The first 200 lines.
- Adaptasi dari Retail oleh - * H@w-to-kiLL *
Tn. Staffen, Dr. Akim. Maaf kami belum siap.
Kukira prosedurnya untuk besok.
Jadwalnya dimajukan. Pembasmian harus segera dimulai.
- Ya. Tapi... - Minta contohnya, dokter.
Pseudocerastes Persicus. Ular tanduk.
Tak bersuara, gesit dan sangat mematikan.
Lebih baik dari pembiakan sebelumnya.
Hebat.
C12-nya?
Terisi, dipersenjatai. Tapi apa ini perlu?
Masih banyak potensi lain selain kanker ganas.
Bagaimana cara kerjanya, Doktor?
Tinggal tekan tombol 'Enter' dan racunnya akan masuk ke bilik.
Mereka lubangi kandang lamanya bagai tissue.
Membunuh teknisi, pawang, dua lagi yang ingin menangkap mereka.
Tidak, kawanku. Kalian tak akan mau terlalu dekat dengan setan.
Begitu juga kau.
Isi senapan gasnya sekarang.
- Sudah. - Akim telah dilumpuhkan.
Akan kuhubungi kau begitu ularnya diangkut dan kami sudah terbang.
Seyakin apa kau gas ini bisa buat mereka tak berdaya...
...sampai ke lokasi baru?
Ini musuh kita. Adinocarciinoma. Tahap akhir kanker payudara.
Tertanam di jaringan kelenjar wanita sehat berusia 28 tahun.
Ini tak dapat diubah. Dia selalu mematikan.
Gambar ini diambil 6 bulan lalu.
Luar biasa dan menariknya...
Ini gambar sel yang sama hari ini.
Sehat.
Kankernya hampir lenyap total. Kenapa?
Karena dia. Ular tanduk.
Berabad-abad, sebagai musuh, bisa-nya mematikan dalam sekejap.
Tapi bisa yang sama menurut riset kami di Universal Biotech...
...telah menjadi terobosan besar dalam bidang kesehatan.
Sesuai istilah, "Musuhnya musuhku adalah temanku".
Terima kasih, aku di sini jika ada pertanyaan.
- Kuliah hebat, Dr. Collins. - Tn. Burton, terima kasih.
Vera, langsung saja.
Terjadi pencurian di salah satu fasilitas terpencil kita.
Karena pencurian itu, species ular yang telah ditingkatkan lepas.
- Ditingkatkan? - Ya. Secara genetika.
- Itu tak etis. - Anggap saja itu kelalaian.
Ini departemenku, Tn. Burton. Semua ini tanggung jawabku.
Dokter, terobosan yang baru kau paparkan adalah hasil langsung...
...dari prosedur semacam ini. Kau boleh menganggapnya tak etis.
Tapi aku ragu wanita 28 tahun pengidap kanker payudara...
...akan melihatnya begitu.
Agar kau tak kehilangan muka, itulah caraku melindungimu.
Melindungiku dari apa? Reputasi profesiku itu segalanya.
Dokter, eksperimennya terlalu jauh. Pengalaman kerjamu banyak.
Pengalamanmu memanipulasi gen tercatat dengan baik.
Vera, aku butuh bantuanmu.
Tepatnya peningkatan gen seperti apa?
Kami mempercepat sistem mereka sebagai penyedia bisa terbesar.
Mutasi telah dikembangkan. Mutasi yang berbahaya.
Di mana mereka?
Ular-ular ini menjadi terlalu kuat. Kami tak bisa kendalikan mereka.
Tak ada yang berhasil. Selera makan mereka sangat hebat.
Selera makan mereka berkembang. Mereka mulai berburu bersama.
Lalu mulai berkembang biak.
Kami butuh bantuanmu, Doktor. Semudah itu.
Singkirkan etika. Jika makhluk ini sampai ke wilayah penduduk...
...hasilnya akan sangat mengerikan.
Bonsai terunik yang pernah kulihat. Kenapa semuanya murah?
- Sedang obral? - Bukan. Sedang mau tutup.
