The first 200 lines.
ALAT ELEKTRONIK MURAH & BERKUALITAS : GPS, Kalkulator, Telepon, Perkakas, HT/WT, dll. HandyCom, BEC 1 L1/G.02
Um...
Aku baru putus dari pacarku.
Meski begitu, jangan khawatir, semuanya akan baik-baik saja.
- Aku yakin kami akan balikan. - Ya.
- Seingatku, dulu kau suka menulis puisi. - Benar.
Aku sungguh menulis puisi tentang perpisahan ini.
Mau baca?
Tidak, itu terlalu kecil.
- Aku tidak bisa... - Bisa kuperbesar.
Sebentar. Aku mau menunjukkan sesuatu padamu. Lihat!
Bagaimana?
- Memang tidak terlalu wah. - Apa maksudmu, Ayah? Dia cantik.
Maksudku, dia tidak akan memenangkan lomba pakai baju renang, pastinya.
Bukankah dia berusia enam puluhan? Aku ingin tampak begitu saat seusianya.
Mungkin. Kira-kira. Tapi yang ini, oh...
Ini akan membuatmu cemburu. Tubuhnya sangat bagus, kan?
- Uh-huh. - Tapi... oh, tidak!
- Lihat wajahnya! - Uh-uh.
- Dia juga tampak cantik. - Sungguh menyeramkan.
Tidak banyak yang menarik di Shady Oaks.
Aku yang termuda di sana. Aku menang lomba pickeball.
Aku mendapat piala dan sebagainya. Seolah aku Michael Jordan di Shady Oaks.
Para wanita tua itu, mereka menyukainya.
Biar kutunjukkan yang lain. Begini saja.
Aku akan mengirimkan semuanya padamu nanti,
sehingga kau bisa melihat mereka dan memberikan pendapatmu...
- Oke. - ... mana yang paling cocok untukku.
Oke? Baiklah.
Aku bosan mentraktir para wanita yang suka makan.
Menurutku, sebaiknya kau mulai mengenal mereka, berbicara dengan...
- Aku tahu, tapi perlu sambil makan? - Menurutku...
- ... tidak perlu! - Ya. Dan juga, kurasa sudah saatnya...
... untuk menentukan pilihanku, dan aku sangat yakin dengan wanita yang ini.
Itu Helene. Dia target utamaku.
Dan kurasa dia juga cocok untukmu. Melengkapi apa yang tidak ada padamu.
Kami sudah kencan beberapa kali, dan kurasa ini saatnya untuk serius.
- Dan wanita suka keluarga. - Itu bagus, Ayah.
- Maksudku, siapa yang tidak suka keluarga? - Wanita suka bertemu keluarga!
- Kau! - Oh! Aku!
Kita bertemu di El Capparal besok jam 7 malam.
Aku punya kupon Taco Tuesday! Aku akan mengenakan jas hitamku.
Sehingga kau tahu aku serius. Tapi aku ingin kau memakai...
Oh, tentu saja aku punya pakaian yang lebih bagus.
Maksudku, aku baru saja pulang kerja bersama Daphne dan terapisnya...
Besok malam. Sampai jumpa?
- Ya. - Pastinya menyenangkan.
Kau dan aku. Bersama seperti dulu.
Sial, dompetku ketinggalan di mobil.
- Kau ingin aku... - Oh, tidak perlu.
- Biar aku yang bayar. - Oke. Baiklah.
Sampai jumpa besok.
- Oke? - Ya, tentu saja.
Baiklah.
- Pakai sesuatu yang bagus. - Ya.
Original subtitle by: Coffee_Prison Translated by: CakSan
Aku akan mendirikan PT.
Spesialis di bidang cat rambut dan cat kuku khusus.
Melony, Renae, dan aku seharusnya memulai bisinis ini bersama, tapi...
... mereka pasti menyesal ketika itu sudah sukses.
Dan aku akan menaiki SUV Lamborghini ketika sudah membaik kelak.
Atau mungkin juga jet pribadi dengan beberapa pilot.
