Hana-Kimi

Hana-Kimi (花ざかりの君たちへ)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Hana Kimi S01E06 CR WEB-DL Bahasa Indonesia ID
[Crunchyroll] Hanazakari no Kimitachi e - 06
A Commentary by Abu3safeer
💢||🅲🆁🆄🅽🅲🅷🆈🆁🅾🅻🅻💢

Tags

webdl
anime
Published on: 2026-02-01
Downloads: 12
Hearing Impaired: No
FPS: 23.976

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

.

Hari ini, datanglah ke tempatku.

Hm, sepertinya dibatalkan saja.

Kenapa?

Sensei!

Sesuatu yang gaduh dan merepotkan datang.

Apalagi sekarang?

Ini sudah di luar jam kerjaku!

Ada tamu, ya.

Maaf.

Dasar.

Masuklah.

Maaf, ya Misaki, nanti kuhubungi lagi.

Oke.

Hokuto, jangan macam-macam sama anak sekecil itu!

Mana mungkin!

Orang yang barusan itu pacarmu?

Tidak, bisa dibilang selingkuhan.

Orang dewasa itu...

Jadi, maksudmu kau ingin pinjam pakaian 'cewek banget' padaku,

yang tahun ini bakal genap berusia 27 tahun,

begitu maksudmu?

Ya!

Mana mungkin aku punya!

Itu, 'kan ulahmu sendiri,

selesaikan saja sendiri!

Aku tahu ini permintaan yang egois,

tapi hanya Sensei yang bisa aku mintai tolong!

A-aku diabaikan!

Maaf. Aku pulang saja.

Yah, tunggu.

.

Ada apa dengannya?

Dari kemarin sembunyi-sembunyi terus.

Sudah lama aku tidak pakai rok.

Ditambah lagi, rambutku sampai didandani.

Dia adik perempuanku Rio.

Syukurlah, sepertinya ukurannya pas.

Maaf.

Tidak apa, aku sudah dengar situasinya dari kakak.

Kira-kira apa saja yang dia bilang apa?

Semangat, ya!

Terima kasih Rio!

Aduh, aku terlambat!

Kalau dia berpenampilan seperti itu,

bukankah jadi terlihat seperti perempuan tulen?

Terima kasih.

Abang!

Mizuki!

Abang Shizuki, selamat datang!

Dasar anak perempuan tomboi ini!

Betapa sangat terkejutnya aku mendengar dari Ayah

bahwa kau pergi ke Jepang untuk sekolah.

Maaf.

Tapi, ya sudahlah. Asalkan kau sehat-sehat saja.

Nah, perlihatkan wajahmu lebih banyak padaku.

Abang...

Kau boleh melihatnya sesukamu, tapi turunkan aku dulu.

Maaf. Maaf semuanya.

Apa yang aku lakukan?

Omong-omong, Mizuki, kenapa dengan rambutmu?

Aku memotongnya saat akan ke Jepang.

Kenapa? Padahal aku sangat suka!

.

Sampai kapan Abang di Jepang?

Karena aku datang untuk pertukaran persahabatan

antara universitas kedokteran di Jepang dan departemen medis kami

mungkin sekitar dua minggu.

Dua minggu.

Sampai saat itu, aku tidak boleh

ketahuan sekolah di SMA khusus laki-laki.

Bagaimana? Sudah terbiasa dengan SMA di Jepang?

Ya, sangat menyenangkan.

A-apa?

Tidak,

Bukan, aku cuma berpikir kalau kau ternyata sudah tumbuh cukup dewasa

sampai-sampai sudah bisa memutuskan pilihanmu sendiri.

Abang...

Betul juga.

Kalau tidak begitu, mana mungkin kau bisa memutuskannya secepat ini

selagi aku menjalani pelatihan magang.

Jadi, sudah bertemu dengannya?

Dengan si lompat tinggi yang legendaris itu?

I-ini dia!

I-iya!

Aku bersyukur datang ke Jepang.

Kalau begitu, sudah waktunya aku kembali.

Lain kali, aku akan ajak keliling Tokyo, ya.

Karena sejak dulu dia sangat benci Sano,

lebih baik aku diam saja dan tidak usah berkata hal yang tidak perlu.

Akademi Ohsaka, ya...

Begitu...

Dengarkan aku, Ashiya.

- Benar juga, ya. - Ada apa ini?

Sejak kapan mereka sudah akrab seperti itu.

Entahlah...

