The first 181 lines.
Hei, Sooha.
Selamat datang.
Kami sudah menunggumu.
Di sini indah sekali.
Terima kasih sudah datang.
Lokasinya di tengah hutan. Pasti sulit untuk sampai ke sini.
Shion bilang dia membangun tempat ini.
Lupakan saja. Itu memang tidak sepenuhnya bohong.
Lagi pula, kita sudah lama menabung
untuk membeli tempat ini.
Kau benar.
Sooha.
Mereka…
Khan!
Halo.
Kita bertemu lagi.
Terima kasih sudah datang.
Aku yakin semua orang akan senang.
Tidak.
Aku hanya kirim undangan untuk formalitas. Tak kusangka kalian benar-benar datang.
Kalian tidak tahu apa-apa.
Itu memang sifat kalian.
Ya.
Kukira kalian akan senang jika kami tidak datang,
jadi, kami datang.
Baiklah, ayo masuk.
Ini hebat!
Ini undangan pertamaku ke pesta ulang tahun.
Benarkah?
Tepatnya, aku juga tidak pernah mengundang teman ke pesta ulang tahunku.
Jadi, aku selalu menantikan perayaan ulang tahun
dengan banyak orang seperti ini.
Aku juga menyiapkan permainan.
Ayo bersenang-senang hari ini.
Baiklah.
Dengar.
Ini bukan berarti kami memercayai kalian.
Itu yang ingin kami katakan.
Ya, kan?
Benarkah?
Sungguh?
Selamat ulang tahun, Teman-Teman.
- Terima kasih. - Terima kasih.
- Terima kasih. - Terima kasih.
- Terima kasih. - Terima kasih.
- Selamat ulang tahun, Semuanya. - Selamat ulang tahun, Semuanya.
Terima kasih juga.
Ya, mari bersenang-senang hari ini.
Sama-sama.
Begini…
Tentang pesan sebelumnya…
Terima kasih untuk itu.
Apa?
Kau bahkan mengirim pesan kepada Sooha?
Apa?
Siapa yang mengizinkanmu menghubungi Sooha?
Jadi, apa yang kalian bicarakan?
Ini.
Anak serigala?
Dia mengirim foto.
Dia mencoba menarik perhatian Sooha dengan foto yang menurutnya manis?
Dasar orang konyol.
Lihat, bukankah ini manis?
Kau benar. Manis sekali!
Kirimkan kepadaku juga.
Apa?
Khan bilang dia suka hewan.
Selain itu, ada ini dan ini.
Tidak…
Dia tidak suka hewan.
Dia sendiri adalah hewan…
Sebagian besar foto serigala.
Itu karena aku suka serigala.
Tapi sebenarnya aku paling suka kucing.
Khan? Ada apa?
Bukan apa-apa.
Benar juga.
Ini.
Selamat ulang tahun, Semuanya.
- Terima kasih. - Terima kasih.
Boleh kubuka?
Tentu saja.
Itu barang-barang untuk mengusir vampir.
Belakangan ini agak kacau, bukan?
Kuharap semua orang bisa berhati-hati.
Terima kasih. Kami akan menyimpannya.
Seleramu bagus.
Kau tidak mau mereka diserang vampir?
Sooha, kau baik sekali.
Kalian juga membawa hadiah, bukan?
Tentu saja.
Ya.
Selamat ulang tahun.
Itu…
Selera kami juga bagus, bukan?
Ini sama saja,
tapi bukankah lebih baik punya barang pengusir vampir sebanyak mungkin?
Manik-manik perak itu mahal.
Ini, ambillah.
Terima kasih. Kami akan menghargainya.
Aku senang sekali.
Aku lega punya banyak barang pengusir vampir.
Terima kasih banyak.
Hei, kenapa reaksimu biasa saja?
Kau harus lebih bersemangat.
Benar…
Kalian tidak menyukainya?
Kami menyukainya!
Kami berniat membelinya tempo hari.
Kurasa kita memberikan hadiah yang bagus, Tahel.
Ya.
Rupanya kau yang memilihnya.
- Aku harus memilih hadiah yang bagus. - Begini…
- Jangan terlalu formal. - Ini untukmu.
- Untukku? Terima kasih. - Ya, kami senang
- Tapi kenapa? - melihat wajah terkejut kalian.
Tidak ada alasan.
Bukalah.
Apa ini? Manis sekali!
Ini anak serigala!
Terima kasih.
Ini foto termanis yang pernah kulihat.
Benarkah?
Aku senang kau menyukainya.
Manis sekali.
Kau bersenang-senang?
Apa maumu?
Bukan apa-apa.
Aku hanya ingin menyapa.
Kudengar pemimpinmu
bertemu Sooha pada malam gerhana total.
Ya.
Itu tidak apa-apa?
Manusia serigala jatuh cinta dengan manusia wanita.
Apa ini sesuatu yang pantas kau katakan?
Biar kuperjelas di sini.
Aku tidak seperti kalian.
Apa yang lucu?
Itu ironis.
Karena malam itu,
kau jelas menjadi salah satu dari kami,
sementara beberapa dari kami terus berjuang untuk berubah, tapi tidak bisa.
Ini saatnya bermain, kan?
Pertama…
Permainan Manusia Serigala.
Permainan Manusia Serigala?
Ini permainan untuk menebak siapa yang berbohong.
Kedengarannya menyenangkan.
Ini cocok untuk pesta ini.
Cepatlah jika ingin bermain.
Kalau begitu, aku akan menjadi master permainan.
Semuanya.
Dahulu ini desa kecil yang bahagia.
Tapi kini, manusia serigala telah menyusup.
Mereka menyerang penduduk desa setiap malam.
Berikutnya,
aku ingin kalian menemukan manusia serigala jahat yang menipu penduduk desa.
Tutup mata kalian saat gelap.
Buka mata kalian, Manusia Serigala.
Hei. Kau…
Diam, atau mereka akan menemukan kita.
Ini siang hari.
Silakan buka mata kalian.
(PENDUDUK DESA: SHION, JINO, MANUSIA SERIGALA, JAAN)
Tanpa basa-basi lagi,
silakan diskusikan siapa manusia serigalanya.
Dilihat bagaimanapun, itu pasti kelompok kalian, kan?
Ya.
Tidak. Terlalu dini untuk menyimpulkan.
Menurutmu siapa manusia serigalanya, Sooha?
Aku?
Begini,
kurasa aku akan tahu keesokan malamnya.
Kau peramal, Sooha.
Omong-omong, aku kesatria.
Bukan.
Apa kau bodoh?
Begini,… Sebenarnya, aku…
Aku kesatria.
Benar.
Kalau begitu, kau harus melindungiku.
No comments yet. Be the first to leave one.