Rencana hari Senin? Aku ingin cari tempat untuk salonku.
Tapi Senin besok jadwalmu untuk tes MRI.
Apa? Tidak, batalkan saja.
Maksudku, lihatlah diriku! Aku baik-baik saja.
Daphne... Maaf, tapi kita tidak bisa membatalkan itu.
Aku tahu itu mengerikan, tapi, aku akan menemanimu seperti biasanya.
Baiklah kalau begitu.
- Kau akan menamai PT-mu apa? - Aku kepikiran 'Dye Lux.'
Halo. Apa kabar?
- Tidak terlalu baik. - Oh. Aku turut prihatin.
Semoga sisa harimu lebih baik.
Aku mau menemui penasihat. Ini pertama kalinya bagiku.
Oke, isi saja ini.
- Boleh pinjam pulpen? - Pulpen? Oke...
- Jangan lupa kembalikan, oke? - Oke. Pastinya.
Aku akan memberi kalian semua tips bagaimana caranya merawat diri...
...sementara kalian mendengarkan dan bertanya, "Apa aku melakukannya?"
"Apa itu perbuatanku? Itukah yang akan kulakukan?"
Jadi mari kita bicara tentang pengabaian diri sendiri...
...dan menjadi...
Bagaimana mungkin kau mengabaikan dirimu sendiri?
Kalian sungguh serius tentang pengabaian diri sendiri, kan?
Karena itulah yang harus benar-benar kalian pahami.
Kalian ingin berteman dengan diri sendiri.
Aku tahu itu klise, tetapi kalian ingin melakukan apa yang kalian inginkan...
Jadi, kenapa kau kemari hari ini?
Aku baru saja putus dari seorang cowok.
Setidaknya kupikir kami putus.
Aku hanya ingin tahu apa sebenarnya penyebab kami putus.
Kuharap ini akan membantu.
- Begitu. Kita akan mengupayakannya. - Terima kasih.
Kantor ini sangat bagus.
Ini kantor pengajarku, tapi aku diperbolehkan menggunakannya untuk menyelesaikan targetku.
- Berapa jam targetmu? - 3.000.
Wow! Sangat banyak!
Kalau begitu, sudah berapa jam yang kaudapatkan?
Sejauh ini, kurasa aku sudah mendapatkan sekitar...
... 12 jam?
Wow.
- Bagus! Kau sedang berproses. - Ya!
Kuharap kita bisa menyelesaikan ini hanya dalam satu sesi.
Entah apakah itu mungkin.
Penghasilanku tidak banyak, tapi kata orang bicaraku sangat cepat, jadi...
...mungkin bisa selesai hari ini.
Coba ceritakan tentangmu, dan kita mungkin bisa mulai dari sana.
- Aku harus mulai dari mana? - Orang-orang biasa memulai dari awal.
Oh...
Oke.
Baiklah, awalnya...
Baiklah. Begini.
Jadi, ibuku kecanduan narkoba sejak aku berumur 4 tahun, lalu dia meninggalkan kami.
Tak ada yang tahu keberadaannya. Dan terlepas dari ucapan ayahku,
aku cukup yakin itu bukan sepenuhnya salahku.
Aku hanya terkunci di sana selama 24 jam. Bukan masalah besar.
Bukan berarti aku akan mati pada saat itu, atau semacamnya.
Jadi, itu bukan masalah besar. Dan aku paham kenapa ayahku bilang begitu.
Dan itu menjadi semakin suram dan menakutkan.
Jadi akhirnya aku mencari jalan pulang sendirian, untuk waktu makan malam.
Dan aku membuatkannya makaroni keju favoritnya!
Aku syok. Aku tidak pernah melihat yang begitu sebelumnya.
Aku mematung. Aku pernah menontonnya di film, tapi...
Kuanggap membanting barang dan melemparnya membuat orang lega.
Maksudku, waktu itu.
Aku baru 10 tahun, jadi aku tahu apa?
