The first 200 lines.
"Sekitar akhir bulan Juni saat matahari terik bersinar"
Astaga. Sungguh, ini... - Apa? Ada apa dengannya?
Sulit dipercaya!
Sulit dipercaya! - Slogan itu...
Bukankah itu gagal pekan lalu? - Sulit dipercaya!
Itu sudah... - Itu tidak tayang pekan lalu.
Hei. - Begitu rupanya.
Teman-teman, di luar panas sekali.
Juni hampir berlalu, musim panas benar-benar dimulai sekarang.
Cuaca memang sangat panas. - Panas sekali.
Kudengar Juni disebut bulan pemeriksaan kenyataan.
Kenapa? - Apa maksudnya?
Kamu merasa belum melakukan banyak hal dalam setahun sejauh ini,
tapi ini sudah bulan Juni. - Setengah tahun telah berlalu.
Benar sekali. Setengah tahun sudah berlalu.
Tidak ada yang kulakukan bulan Juni yang berkesan di ingatanku.
Namun, Juni bulan berarti bagi Sang Min.
Dia menikah lagi. - Benar.
"Sang Min menikmati resepsi pernikahan dengan anggota lain"
Aku menikah di paruh pertama. - Banyak hal terjadi.
Kuharap aku akan punya anak pada paruh kedua.
Yeong Cheol, kamu sudah menelepon?
Menelepon siapa?
Jin.
Kami bicara di telepon hari itu. - Hari itu...
"Apa pendapatmu tentang Yeong Cheol?"
"Mereka berdua bertemu di resepsi pernikahan Sang Min"
"Yeong Cheol sangat hebat"
"Mereka berdua bertemu di resepsi pernikahan Sang Min"
"Jantungnya berdebar kencang"
"Hari itu, mereka bertukar nomor telepon"
Lalu? - Kami akan segera bertemu.
Benarkah? - Hanya kalian berdua?
Jin tinggal di Yongin.
Dia mengatakan akan meneleponku - Kalian berdua berjanji bertemu?
saat datang ke Seoul. - Kurasa dia tinggal di Seoul.
Kurasa dia memberi tahu Yeong Cheol bahwa dia tinggal di Yongin.
"Kurasa dia tinggal di Seoul"
Jin pasti berbohong kepadanya. - Jin memberinya nomornya, tapi...
Sial.
Yang kutahu, - Jin berusaha menghindarinya.
dia tinggal di Hannam-dong. - Benarkah?
Namun, dia memberi tahu Yeong Cheol bahwa dia tinggal di Yongin.
Dia mengatakan akan menelepon saat datang ke Seoul.
Benar. - Akan kuberi tahu saat bertemu.
Mari habiskan bulan Juni bersama. - Apa?
"Mari habiskan bulan Juni bersama"
Apa? - Astaga. Mereka datang!
Apa yang terjadi? - Apa ini?
"Murid pindahan hari ini penuh percaya diri"
Astaga. Ini luar biasa. - Astaga. Joon juga datang.
Bagaimana mereka semua bisa di sini?
Six Jun Seo juga di sini.
Sudah lama aku tidak melihat Joon. - Tunggu sebentar.
Joon! Hai.
Dia mewakili komedian? - Hai, Teman-teman.
Ini kombinasi yang tidak terduga.
Kalian dari sekolah mana?
Kami dari...
"June adalah bulan Juni saat dunia menjadi milik kita"
SMA June adalah Bulan Juni saat Dunia Menjadi Milik Kita.
"June"? - Bulan keenam?
"June"? - Kita semua teman.
Jadi, kalian diundang karena ada "Jun" atau "Joon" di nama kalian.
Ya. - Ada karakter itu di nama mereka.
Ini bulan Juni,
jadi, hanya mereka dengan nama "Jun" atau "Joon" yang bisa datang.
Begitu rupanya. - Ya.
Aku Juni dari dunia komedi.
"Lee Sang Jun, Juni dari dunia komedi"
Dia Lee Sang Jun. - Apa itu tadi?
