The first 199 lines.
Cerita Ini Terinspirasi Oleh Kejadian Sebenarnya.
Pada Tahun 2015 Perusahaan Arkeologi Amerika...
... membeli dokumen militer dari Dinasti Han.
Disebutkan bahwa 2.000 tahun yang lalu pasukan Romawi pergi ke China...
... saat kota kuno "Regum" sedang dibangun.
Komunitas arkeolog yakin kalau dokumen itu palsu,
tapi perusahaan tetap memutuskan melanjutkan penyelidikan.
Kata James, mereka akan mengeluarkan penawaran saham setelah kita menemukan Regum.
Lalu kita bisa bebas menggali di mana pun.
Kau tahu sebagian besar dokumen berisi tentang Jenderal Ho mendirikan Pasukan Pelindung.
Apa hubungannya dia dengan Regum?
Dan kenapa mereka menamakan kota kuno ini "Regum"?
Itu yang akan kita cari tahu.
Christian. Di depan ada lagi perempatan.
Kita ambil jalan yang mana?
Kita bagi jadi tiga kelompok dan masing-masing terus memberi kabar terbaru.
Kita harus bergerak cepat.
Ini nyata.
Ini nyata.
Regum.
Ya.
Memulai pemindaian. / Baik.
Semua sudah siap? / Ya.
Jangan lupa musiknya.
Tunggu, tunggu! / Aku tahu. Tchaikovsky.
Tidak, ini cocoknya dengan musik Mozart.
Adagio. / Mozart? Bagus.
Oke. Aku berubah pikiran.
Opera. / Kau itu sangat plin-plan.
Ini pasti dia. / Ayo kita pindai dia.
48 SM, Jalur Sutra di perbatasan barat China.
36 negara terlibat dalam pertempuran...
... untuk tetap bisa bertahan hidup.
Merunduk.
Negara mana? / Entah.
Pasukan Pelindung Jalur Sutra.
Cepat, siapa?
Yang seragam putih bangsa India Putih.
Pemimpinnya bernama Alisijiang. / Benar.
Yang berseragam hitam bangsa Hun.
Pemimpinnya bernama Tache.
Orang Hun biasanya tinggal di selatan,
kenapa mereka membuat masalah di sini?
Wilayah selatan mengalami kekeringan. Jadi mereka kemari untuk dapatkan lahan.
Oke.
Kalian tahu prosedurnya. Ayo, cepat.
Kesempatan terakhir.
Apa kalian akan mengembalikan makanan kami atau tidak?
Jika kalian India Putih tak mau tunduk,
maka kita selesaikan ini dengan aturan Jalur Sutra.
Biarkan Tuhan yang menentukan siapa yang benar dan yang salah.
Ayo cepat!
Kau sudah kalah. Menyingkirlah.
Dasar biadab!
Pasukan Pelindung Jalur Sutra.
Berhenti bertarung!
Serang mereka!
Kami yang akan menangani ini.
Saudara-saudara, hentikan pertarungan.
Aku mohon pada kalian.
Saudaraku bangsa Hun, aku datang dengan niat damai.
Pasukan Pelindung Jalur Sutra. Apa hubungannya ini dengan kalian?
Moto kami selalu...
... merubah musuh menjadi teman,
dan kedamaian untuk semua ras.
Apa pun yang teman-teman di Jalur Sutra butuhkan,
tanggung jawab kami untuk membantu.
Yang layak yang bertahan adalah satu-satunya kebenaran di Jalur Sutra.
Dengan tanda pengenalmu yang menyedihkan,
kau ingin mengontrol semua 36 bangsa di sini.
Selain itu dia sudah kalah.
Dia bahkan menyebutku biadab.
Sukses tidak tergantung pada berapa banyak pasukan yang kaumiliki,
tapi pada bagaimana kau menentukannya.
Lepaskan tanganmu.
Lepaskan tanganmu!
Nona, maaf itu tidak disengaja.
Gunakan pedangmu. Kita jalankan sesuai aturan.
Pasukan Pelindung kami menjalankan hukum negara kami.
Kami tidak bertarung.
Maju sini. / Aku tidak mau.
Nona.
Nona Bulan Dingin, aku tak bermaksud melepas cadarmu.
Kau menjatuhkannya sendiri.
Aku tahu.
Itu sudah takdir.
Sebenarnya aku ke sini karena..
Minumlah.
Aku sudah siap.
Aku hanya ingin mengembalikan cadarmu.
Aku tidak melihat apa-apa.
Tidak ada yang terjadi di antara kita.
Berhenti tertawa.
Ayo cepat. Sudah lama kita tidak pulang.
Anak-anak, lihat.
Siapa yang datang.
Paman.
Ayo sini.
