Remember

Remember (리멤버)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Remember E01 151209 HDTV x264 540p-iamklopers
A Commentary by iamklopers
IDFL.me

Tags

HDTV
hdtv
x264
HD
Published on: 2015-12-10
Downloads: 48
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Subtitle oleh iamklopers IDFLSubsCrew

Subtitle oleh iamklopers IDFLSubsCrew

Subtitle oleh iamklopers IDFLSubsCrew

Subtitle oleh iamklopers IDFLSubsCrew

Jin Woo! Katakan ke mereka kalau aku bukan pelakunya.

Jin Woo! Kau bilang akan mengeluarkanku dari sini! Tolong selamatkan aku, Jin Woo!

Jin Woo, keluarkan aku dari sini! / Selamatkan ayahku. Kumohon!

Jin Woo! Jin Woo! Jin Woo!

Tidak!

Tidak!

Aku tidak ingat.

Kalau ini bukan pertama kalinya kita bertemu, maaf.

Saya Seo Jin Woo.

Seo Jae Hyuk, saya pengacara anda.

Untuk banding yang dibuka kembali setelah 4 tahun, saya yang jadi pembelanya.

Ah, ya.

Kalau kau pengacara mungkin sudah tahu kalau aku pasien penyakit saraf, dan ketidaksehatanku.

Ya, saya tahu.

Besok, sidangnya akan dimulai.

Ada yang harus anda persiapkan...

Yang tersisa dalam hidup...

...bukan uang, bukan namamu,

...tapi kenangan.

Buatku, kenangan itu tidak akan pernah berakhir.

Orang disini mengatakan padaku,

kalau aku sebenarnya seorang yang mengerikan.

Aku membunuh seorang mahasiswa muda 20 tahun yang lalu.

Aku tidak ingat kejadian itu.

Tn. Pengacara, aku mau mengatakan sesuatu padamu.

Untuk banding yang dibuka lagi setelah 4 tahun,

Aku tidak menginginkannya.

Anda khawatir karena saya terlihat muda dan tidak berpengalaman?

Katakan saja yang sebenarnya.

Saya yakin akan menang.

Kau sudah berusaha.

Namun karena aku tidak mengingatnya bukan berarti kejahatan yang kulakukan akan dibiarkan.

Aku akan menerima hukuman karena membunuh seseorang.

Aku akan tetap disini dan membayar perbuatanku.

Kau tidak terlihat begitu terkejut.

Berapa kali kita mengobrol seperti ini?

"Aku tidak ingin banding", 7 kali. "Aku akan menerima hukumanku". 9 kali.

"Aku tidak pernah bertemu denganmu sebelumnya tapi kau sudah berusaha."

Itu sudah 10 kali.

Kau mengingat semuanya?

Saya punya ingatan bagus.

Besok, walau kita membicarakan hal yang sama.

Seo Jae Hyuk, anda tidak bersalah.

Anda dijebak, dan dikurung disana selama 4 tahun.

Jangan bilang anda tidak mau naik banding, kalau anda akan menyerah.

Itu tidak bertanggung jawab.

Bahkan walau anda tidak mengingatnya, ingatlah.

Saya tidak membela anda untuk membuktikan ketidakbersalahan anda.

Ada orang lain yang harusnya menempati tempat ini.

Saya akan membuat orang itu menerima hukumannya.

Sebagai pengacara anda.

Saya akan berusaha keras, dan mengeluarkan anda.

Jadi, berjanjilah.

Sampai saat itu, anda tidak akan pernah menyerah.

Huh?

Tn. Pengacara. Barangkali,

Apa aku memiliki anak?

Cobalah mengingatnya.

Seperti kenangan yang hilang, dia mungkin begitu dekat.

Ayah. Tunggulah.

Aku akan mengeluarkanmu.

= Episode 1 =-

Oh? Ayah, kapan kau memasak ini?

Telur gulung.

Tidak asin?

Tidak asin sama sekali. Ini sempurna.

Ayah. Ayah, cobalah.

Hei, kau sudah menyiapkan diri untuk siaran?

Apa yang harus disiapkan? Kalau mereka tanya, aku cukup jawab seingatku.

Kimchi-nya dimasak dengan sempurna.

Ayah.

Setelah aku siaran, untuk membalas telur gulung ini.

Aku akan buat KimChi Rebus Jin Woo, itu pasti enak. Lihat saja nanti.

Hei, kalau begitu hari ini ayah harus cepat pulang kerja dan sampai rumah lebih awal.

Ayah janji ya.

Ini, makanlah.

Oh? Halo.

Hei, Jin Woo mulai terlihat seperti seorang pria.

Aku memang pria, kapan aku pernah jadi wanita?

Ada apa, Boon Hyuk dan Na Ran?

Ini sedikit labu yang kutemukan di toko kemarin. Itu murah dan segar jadi aku bawa buatmu.

Kau selalu begini. Kau jangan lakukan hal beginian.

Kalau kita kukus ini dan makan dengan kimchi, itu pasti mengagumkan.

Baiklah. Baiklah.

Kau mau naik ke gunung hari ini buat latihan lagi?

Jung Ah bilang aku terlihat tua. Dia begitu mengejekku.

Ayah! Hanya ayah yang bilang kalau aku seperti anak TK.

Hei. Ini pasti enak.

Koong Jak Koong Jak, Koong Koong Koong.

Wanitaku, dia memakai celana panjang dalam.

Dia memakai selimut dan menangis.

Kau sudah bangun? Lihatlah.

Di lemariku, aku punya setelan merah. Kau menyukainya?