- Kumohon, untuk di kebun. - Sejak kapan aku jadi dompet?
Begitu kau beri aku cincin ini.
- Ada ular! - Tak apa.
Ini hanya ular taman kecil.
Lucu, 'kan? Hai, Sayang. Dia manis.
Kenapa, Sayang? Ya, kau cantik.
Lihat pemandangannya. Berat rasanya kembali ke kota.
Ya. Aku suka tanaman baru kita.
Akan jadi hiasan utama di kebun baru kita.
Tunggu. Ini seperti anak SMU. Kita sedang bulan madu.
Ayo, ke tenda.
Bagaimana kalau kita jadikan ini kamar bulan madu kita malam ini?
Hanya selama 11 menit ke depan.
- Apa itu? - Apa?
Kau pasti Tn. Taylor, karena kau penumpang satu-satunya.
- Panggil aku Cal. - Hank Brown. Panggil aku Brownie.
Lewat sini.
Maaf soal truknya. Kami jarang dapat tamu setelah musim liburan.
Petugas biasa kuliah lagi dan hotel minta aku menjemputmu.
Aku tak butuh yang mewah.
Di sini tak ada sinyal. Terlalu terpencil.
Itu yang disukai orang di sini. Jauh dari kebisingan kota.
Bawaanmu sedikit. Perjalanan singkat?
Jika boleh tahu, apa yang membuat kau datang ke pulau kami?
Boleh saja.
- Musim berburu? - Ya, baru dimulai.
- Itu agak aneh. - Kemah itu tampak berantakan.
Apa itu? Itu salah satu jip sewaan milik George.
Aku tahu kita akan terlambat. Tapi kita harus melihatnya.
Sepertinya ada yang tak beres.
Pintu terbuka dan lainnya, itu aneh.
Ya. Tak apa. Silakan.
Ada orang di sini?
- Astaga. Kenapa mereka? - Itu darah?
Itu darah yang banyak.
Hati-hati. Kau tak tahu apa yang ada di bawah situ.
Ini tak beres. Apa yang terjadi pada mereka?
Kau tahu wanita yang tinggalkan cincin seperti ini?
Aku tahu yang mau kuberi cincin begitu.
Ada tempat untuk menyimpannya?
Ini untuk anjing kecilku saat buang hajat.
- Sebaiknya panggil Sheriff. - Ya.
Tidak. Kusuruh Brownie tinggalkan mobilnya. Kini itu jadi TKP.
- Bisa kirim petugas lain? - Pegawaiku di sini kurang.
- Berapa cepat bisa kirim petugas? - Mungkin baru besok pagi.
- Baik. Kabari jika ada perubahan. - Pasti, Sheriff.
- Pagi, Tom. - Georgie.
- Ada yang menyewa mobilmu? - Kurasa ada.
Mereka meninggalkan data SIM, kartu kredit atau semacamnya?
Selalu. Tunggu sebentar.
Sulit untuk jaga rahasia di kota kecil begini, ya Jack?
- Ellie dan aku berpisah. - Itu urusanmu dengan istrimu.
Sejak kapan? Kutahu kau dan Ellie berteman.
Dan dia suka datang padamu untuk minta saran.
- Apa maksudmu? - Aku tak mau ini diketahuinya.
- Jadi rahasiakan ini antara kita. - Aku banyak kerjaan.
Ya. Aku juga.
Pasangan muda pergi berkemah. Ini datanya. Ada apa?
Tom, ini orang yang kulaporkan. Cal, ini Sheriff Hendricks.
- Dari AL? - Petugas kesehatan.
- Penyerbu. Perang Teluk 1. - Benarkah?
- Penjaga pantai, Hurricane Andrew. - Ada petunjuk tentang mereka?
Selain darah? Tunjukkan padanya.
- Terima kasih tumpangannya. - Tak masalah. Sudah tugasku.
- Kenapa datang ke Eden? - Aku mau menemui dr. Silverton.
Aku Jack Martin, pemilik Sundowner. Biar kubawakan barangmu.
