Love is Blind

Love is Blind (Love Is Blind)

Download Indonesian Subtitle

Season 10

Release info

Love Is Blind S10E01 id
A Commentary by dappeloe
RAWR

Tags

webdl
Published on: 2026-02-19
Downloads: 10
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

- Aku mencintaimu. - Aku mencintaimu.

- Aku mencintaimu. - Aku sangat mencintaimu.

Maukah kau menikah denganku?

- Ya. - Bersulang untuk cinta.

Ini gila.

Menemukan cinta, ini ratusan kali lipat dari yang kubayangkan.

Beginilah seharusnya hubungan luar biasa.

Aku tak pernah mengira akan jatuh hati begitu keras dan cepat.

Mencintaimu begitu mudah.

Aku bersemangat untuk petualangan baru ini.

Aku tahu cinta sejati itu ada.

Aku rasa kau tak akan menikah.

Kau butuh orang yang bawa kau tempat-tempat baru.

- Aku mau itu denganmu. - Hentikan.

Kau mungkin berbahaya bagiku.

Ya.

Dia menyebalkan!

Astaga.

Aku hanya harus percaya perasaanku.

Aku sangat membencimu.

- Kupikir segalanya membaik. - Kau gugup?

Aku tak pernah terlalu berjuang dalam hubungan.

Aku menantikan hari ini seumur hidupku.

Aku gugup.

Ya, ampun!

Ini momen terpenting di hidupku.

RUANGAN WANITA

Nona-Nona!

Hai!

O-H!

I-O!

- O-H! - I-O!

O-H!

I-O!

Kulakukan tiap musim, tapi selalu gagal.

Silakan duduk.

Lihat Ohio di sini!

Dia orang Ohio yang bangga.

- Hai, Semuanya. - Halo.

Hai.

Aku Vanessa Lachey.

Dan aku Nick Lachey.

Dan selamat datang di Love Is Blind!

Aku penasaran. Kenapa ikut Love is Blind ?

Bagiku, ini untuk menemukan sahabatku.

Ucapan yang indah.

Banyak orang menilaiku dari rupaku…

ELISSA, 38 TAHUN PERAWAT

dan ingin membawaku pulang, tapi tidak serius.

Aku dokter. Aku dapat penghargaan dan karier.

Semua yang aku mau.

Namun, tak bisa kubagi dengan seseorang yang paham, rasanya hampa.

Aku kemari demi hidupku.

Aku diadopsi oleh keluarga kulit putih dari Tiongkok.

Baik.

Aku menjalani lebih dari sepuluh operasi untuk hilangkan tanda lahir

yang akan menyebabkan melanoma.

Jadi, seumur hidup, aku memikirkan aspek fisik.

Ini kali pertama aku bisa menunjukkan kepribadianku.

Aku sangat senang berada di sini.

Di usia 20-an, aku fokus menjadi wanita impianku,

secara pribadi, profesional, spiritual.

TYLER, 32 TAHUN KEPALA DESAIN

Masuk usia 30-an, aku berpikir diriku butuh pria.

Aku butuh suami.

Aku bilang, "Yesus wafat saat lajang. Aku tak perlu wafat saat lajang."

Jadi, itu sebabnya aku di sini.

Selama sepuluh hari ke depan, kau berkesempatan

jatuh cinta berdasarkan siapa dirimu sesungguhnya.

Bukan karena rupa, ras, latar belakang, atau pendapatan.

Jika kau jatuh cinta dan temukan seseorang

untuk menghabiskan sisa hidup bersama, kau akan bertunangan.

Kau akhirnya akan bertemu tunanganmu untuk pertama kalinya.

Hanya dalam empat minggu, kau akan hadir di pernikahanmu,

dan membuat keputusan terpenting di hidupmu.

Akankah kau bilang "Aku bersedia"

ke orang yang kau cintai tanpa melihat rupa?

Atau kau memilih pergi selamanya?

Apakah cinta benar-benar buta?

Pertanyaan kuno.

Semoga kalian buktikan itu benar.

Ya!

Kini, bilik-biliknya dibuka.

O-H-I-O!

Ayo, Semuanya!

Hari pertama dari sisa hidup kalian!

- Ayo mulai! - Ya!

Ayo temukan cinta!

Bilik-biliknya dibuka!

Dadah!

Hai!

Apa itu istriku?

Apa itu suamiku?

Aku tak pernah lakukan 16 kencan dalam sehari.

Suaramu mirip suara operator seks.

DYNASTY, 32 TAHUN MANAJER PEMASARAN

Aku bukan operator seks.

Apa hobimu di luar pekerjaan?

Sabtu dan Minggu, waktunya sepak bola.

DEVONTA, 31 TAHUN MANAJER PENJUALAN

Indah sekali kudengar.

Kenapa ikut Love Is Blind?

Untuk temukan istriku.

Aku suka kekacauan.

KEVAN, 31 TAHUN MAKELAR PROPERTI

Aku tak ingin cuma bertemu gadis di bar.

