The first 200 lines.
Ada satu lagi.
Apa namanya Jang Hee Joon?
Yah... Awalnya, aku tak berniat membunuhnya.
Aku akhirnya menikamnya dengan pisau,
dan dia terjatuh sambil menangis.
"Ayah."
"Ayah, selamatkan aku." "Ayah, tolong aku."
"Aku takut."
Saya menelepon dari bagian HR di Kementerian Kehakiman.
Saya ingin memberitahu bahwa Anda telah...
...lulus ujian rekrutmen untuk jaksa berpengalaman.
Ya, Jaksa Cha.
Aku hanya ingin beritahu bahwa Jung Hyun Soo sudah mengaku.
Sebentar. Apa katamu? Dia sudah mengaku?
Ya, dia tak mengakui semua kasus pembunuhan.
Dia hanya mengakui kasus pembunuhan Jang Hee Joon...
...dan pembunuhan di tangki air.
- Kau masih di sana? - Omong-omong,
apa Jaksa Jang Moo Young hadir saat dia membuat pengakuan?
Ya, dia melihat dari luar saat dia ditanyai.
Di mana Jaksa Wilayah? Jung Hyun Soo bagaimana?
Hey.
Kau di sini.
Apa ada yang terjadi?
Aku hanya perlu memeriksa sesuatu di kantor kejaksaan.
Ada sesuatu yang juga menggangguku.
Maaf.
Jaksa Wilayah minta maaf padamu?
- Itu aneh, bukan? - Ya, pasti.
Yang ingin kuperiksa juga melibatkan Jaksa Wilayah.
Kalau begitu, aku ikut denganmu.
Baiklah, ayo.
Tolong periksa CCTV tempat parkir Jaksa Wilayah...
dan pintu masuk kantor kejaksaan.
Iya.
Sebentar, ya.
Ya?
Apa kau bertemu penjaga yang membawa Jung Hyun Soo?
Seseorang membawanya sejam lalu atas perintah Jaksa Wilayah.
Tolong tunjukkan CCTV dari sejam yang lalu.
Iya.
Berhenti.
Di sana.
Turun.
Ya, aku mengerti.
Terima kasih, Jaksa Cha. Iya.
Apa katanya?
Dia bilang, Jaksa Jang Moo Young dan Jung Hyun Soo...
...menghilang.
Sudah kuduga.
Jaksa Wilayah menghilang setelah membawa Jung Hyun Soo.
Menurutmu, dia mau balas dendam pada Jung Hyun Soo secara pribadi?
Kupikir begitu.
Ke mana Jaksa Wilayah membawa Jung Hyun Soo?
Kita sama sekali tak tahu soal keberadaan mereka?
Ya, saat ini, ponsel Jaksa Wilayah dimatikan.
Kami sedang lacak lokasi dengan nomor ponsel supirnya.
Semoga ini bisa membawa kita ke suatu tempat.
Jika aku adalah dia, ke mana aku akan pergi?
Apa... apa yang kau lakukan tiba-tiba?
Oh, ini membantuku saat mencoba untuk berpikir.
Serius? Kau yakin?
Sepertinya malah lebih buruk.
Oh, mungkin...
Ini hanya sebuah pemikiran.
Bisa jadi tempat Hee Joon terbunuh.
Dengan kata lain, mereka mungkin ada di tempat lamaku.
Lagi kosong saat ini karena pembangunan kembali.
Mereka mungkin di sana.
Ya, Jaksa Cha. Sudah tahu lokasinya?
Berdiri, kau brengsek!
Di sini tempat...
...anakku, Hee Joon, tewas.
Di sini tempat...
...kau secara brutal membunuh anakku yang tak berdosa!
Bagaimana bisa kau ucapkan kata, "tak bersalah"?
Apa?
Anakmu mungkin tak bersalah,
tapi kau tidak.
Apa katamu?
Gara-gara kau,
So Young...
So Young meninggal gara-gara kau,
aku jadi berubah seperti ini gara-gara kau.
Karena kau membebaskan orang-orang brengsek...
...yang menginjak-injak tubuhnya.
Kau tahu itu?
Kau?
Menusuk anakmu...
...benar-benar tidak disengaja
Tapi...
Semua orang terkejut dengan pembunuhan seorang peserta pelatihan dari...
Lembaga Penelitian dan Pelatihan Yudisial,
yang ketat sesuai hukum dan keadilan.
