The first 124 lines.
Sebelumnya di Jurassic World: Chaos Theory.
Kau Darius Bowman!
Anak ini lalui masa sulit.
Sulit kubayangkan ditinggal di pulau penuh dinosaurus.
Bukan pulaunya, tapi kejadian setelahnya.
Kematian Brooklynn disengaja.
Dia jadi sasaran.
Pembunuh Brooklynn juga mengincar kita.
Kita dalam bahaya. Kita diburu.
Mengapa Brooklynn menemui ayahku?
Ada sesuatu pada dirinya yang berbeda.
- Hampir berbahaya. - Hei!
Kenji!
Lari.
Raptor, Becklespinaxe, semua ini?
Siapa mau beli dinosaurus sebanyak ini?
Kupikir skala kecil, tapi...
Mereka ada di seluruh dunia.
Kita punya anggota baru Keluarga Kemah.
Namun, bawakan Broker atau hal buruk terjadi.
Aku harus naik perahu itu dan cari tahu pemburu kita.
Siapa yang ingin Brooklynn mati dan menghentikannya.
Naik perahu itu mirip yang akan dilakukan Brooklynn.
"TUTUP LUBANG PALKANYA"
DARI NOVEL "JURASSIC PARK" MICHAEL CRICHTON
Ayo.
Baik.
Mana yang lebih pas? Di sini?
Atau...
Di sini?
Aku...
Wah!
Perahunya mengira posisinya harus di sana.
Kucoba buat tempat ini nyaman.
Namun, perahunya benar. Lebih enak di sana.
Gallimimus ini membuatku gelisah.
Lantai tiga bukan Gallimimus, melainkan lantai pertama. Di bawah.
Lalu siapa lantai tiga?
Baryonyx!
Bagaimana? Apa?
Mantan DSLP.
Pak Sullivan! Pak Sullivan, bisa tunggu sebentar?
Jadi,
setelah kapal ini mencapai tujuannya,
berapa peluang kita bertemu Broker Cabrera ini?
Entah. Lebih baik daripada jika di rumah?
Hanya perahu ini petunjuk kita. Mau buat apa lagi?
Andai kita tahu alasan Broker mengincar kita dan Brooklynn.
Aku bisa cari di Jurassic Gelap. Ada ponsel Brooklynn?
Baterainya hampir habis. Kita harus berhemat.
Benar.
Kau di sana.
Tanpa selada?
Oh. Aku...
Ini konyol. Tak sengaja terjatuh saat kembali.
Bisa kau percaya?
Aku benar-benar tak percaya.
Hei, tak apa. Masih ada banyak.
Kau berisiko tertangkap tanpa alasan?
Hampir tak ada risiko, karena aku tak ketahuan.
Tempat ini mengingatkanku pada kamar nyaman di Kamp C.
Sayang tak ada perosotan.
Namun, terkurung dalam kontainer ini
membuatku merasa seperti ayahku.
Mirip mantan Kon.
Tak terlalu dini berkelakar soal mendiang ayahmu?
Tidak. Lagi pula, dia sudah kuanggap mati.
Oh, Kenji.
Baik, aku mau ambil makanan.
Aku akan mencari tahu apa itu.
Sinoceratops.
Kau tak kapok mengusik Bocah Penggemar Dino?
Parasaurolophus!
Hei, kita punya selada?
Bagus sekali, Fadoula. Lihat? Kau lucu.
"Kita punya selada?"
Kau baik-baik saja?
Tentu saja. Baik, baik sekali.
Panggil saja aku Si Pantai.
Bagus.
Jika kau butuh mengobrol, aku ada di sini.
Memang sulit membuka diri, tapi makin mudah jika dibiasakan.
Semua orang tahu aku suka melakukan hal secara mudah.
- Kenji, bukan itu maksudku. - Ya, aku paham maksudmu.
Carnotaurus? Entahlah.
Ya, menurutku juga bukan itu.
- Mau ke mana? - Aku akan mengambil selada lagi.
Bukankah sudah banyak?
Ya, tapi banyak yang layu.
Satu dari kami harus temani andai...
Tak usah. Jangan ambil risiko tak perlu.
Dimengerti.
Hei!
Kalian berdua, jangan berisik!
Dinosaurus sialan. Dikira mereka raja di sini.
Kami akan kembali, Sirena,
untuk prakiraan sepuluh hari.
Rekaman eksklusif beberapa hari silam tunjukkan
penggerebekan pelabuhan rahasia Louisiana
yang ternyata dipakai mendiang Direktur Regional DSLP,
Dudley Cabrera, untuk perdagangan ilegal dinosaurus.
Dengan puluhan dinosaurus milik Departemen Satwa Liar Prasejarah
masih belum ditemukan,
biro yang tercoreng itu dibubarkan,
dan tugasnya digantikan instansi pemerintah lain...
Yang benar saja. Besok?
Kru aku tidak banyak.
Kami tak bisa membawa kargo ke hulu.
Aku tahu, tapi...
Aku hanya bisa antar ke sana tepat waktu dengan melewati badai ini.
Namun, aku kekurangan SDM.
Baik. Aku mengerti.
Jika ponsel itu dipakai untuk hal penting?
Tak lama. Aku perlu tahu dinosaurus yang mengaum itu.
Dengar. Apa yang lebih baik daripada makan selada tiap pekan?
Kalau apa saja?
BIG CHIP ORISINAL
Oh, ya!
Pengisi daya ponsel.
Yang bertenaga surya.
Akan berguna saat matahari terbit.
Kupikir kau hanya hendak ambil selada,
bukan menyerbu dapur.
Aku tak menyerbu dapur. Aku menyerbu jembatan.
No comments yet. Be the first to leave one.