BLUE LOCK

BLUE LOCK (ブルーロック)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

BLUE LOCK S01E15 WEB-DL CR ind Crunchyroll
A Commentary by Crunchyroll

Tags

webdl
Published on: 2026-07-22
Downloads: 3
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 178 lines.

Karena jika kita kalah lagi, kita tidak akan terpilih.

Situasi kita sama.

Babak ini tidak bisa dihindari.

Pelarian sudah berakhir.

Mari bertanding, Isagi!

Pertaruhkan mimpi kita.

Jangan takut, tempat ini adalah Blue Lock.

Isagi.

Apa kau tahu kenapa aku memilih bertanding dengan kalian?

Aku bisa menang kalau lawannya Isagi.

Isagi, cepat halangi dia.

Mengoper bola?

Ingat kembalikan kepadaku, Pendek.

Tidak mau.

Terkecoh.

Aku juga ingin mengejar para genius.

Tertahan. Teknik shooting kurang sempurna.

Isagi, serangan kedua. Rebut bola dan serang balik.

Minggir.

Jangan menghalangiku.

Naruhaya sama sepertiku,

kurang selangkah lagi menuju evolusi.

Naruhaya mampu menerobos kepungan dan mencapai depan gawang,

tetapi tidak dapat menghasilkan tendangan yang berarti.

Sementara, aku mampu menghasilkan tendangan lurus di depan gawang,

tetapi tidak mampu menggiring bola sampai ke depan gawang.

Kami orang biasa dengan kekurangan yang berlawanan.

Siapa yang bisa terlebih dulu mengatasi kekurangannya,

dialah yang akan memenangkan pertandingan ini.

MELAHAP

Meski sangat kesal, tetapi ucapan Naruhaya benar.

Isagi, kau adalah pemain yang tak bisa bertarung sendirian.

Kau tak berbakat seperti Nagi atau Barou,

aku dan kau sama-sama orang biasa.

Bagiku, jika ingin mengejar Barou dan Nagi,

maka kekuranganku saat ini adalah

kemampuan mencapai depan gawang ketika satu lawan satu.

Jika tidak masuk ke tim genius,

maka tidak akan bisa menjadi striker terbaik di dunia.

Cepat temukan...

Kekuranganku saat ini

harus kutemukan dalam pertandingan ini.

Isagi, kita maju!

Mari balikkan keadaan.

Baik.

Aku tidak ingin berakhir sebagai orang biasa di sini.

Keluarkan semua taktik yang ada

untuk mencari cara menang dalam satu lawan satu.

Bukan hanya menggiring bola,

menciptakan keadaan dua lawan satu dengan cara dua melewati satu.

Meski lariku tidak cepat...

Jangan harap bisa lewat, Orang Biasa.

Aku harus menemukan cara lain.

Isagi, kau sedang apa?

Mengoper kembali dahulu.

Nagi, majulah.

Sialan. Akhirnya tetap harus membiarkan Nagi yang menyerang.

Namun, begini tidak ada artinya.

Jika mengandalkan mereka untuk bertanding, berapa lama pun,

tetap tidak bisa mengalahkan para genius.

Apa kekuatan besar yang kumau tak bisa ditemukan dari ubah strategi atau gerakan?

Sialan!

Aku tidak ingin berakhir begini saja.

Kalau begitu, aku harus mengubah cara berpikir sebelum bergerak.

Jangan terbelenggu oleh aku yang sekarang.

Perubahan harus dimulai dari diriku yang sekarang.

Kali ini akan gol, bukan?

Tidak akan.

Nagi, pertahanan yang bagus.

Serangan kedua.

Sudah dapatkan bola, segera serang balik.

Isagi, di belakang.

Jika satu lawan satu, aku tidak akan kalah darimu.

Naruhaya.

Lihat ini, Isagi!

Kemenangan berada di pihakku.

Masih belum berakhir.

Shoot saja jika berani, Kurcaci.

Cepat.

Pendek, operkan bola.

Sialan, ini jadi makin merepotkan.

Jika kehilangan satu poin lagi,

maka kami akan kalah.

Kerugian dari gol tadi sungguh besar.

Alangkah baiknya jika bolaku tidak direbut Naruhaya.

Itu kesempatan langka untuk membalikkan keadaan.

Jika bisa memperhatikan gerakannya, mungkinkah bisa mencegahnya?

