Season 1

Release info

[Crunchyroll] Oh Boy, Was I Wrong About Her - 06
Oh Boy Was I Wrong About Her S01E06 CR WEB-DL Indonesian ID
A Commentary by Crunchyroll
Official Crunchyroll subtitles · Oh Boy, Was I Wrong About Her S01E06 WEB-DL · Indonesian · ripped 2026-08-10

Tags

webdl
anime
Published on: 2026-08-10
Downloads: 0
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Nikaido Haruki sudah punya pacar.

Permisi.

Apa Nikaido-san ada?

Tuh kan, baru aja dibilang...

Dia itu...

Iya, ada apa?

Kaido Kazuki...

Ada rumor yang ramai di kalangan anak-anak cewek.

Katanya, Kaido-san tertarik dengan Nikaido-san.

Apa aku perlu ikut juga?

Boleh, terima kasih.

Tunggu!

Apa...

Kirishima-kun?

Kamu...

Kalian mau pergi buat urus kegiatan klub, kan?

Soalnya aku... juga ada klub yang mau aku ikuti.

Jadi kupikir sekalian aja.

Mau pergi bareng?

ADA APA DENGAN PENYAMARANNYA?

Enggak masalah, kan, Kaido-kun?

Iya. Aku sih enggak apa-apa.

Tumben ada yang gabung klub di saat-saat begini.

Aku murid pindahan.

Begitu. Kamu pindahan.

Kamu mau ikut klub apa?

Klubku terbuka buat kamu.

Klub Berkebun.

Kamu dari klub sepak bola, kan?

Apa serunya main sepak bola?

Apa, ya...

Beratnya nilai satu poin, tingginya tingkat kebebasan,

dan tentunya rasa kebersamaan satu tim.

Aku enggak bisa sebutin satu-satu.

Mau berkebun atau bertani, keduanya sama saja.

Setiap hari menyiram, memangkas,

memberi pupuk, membersihkan gulma dan hama,

semuanya perlu waktu dan tenaga.

Tapi,

setelah dirawat, sayuran akan memberi hasil yang sepadan,

masing-masing punya ciri khasnya sendiri,

dan kalau ada buah yang bentuknya aneh, rasanya hoki banget.

Nih, coba kamu lihat!

Main tanah itu seru banget, lo!

Aduh...

Kirishima-kun demen banget berkebun, ya.

Menurutku, punya hal yang bisa bikin kamu antusias itu

bagus banget, lo!

Itu kan, sudah biasa buatku...

Aduh,

jangan tepuk punggungku, sakit tahu!

Lanjut ke yang tadi.

Iya.

RUANG OSIS

Aku enggak tahu.

Apa gadis yang barusan itu Nikaido Haruki yang asli?

Tahu, deh.

Bukannya masalah kalau penyamarannya terbongkar...

Aku Kaido Kazuki.

Kamu?

Hah?

Namamu.

Kirishima Hayato.

Salam kenal, Kirishima-kun.

Ya.

Wih, kerja bagus!

Apaan, sih?

Kamu udah cegah si cecan diterkam sama si cogan!

Kamu sungguh penyelamat!

Bodoh.

Kirishima-kun, kamu punya foto lain kayak tadi, enggak?

Kaido?

Punya sih, tapi...

Enggak apa-apa, tunjukin aja.

Kirishima, ngomong-ngomong, kamu punya foto cewek miko, kan?

Mori, diam!

Tapi emang punya, sih.

Wah, bagus tuh, Miko-san.

Oh iya, aku harus pergi.

Ah, anu...

Halo, Mitake-san.

Kirishi...

Oh, Nikaido-san! A... Ada apa?

I... Itu...

Aku cuma penasaran kamu lagi ngapain.

Me... Memangkas dan mencabut rumput...

Iya juga, ya.

Anak ini gemes banget.

Beda jauh sama aku.

Jangan-jangan, alasan Hayato gabung di klub ini...

- Tahu, ah! - Ni... Nikaido-san?

Maaf, ya.

Tadi itu, aku lagi agak resek.

Aku?

Anu...

Apa ada masalah?

Masalah, ya? Akhir-akhir ini ada, sih.

Begitu, ya...

Be... Berkebun!

Ayo kita berkebun!

Berkebun itu bagus, lo!

Bisa menenangkan pikiranmu.

Ini, silakan!

Enggak, tunggu!

Mari kita potong dahan-dahan yang tak perlu di sini dan sana.

