The first 185 lines.
Ternyata di sini.
Benar. Manusia dan anak-anaknya yang ditahan Raja Iblis menjadi budak.
Raja Iblis itu dikenal kejam dan brutal!
Kita tidak tahu mereka diperlakukan seburuk apa.
Benar.
Itulah kenapa kita tidak boleh meninggalkan mereka!
Serahkan saja... pada Melina!
Oi.
Ah, Dou!
Semuanya, ayo main!
Kami nunggu kamu, lo.
Hari ini mau main apa?
Eng, apa, ya?
Ayo kita main di taman buatan om-om!
Oke, sepakat!
Santa kebanyakan bagi hadiah!
Santa?
Ya!
Dia datang saat semua orang tidur di Malam Natal.
Dia peri yang menaruh hal yang diinginkan anak baik di bantalnya.
Keren! Keren!
Natal itu kapan?
Hari ini.
Berarti, Santa bakal datang?
Enggak datang?
Agar Santa tahu, kita harus menulis keinginan dan nama kita di kertas.
Tapi...
Di sini tidak ada kertas dan alat tulis...
Oke! Serahkan pada Dou!
Dan Nona mengambil kertas dan pulpen karena itu?
Ya! Benar!
Bagaimana menurut Anda, Raja Iblis?
Izinkan saja, Jahy.
Hanya dengan memberikan kertas dan pulpen ke para budak, tidak mungkin membahayakan.
- Naif sekali. - Hmm?
Tidak boleh meremehkan kertas dan pulpen.
Jika digunakan dengan baik...
Bisa dipakai menjadi senjata seperti itu.
Begitu.
DOU
Pakai ini saja. Soalnya lembut.
Iya.
Raja Iblis!
Apa boleh buat.
Santa. Santa.
Dia sangat senang begini.
Mana bisa ku tolak.
Yah, jangan khawatir begitu.
Aku pernah dengar tentang Santa.
Menurut legenda, dia itu...
punya kekuatan mewujudkan keinginan apa pun.
Tapi... Mustahil ada orang sehebat itu.
Jika benar ada, suku iblis sudah musnah sejak dulu.
Benar sekali.
Benar, 'kan?
Jika seorang genius itu memang ada,
dia akan menjadi kekuatan tempur yang tak terkira.
Ya!
Nona Dou, ayo tangkap Santa dan jadikan bawahannya Raja Iblis!
Tantangan menangkap Santa!
Saya jelaskan strateginya.
Iya, Bu Guru!
Menurut informasi, saat malam, Santa datang saat semua orang sudah tidur.
Ya, ya.
Pertama, kita pergi ke tempat penambangan dan sembunyi di balik bayangan.
Lalu, saat semua orang tertidur,
kita pakai Sihir Transparan
untuk menyembunyikan keberadaan kita dan menunggu Santa.
Santa yang menyusup tanpa tahu apa-apa,
lalu Raja Iblis kurung dia pakai penghalang pengikat agar tak bisa kabur!
Aku juga ikut?
Kemudian, jebak dia dengan sihir es Nona Dou.
Misi selesai.
Selesai!
Bagaimana strategi ini?
Yah, bagaimana...
Nggak sabar, nggak sabar.
Nggak sabar, nggak sabar...
Ide bagus!
- Terima kasih banyak, Raja Iblis! - Hore!
Nona Dou, ayo langsung minta anak-anak menulis surat untuk memanggil Santa!
Ya!
Padahal Santa itu tidak ada, aku biarkan saja karena menggemaskan.
Dou, terima kasih.
Santa bakal datang nggak, ya?
Ya, pasti datang, kok.
Aku mau minta kue!
Aku mau mainan!
Keinginan kalian banyak, ya.
Dou mau minta apa?
Aku tahu!
Keusilan berhasil!
Anak-anak di mana?
Bisa-bisanya nyasar di kastel Raja Iblis, bagaimana ini?
Tonto yang bilang ke sini, 'kan?
Kita harus cepat temukan mereka. Bisa gawat kalau suku iblis bangun.
Tenang saja.
Saat dengar lonceng Santa, mereka takkan bangun untuk sementara.
Walau begitu, dadamu yang rata bergetar, tuh.
Mau kujejalkan ke tenggorokan iblis?
Santa tertangkap!
Anak-anak?
Semuanya tidur, jadi aku datang sendiri!
Siapa kamu?
Dou!
Suku iblis, Dou.
Suku iblis?
Terima ini!
Makhluk lain selain Santa bakal tertidur kalau dengar suara ini, 'kan?
Kenapa dia masih bangun?
Bergadang!
Dasar anak nakal.
Dou anak nakal!
Santa ditaklukkan suku iblis!
Kakak Santa asli?
Ya, aku Santa asli.
Omong-omong, ini Tonto si peri.
Tonto?
Oh, Dou.
Kami harus membagikan hadiah.
Kamu tahu anak-anak ada di mana?
Eh? Bentar...
Aku tahu!
Dou juga mau ikut bagi hadiah!
Eh?
Ini jelas-jelas aneh!
Bisa tolong bagikan ini?
Ya!
Suku iblis membantu kita membagikan hadiah!
- Ssh. - Ssh.
Dou itu anak baik.
Dia suku iblis!
Mungkin dia sedang membuat kita lengah lalu menyerang kita.
Tonto juga awalnya suku iblis, 'kan?
Memang, sih...
Tonto itu suku iblis?
Iya. Tonto adalah nama panggilan pembantuku yang ada banyak.
Ada banyak?
Ya.
Dulu, Tonto itu iblis yang membuat mainan
dan suka berbuat usil ke manusia dari atap mereka.
Tapi...
Dahulu, di malam yang sangat dingin,
ada Tonto ketahuan anak-anak yang sedang mencuri makanan.
Dia lari ke loteng,
tapi Tonto itu tidak bisa bergerak karena kelaparan dan kedinginan.
Itulah awalnya.
Anak-anak yang menemukan Tonto itu membawakan susu hangat dan camilan.
Mereka tidur di balik selimut yang sama.
Malam itu dingin, tapi mereka bisa tidur dengan sangat hangat.
Tonto pun berubah
dan berpikir untuk melakukan sesuatu pada anak itu dan anak baik sepertinya.
Kemudian, dia menjadi Santa Claus!
Jadi besar!
Berarti, Tonto tumbuh jadi...
Jadi begini!
Wah!
Begitu jadi Santa, kamu bisa membuat apa saja.
Keren, keren!
Berarti, Santa ada banyak?
Benar.
Kalau begitu... Ada Santa kayak gini juga?
Wah, jago.
Ini mirip kakak.
Nanti dimarahi, lo.
Dou yang gambar semua itu?
Enggak. Dou gambar yang ini.
Ini gambar Den. Ini gambar Sana.
Kenapa Dou yang suku iblis melakukan itu bersama para manusia?
Mereka temanku!
Teman?
Ya!
Begitu.
Terus...
Ada apa?
Melina dan Tonto juga teman!
Sungguh?
Santa senang!
Kalau begitu, kalau bertemu Santa dan Tonto lain suatu saat nanti,
jadilah teman mereka, ya?
Ya!
Sip.
Tinggal tiga hadiah.
Ayo balapan siapa yang bisa membagikannya paling cepat!
Siap...
No comments yet. Be the first to leave one.