Oppa. Oppa.

Kau janji kau akan di rumah bersamaku hari ini.

Aku tidak ingat buat janji begitu denganmu.

Kau mau ke tempat istrimu, kan?

Aku tidak mungkin seperti itu. Hidup seperti petualangan buatku.

Ada sidang hari ini, jadi aku sibuk.

Sidang?

Aku harus ke pengadilan.

Jaksa seperti apa yang punya tattoo naga di punggungnya?

Dengar, orang baik atau orang jahat aku akan tetap memborgolnya.

Pengacara?

Nanti, kalau kau diborgol, hubungi aku.

Hyungnim. Tunggu sebentar lagi. Aku akan kesana.

Cepatlah pergi.

Oppa.

Kau datang?

Kau dengar situasiku?

Kudengar saat aku kemari. Kau terlibat perkelahian di club?

Bukan perkelahian.

Aku lagi minum alkohol.

Pria di meja itu begitu berisik.

Aku sedikit memiting kepalanya.

Dia minta 300 juta won.

Aku bahkan tidak menimbulkan bekas di wajahnya!

Bagaimana bisa 300 juta won?!

Tenanglah.

Kau yang tenang!

Itu bukan yang terpenting.

Lalu apa?

Pria yang berkelahi denganmu itu adalah anak Il Hyuk.

Sebentar lagi, dia akan jadi CEO perusahaan itu.

Anak muda itu seorang wakil presdir perusahaan asuransi?

Hyungnim, kau mengganggu CEO.

Memakai uang membuat kesepakatan dengannya tak akan berguna.

Dia bertekad memasukkanmu dalam penjara.

Lebih dari itu, pengacara yang bersamanya adalah Tak Young Jin.

Pakai uang atau tidak. Tidak bisakah kau menyakinkannya?

Aish.

Uang tidak akan berhasil dengannya. Dia terkenal di kalangan pengacara.

Bagaimana dengan wanita?

Pria seperti apa yang membenci wanita?

Wanita juga tidak akan berhasil. Kalau kita tidak mendekatinya dengan benar, kita tidak bisa menyakinkannya.

Menyebalkan.

Dong Ho, kalau kau ingin mengambil bintang, kau harus mengambil bintang itu dengan sungguh-sungguh.

Bagaimana bisa dia memasukkanku ke penjara karena berteriak padanya?

Bagaimana aku harus menaikkan kepalaku di depan para karyawanku?

Aku lagi masa percobaan, aku akan menerima hukuman yang lebih berat!

Hyungnim. Tenanglah. Aku pernah bilang apa?

Pengacara yang baik membela orang tak bersalah.

Itu benar?

Pengacara yang luar biasa tidak membawa kliennya ke pengadilan.

Itu dia.

Nak. Kau mau pergi ke stasiun penyiaran?

Ya. Aku mau naik bus sekarang.

Anakku mau ke stasiun penyiaran, tapi sebagai orang tuamu, aku tidak ikut bersamamu.

Tidak apa. Itu karena ayah ada kerjaan. / Ayah tahu. Itu bahkan tidak sesibuk disini.

Hei, Jin Woo. Angkat sedikit layarnya. Ayah mau lihat betapa gantengnya anakku.

Ah, Ayah benar-benar. Ayah sudah lihat aku tadi pagi.

Ini. Sudah lihat?

Wow.

Jae Hyuk, sudah kubilang kau jangan keluar kesini.

Ahjumma, halo.

Oh, Jin Woo! Ayahmu sering kelupaan hari ini.

Aku pasti tidak ingat. Maaf.

Ayah akan menghubungimu nanti.

Hei, anak ayah sungguh keren.

Bagus! / Baiklah, ayah.

Keren!

Oh. Oh. Maaf.

Terima kasih. / Ya.

Tunggu! Tidak seorangpun boleh turun. Anak sekolah, kau jangan turun.

Tunggu, Ahjusshi! Jangan buka pintu ini lagi! Aku harus menangkap pencuri yang mengambil dompetku! Cepat!

Nona, aku tahu keadaanmu tapi kau jangan menghentikan orang buat turun dari bus.

KUHP Pasal 4 Bagian 5.

TKP yang memiliki bukti penting harus dijaga sama halnya memastikan maksud awal yang tidak boleh dihilangkan.

Aku yakin semuanya disini sibuk tapi bus ini adalah TKP yang memiliki bukti penting.

Ahjussi, kita harus ke polisi! Cepat! Cepat!

Ayo jalan. Cepat. Jalan. Jalan!

Tolong jalan! Cepat!

Tenanglah! Tolong tenang!

Biarkan kami pergi.

Jadi maksudmu pencurinya ada disini?

Ya, aku yakin.

Kita tidak bisa memeriksa CCTV bus.

Kebetulan, ada yang kau curigai?

Yang kucurigai? / Ya.

Oh. Maaf.

Terima kasih. / Ya.

Anak sekolah, itu kau, kan?

Aku? / Ya. Kau.

Kenapa aku? Bukan, itu bukan aku.

Itu kau.

Kau tiba-tiba menolongku.

Siapa yang memakai trik seperti itu sekarang ini.

Karena kita di kantor polisi, menyerahlah dan kembalikan dompetku.

Ah, kubilang bukan aku.

Aku benar. Aku ingat semuanya.

Ingat? Apa ingatanmu bagus?

Ya, ingatanku bagus.

Kau menabrakku dan mengambil dompetku. Benarkan?

Lalu, kapan kita saling bertabrakan?

Soal itu... Itu jam 3:10... Jam 3:20.

Kau salah.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left