Season 1

Release info

Noble Reincarnation Born Blessed So Ill Obtain Ultimate Power S01E11 CR WEB-DL Bahasa Indonesia ID
[Crunchyroll] Kizoku Tensei Megumareta Umare kara Saikyou no Chikara o Eru - 11
A Commentary by Abu3safeer
💢||🅲🆁🆄🅽🅲🅷🆈🆁🅾🅻🅻💢

Tags

webdl
anime
Published on: 2026-03-15
Downloads: 15
Hearing Impaired: No
FPS: 23.976

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

EPISODE 11 PENCOPOTAN HAK WARIS

Apa ini?

Rasanya seolah jiwaku terempas ke tempat jauh.

Sudah seribu tahun sejak kami berempat berkumpul.

Kira-kira sejak Zaman Perak.

Bocah waktu itu juga sangat kuat.

Levelnya 255.

Kami ditundukkan dan kekuatan kami dikembalikan.

Kenapa?

Suara ini belum pernah kudengar.

Tapi tidak terasa asing.

Tak lama lagi,

hari saat kita berkumpul

dan kekuatan kita kembali akan tiba.

Ini momen penuh sukacita sejak dunia diciptakan.

Wah, wah.

Sepertinya kau menyukai anak ini.

Wahai Leviathan, sang Anjing Gila.

Ini... halusinasi pendengaran?

Suara surgawi!

- Yang barusan itu Tuhan, kan? - Aku juga dengar.

- Surga pun menaruh asa pada Pangeran! - Hebat!

Aku juga mendengarnya.

Kau hebat, Nak.

Momen penuh sukacita!

Tuan Indra juga berkata begitu?

Gigi.

Ya, Tuan!

Bagikan 5... Maksudku, 10 riin pada mereka yang ada di sini.

- Siap! - Hidup Pangeran Arif!

Terima kasih banyak!

Sosok yang diakui Tuhan memanglah hebat!

Hidup!

- Silakan. - Pada momen penuh sukacita,

momen itu tidak dinikmati sendiri,

tapi juga merayakan bersama orang banyak. Itu termasuk kewajiban bangsawan.

Konon, yang keberatan pada hal itu adalah bangsawan kelas tiga.

Yang melakukannya ogah-ogahan adalah bangsawan kelas dua.

Dan yang melakukannya secara alamiah adalah bangsawan kelas satu.

Saya memohon maaf pada Pangeran Arif.

Perkenankan saya menolak bantuan Pangeran.

Kenapa?

Karena saya ingin menjadi kesatria Pangeran.

Demi mewujudkannya,

saya akan mengasah kemampuan dan menjadi manusia yang layak bagi Pangeran.

Aku menolaknya.

Kenapa?

Menerima bantuan lalu malas memang dilarang,

tapi menolak sambil menahan diri itu membuatmu kesatria kelas dua.

Ke-Kelas dua?

Kalau mau jadi kesatria kelas satu,

jangan anggap menerima bantuan itu memalukan,

tapi kau kembalikan itu berlipat kali.

Bertindaklah seperti itu jika ingin jadi kesatria yang layak bagiku.

Saya mengerti.

Hebatnya.

Hanya dengan sepatah kata,

kau menumbuhkan tunas yang menarik.

Luar biasa, kan?

Oleh karena itu, aku...

ingin menjodohkannya dengan cucu Pamanda.

Break off chaos

BEREINKARNASI MENJADI BANGSAWAN

~DENGAN KEKUATAN TIADA TANDING SEJAK TERLAHIR~

Break off chaos

Orang-orang adalah harta Teman pun adanya

Permata bersinar di belakangku Setetes air di tengah kekacauan

Demi kehormatan Kumelaju ke tingkat baru

Dengan imaji dan naluri Kuterkam batas level itu

Semua di depan mataku kan tunduk

Nilai dari namaku bagi rakyat tak bersalah Adalah tolok ukur yang tak tergoyahkan

Itulah sumber kebenaran Yang kehormatan pun pontang-panting

Lalui kemelut

Kuakan tegakkan keadilan

Di tengah ketakutan merajalela

Bebaskan tiap insan dari rasa takut

Kuakan selamatkan dunia

Menelusuri memori Gunakan apa yang kupunya

Membangun tempat untuk semua

Kutakkan gagal

Masa depan sulit 'tuk ditebak

Kulakukan apa yang kubisa

Jika hanya yakin dan menunggu

Tiada yang mulai

Aku kan meraihnya!

chaos chaos

Break off chaos

Ini di luar istana, jadi tak perlu terlalu formal.

Pamanda, duduklah di sampingku.

Siap.

Saatnya panggil Leviathan.

Sedikit intimidasi.

Paling bagus cukup menanamkan rasa gentar dan hormat.

Sip, aku tak merasakan niat jahat.

Berlebihan.

Bisa setenang itu di usia belia sangatlah mengejutkan.