- Ya, tentu. Terima kasih. - Sama-sama.
- Senang bertemu kau. - Sampai jumpa.
- Baru datang, ya? - Ya.
Ini tempatnya. Silakan pilih kamar yang kau suka.
Karena kau tamu satu-satunya.
- Biar kubawa tas-nya. - Terima kasih.
- Boleh kutahu rumah dr. Silverton? - Baik.
- Aku benci ibu! - Jangan pergi dari ibu.
- Ibu wanita jalang! - Ini salah ayah...
- ...karena tak jaga kemaluan! - Maggie!
Kalian merusak hidupku!
Aku tak mau pindah dan mulai lagi di sekolah baru. Lupakan itu!
- Kita perlu bicara. - Ellie, ada tamu akan menginap.
Sekarang!
Rumah dr. Silverton? Astaga.
Masuklah.
- Jim? - Cal Taylor!
- Akhirnya kau terima undanganku. - Aku sudah janji.
Tapi perlu email setahun. Senang bisa bertemu langsung.
- Sedang mendekor ulang? - Aku harus rapikan ini.
Kuharap bisa mengundang orang berjiwa muda.
- Kau mau kopi? - Tentu.
Terima kasih sudah bawakan ini.
Untuk dengar pemikiran putraku terakhir kali.
Ini...
Joey menyelamatkan nyawaku. Dia selamatkan nyawa banyak orang.
- Kau pasti bangga. - Memang.
Aku berharap dia tak berada di sana.
Aku tahu. Dia seharusnya dimakamkan di sini.
Dia suka tempat ini.
Kau pikir pengabdianku di kesatuan akan berharga?
Aku bisa main golf di akhir pekan bersama jenderal yang kusuka.
Tapi aku tak bisa membawa jasad putraku ke AS.
Aku senang kau datang. Artinya kau memikirkan tawaranku.
- Klinik. - Hai, Dok?
Maggie Martin terobos rumah Nicky. Membakar sebagian tanaman obat.
Bisa bantu aku mengurusnya?
- Tentu. Kenapa denganmu? - Aku tak tahu tepatnya.
Dua remaja hilang di pantai. Ada yang tak beres.
Kau pernah tangani panggilan rumah?
Kita sudah sampai. Tempat yang indah. Hai, Emily?
- Hai, Dok. - Kita harus ke sini.
Ayah dan ibu harus tenang. Karena kalian begitu marah.
Siapa yang marah bila kau dihukum sampai musim panas depan?
- Bisa bahas itu nanti? - Jangan potong pembicaraanku.
- Ini bukan tempat dan waktunya... - Selalu saja begitu, 'kan, Jack?
Sebaiknya panggil dr. Phil. Menyembuhkannya...
- ...dan selesaikan masalahmu. - Kau tahu, Nicky?
Kau membiakkan ganja dan setahuku...
...itu tetap melanggar hukum. Jangan sok pintar.
Kau tahu, dia benar. Kau sedang marah.
- Akan kupastikan kau ditahan. - Ayolah.
Semuanya mohon tenang?
- Kau tampak lucu, Tuan. - Maggie!
Tak apa. Aku memang tampak lucu.
Mana Tom? Nicky menanam ganja di kebunnya. Dia harus dipenjara.
Putrimu yang harus dipenjara. Dia yang masuk dan mencuri barangku.
- Apa? - Tidak, maaf. Aku baru mengerti.
Ini sungguh Taman Surga.
- Siapa pria ini? - Tamuku.
Dok, ini masalah keluarga.
Karena dia akan ambil alih praktikku dia harus bisa tangani seluruh...
...drama percintaan yang terjadi di antara kalian sejak SMU.
Secara pribadi, pensiun tak pernah terlalu dini. Kini tenanglah.
Kau kenal Joey, 'kan?
- Ya. Kami berteman. - Kami juga.
- Ya. Dengan teman seperti itu... - Maaf?
Kau alasan kenapa Joey pergi sejak awal.
No comments yet. Be the first to leave one.