Semua bunga sekaligus!

Ka... Kalau begitu...

Baiklah.

Dipikir-pikir, kalau bunga ini berubah jadi sayuran aneh juga, ya.

Iya, menurutku itu menakjubkan.

Oh iya, saat panen nanti...

Tolong datang, ya.

Nikaido-san?

Aku, itu...

Kamu membuatku senang.

Beberapa waktu lalu, ada kejadian yang cukup mengejutkan.

Aku sedih sekali sampai menangis,

tapi perutku jadi lapar.

Entah kenapa terasa aneh,

sayuran benar-benar matang setelah berbunga,

dan dari situ barulah buahnya terbentuk.

Awalnya memang hanya karena ingin tahu.

Mitake-san?

Setelah dicoba, ternyata merawatnya lebih sulit dari yang dikira,

tapi itu juga jauh lebih menyenangkan.

Tadi aku bicara apa, ya?

Oh iya, bisa melakukan apa yang kusukai sudah menyelamatkanku!

Hei, aku boleh ke sini lagi, enggak?

Boleh, dengan senang hati!

SMP

Aku enggak suka tomat.

Kakak pasti lagi balas dendam.

Kemarin lalu dia buat masakan barat

tapi aku ledek karena tampilannya jelek.

Tunggu,

bento ini jangan-jangan bikinan kakakmu?

Keren, dong.

Yah, meski dibilang dia bisa masak,

tapi yang dia buat cuma makanan pendamping minum, lo.

Lagian dia kasar tiap kali bangunin aku,

bahkan bersihin kamarku tanpa ijin.

Apa?

Enggak cuma pandai masak dan bikinin bekal buat kamu,

dia juga beresin kamarmu dan merawatmu?

Kirishima-san, ceritakan lebih detail soal kakakmu, dong!

Dia enggak sebaik itu, kok.

Tingkahnya sok hebat karena selangkah lebih maju.

Ih, jangan ngomong kayak gitu.

Lain kali ajak kami main bareng, ya.

Karaoke atau apa saja boleh.

Kakakku...

Eh, karaoke?

Karaoke itu, bukan nyanyi di ruang meeting atau di bus, tapi tempat karaoke?

Iya, mau ke tempat karaoke pulang nanti?

Oke, aku yang traktir Hime-chan, ya!

Traktir? Hore!

Semuanya enak...

Sebelum karaoke lagi, aku harus ajak Kakak dan Haru-chan buat latihan!

Hi... Hime-chan?

Haru-chan!

Ah, anak ini! Teman kecilnya Nikaido-san!

Hei, biasanya kamu ngapain aja bareng Nikaido-san?

Soal itu, gimana ya...

Duh, Hime-chan jadi takut, tuh!

Jangan berlebihan, ya!

Hime-chan barusan pindah kemari, jadi dia masih asing dengan banyak hal.

Tolong jangan menekannya, ya.

Maaf, mungkin aku terlalu bersemangat.

Anu... Aku juga agak kaget tadi...

Enggak masalah, kok!

Iya, Hime-chan juga hebat.

Anak pintar.

Ih, Haru-chan! Sudah, dong!

Aku bukan anak kecil, tahu!

Dari Kakak.

Aku beli susu, yogurt, dan kecap asin...

Jadi bawaannya agak berat...

Aku juga bawakan setengahnya.

Maka dari itu,

sampai besok, semuanya.

Dadah!

Baru kali ini aku lihat Nikaido-san begitu.

Terus, kamu dengar enggak?

Dia tadi bilang "Kakak", iya kan?

Apalagi, Nikaido-san ke rumahnya barengan...

Tunggu dulu,

Nikaido-san jadi kelihatan lembut begitu...

Haru-chan di sekolah memang seperti itu, ya?

Kamu sering main sama mereka?

Enggak terlalu, hari ini kebetulan.

Kelihatan aneh, ya...

Bukan aneh, sih, tapi rasanya lain?

Kalau dipikir-pikir, waktu kita ketemu di konbini, apa memang begitu, ya?

Iya, aku biasanya seperti itu kalau di luar.

Begitu, ya...

Ya sudah, penampilan Haru-chan yang seperti biasa itu kita rahasiakan ya.

Rahasia...

Iya, benar, ini rahasia.

Yah, tapi untungnya yang kutemui di sana bukan Kakak, tapi Haru-chan.

Kenapa?

More Indonesian subtitles for Oh Boy, Was I Wrong About Her

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left