Tidak. Dia muncul dari tempat yang tidak terlihat olehku.

Tidak mungkin. Sama sekali tidak bisa memperhatikannya

karena Naruhaya muncul dari titik butaku.

Titik buta?

Tunggu.

Apakah Naruhaya terus berada di tempat yang tidak terlihat olehku?

Kalau begitu, aku sudah mengerti.

Sepertinya aku yang salah.

Satu lawan satu dalam sepak bola bukan hanya dimulai ketika menguasai bola.

Off the ball.

Gerakan ketika tidak menguasai bola juga termasuk satu lawan satu.

Jika semua gerakan di lapangan dianggap sebagai kelanjutan dari satu lawan satu,

maka semua pengetahuan di lapangan sepak bola yang kuketahui

akan berbalik dalam seketika.

Isagi, kita maju!

Baik.

Aku akan merebut kembali gol ini.

Aku sudah tahu.

Naruhaya terus mengawasi titik butaku.

Pulanglah untuk mempelajari kembali bagaimana membaca gerakan mata,

Pecundang.

Ternyata begitu. Saat itu, Rin juga memanfaatkan titik butaku.

Isagi, oper bola.

Aku sudah menemukan kepingan teka-teki berpikir yang baru.

Titik buta dan off the ball.

Tanamkan kepingan baru ini ke dalam otak

dan sunting pengetahuanku.

Demi menang, tidak apa-apa jika harus merusak diriku sendiri.

Berapa kali pun, aku tetap akan melakukan perubahan.

Orang yang mendapatkan gol berikutnya akan menang.

Sebelum itu, kita harus rebut bola dahulu.

Isagi, apa kau mendengarkanku?

Titik buta, off the ball.

Hei, Isagi!

Jangan berisik dulu, Genius.

Aku sedang memikirkan bagian terpenting sekarang.

Beri tahu aku, apa yang membuatmu berjuang begitu keras?

Diam kau, Genius.

Sekarang adalah bagian yang terpenting.

Baiklah, Striker.

Apakah berkaitan dengan kemenangan?

Ya.

BLUE LOCK

Baik. Semuanya sudah tiba, 'kan?

Mari makan!

Makan gyoza lagi.

Enak sekali.

Itu punyaku.

Jangan bertengkar dan jangan mengeluh.

Ini gyoza yang dibawa pulang oleh Kakak dari tempat bekerja,

harus dinikmati dengan rasa syukur.

Kelak, aku ingin kaya dari uang virtual dan lepas dari kehidupan yang seperti ini.

Aku ingin menjadi pengantin yang bahagia.

Aku juga.

Aku sudah muak hidup miskin.

Kak Asahi sedang apa?

Tersenyum saat bersedih,

hal buruk akan pergi.

Apa-apaan ini?

Baiklah, aku sudah tahu. Cepatlah makan.

Ayah, Ibu,

sudah dua tahun berlalu sejak kecelakaan itu.

Kami semua baik-baik saja.

Kakak, tenang saja.

Kelak, setelah aku jadi pemain sepak bola,

aku akan menghasilkan banyak uang

agar kau bisa hidup santai.

Lalu, aku bisa...

TUAN ASAHI NARUHAYA, ANDA TERPILIH SEBAGAI PESERTA LATIHAN PENGUATAN

melindungi semuanya.

Kak Asahi, selamat dalam perjalanan!

Bintang Keluarga Naruhaya...

Tidak boleh kalah.

Kak Asahi, nomor satu dunia.

Asahi, ambillah ini.

SEMANGAT! NOMOR SATU DUNIA! TIDAK BOLEH KALAH! JIMAT

Semangat, Asahi!

Baiklah, aku pergi dulu.

SEMANGAT! NOMOR SATU DUNIA! TIDAK BOLEH KALAH! JIMAT

Berarti tidak bisa menendang ke sudut kanan atas yang kau kuasai,

Tuan Raja.

Barou, mereka sudah waspada dengan jalur bola shooting langsung.

Sebaliknya,

kita bisa mudah mencapai gawang dengan dua lawan satu.

Maukah mengoper bola padaku?

Menyingkirlah, Orang Biasa.

Aku yang memutuskan apa yang ingin kulakukan.

Hidup jika ingin hidup, menang jika ingin menang.

Ini adalah...

hukumku.

Bukan ke kanan, melainkan kiri.

More Indonesian subtitles for BLUE LOCK

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left