Harbin

Harbin (하얼빈)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Harbin 2024 WEBRip id
A Commentary by Kudalumping
Durasi: 01:54:12

Tags

webdl
Published on: 2025-04-06
Downloads: 320
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Tahun 1905 Jepang mencaplok Kekaisaran Korea, mencabut hak diplomatiknya, dan menandatangani Perjanjian Eosi, yang terutama berkaitan dengan pembentukan Dewan Penyatuan.

Perjanjian ini menjadikan Kekaisaran Korea sebagai daerah perlindungan Jepang.

Ibarat koloni Jepang yang kehilangan kedaulatannya.

Sebagian orang yang tidak tahan lagi, menunjukkan penentangannya melalui penentuan nasib sendiri.

Terlibat dalam perjuangan yang aktif dan menentukan.

A L I H B A H A S A K U D A L U M P I N G

Sudah lebih dari sebulan.

17 Januari 1909, Federasi Rusia.

Bagaimana menurutmu, Chang-sup?

Jika dia belum kembali sekarang,

kupikir aman mengatakan dia sudah meninggal.

Dia akan kembali hidup-hidup.

Jika dia masih hidup,

itu berarti Jepang menjadikannya mata-mata.

Dengar, Chang-sup.

Jangan membuat tuduhan tanpa bukti.

Kalian lupa siapa yang sudah membantai rekan-rekan kita?

Dia tidak punya pilihan!

Itu adalah pilihan bodoh tanpa sedikit pun pandangan ke depan!

Chang-sup benar.

tidak ada alasan yang bagus

karena berpihak pada Ahn Jung-geun.

Kau baik-baik saja?

Benarkah kau membebaskan komandan musuh?

Ada yang kembali hidup-hidup?

Mereka menunggumu.

Ahn.

Kau masih hidup.

Aku tahu kau akan kembali.

Apa...

Apa yang terjadi padamu?

Kau baik-baik saja?

Senang melihatmu masih hidup.

Silakan duduk.

Beraninya kau menunjukkan wajahmu di sini?

Hati-hati, Chang-sup.

Apa pun yang dikatakan lelaki itu, aku tidak berniat memaafkannya.

Aku di sini bukan untuk meminta maaf.

Aku di sini karena masih banyak yang harus kulakukan.

Gyeongheung, 40 hari yang lalu

Provinsi Hamgyong Utara

Bagaimana?

Sepertinya ini pesta.

Ada sekitar 150 orang lelaki.

70 orang lebih banyak dari kita.

Ini tidak baik.

tidak akan menang pertarungan dengan jumlah. Kita perlu melawan dua orang masing-masing.

Aku mengerti maksudmu.

Tapi kita dalam posisi yang kurang menguntungkan. Mereka punya senjata yang lebih baik.

Bagaimana dengan pos jaga?

Dua di selatan, dua di utara.

Kalau begitu, aku akan menyerang dari selatan dengan pasukanku.

Aku akan menyerang dari utara dengan Kim.

Kalau begitu, aku akan menyerang pos jaga lebih dulu.

Aku akan menarik tembakan mereka, dan kau menyergap mereka dari kedua sisi.

Chang-sup, tunggu sinyalku.

Dipahami.

Sekarang!

Ayo bersatu! Terus bergerak!

Suzuki, berhenti menangis. Matilah seperti prajurit.

Suzuki, matilah seperti prajurit.

Siapa kau?

Siapa kau?

Aku Mayor Mori Tatsuo dari Tentara Kekaisaran Jepang.

Siapa kau?

Mayor Mori Tatsuo. Siapa kau?

Aku Letnan Jenderal Ahn Jung-geun dari Tentara Kemerdekaan Korea.

Ada yang mau dikatakan?

Aku Letnan Jenderal Ahn Jung-geun dari Tentara Kemerdekaan Korea.

Aku mengikuti perintahku sebagai seorang prajurit.

Aku tidak merasa malu atas tindakanku.

Tapi,

aku mau mati dengan terhormat sebagai prajurit Tentara Kekaisaran Jepang.

Tolong izinkan aku mengakhiri hidupku sendiri.

Lelaki yang tidak tahu malu sama saja dengan binatang,

kau binatang kotor.

Setelah semua orang Korea tak berdosa yang kalian bantai?

Kau bangsat.

- Woo. - Lepaskan. Aku akan membunuh bajingan-bajingan ini.

Kau punya keluarga?

Kau punya keluarga?

Seorang istri dan dua orang putra.

Dia punya seorang istri dan dua orang putra.

Aku membebaskan kalian sebagai tawanan perang, jadi pergilah dan obati prajurit yang terluka.

- Apa-apaan ini? - Kamerad Ahn!

Kalian dibebaskan sebagai tawanan perang, jadi pergilah dan obati prajurit yang terluka.

Aku sudah gagal sebagai komandan. Aku terlalu malu untuk hidup.

Izinkan aku melindungi kehormatanku.

Aku sudah gagal sebagai komandan. Aku terlalu malu untuk hidup.

Biarkan aku mati dengan terhormat.

Mayor Mori.

Jangan biarkan anak-anakmu menjadi yatim piatu. Pulanglah hidup-hidup.

Ahn!

Jangan jadikan anak-anakmu yatim piatu. Pulanglah hidup-hidup.

Apa yang merasukimu?

Kau tidak takut dengan konsekuensinya?

Jika kau melepaskannya,

mereka akan berkumpul kembali dan menyerang kita lagi.

Jika kita mengambil senjata mereka dan membebaskan mereka setelah kita pergi,

Itu tidak akan jadi masalah.