Bukankah kau yang terbaik di antara para Pangeran?

Makanya aku menganugerahkan gelar "Arif".

Sama pantasnya dengan gelar "Guntur" milikmu, kan?

Tapi sebentar lagi aku akan menjadi kakek-kakek petir biasa.

Kearifan Noah baru akan dimulai.

Karena dia akan menjalani pertempuran pertama seorang diri.

Sendirian?

Normalnya Pangeran akan dikawal ketat, kan?

Tapi kalau itu beliau, saya bisa memahaminya.

Perhatian rakyat tertuju padaku.

Melindungi Yang Mulia jadi lebih mudah.

Tidak, jangan-jangan...

Sudah kuduga.

Aku akan menerima kebaikannya.

Inilah sisi hebatnya Noah.

Hah?

Aku sengaja berkata hal itu supaya tercipta situasi

yang membuatku lebih mudah dilindungi.

Noah pun langsung paham, dan melakukan perannya.

Wah, seperti yang diharapkan.

Aku saja tak menyadarinya.

Pamanda memang pemberani, tapi kurang peka.

Makanya kau sering ribut dengan istrimu.

Astaga!

Aku semakin lega menyerahkan cucuku padanya.

Nah, Pamanda. Aku ingin bicara.

Jadi, apa yang ingin dibicarakan?

Benar juga.

Lutiya.

Aku berniat mencopot Putra Mahkota.

Aku kira situasinya akan membaik.

Tapi aku terpaksa memutuskan bahwa dia tak layak jadi penerusku.

Apa sebabnya?

Karena kasus Gilbert.

Begitukah?

Saat itu, aku berusaha agar Kaisar tak membunuh anaknya sendiri.

Jadi kuusahakan agar Gilbert dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Namun, Sang Putra Mahkota...

Melakukan itu memang tidak salah.

Tapi seharusnya ada metode yang lebih baik.

Aku juga sempat terkejut.

Kalau dia jadi Kaisar, pembersihan politik pasti terjadi.

Ya.

Terutama, Henry, Oscar, dan Noah, pasti akan disingkirkan duluan.

Pria yang picik dan kejam seperti itu...

Aku tak bisa memercayakan takhta penerusku padanya.

Aku paham, tapi bagaimana selanjutnya?

Siapa yang akan menjadi Putra Mahkota berikutnya?

Belum kuputuskan.

Jangan begitu.

Kau sudah tua.

Kalau kau telanjur tutup usia sebelum menentukan penerus,

negeri ini akan tercerai-berai.

Alasan Yang Mulia memilih berdiskusi dengan Indra

pasti karena Indra berani berkata secara terus terang.

Bukan berarti aku belum menentukan.

Tapi mengumumkannya saat ini justru akan menambah masalah.

Tapi, itu lebih baik dibanding mengosongkan posisi Putra Mahkota.

Benar juga.

Mohon maaf. Izinkan saya menyela.

Ada apa?

Bagaimana kalau kita sampaikan bahwa Yang Mulia sudah menulis wasiat?

Lalu nama penerusnya tertulis di sana.

Tidak bisa.

Begitu Kaisar wafat, apa pun bisa dipalsukan.

Benar.

Maka, wasiat itu harus disembunyikan dalam tubuh Yang Mulia.

Sederhananya, seperti tulisan yang diukir pada gigi palsu

atau menggunakan semacam sihir.

Rupanya begitu.

Kalau Kaisar selalu membawanya, maka tak perlu takut itu akan ditukar.

Wah, kau hebat, Noah.

Itu ide bagus!

Kau juga keluar.

Jangan biarkan siapa pun masuk.

Sesuai titah.

Bagaimana dengannya?

Jangan khawatir.

Ia adalah perantara yang digunakan dalam hal seperti ini.

Dia tunarungu, tunawicara, serta tunaaksara.

Oh.

Kalau begitu, saya izin pamit.

Nah, Noah.

Kau mengusulkan ide bagus.

Aku akan melakukannya.

Ya!

Lalu satu hal lagi.

Kendali seluruh pasukan harus dikembalikan pada Yang Mulia.

Seperti jabatan Menteri Pertahanan milik Kanda Henry

atau jabatan Panglima Angkatan Pertama milikku.

Ya.

Benar juga.

Kalau orang yang tidak terima dengan wasiat masih mengendalikan pasukan,

mungkin saja dia akan menyingkirkan calon lain untuk merebut takhta.

Itu memang logis,

tapi kau tetap menyarankan hal itu meski posisimu harus dikorbankan.

Kau hebat, Nak.

Pantas untuk dipinang cucumu, kan?

Benar.

Titah kaisar yang memuji jasaku, sekaligus mencopot jabatanku.

Yang satunya untuk Kanda Henry, ya.

Titah yang sederhana.

Berarti dia hanya dididik untuk menjalankan titah yang sudah pasti.

Lalu, bagaimana dengan pencopotan Putra Mahkota?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left