Lalu, aku memutuskan untuk kabur dari rumah dengan tabungan $9 hasil dari mencabuti rumput.
Aku mulai menyusuri jalan. Sepanjang hari.
Aku yakin ayahku tidak tahu kalau aku sudah pergi.
Aku pergi pagi-pagi sekali, ya.
Ditambah lagi, aku memakai rok, jadi sebenarnya itu keliru.
Dan aku tumbuh dengan cepat, jadi roknya tampak semakin pendek.
Aku tampak jauh lebih tua dari usiaku sebenarnya.
Sekarang aku hanya memakai celana. Jadi kukira itu membawa kita ke sini,
atau setidaknya sampai awal kehidupan dewasaku.
Maaf...
Astaga.
Maafkan aku.
Kau baik-baik saja?
Ini akan baik-baik saja.
- Aku bersemangat. - Ya, aku juga.
Ingat saja rencananya, oke?
Jadi, dia yang mana?
Satu-satunya yang kutunjukkan lewat Facebook.
- Kau ingat dia? - Benar. Ya. Tidak, tentu saja.
- Baiklah. - Ada yang lupa?
Tidak! Uh...
Baiklah, kau...
- Kau harus membuatku terlihat baik. - Ya!
Tidak, maksudku, seperti... benar-benar baik.
- Lebih baik dari diriku yang sebenarnya. - Tentu saja! Aku ingat caranya.
Oke...
Dan juga, aku tidak dipanggil 'Bob' lagi.
- Tapi, Ayah, kau selalu dipanggil 'Bob'. - Tidak, para wanita lebih suka 'Robert'.
Oh, oke. Tapi mungkin sebaiknya kau jadi diri sendiri saja.
Memangnya itu pernah berhasil?
- Hei, silakan masuk. - Terima kasih.
- Lihat, itu membuatku terlihat sopan. - Benar!
Saatnya beraksi!
Oke. Sekarang, tertawalah seolah aku baru saja melucu.
Aku pesan Chicken Mole Enchiladas dengan keju di sampingnya, ya.
Tentu saja.
Jadi, apakah enchiladas termasuk dalam promo kupon Taco Tuesday?
- Uh, tidak. - Tidak? Benarkah?
Permisi, kita harus hemat, bukan begitu? Aku butuh bantuanmu untuk...
Ayahku biasa dipanggil 'Bob Tukang Kupon'.
Dia sangat hemat. Oh, astaga.
Siapa yang tidak suka pria penghemat, benar?
- Ya. - Oh.
Ngomong-ngomong, anakmu sungguh luar biasa.
Selamat!
- Anakku? - Ya.
Maksud ku, kaupasti sangat bangga dia jadi dokter hewan dan sebagainya.
Dokter hewan?
Ya, seorang dokter, tapi khusus untuk hewan.
Oh, astaga.
Maaf, apa dia tentara? Seperti...
- Dia dokter hewan yang bagaimana? - Aku tidak punya anak.
- Robert! - Huh?
Menurutmu aku punya anak?
Tentu saja tidak. Kau terlalu muda.
Ayah, aku ..
Aku tak pernah mengatakannya, sayang. Dia tidak punya anak.
Oh, tentu saja!
Tidak, kau menyukai yoga. Aku selalu ingin mencobanya.
Kau tahu?
Entah apa yang baru kau minum.
- Ada yang salah? - Ada apa ini?
Dia bicara apa?
Jika boleh jujur, dan jika dia tidak keberatan, dia sedang menjalani pengobatan.
Yang berbeda kali ini.
Kami sedang menjalaninya sebagai keluarga, tapi itu sangat rumit.
Maafkan aku.
Kurasa ada yang tidak beres. Aku sedikit kebingungan.
Tidak apa-apa. Kau akan segera pulih.
- Bob, kau sedang kencan dengan wanita lain? - Tidak!
- Tidak! - Tidak.
Aku ingin membuat janji temu dengan anakku dulu.
Helen! Helen!
Astaga, lihat perbuatanmu!
No comments yet. Be the first to leave one.