200 rreshtat e parë.
"Kim So Hyun"
"Hwang Min Hyun"
"Yun Ji On"
"Seo Ji Hun"
"Lee Si Woo"
"My Lovely Liar"
"Semua orang, organisasi, lokasi, dan kejadian"
"Dalam drama ini hanyalah fiksi"
"Para wali aktor cilik hadir saat syuting"
"Kafe Tarot Luni"
Karena kekuatan sialan ini,
aku menjauh dari keluargaku dan bahkan tidak bisa mengencani pria.
Kekuatan apa yang kamu miliki?
Aku
bisa mendeteksi
kebohongan.
Saat orang bicara,
aku bisa tahu mereka berbohong atau jujur.
Aku terdengar gila, bukan?
Aku hanya bisa membuktikannya jika kamu berbohong kepadaku.
Namun, kamu tidak pernah berbohong.
Itu sebabnya aku menyukaimu.
"Episode Tujuh"
Seharusnya kamu melawan.
Membiarkan dia memukulmu seperti itu membuatmu seperti penipu sungguhan.
Kamu tahu apa?
Jika aku bilang begitu, itu benar.
Tidak, jangan.
Bukan dia. Dia bukan pelakunya.
Hubungan kita tidak akan berhasil.
Karena kekuatan sialan ini,
aku menjauh dari keluargaku dan bahkan tidak bisa mengencani pria.
Hujannya deras sekarang. Di mana kamu?
Kamu punya payung?
Kenapa aku melakukan itu?
Kenapa aku memberitahunya?
Sial.
Astaga! Ayolah!
Ya. Jangan bekerja hari ini. Sampai jumpa besok.
Apa?
Semua baik-baik saja, bukan?
Ya.
Kamu mengakui kesalahanmu?
Kamu mengakui kesalahanmu?
Bukankah sudah ibu bilang teman sekelasmu akan membencimu
jika kamu bilang bisa mendengar kebohongan mereka?
Gadis itu
mengejekku lebih dahulu karena kita miskin.
Dia bilang ayahnya membelikannya pakaian dan boneka
di Amerika. Dia membual kepadaku soal itu.
Namun, dia berbohong selama ini!
Ya. Gadis itu tampak jahat.
Gadis jelek itu.
Masalahnya,
orang bisa dengan mudah menebak bahwa kita miskin.
Namun, dia merahasiakan
tidak punya ayah agar tidak ada yang tahu.
Dia tidak mau ada yang tahu, tapi kamu memberi tahu semua orang.
Tidak akan ada yang menyukaimu.
Jadi, jangan beri tahu siapa pun kamu bisa mendengar kebohongan.
Siapa pun yang tahu itu
tidak bisa berteman denganmu.
Mereka akan meninggalkanmu.
Apa tidurmu nyenyak semalam?
Apa?
Kamar di dalam harus dibersihkan dahulu, bukan?
Apa?
Jika perlu bicara denganku, lakukan saja sekarang.
Bicara soal apa?
Haruskah ada yang ingin kukatakan?
Semalam...
Kamu pasti punya banyak pertanyaan untukku.
Tentang bagaimana kamu bisa mendengar kebohongan orang?
Ya.
Lalu kenapa?
Apa maksudmu?
Kamu tidak takut kepadaku?
Atau kamu tidak memercayaiku?
Aku memang merasa kamu bisa mendengarnya.
Ada hal-hal tentangmu yang membuatku kagum.
Dan semuanya masuk akal setelah mengetahui kekuatanmu.
Lalu kenapa?
Jika bisa mendengar kebohongan, kamu bisa.
Kamu tidak terganggu
dengan aku berpura-pura menjadi dukun?
Bukankah kamu membayar pajak?
Apa itu ilegal?
Kamu tahu bukan itu maksudku.
Di mana sapunya?
Bisa ambilkan sapu?
Siapa kamu?
Nona Pemburu!
Hei, diamlah.
Lepaskan dia.
Lantainya sangat berantakan.
Setelah melihat itu, kupikir kami dirampok.
Jadi, dia tinggal di sebelahmu.
Bagaimana dia bisa berakhir di ruang rahasia?
Jangan khawatir. Aku bisa memercayainya.
Omong-omong, apa Kassandra tidak memberitahumu
kita libur hari ini?
Dia tidak menghubungiku.
Begitu rupanya. Aku sibuk menonton ini.
