First They Killed My Father

First They Killed My Father

Download Indonesian Subtitle

Release info

First They Killed My Father 2017 720p NF WEB-DL 1GB MkvCage
A Commentary by baba_naheel

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
720p
720
mkv
MkvCage
Published on: 2019-12-02
Downloads: 137
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

NETFLIX PRESENTS A NETFLIX ORIGINAL FILM

Alih bahasa oleh #BabaNaheel

BERDASARKAN KISAH NYATA.

MENGINGAT KISAH SEORANG PUTRI KAMBOJA.

Kamboja, negara kecil dengan penduduk 7 juta jiwa,

Menjadi netral setelah Kesepakatan Jenewa tahun 1954.

Kebijakan Amerika saat itu menghormati netralitas rakyat Kamboja tersebut.

Pasukan tersebut bertempur di sisi Vietnam di Mekong dan nampak acuh tak acuh terhadap perbatasan.

Dengan dalih kebutuhan perang,

Mereka masuk ke Kamboja.

Apakah anda bahagia di Kamboja? - Tidak sama sekali.

Korban tampaknya lebih banyak dari rakyat Kamboja yang tidak bersalah.

Mungkin ada kesulitan dalam mencapai solusi akhir.

Apa yang kita lakukan ini adalah membantu warga Kamboja untuk menolong diri mereka sendiri.

Ini bukanlah invasi Kamboja.

Doktrin Nixon untuk Asia Tenggara tampaknya telah gagal.

Perang yang dimulai di Vietnam kini telah melanda Kamboja.

Ada kemarahan dan frustrasi pada pemboman AS.

Ribuan nyawa melayang. Pertanian dan mata pencaharian hancur.

Banyak sekarang yang bergabung dengan Khmer Merah, yang berjanji akan merebut Kamboja kembali .

Karna Pemerintahan Jenderal Lon Nol, didukung oleh Washington.

Sedikit yang mengetahui Pemimpin Khmer Merah.

Atau tujuan mereka yang sebenarnya.

Pemberontak Komunis sekarang mengepung ibu kota, Phnom Penh.

Pidato Presiden Ford kemarin,

Dia tidak meminta bantuan Militer lagi untuk Kamboja,

Rupanya berdampak, mendorong Kedutaan untuk menarik keluar.

APRIL 1975.

Kabar bahwa AS menarik diri dari Kamboja sebelum sabtu pagi.

Wartawan dan warga asing telah diberitahu untuk berkumpul.

Di Kedutaan AS sebelum jam 9:00 a.m.

Sebuah sekolah beberapa blok dari Kedutaan berfungsi sebagai zona pendaratan darurat.

Evakuasi Helikopter dilakukan oleh Marinir Amerika.

Loung.

Loung. Turun!

Hati hati. Kau bisa jatuh nanti.

Kau kotor sekali... Kau telah menghabiskannya!

Ayo basuh tanganmu.

Apakah kau bersenang senang dengan saudaramu?

Aku tak bisa menari seperti Khouy. Itu terlalu sulit bagiku.

Itu tak masalah. Aku akan mengajarimu.

Ya.

Aku khawatir Kapten.

Orang Amerika telah meninggalkan kita.

Mereka telah mengevakuasi Kedutaan mereka sampai orang terakhir.

Itu adalah kesalahan kita terlalu percaya pada mereka.

Khmer Merah bisa sampai di kota sini kapan saja.

Siapa yang tahu, apa yang akan terjadi dengan Lon Nol jika mereka sampai sejauh ini?

Kita semua orang Kamboja.

Begitu banyak kerusakan yang telah dilakukan.

Jika ada kesempatan untuk membangun kembali, kita harus menerimanya.

Ini dibagi sesama kalian.

Loung.

Hanya sesendok.

Kau tidak akan gemuk!

Berikan sedikit kepada Chou.

Mau telur?

Hentikan itu dan makanlah.

Biar kuberi kau Saus.

Loung!

Loung! Chou!

Masuk!

Loung!

Persatuan! Persatuan!

Amerika telah pergi! Rakyat Kamboja harus bersatu!

Chou, ayo!

Kita harus menyambut saudara kita! Rakyat Kamboja harus bersatu!

Cepat!

Chou, Loung, cepat makan siang sana.

Maa, ada apa diluar?

Saudara saudara, silahkan.

Kami tidak ingin pertumpahan darah.

Kita semua adalah Rakyat Kamboja.

Negara kita ada di tangan kita.

Angkar telah berlaku di seluruh negeri.

Serahkan senjata kalian.

Kalian sekarang bergabung dengan Angkar!

Meng, Khouy, masuk.

Loung.

Ayo cepatlah makan dulu.

Pa bilang kita harus berkemas.

Loung, apa yang terjadi?

Aku tak tahu.

Khouy! Kau tak boleh membawa ini.

