The first 198 lines.
Anak itu kelak akan menghancurkan sihir klan kita!
Bocah bernama Flat itu...
Sejak awal memang tidak pernah ada!
Kaukah anak bernama Flat Escardos?
Betul!
Apa-apaan wajahmu itu?
Otot-otot wajahmu bergerak dengan urutan yang menyalahi fungsinya.
Itu adalah pola pikir amatir
yang hanya mementingkan hasil dan mengabaikan proses.
Jika itu caramu bertahan hidup,
sebaiknya segera ubah itu!
Aduh!
Maksudku, anak kecil tidak perlu memaksakan senyum palsu seperti itu.
Selera yang sangat khas dirimu, ya.
Benar, 'kan!
Ini sangat cocok untuk misi penyamaran kita!
Ya.
Kalau tujuan kita adalah diskotik
tempat berkumpulnya para koboi, aku mungkin akan setuju.
Rasanya seperti tidak nyata.
Apa benar kita sedang diawasi oleh pasukan khusus?
Lagi pula, Pemerintah Amerika
bekerja sama dengan Magus untuk rencana jahat...
Seperti film fantasi saja.
Ya, aku juga terkejut.
Namun, sekarang semuanya menjadi masuk akal.
Sepertinya kau terlihat senang.
Benarkah aku terlihat senang?
Apa kita tidak perlu memberi tahu mereka
bahwa ada Dead Apostle di rumah sakit itu?
Aku ingin menyimpan kartu itu untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu.
Begitukah?
Menurutku, mereka adalah orang baik.
Namun, beginilah caraku menjalani hidup selama ini.
Baik dirimu
maupun gadis pembunuh itu, kalian berdua sama-sama merepotkan.
Hanya lima orang yang datang?
Bagaimana rasanya bertarung melawan monster yang sebenarnya
dan merasa seolah nyawamu hampir melayang?
I-itu...
Lagi pula, mengapa kau sampai bersusah payah bertarung begini?
Apa untungnya berdiri di garis terdepan peperangan,
di mana nyawa seseorang
bisa melayang kapan pun tanpa ada yang tahu?
Aku...
Kami adalah polisi!
Di tengah situasi di mana nyawa bisa melayang kapan saja,
tugas kami adalah menyelamatkan sebanyak mungkin orang.
Itu cuma omong kosong belaka.
Apa kau bisa makan dengan prinsip seperti itu?
Aku tahu kau telah membangun sebuah rumah mewah dari hasil kerja.
Berani sekali kau bicara begitu.
Jadi, kau menganggap karya-karyaku hanyalah 'omong kosong'?
Tepat seperti katamu!
Tokoh utama yang mengumbar omong kosong
dan mampu mewujudkannya sampai akhir itu
biasanya sangat laku di pasaran.
Itu karena ada siasat khusus di dalamnya.
Nanti akan kujelaskan semuanya padamu.
Tapi, aku...
John Wingard, 28 tahun.
Putra kedua dari keluarga Magus.
Memutuskan menjadi polisi
setelah ibunya tewas dalam terorisme pesawat.
Katanya, kau tidak ingin ada lagi orang
yang merasakan kesedihan yang sama seperti dirimu.
Bukan begitu.
Aku hanya ingin membalas dendam...
Akan kuanggap itu sebagai omong kosong yang mulia,
dan jika kau sebut itu balas dendam, maka itu saja sudah cukup.
Sejak awal, aku tidak pernah tertarik pada teater ataupun novel.
Aku sudah muak dengan tragedi membosankan yang itu-itu saja.
Namun,
suatu hari, tragedi Hamlet yang kusaksikan terasa sangat berbeda.
Aku begitu terpukau.
Itulah salah satu titik awal bagiku.
Akan tetapi, masalahnya begini.
Hamlet yang kusaksikan itu
adalah karya yang sudah dirombak habis-habisan oleh Tuan Ducis,
dan ditulis ulang berdasarkan interpretasinya sendiri.
Saat aku membaca naskah asli karya Shakespeare di kemudian hari,
aku benar-benar terperangah.
Jika dibandingkan dengan aslinya,
apa yang kusaksikan hanyalah sebuah 'tiruan' Hamlet belaka.
Namun, yang mengubah hidupku
justru adalah 'tiruan' itu.
Hal ini tidak akan kubiarkan siapa pun menyangkalnya.
Meski itu barang palsu atau apa pun sebutannya,
kenyataannya adalah ada gairah yang sungguh nyata tertanam di dalamnya.
Noble Phantasm yang kubuat memang palsu,
tapi gairah yang dimiliki bos kalian itu nyata.
Jika kau terus memercayainya hingga akhir,
maka legenda yang 'hanya sekadar asli' itu pun
pasti bisa kau jungkirbalikkan berkali-kali.
(Temuan memar tak wajar pada warga sekitar pabrik)
Masuklah.
Pak, ada hal mendesak yang ingin saya sampaikan.
Lepaskan aku!
Aku tidak bersalah!
Tenangkan dirimu!
Kita berhasil, Jack!