Kami juga terkejut.

Kak Nanba dingin sekali.

Padahal aku sudah susah payah memberanikan diri,

untuk menyapa 'Selamat pagi'.

tapi malah dibalas, 'pagi' saja.

Hatiku jadi sangat sedih.

Aku mengerti!

Diabaikan oleh orang yang kita taksir

benar-benar bisa merusak suasana hati seharian ya.

Aku pun sebenarnya bukannya menyukai laki-laki

aku jatuh cinta, ya karena itu Kak Nanba, tapi dia malah begitu...

Hanya kita berdua yang bisa memahami perasaan ini, 'kan!

Maaf, aku pun tidak paham soal itu.

Ada apa ini?

Kalian dari tadi asyik mengobrol berdua sambil bisik-bisik terus.

Nakatsu!

Ceritakan padaku juga.

Aku selamat!

Tidak boleh!

Ini cuma perkumpulan para pria imut!

Kau pergi ke sana saja!

Bagian mana dari diriku yang tidak imut, hah?

Selera senimu nol besar!

- Apa katamu? - Aku akan kabur saja.

Sano, kau dari mana?

Ada urusan sebentar sama guru pembimbing.

Begitu, ya.

Jadi, Sano benar-benar akan ikut babak penyisihan, ya.

Sampai nanti.

Semangat!

Sampai saat itu tiba, kau pasti sudah bisa melompat, 'kan?

Tidak, dia pasti bisa!

Pasti!

Mizuki!

Abang!

Apa maksudnya semua ini?

Ini adalah SMA khusus laki-laki...

Dengarkan aku dulu...

Aku tidak perlu mendengar penjelasanmu!

Aku akan membawamu pulang!

Abang!

Sakit!

Hentikan Mizuki!

Tidak mau!

Sudahlah, jangan main-main. Bisakah kau lepaskan dia?

Dia tidak menyukainya.

Apa urusannya denganmu?

Sano!

Sano, ya?

Rupanya itu kau!

Jadi, ini yang namanya Izumi Sano,

yang berani-beraninya menggoda Mizuki.

Dia tidak menggodaku!

Kelakuannya sama persis. Mereka benar-benar saudara.

Kalau begitu perlihatkan lompatanmu sekarang juga.

Abang...

Kau datang ke Jepang cuma untuk melihat sosoknya

sosoknya yang gagah berani, 'kan?

Kalau begitu, sekali lihat saja sudah puas.

Tidak boleh!

Saat ini, Sano masih mengalami gejala sisa akibat kecelakaan!

Gejala sisa akibat kecelakaan!

Apa maksudnya?

Aku sudah memahami kondisinya.

Kalau begitu, mari kita buat kesepakatan.

Jika Izumi berhasil melompati palang selama masa tinggalku di Jepang,

aku akan mengizinkan Mizuki untuk tetap tinggal di sini.

A-apa?

Mengerti? Jangan lupakan itu!

Ashiya.

Tolong gantikan aku mengajak Yuujiro jalan-jalan untuk sementara waktu.

Karena jadwal latihannya sangat padat sampai babak penyisihan nanti.

Baik.

Aku tidak bisa melakukan apa pun.

Aku tidak berguna sama sekali.

Mizuki?

Nakatsu! Baru pulang dari latihan klub?

Ya. Ada apa? Kau terlihat tidak sehat...

Tidak, bukan apa-apa.

Begitukah?

Ya, aku baik-baik saja.

Hei, setelah selesai mengajak jalan-jalan Yuujiro

mau temani aku sebentar?

Nah, sudah matang!

Ini pertama kalinya aku makan okonomiyaki.

Begitu, ya.

Hari ini aku yang traktir! Makan yang banyak!

Ya!

Enak!

Enak, 'kan? Tempat ini sudah kujamin enak!

Kau sering ke sini?

Sesekali...

Ini pertama kalinya aku datang dengan seseorang.

Itu disebut dengan 'kangen rumah', 'kan?

Waktu baru pertama kali datang ke Tokyo,

cuma aku satu-satunya orang asal Osaka.

Dan saat itu rasanya aku benar-benar kesepian.

Saat seperti itu, aku datang ke sini.

Aku harus kuat! Supaya bisa bilang, kau tidak sendiri'!

Okonomiyaki adalah cita rasa kampung halaman!

Nakatsu...

Ya?

Makasih.

Jangan sampai dia bangun.

More Indonesian subtitles for Hana-Kimi

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left