Bawa yang penting penting saja.

Loung! Saatnya berkemas!

Hanya membawa apa yang benar-benar kita butuhkan.

Ma, bisakah kita membawa gaun Tahun Baru kita ini?

Ku mohon.

Biar aku yang membawanya.

Sana bantu Geak berkemas

Loung.

Jangan berdiri saja disitu. Cepatlah berkemas.

Kalian harus meninggalkan kota selama 3 hari!

Loung, ayo!

Pa, ayo naik mobil.

Tidak. Kita naik truk disana. Ayo!

Orang Amerika akan mengebom kota!

Kalian bisa kembali dalam 3 hari!

Ayo, anak anak, naik.

Duduk.

Hentikan, dilarang mengambil gambar!

Lepaskan baju kalian! Dan sepatu!

Kenapa kau lakukan ini?

Bawa mereka ke truk!

Terus jalan!

Amerika akan segera mengebom kota. Kalian semua segera tinggalkan kota!

Kalian akan aman di Pedesaan.

Kalian boleh kembali 3 hari lagi.

Jangan melawan Angkar.

Pergi! Cepat!

Ini teman Pa.

Turun, Loung.

Loung, ayo sayang!

Sayang, apa yang harus kita lakukan?

Tak apa. Kita harus tinggal di sini malam ini.

Kita tidak bisa maju lebih jauh hari ini.

Mari kita mengatur diri kita sendiri.

Pergi! Sekarang!

Hey!

Jalan!

Ayo anak anak.

Waktunya pergi.

Bangun.

Hey!

Kemasi barang kalian!

Kawan, Angkar membutuhkan trukmu! Kau tak lagi membutuhkannya.

Berikan padaku barang bawaannya.

Mari kita bawa barang-barang di truk ini.

Loung, pakai ini.

Hanya bawa yang kita butuhkan.

Pa, beri padaku tasnya.

Hey! Kawan!

Jam tanganmu.

Angkar menginginkannya.

Serahkan.

Serahkan ke Angkar.

Oh! Ini jam tangan yang bagus.

Siapa kau, kok mempunyai jam tangan yang bagus?

Itu diberi oleh Bos ku.

Ayo, cepat!

Kau bekerja di Pemerintahan?

Aku tak mengerti. Saya tidak bisa bicara bahasa asing.

Tentu kau mengerti.

Kau bekerja di Pemerintahan, benarkah?

-Cepat! -Aku tak mengerti apa yang anda katakan.

Kurasa kau mengerti..

Ku mohon bicara biasa saja. Aku tak mengerti.

Ayo kemas barangmu.

Ayo!

Cepat!

Cepat, cepat cepat!

Terus jalan, cepat!

Pa!

Ada apa sayang?

Para tentara mengatakan bahwa kita bisa kembali ke rumah setelah 3 hari.

Aku tak yakin.

Tapi ini hari ketiga.

Maaf. Kita harus tetap jalan.

Pa, aku rindu rumah.

Kita tak bisa pulang.

Ayo.

Ayo tetap jalan.

Jadilah pemberani, anakku.

Kita akan istirahat secepatnya.

Rakyat semuanya!

Tidak ada yang melewati titik ini tanpa izin!

Maju kedepan!

Setiap Pejabat Pemerintah, Petugas Polisi, Tentara, Guru ...

Harus melangkah ke meja dan mengidentifikasi diri mereka sendiri.

Semua keluarga harus mendaftarkan nama mereka.

Tentara dari Pasukan Lon Nol,

Atau siapa pun yang tidak bisa bekerja, harus minggir.

Ingat, kita adalah pekerja.

Lakukan apapun yang mereka katakan dan jangan bantah.

Ayo maju!

Kalian sudah tak butuh uang lagi.

Di Kamboja yang baru,

Tidak akan ada perbankan, tidak ada perdagangan, dan tidak ada properti pribadi.

Tidak kaya, tidak miskin tidak ada kelas. Kita semua sama sekarang.

Apa pekerjaanmu?

Apakah ini seragam tentara Lon Nol?

Itu bukan milikku.

Bawa dia!

Apa pekerjaanmu?

Saya adalah seorang Pengepak di Pelabuhan Pengiriman.

Lepaskan sendalnya.

Baiklah, kalian bersih. Boleh pergi.

Berikutnya!

Loung, ayo pergi ke Danau.

Bangun!

Loung, bangun.

Kumpulkan barangmu cepat. Kita harus pergi.

Apa yang kau sumbangkan Biksu? Tidak ada!

Kalian adalah Biksu parasit! Bekerjalah lebih keras!

Sekarang kalian menjadi sapi!

Tarik bajak itu!

Bekerja keras! Bekerja untuk Angkar!

Dengar, itu terlihat seperti pamanmu!

Saudara Leang!

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left