Santai saja. - Aku tidak menduga dia akan gugup.
Tenang saja. - Apa itu tadi?
Bukannya aku gugup. Kami berencana melakukan ini.
Benarkah begitu? - Kalau begitu, tidak apa-apa.
Aku Juni dari dunia komedi. - Bagus.
Juni dari dunia komedi. - Bulan keenam dunia itu.
Berikutnya. - Wassup Man di sini.
Sekarang aku di mana? Joon.
Kenapa tidak ikuti rencana kita? - Benar juga.
Aku mengatakan yang seharusnya. - Yang benar saja.
Dia seharusnya berkata, "Aku Juni dari dunia musik."
Dia tidak mengatakan itu. - Benar. Aku lupa.
Kami hafal dialog masing-masing. - Biar kuulangi lagi.
Lakukan sesuai rencana kalian. - Benar.
Aku Juni dari dunia musik.
Aku Juni dari dunia akting.
Aku Juni dari dunia militer.
Itu bagus. - "Dunia militer".
"Juni dari dunia militer." - Hai, Yuk Jun Seo!
Karena sekarang bulan Juni,
mereka diundang ke sini untuk merayakan bulan Juni?
Ini kali pertamaku di acara ini. - Ya.
Aku tidak pernah diundang ke acara ini
saat tampil di acara lain. - Benar.
Namun, sekarang aku tidak terlalu aktif di industri TV.
Aku diundang ke sini hanya karena ada "Jun" dalam namaku.
Kalian saling mengenal? - Kalau begitu, namamu...
Aku belum pernah bertemu mereka. - Ini kali pertamaku bertemu mereka.
Aku tidak tahu siapa mereka. - Itu bisa dimengerti.
Itu bisa dimengerti. - Saat kami bertemu di ruang tunggu,
Joon bertanya siapa kami. - Ya, benar.
Dia tanya, "Apa pekerjaan kalian?" - Benarkah?
Jun berkata, "Aku seorang aktor."
Dia seorang tentara. - Jun Seo berkata, "Aku tentara."
Lalu, Joon berkata, "Kenapa tentara tampil di acara TV?"
Tidak seperti itu. - Hei.
Dia berkata kepadaku, "Kurasa aku pernah melihatmu di suatu tempat."
Kukatakan aku sudah lama menjadi komedian.
Lalu, dia berkata, "Benar. Kurasa aku pernah melihatmu."
Jun, bagaimana perasaanmu saat diundang ke acara ini?
Aku tercengang. - Kenapa?
Karena aku merasa dipilih secara acak sebagai tamu.
Hentikan. Kami sudah tahu itu. - Itu tidak benar.
Kenapa kamu mengatakannya saat kami sudah merasa bersalah?
Kami minta maaf tentang itu. - Benar.
Kamu membuat kami merasa bersalah. - Bukan itu maksudku.
Maksudku, kami... - Aku ingin berada di sini.
Bukan masalah. Aku punya pertanyaan untuk Jun.
Kali terakhir berada di sini, - Ya.
kamu alami masalah pencernaan. - Dia terus pergi ke kamar kecil.
Kamu terus mengeluhkan sakit perut.
"Maafkan aku"
"Tapi kurasa aku terlalu gugup"
"Perutku sakit"
"Kali pertama dia harus pergi"
"Pria dengan masalah usus terus meninggalkan studio setelahnya"
"Boleh aku pergi ke kamar kecil saat mereka tampil?"
"Dia meninggalkan studio beberapa kali"
Kondisimu sudah membaik? - Dia terlalu gugup.
Masalahnya, hari itu...
Aku meminta staf menyuntingku saat ada adeganku ke kamar kecil.
Mereka berjanji melakukannya. - Begitu rupanya.
Namun, mereka menayangkannya. - Tentu saja.
Itu pasti penting. - Maksudku...
Itu bagian terlucu. - Dia harus pergi ke kamar kecil.
