The first 153 lines.
Semuanya sia-sia saja.
Itu sama sekali tidak sia-sia!
Sebenarnya kau tidak ingin menyerah, 'kan?
Bukankah kau juga sama saja?
Menyerah menjadi komikus yang selalu kau inginkan,
malah menjadi pekerja kantoran, 'kan?
Karakter ini rasanya kurang memiliki kehadiran yang kuat.
Halo.
Mi-chan, apa kabar?
Apa-apaan ini? Ternyata Ayah, ya.
Reaksi macam apa itu?
Ayah akan merasa sedih.
Maaf, aku sedang bekerja.
Masih bekerja sampai selarut ini?
Kau tidak memaksakan diri, 'kan?
Apakah kau makan dengan baik?
Bukankah menjadi editor itu sangat sibuk?
Kau harus menghadapi senior yang menakutkan
dan juga komikus yang sifatnya aneh.
Ayah sampai tersedak begitu.
Tenang sedikit dan bicara pelan-pelan.
Aduh, akhir-akhir ini aku sering batuk.
Mungkin Ayah sudah tua.
Iya.
Jadi, ada apa menghubungiku?
Tidak ada urusan apa-apa.
Oh ya, kau sudah dengar belum?
Hal apa?
Mengenai Kizuki.
Ada apa dengan Kizuki?
Aku mendengarnya dari ibunya Kizuki
kalau dia sudah berhenti dari pekerjaannya.
Hah?
SEKOLAH RENANG MITSUMAN MENGENAI PERMINTAAN WAWANCARA
TAMAN HAPPE KOTA KOIGAHAMA TAMAN OLAHRAGA KUGENUMA
Nona Nishino, terima kasih sudah mengatur waktunya.
Melakukan liputan secara langsung, akan membuat karyanya lebih meyakinkan.
Ya.
Mohon bantuannya.
Kalau begitu, biar aku yang mengantar kalian.
HAL YANG WAJIB DIKETAHUI SEBELUM BERENANG
HAL YANG WAJIB DIKETAHUI SEBELUM BERENANG Sama sekali tidak berubah, ya.
Kau pernah ke sini sebelumnya?
Teman masa kecilku dulu pernah belajar berenang di sini.
Begitu rupanya.
Aku mendengarnya dari ibunya Kizuki.
Di sebelah sini.
Kolam renangnya besar sekali.
Orang yang ada di sebelah sana
adalah atlet kami yang akan
diwawancarai kali ini.
Terima kasih.
Bagaimana bisa…
Mizuho…
Ya, benar, rasanya memang seperti ini.
Itu sangat berguna sebagai referensi.
Benarkah? Syukurlah.
Tuan Hazawa?
Maaf.
Namun, aku sudah lama tidak berenang,
jadi informasinya mungkin agak usang.
Begitu, ya.
Karena cedera bahu,
aku sempat benar-benar menyerah pada renang
dan menjadi putus asa.
Aku bahkan mengusir orang-orang yang mendukungku,
tetapi aku tidak ingin melarikan diri lagi.
Jadi, aku kembali.
Aku juga sudah mengundurkan diri dari perusahaan.
Kizuki melakukan hal itu demi kembali berenang...
Bukankah itu keputusan yang sangat besar?
Kau tidak merasa bimbang sama sekali?
Tidak.
Aku tahu ini adalah tantangan yang nekat,
tetapi aku ingin menunjukkannya...
sekali lagi kepada seseorang.
Namun, bahumu belum pulih ke kondisi terbaik.
Aku pasti akan menyembuhkannya.
Jangan melambat.
Keren sekali.
Kizuki saat berenang memang terlihat sangat memukau.
Kondisimu sudah jauh lebih baik, ya.
Terima kasih banyak untuk hari ini.
Ini benar-benar sangat berguna sebagai referensi.
Jangan sungkan, aku harap kau bisa menghasilkan karya yang bagus.
Berkat Tuan Hazawa,
gambaran musuh bebuyutan sang tokoh utama sudah ditentukan.
Itu bagus sekali.
A-Ada apa?
Apakah dia itu teman masa kecil perenang
Tuan Hazawa yang kau ceritakan?
Ternyata benar, ya?
No-Nona Kawaguchi, apakah kau punya kemampuan membaca pikiran?
Sepertinya kau tidak tahu tentang kembalinya dia.
Benar.
Alangkah baiknya jika dia memberitahuku.
Orang itu adalah masa mudamu, 'kan?
Apa?
Ha-Hal semacam itu.
Mizuho.
Kizuki?
Aku sangat merindukanmu.
Hah?
Nona Nishino.
Sekarang aku penuh dengan semangat untuk berkarya.
Aku akan pulang untuk menggambar papan ceritanya.
Baiklah.
Kalau begitu, aku pamit dulu.
Maaf, Mizuho.
Apa?
Selama tiga tahun ini, aku terus melarikan diri,
bertindak egois, dan telah menyakitimu.
Aku benar-benar minta maaf.
Tadi aku terkejut sekali
karena aku tidak menyangka kau akan ada di sini.
Apa kau masih marah?
Aku sedang marah, pada diriku sendiri.
Aku sama sekali tidak mencoba untuk memahamimu.
Kau merasa menderita karena cedera itu,
tetapi aku hanya bisa berkata "jangan menyerah",
dan "apa kau baik-baik saja".
Aku terus-menerus mendesakmu ke jalan buntu.
Tidak!
Justru karena kau menyemangatiku saat itu,
aku merasa bahwa aku bisa kembali berenang lagi.
Kizuki…
Mizuho, aku ingin kembali mengejar cita-cita sebagai atlet renang.
Meski aku tidak tahu apakah aku masih bisa kembali ke kondisi puncak seperti dulu,
aku tetap ingin mengembalikan segala sesuatu yang telah hilang.
Baik itu renang maupun dirimu.
Kizuki…
Aku pasti akan membuatmu menyukaiku lagi.
Aku pasti akan bangkit kembali.
AKU PASTI AKAN BANGKIT KEMBALI
Meskipun risetnya memang berguna...
Kenapa…
Senior, kau berisik sekali dari tadi.
Maaf.
Itu karena aku terlalu terbawa perasaan dan pikiranku jadi kosong.
Kalau begitu, ubahlah suasana hatimu dan bantu aku.
Membantu apa?
Yang ini, ini.
Biar kulihat.
I-Ini adalah...
Perkembangan selanjutnya membuatku sedikit bimbang.
Tokoh utamanya dinyatakan cinta oleh dua orang...
Mari kita berpacaran.
Shin…
Namun, Shin…
Biarkan aku memastikannya sejenak,
apakah aku masih menyukaimu?
Aku tetap ingin mengembalikan segala sesuatu yang telah hilang.
Baik itu renang maupun dirimu.
No comments yet. Be the first to leave one.