Mungkinkah dia berniat menyusup?
Ada laporan bahwa saat penemuan di taman,
seorang petugas polisi dan wanita bergaun muncul
secara tiba-tiba, lalu menghilang begitu saja.
Benar.
Kemungkinan besar itu adalah kemampuan dari seorang Roh Pahlawan.
Sepengetahuanku, dia seharusnya sedang libur hari ini.
Saya akan segera panggil dan kumpulkan anggota
Clan Calatin yang berada di sekitar sini!
Ya, dan...
Kau siapa?
Bukankah seharusnya ini adalah perjanjian gencatan senjata?
Aku tidak memercayaimu.
Di mana letak keyakinanmu?
Aku tidak memercayai apa pun.
Tidak majikanku,
tidak sihir,
bahkan tidak pula diriku sendiri.
Apakah tidak ada Tuhan tempatmu memanjatkan doa?
Aku masih belum mengenal apa yang disebut dengan anugerah Tuhan.
Aku dibesarkan oleh orang-orang yang menyeret janin keluar
dari rahim ibunya untuk dijadikan bahan eksperimen.
Mereka melakukannya hanya demi menciptakanku
menjadi pengguna sihir pembunuh.
Mereka bilang, sosok yang mengendalikan negara itulah Tuhan.
Namun, mereka semua telah binasa.
Karena itulah, aku tidak begitu mengerti
apa sebenarnya yang dimaksud dengan Tuhan.
Begitu, ya.
Maaf. Aku telah membuatmu teringat kembali dengan hal yang menyedihkan.
Kau berbeda dengan para Magus yang lainnya.
Tatapanmu menunjukkan bahwa kau tidak memercayai apa pun.
Itu hanya karena kau belum menemukan sesuatu
yang layak untuk kau yakini.
Saat ini, aku pun tidak memiliki hak untuk membicarakan perihal iman.
Namun,
aku berharap agar sesuatu yang kelak lahir di dalam dirimu itu
setidaknya adalah sebuah kebaikan.
Aku terkejut, lho!
Sepertinya kau punya bakat alami untuk memikat hati orang.
Ada apa?
Jangan-jangan kau jatuh cinta pada pandangan pertama?
Bukan begitu...
Hanya saja, selain 'permintaan paksa' dari Francesca,
ini pertama kalinya aku menerima permintaan tulus dari seseorang.
Apa maksud Anda dengan ini?
Bolehkah saya menganggap tindakan ini sebagai
salah satu bentuk pelecehan kekuasaan?
Kau benar-benar mengucapkan hal yang
kemungkinan besar akan dikatakan oleh Vera.
Apa Anda masih mencurigai saya?
Vera yang asli saat ini sedang menuju ke ruang pengawas.
Baru saja terbaca.
Ada cip IC di lehernya.
Sesuatu yang serumit itu tidak bisa disalin dalam sekejap.
Ternyata karena mesin, ya?
Pantas saja aku tidak bisa membedakannya.
Mulai Intervensi (Playball).
Dia berhasil menjinakkan binatang buas itu?
Kekacauan Berakhir .
Apa kau telah meretas sistem kantor polisi ini?
Tolong hentikan posisi siap menyerang,
Pak Kepala Polisi Orlando Reeve.
Saat ini, empat puluh persen
dari populasi di dalam kantor polisi ini adalah diriku.
Sepertinya, kini, kendalinya ada di tanganmu.
Akhirnya, kau paham juga, ya?
Memamerkan sebagian kekuatan untuk
mendapatkan keuntungan dalam negosiasi...
Itu benar-benar gaya kerja mafia.
Tidak.
Karena semua penghalang terhubung denganmu,
aku hanya berniat memintamu untuk memeriksa situasinya...
Tak disangkan kalau tindakanku itu akan ketahuan.
Maafkan aku karena sudah mengejutkanmu.
Kau Magus yang luar biasa...
Lalu, apa keperluanmu?
Jangan katakan kalau kau ingin mengajak kami bekerja sama?
Kami datang untuk membuat laporan pengaduan!
Ya, mengenai kebakaran di distrik pabrik, ya?
Tidak apa-apa. Sejauh ini tidak ada korban luka yang dibawa ke sini.
Apa? Tsubaki?
Terima kasih banyak atas bantuannya.
Anda juga harus menjaga kesehatan.
Kalau begitu, saya permisi.
Informasinya telah dikonfirmasi.
Benar seperti yang dikatakan Escardos,
tampaknya Mantra Perintah telah muncul pada diri Tsubaki Kuruoka.
Jadi, kau bermaksud mengatakan bahwa Roh Pahlawan miliknya
adalah sumber kutukan yang saat ini tengah menyerang Snowfield?
Ya!
Namun, selama identitas asli Roh Pahlawan itu belum diketahui,
kita tidak bisa bertindak gegabah.
Terlebih lagi, lokasi keberadaannya sangat berisiko.
Saya akan mengevakuasi seluruh orang di dalam rumah sakit
dengan dalih terjadinya kecelakaan.
Maaf...
No comments yet. Be the first to leave one.