu?
Tapi tiba-tiba aku sadar, aku sedang dituduh melewati batas.
Maksudku, itu suatu kesalahpahaman.
Masih tak masuk akal bagiku.
Ini untuk Ricky. Aku mengaturnya di kano dengan...
Omong kosong, Sutter!
Cassidy, tolong jangan begitu sekarang! / Kita putus! Kita putus!
Jujur, aku tak terlalu cemas.
Tentu kami putus nyambung.
Pasangan mana yang tidak?
Maafkan aku.
Yang harus kulakukan adalah menenangkannya, menjelaskan situasi,
memberitahu dia betapa pentingnya dia bagiku.
seberapa hebatnya kami saat bersama,
seberapa berartinya hubungan kami.
Sutter.. Sedang apa kau di sini?
Cassidy, gaun yang kau pakai sangat cantik.
Gaun yang menakjubkan.
Gaun itu. Wow! / Terima kasih.
Dia mabuk atau apa? / Mungkin.
Kita anggap saja mabuk = A,
dan lainnya = B,
jawabannya tentu bukan B.
Sutter. / Aku tahu ini canggung, ya?
Mungkin kita harus bicara... / Ini sama sekali tidak canggung.
Marcus West bicara denganku? Suatu kehormatan, Kawan!
Kawan, aku kita ke mobilku. / Suatu kehormatan!
Sutter! / Aku sungguh mengerti arti kalimat
"Ditendang ke pinggir jalan,"
Jadi, kutawarkan kalian berdua malam yang menyenangkan.
Sutter, apa yang terjadi di sini? / Biarkan dia pergi. Itu yang terbaik.
Terima kasih atas keputusanmu, Cantik.
Kau wanita yang sangat pengertian dalam segala hal selain cinta.
Selamat tinggal. Sial kau.
Kau ingin kesulitan? Nasib buruk?
Silakan saja. Akankah aku berkubang dalam penderitaanku?
Tidak, takkan, Univ. Dean. Tidak Sutter Keely.
Dan sementara itu,
mengapa cuma dia yang bersenang-senang?
Malam yang indah di luar
dan aku baru saja memulainya.
Hei, bro, aku perlu melihat KTP-mu. / Hei, ada apa, Bung?
Aku perlu melihat KTP-mu.. / Oh, aku lup...
Aku punya tapi aku lupa.
Sepertinya tertinggal di WC.
Maaf, tapi aku tak bisa apa-apa.
Kau tahu... Aku kenal manajernya.
Tak ada KTP. / John? Big John? Yang kecil?
Dia... Manajer-nya, Big John?
Apa kabar, Nona-nona?
Umurku 18 tahun dan baru dicampakkan oleh pacarku, dan aku butuh minum
jadi adakah di antara kalian yang mau minum denganku?
Whoo, minuman merah.
Kalian mau kemana? Whoa! Hei! Hei! Tunggu, tunggu.
Tadinya kukira kita...
Tadinya kukira kita nongkrong sehabis ini.
Ayolah, tolong, tolong! Aku tidak ingin...
Aku takkan memohon.
Aku akan memohon.
Daah.
Hei, kau cantik!
Kau sungguh orang hebat!
Kau sungguh teramat hebat!
Whoo!
MASA SEKARANG YANG LUAR BIASA
Halo?
Hei.
Hei.
Halo?
Hei.
Halo. Hai.
Hai.
Hai.
Astaga, kau masih hidup.
Kukira kau sudah mati.
Menurutku aku belum mati.
Di mana aku?
Kau di tengah-tengah halaman.
Kau tahu siapa yang tinggal di sini?
Tidak.
Ya, Tuhan, aku pasti tertidur di sini.
Sini biar kubantu.
Mana mobilku?
Entah.
Kau tinggal di sekitar sini, Sutter?
Bagaimana kau tahu namaku?
Kita satu sekolah. Kau takkan kenal aku.
Aku mengenalmu. Kau, uh...
Aku Aimee. Aimee Finicky.
Baru mau kukatakan. Senang bertemu denganmu, Aimee.
Denganmu juga.
Pukul berapa sekarang, Aimee?
Kira-kira pukul 6 pagi.
Kau baru kembali dari pesta atau apa?
Tidak. Aku baru kembali mengantar koran.
Maksudku bukan koran milikku.
Milik ibuku, tapi
dia keluar dengan ayah tiriku tadi malam ke kasino
jadi mereka pulang dini hari.
Kau perlu bantuan? / Jadi, aku baru saja...
Keliling denganku? / Yeah.
Tidak usah. Terima kasih.
Aku bisa membantumu.
Tidak perlu. Terima kasih.
Aimee, kau tahu,
kau mengelilingi lingkungan ini,
dan aku tidak tahu di mana mobilku,
jadi, menurutku kita bisa saling bantu.
Bagaimana?
Coba arahkan tepat di gerbang masuk.
Baik.
Aku tak menyadari melempar koran adalah bisnis yang besar.
Penghasilanmu pasti besar. / Yeah. Maksudku, ibuku yang dapat.
Dan kau tak dapat bagian? / Tidak, cuma sedikit.
Pendapatannya sebagian besar membayar tagihan, jadi
Kedengarannya tidak adil. Kau yang mengerjakan ini, kan?
Terkadang saja. Sebagian besar.
Aimee, dia ibumu! Dia harus membayar semua tagihanmu.
Aku serius. / Itu tidak terdengar adil bagiku.
Kupikir bagianmu tidak adil dalam bisnis koran ini.
Tak apa.
Aku semakin terbiasa.
Kau seharusnya melihatku dulu.
Saat aku ikut Kejuaraan Junior aku punya lengan yang kuat.
Ya. Ayahku bilang...
Dia bilang aku bisa naik ke jenjang Profesional jika aku tekun.
Kau ada bakat juga. Keren.
Whoo!
Sial, terkena anjing!
Aku serius! / Sutter!
Dia masih bisa jalan.
Whoa! Ayo ke pusat kota!
Kau tahu, Aimee Finicky?
Kemarin malamku buruk hingga kau datang.
Sepertinya kapan-kapan kita harus makan siang.
Baik.
Bagaimana kalau Senin? / Baik. Senin.
Kau bangun lebih awal.
Yep.
Hmm...
Ibu dapat jadwal ganda. Lagi.
No comments yet. Be the first to leave one.