Jadi, di mana?

Target.

Enam temanku mengirimiku pesan pribadi soal ini.

Awalnya, aku tak tahu harus bagaimana menanggapinya.

Kau seperti, "Selajang apa aku?"

Ya!

JORDAN, 33 TAHUN AGEN PENJUALAN PERANGKAT LUNAK

Kesalahpahaman terbesar orang tentangku

adalah aku seperti orang konyol.

Namun, aku suka seni, membaca, dan kurasa aku pandai memasak.

- Halo. - Halo.

Kau tak akan lapar. Lihat aku.

- Ini Jordan. Siapa namamu? - Namaku Amber.

Aku pencinta kuliner. Suka memasak.

Ya! Aku juga pencinta kuliner.

- Aku akan bahas makanan sepanjang hari. - Kau suka memasak apa?

Sarapan.

- Aku punya anak berusia tujuh tahun. - Baik

- Aku suka buatkan dia wafel. - Enaknya.

- Aku yang memasak makanan Thanksgiving. - Bagus.

- Atau makan malam Natal untuk keluargaku. - Ya! Baik.

Saat melahirkan Emma, penghasilan perawat tidak banyak.

Ada Natal saat aku tak bisa membelikannya hadiah.

Aku sangat stres, menangis, dan merasa sangat buruk tentang diriku.

Namun, aku punya foto kami hanya berbaring di atas anak tangga,

dan dia sangat senang, karena anak-anak hanya peduli soal cinta.

Itu sama dengan hubungan.

Kita bisa hasilkan banyak uang, dapat gadis tercantik, pria tertampan.

Pada akhirnya, jika mereka tak mau berbaring

di anak tangga sama-sama saat miskin, dan tertawa bersama,

itu tidak berarti.

Itu yang kucari di sini. Untuk temukan orang itu.

Makanya kita di sini.

Seringnya, kesan pertamaku tidak baik.

Mereka tak akan mau orang kampung ini.

"Aku punya anak. Apa kau mau punya keluarga?"

Aku ingin dinilai dari diriku apa adanya karena aku lucu, dan…

Aku sudah mapan.

Jadi, aku ingin seseorang bergabung di ranjangku yang nyaman.

Bersulang!

Temukan istrimu.

- Namaku Victor. Panggilannya "Vic". - Aku Christine.

- Alasan kita di sini sama. - Semoga.

Aku sudah lama ingin menikah.

Kadang, aku mencari di tempat yang salah.

Ayo bicara. Di situlah aku berkembang.

Aku mau cari istri.

- Dari mana asalmu? - Dari Brooklyn, New York.

Begitu ke Columbus, aku jadi Buckeye.

Kau dengar kami lakukan "O-H-I-O" tadi?

Kau sudah tahu.

Apa profesimu?

Aku dosen di salah satu universitas di Columbus.

- Benarkah? - Ya.

- Bidang apa? - Khususnya kebijakan publik.

Fokus utama pada analisis data.

- Aku cenderung fokus… - Seru!

Memang!

- Ya. - Aku sangat menyukainya.

Aku suka itu.

Apa yang mendorongmu? Apa motivasimu?

Aku ahli patologi bahasa wicara.

Namun, aku ingin terus menjadi lebih baik.

- Kau Kristen? - Seutuhnya.

- Kau beri tahu orang tuamu soal kemari? - Ke ibuku.

- Apa katanya? - Dia percaya penilaianku.

- Dia turut bersemangat. - Bagus.

- Kau bagaimana? - Dia percaya penilaianku juga.

- Sudah seharusnya! - Ya.

Aku ingin menikah karena aku mau kemitraan sejati.

Aku ingin punya anak, punya rumah Super Bowl.

Aku ingin memasak dan membuat kudapan untuk anak-anak.

Semua teman, keluarga, teman-temanku.

Rumah Super Bowl itu adalah akhir bahagiaku.

- Bisa kita lakukan selamanya? - Ya!

- Aku suka bicara dengan pria-pria ini. - Ya!

Saat seseorang melihatku atau aku melihatnya,

langsung ada berbagai asumsi yang terjadi.

Itu sudah dipelajari. Tak bisa dihindari.

Sebagai wanita dalam bidang sains, tidak tahu bagaimana rupa seseorang,

tapi bisa mengenal hati dan jiwanya, itu masuk akal bagiku.

Namaku Chris.

Aku Jess.

Meski kau pria paling tampan,

jika kau bicara omong kosong,

kau tidak lagi tampan bagiku.

- Punya hewan peliharaan? - Punya.

Kucing kecil. Tadinya kucing liar.

- Dia memilihmu! - Aku tahu.

- Siapa namanya? - Chalupa.

Chalupa! Aku suka sekali.

Aku punya dua buldog Inggris.

Cuma aku yang suka wajahnya.

Aku suka itu. Makin jelek makin bagus.

More Indonesian subtitles for Love is Blind

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left