Maksudku, aku suka lagunya. Namun, ini terlalu lama.
Apa ini 5 menit 40 detik? - 5 menit 43 detik.
Kamu juga penggemar Syaon.
Kamu lebih tua dariku, bukan? Berapa usiamu?
Usiaku 29 tahun. - Kamu 29 tahun.
Usiaku 25 tahun.
Boleh aku bicara santai denganmu?
Siapa namamu?
Hei, sudah cukup. - Aku Pengawal Syaon.
Aku penulis lagu Syaon.
Penulis lagu Syaon?
Julukannya juga langka.
Karena julukanmu Penulis Lagu Syaon,
kamu Kim Do Ha.
Aku akan memanggilmu Do Ha.
Aku Baek Chi Hoon.
Senang bertemu denganmu.
Senang bertemu denganmu.
Astaga. Kukumu rusak. Apa yang terjadi?
Ini belum sepekan.
Astaga. Aku tahu.
Seharusnya aku tidak jahat.
"Maafkan aku"
Sial.
Kenapa aku minta maaf?
Kamu mau aksesori di kukumu?
Kami punya promosi untuk itu. Diskonnya sepuluh dolar.
Kalau begitu, tentu saja.
Tunggu.
Kamu tahu? Bisa periksa kartunya dahulu
untuk layanan yang kupakai sekarang?
Mungkin kartuku tidak diterima.
Ya. Kartunya bisa dipakai.
Aku lega sekali.
Baiklah! Pakaikan aksesori di kukuku.
Berikan yang paling cantik dan besar.
Mau bertemu di pertemuan klub penggemar berikutnya?
Baiklah. - Kalau begitu, aku permisi.
Baiklah. - Sampai jumpa.
Impiannya adalah menjadi pengawal Syaon.
Entah bagaimana, akhirnya dia bekerja untukku.
Apa ini pekerjaan berbahaya?
Sampai kamu butuh pengawal?
Dia biasanya mengemudi untukku.
Aku juga bisa mengemudi.
Beri tahu aku jika kamu butuh bantuan.
Membersihkan tempat ini adalah kerja keras.
Aku akan mentraktirmu makanan enak.
Kamu membantuku. Aku yang seharusnya mentraktir.
Ayo.
Selalu ada antrean di toko roti itu.
Apa rotinya selezat itu?
Di samping kafemu. Kamu tidak pernah makan roti dari sana?
Tidak, karena itu di samping kafeku.
Jika aku pergi ke toko rotinya dan berteman dengannya,
itu mungkin akan memperumit keadaan nanti.
Lantas, kenapa kamu tidak coba hari ini? itu enak sekali.
Apa? Tunggu.
Itu...
Bukan begitu. Ayo pergi saja.
Apa? - Astaga.
Apa? Astaga.
Kalian berdua sering bersama belakangan ini.
Ya. - Apa kalian berdua berkencan?
Tidak.
Kami hanya tetangga.
Kukira kamu tidak suka punya tetangga.
Kamu hanya pemilih soal orang.
Hei.
Ya.
Bisakah kamu maju?
Kenapa antrean ini bergerak cepat sekali? Astaga.
Kita juga harus maju. - Baiklah.
Penantiannya sepadan.
Ayo beli itu. - Yang ini.
Ada alasan orang mengantre. - Aku lebih suka yang ini.
Apa yang enak di sini?
Croissant itu juga enak.
Ini favoritku.
Aku suka yang ini. Financier. - Totalnya adalah...
Begitu rupanya. - Terima kasih. Selamat menikmati.
Terima kasih. - Tentu.
Selamat datang.
Aku membelinya kemarin. Boleh aku minta pengembalian uang?
Maafkan aku.
Kami tidak bisa mengembalikan roti yang kamu beli kemarin.
Aku tidak mau membuat keributan. Tolong kembalikan sekarang.
Bentuknya juga bagus. Kenapa kamu ingin pengembalian uang?
Aku tahu ada serangga di rotimu!
Aku melihat semuanya.
Apa? - Serangga?
Serangga? - Apa?
Ada serangga? - Dia bilang ada serangga.
Serangga?
Di dalam roti?
Ayolah. Kamu menaruh adonan di oven untuk memanggangnya.
Kalau begitu, kecoaknya juga pasti terpanggang.
No comments yet. Be the first to leave one.