Fakta bahwa korban adalah putra jaksa wilayah saat ini...
telah menyebabkan kegemparan.
Jaksa Wilayah, Jang Moo Young,
telah menyembunyikan fakta bahwa anaknya berlatih di institut tersebut.
Dia menyatakan bahwa itu karena dia ingin...
...mencegah perlakuan khusus dan memastikan keadilan.
Tersangka utama, Nn. Eun, yang telah ditangkap...
tak bisa menerima kenyataan bahwa korban putus dari dia.
Jang Moo Young?
Oh, Jang Moo Young.
Ayahnya adalah orang yang membuat So Young meninggal 13 tahun lalu.
Aku...
Aku...
Aku memikirkan itu...
...dan menyadari bahwa membunuh anakmu...
adalah balas dendam yang adil, bukan kebetulan.
Omong kosong apa yang kau katakan?
Jangan pura-pura tidak ingat.
Kau membuatku jijik.
Mau kubantu ingatkan?
13 tahun lalu,
ada seorang gadis.
Gadis itu...
terluka parah karena orang-orang yang seperti binatang buas,
dan kau jaksa yang bertanggung jawab atas kasus itu.
Kau membebaskan para bajingan itu seolah-olah itu bukan masalah besar...
dan menutup kasus itu.
Bisa kau ingat itu?
Kau...
...tak berpihak pada gadis yang terluka yang sedang sakit.
Para bajingan itu...
Kau malah berpihak pada mereka...
...dan orang tua mereka.
Kau masih tidak ingat?
Jawab aku.
Apa kau masih tidak ingat?
Jawab aku!
Pak.
Bong Hee, tunggu di sini.
Okay.
Pak, kau baik-baik saja?
Jung Hyun Soo.
Jung Hyun Soo!
Hey, Jung Hyun Soo!
Hey, Jung Hyun Soo.
Kenapa kau begini padaku?
Kau begini karena aku menusukmu?
Kau kan tidak mati.
Orang itu, Tn. Bang, juga tidak mati.
Kenapa kau begini? Dasar...
- Apa masalahnya? - Aku masalahnya.
Semua salahku. Aku membebaskanmu, brengsek.
Makanya, aku harus memperbaiki kesalahanku. Benar kan?
Cobalah kabur ribuan kali jika kau mau.
Aku pasti akan menangkapmu setiap saat.
Astaga, kau bajingan yang gigih.
Tapi, kau akan baik-baik saja, Pengacara?
Lubang yang dibuat pisauku di perutmu belum sembuh.
Kau sendiri? Kau baik-baik saja?
Kau baik-baik saja diborgol?
Sialan.
- Kau baik saja? - Tunggu, Jung Hyun Soo...
Kau?
Pak, Anda ditangkap karena penangkapan yang tidak sah
dan percobaan pembunuhan.
Jangan bekerja terlalu keras.
Di sinilah kasus Jung Hyun Soo dimulai,
dan akhirnya berakhir juga di sini.
Kau benar.
Bisa kita bicara?
Aku sudah memikirkan apa yang kau katakan soal ayahku,
dan aku sadar, dulu aku jahat.
Aku terlalu kasar padamu.
Kau tidak bersalah.
Jaksa Wilayah Jang yang mencuci otakmu dan menjadikanmu...
...seperti itu.
Kau juga korban.
Mengetahui itu,
aku melampiaskannya padamu.
Maafkan aku.
Tak apa.
Jangan menyesal.
Ayahmu...
...sudah menyelamatkan nyawaku.
Setelah menyelamatkan aku,
dia berusaha menyelamatkan orang tuaku,
tapi tidak berjalan lancar.
Itu bukan salah siapa-siapa.
Kau tahu, aku sangat berhutang budi padamu.
Kau harus meninggalkan kejaksaan karena aku,
dan kau bertemu Jung Hyun Soo karena aku.
Kau juga ditikam karenaku. Kau memberiku pekerjaan,
kau memberiku makanan juga tempat tinggal.
Daftar ini tak ada habisnya.
Jadi...
...kita hanya harus...
...sebut itu saja.
Mari kita...
...kembali ke sebelum semua ini terjadi.
Mari kita kembali...
...ke saat pertama kali kita bertemu.
Bagus, boleh juga.
Okay.
Ayo lakukan itu.
Ya, ayo.
Selamat atas hari pertamamu bekerja, Jaksa No.
No comments yet. Be the first to leave one.