Membebaskan mereka akan menimbulkan konflik dalam pasukan.

Lihatlah kawan-kawan kita yang tewas di sana.

Hah?

Kau pikir orang-orang kita akan menoleransi ini?

Aku mengerti bagaimana perasaanmu.

Tapi hukum internasional menyatakan tawanan perang tidak boleh dieksekusi.

Itu barbarisme!

Satu meriam lebih kuat dari 1.000 hukum internasional.

Kata-kata kosong yang kau lontarkan

akan membiarkan kematian rekan-rekan kita jadi sia-sia.

Tujuanmu membunuh 40 juta orang Jepang?

Tujuanku mengembalikan kedaulatan negara kita.

Jika membunuh mereka adalah biaya yang harus dikeluarkan untuk membebaskan negara kita,

aku tidak akan ragu melakukannya.

Mencoba membunuh mereka akan membuat kita terbunuh.

Kau tidak tahu itu?

Kau akan bertanggung jawab penuh atas keputusan ini.

Hoeryong, Provinsi Hamgyong Utara

Menurutmu aku membuat keputusan yang salah?

Chang-sup pergi bersama pasukannya.

Kita sudah menderita kerugian besar.

Kembali ke Yanchihe melintasi Sungai Tumen tidak akan mudah.

Woo, kau masih marah padaku?

tidak ada gunanya marah.

Brengsek.

Aku akan pergi ke desa dan melihat apa aku bisa dapatkan makanan.

Aku ikut.

Tetaplah di sini dan beristirahatlah.

Aku akan segera kembali.

Ambillah minuman keras jika bisa.

Kita harus minum untuk rekan-rekan kita yang gugur.

Ayo lakukan itu.

Siapkan meriamnya.

Bagaimana kau bisa melepaskan pemimpin musuh,

kau dibutakan sentimentilitasmu?

Jika kau menangkap perwira Jepang itu lagi,

apa kau akan membuat pilihan yang sama?

Ahn Jung-geun.

Jawab dia.

Dia harus bertanggung jawab atas penghancuran pasukan kita!

- Tentu saja! - Ya! Dia harus bertanggung jawab!

Katakan sesuatu, sialan!

- Buktikan kesetiaanmu! - Kau harus mengundurkan diri!

Rekan-rekanku yang terkasih.

Kita dengarkan dia sebelum kita minta pertanggungjawabannya.

Choi!

Bagaimana kau bisa memihak lelaki itu?

Chang-sup, apa aku salah?

Kamerad Ahn.

Kenapa kau tidak segera kembali? Tolong jawab pertanyaanku.

Aku berlindung di Hoeryong dan mencoba menyeberangi sungai,

tapi aku menghadapi kesulitan.

Sungai Tumen, Provinsi Hamgyong Utara.

Aku sedang menyeberangi Sungai Tumen, menuju Yanchihe,

tapi aku tidak yakin, apa aku bisa kembali hidup-hidup.

Jeritan rekan-rekan yang tewas tak henti-hentinya bergema di telingaku,

dan mayat dengan anggota tubuh yang hilang

melayang di depan mataku.

Aku kehilangan jalanku.

Banyak sekali kawan yang meninggal karena prinsipku.

Aku tidak bisa memikirkan alasan untuk melanjutkan.

Jadi, aku memutuskan untuk menyerah pada segalanya dan mati.

Tapi pada saat itu juga, aku menyadari sesuatu.

Hidupku adalah milik rekan-rekanku yang sudah meninggal.

Aku hidup menggantikan kawan-kawan yang gugur.

Dan aku tahu apa yang harus kulakukan.

KEMERDEKAAN UNTUK KOREA

Pemimpin serigala Jepang yang menghancurkan seluruh Korea...

Aku harus membunuh serigala tua itu

dengan segala cara.

Ito Hirobumi

Mengingat hubungan dekat antara Jepang dan Korea,

untuk menjamin kebahagiaan bersama

dan membangun perdamaian abadi di Asia Timur,

kami yakin akan perlunya Jepang menyerap Korea,

dengan demikianlah kita bisa menyimpulkan perjanjian aneksasi ini.

Tahun ke-42 Meiji, 16 Oktober.

Dalian, Cina, 17 Oktober 1909.

Ito Hirobumi tiba di Dalian pada tanggal 18 Oktober

di Stasiun 26 Harbin, Rusia.

Membahas Aneksasi Korea oleh Jepang dan Perjanjian Korea-Jepang tahun 1918.

Kapal yang membawa Ito Hirobumi akan tiba di Pelabuhan Dalian pukul delapan.

Ini KTP orang Jepang.

Tolong tiketmu.

Saat kau tiba di Pelabuhan Dalian, pergilah ke toko lantai dua.

Katakan pada pemiliknya kau datang dari Vladivostok, dia akan memberimu senjata.

Kau sudah menulis surat pada keluargamu?

Saat operasinya selesai,

pergilah ke kantor Daedong Gazette di Vladivostok.

Pak Choi Jae-hyung akan menunggumu di sana.

Kuharap kau beruntung.

Mereka tidak berpakaian seperti penumpang kelas satu.

Dan aku mendengar mereka bicara bahasa Korea.

Kampung halamanku...

Sudah 20 tahun sejak ibuku meninggal.

Ya ampun.

Lalu, pada siapa kau menulis surat?

Istri dan anak rahasia?

Kuharap itu benar.

Hidup dengan istri cantik dan seorang anak.

More Indonesian subtitles for Harbin

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left