Duduklah. Cukup untuk semuanya.
Harga komoditi di perbatasan sudah terangkat.
Kuharap Prefektur (Wilayah Administrasi tingkat 2)...
... dapat menyesuaikan upah kawan-kawan kita.
Setiap bulan.
Duapuluh koin. / Empatpuluh koin.
Selama beberapa bulan terakhir, aku memberikan upahku...
... kepada saudara-saudaraku yang terluka.
Aku tahu.
Kau mengurus anak buahmu dengan baik. Kita bisa mengaturnya.
Aku tahu orang-orang menertawakanmu...
... karena menikahi orang bangsa Huns. / Oh, mulai lagi.
Aku menyukaimu karena kita sama.
Kita percaya pada kesetaraan bagi semua ras.
Kau mengajarkan perdamaian antar ras yang berbeda di Jalur Sutra...
... dan aku mengajarkan perdamaian kepada anak-anak dari berbagai suku di sekolah.
Kita pasti akan berhasil.
Kapten. / Yin Po.
Pasukan Pelindung dalam masalah.
Hari ini komandan tentara Prefektur...
... menemukan 4 peti berisi emas di luar perbatasan.
Di dalamnya...
... ada dokumen Custom Clearance (Pemeriksaan Barang).
Siapa yang menandatanganinya.
Pasukan Pelindung.
Kapten.
Letnan, kejahatan apa yang kami lakukan?
Kenapa kau memborgol anak buahku?
Siapa yang memberimu hak memborgol anak buahku?
Pasukan Pelindung di bawah pengawasan Kepala Perfektur.
Jangan bergerak.
Mereka tak ada sangkut pautnya dengan masalah ini.
Aku akan ikut denganmu.
Perintah dari Kepala Perfektur.
Huo An dan semua Pasukan Pelindung ditangkap atas penyelundupan emas.
Kirim mereka semua ke Gerbang Wild Geese besok pagi untuk bekerja membangun kembali kota.
Dasar bajingan.
Mengirim kita semua ke perbatasan,
sehingga mereka bisa menyalahkan kita atas koin emasnya.
Kita harus menyelidiki jajaran kita sendiri. / Bagaimana caranya?
Dengar,
kita semua di pengasingan.
Gerbang Wild merupakan tempat para tahanan menjalani hukumannya.
Sekali kau masuk ke sana, tak bisa keluar lagi.
Kita sudah bekerja, dan ini yang kita terima?
Jangan tanyakan apa yang kita peroleh. Tanyakan apa yang bisa kita lakukan.
Tapi itu tidak adil.
Lalu apa yang akan kaulakukan?
Dengar, saudara-saudaraku.
Aku tahu kalian merasa dikhianati.
Tapi aku yakin ada keadilan di dunia ini.
Kita semua diselamatkan oleh Jendral Huo dari Gerbang Wild Geese.
Kita seharusnya mengambil kesempatan ini untuk menghormatinya.
Penyelundupan emas...
... merupakan kasus yang rumit.
Setelah aku dapatkan bukti dari Ying Po,
aku akan tahu harus berbuat apa.
Jalan terus.
Kalian, terus maju, berikutnya.
Satu, dua...
Kuil Jendral Huo Qubing Dinasti Han
Bunuh mereka.
Kakak!
Adik!
Jendral!
Mundur!
Kau punya keberanian untuk membunuh,
tapi apa kau punya keberanian...
... untuk membantu mereka...
... yang butuh diselamatkan.
Satu, dua...
Lebih tinggi.
Cepat! Selamatkan yang terluka.
Sungguh idiot.
Kapten, kau baik saja? / Aku baik saja.
Bantu mereka.
Ini salah mereka. Hajar mereka! / Hentikan!
Kemari! Mereka berkelahi.
Apa yang kaulakukan?
Hei! Berhenti berkelahi!
Berhenti berkelahi!
Berhenti berkelahi!
Kau siapa?
Pasukan Pelindung Jalur Sutra.
Awas!
Hentikan!
Hentikan!
Kalian, berhenti berkelahi!
Kembali bekerja!
Hentikan sekarang!
Pasukan Pelindung, cepat kemari!
Aku tak peduli dengan Pasukan Pelindungmu.
Ini Gerbang Wild Geese.
Dan aku Komandan di sini.
Semua orang memanggilnya Komandan Geese (angsa).
Jadi kau Huo An?
Kudengar kau jago menggunakan pedang.
Tapi aku ragu kau bisa mengalahkanku.
Huo An. Kaupikir kau ahli bela diri.
Tapi aku bisa mengalahkanmu dalam sepuluh gerakan.
Kurasa lima gerakan saja sudah cukup.
No comments yet. Be the first to leave one.