Itu lucu. - Kurasa itu sebabnya
kamu baru datang ke sini setelah enam tahun.
Saat itu enam atau tujuh tahun lalu, bukan?
Sejak kali terakhir kalian datang ke sini,
Sang Min sudah menikah lagi.
Apa? - Dia menikah lagi.
Dia pasti tidak tahu.
Dasar bajingan. - Aku menikah lagi.
Kenapa kamu tidak memberitahuku? - Tidak seperti itu.
Pantas kamu tidak lagi tampil di "Invitation from Bachelor-agains".
Benar, bukan? Kamu sudah dipecat dari acara itu?
Tidak, belum. Aku masih tampil di acara itu.
Dia tidak ada upacara pernikahan. - Aku belum dipecat.
Begitu rupanya. - Perjamuannya kami adakan di sini.
Dia tidak tampil di "Mom's Diary". - Dia cuma daftarkan pernikahannya.
Begitu rupanya. Aku tidak tahu. - Kyung Hoon juga sudah menikah.
Kyung Hoon... - Benarkah?
Ya, aku sudah menikah. - Kamu tahu Kyung Hoon, bukan?
Tentu saja tahu. Saat kami berdua aktif sebagai penyanyi,
dia agak sombong. - Kami saling mengenal dengan baik.
Benar.
Hanya dia yang tidak pernah menyapa aku dan anggota grupku.
"Kyung Hoon tidak terlalu ramah kepada penyanyi lain"
Itu benar. - Aku muak.
Ada dua orang - Aku muak mendengar ini.
yang tidak pernah menyapaku saat mereka bertemu denganku.
Siapa yang satunya? - Mereka yang tidak menyapaku...
Nomor satu adalah Moon Hee Joon.
Dia tidak bisa melihat jelas karena salah satu matanya tertutup.
"Gaya rambutnya membuatnya kasar"
Rambutnya menutupi satu matanya. - Benar.
Kamu harus memahaminya. Benar. - Itu bisa dimengerti.
Dia harus lihat dengan satu mata. - Kyung Hoon nomor dua.
Kyung Hoon nomor dua. - Hee Joon tidak bisa melihatmu.
Dia tidak bisa melihatku. - Dia pasti bisa melihatmu.
Lalu, kenapa dia tidak menyapamu? - Dia hanya sombong.
"Kyung Hoon hanya sombong"
Sang Jun, kenapa kamu tidak datang ke pernikahan Kyung Hoon?
Apa? - Kamu tidak ke pernikahannya.
Aku tidak akrab dengannya. - Baiklah.
Aku juga tidak diundang ke pernikahannya.
Kami bahkan tidak punya nomor telepon satu sama lain.
Saat Ho Dong bertanya, semua komedian
berbicara formal kepadanya. - Benar sekali.
Benar juga. Aku diminta bicara santai dengan semua orang di sini.
Sulit bicara santai dengannya.
Dia bicara formal kepadanya. - Maksudku, aku tidak cukup dekat...
Kenapa kamu terintimidasi?
Semua tamu bicara formal saat Ho Dong bicara dengan mereka.
"Apa?" - Tentang Sang Jun...
Kyung Hoon, ini kali pertamamu bertemu Sang Jun, bukan?
Tidak. Kita sudah pernah bertemu
di "Problem Child in House". - Kita saling mengenal.
Bagaimana kalian saling mengenal?
Kami berdua bintang TV. Itu wajar. - Tentu saja mereka saling mengenal.
Jelas kamu masih berpikir - Bukan aku.
bahwa kamu bintang TV, Sang Jun.
Karena aku diundang ke acara TV dari waktu ke waktu.
Aku hampir dilupakan,
tapi berada di acara ini hari ini akan menjadikanku bintang TV lagi.
Jun Seo dan Hee Chul,
kalian saling mengenal, bukan? - Hee Chul,
kamu melihatnya di "Iron Squad". - Benar.
Kami berdua membintangi acara itu - Benar.
No comments yet. Be the first to leave one.