King of the Hill

King of the Hill

Shkarko Titrat Indonesian

Informacioni i lëshimit

kingofthehill 1993 720pbluray ozlem
Një Komentar nga Sukroco
Bum...Bap...Badabap..Bum. Oeeee!!!!!! Imma SupaHotRawit Im not a rapper. Kojoy!

Etiketat

BluRay
720p
720
Publikuar më: 2018-07-25
Shkarkime: 58
Dëgjim i Dëmtuar: No

Pamje paraprake e titrave në Indonesian

200 rreshtat e parë.

Enam tahun lalu...

pada pagi hari tanggal Mei 20, 1927...

saat aku terlelap telepon di sebelahku berdering.

Aku melihat jam. Sudah hampir pukul 5:00.

Aku tahu pasti, satu-satunya orang di dunia...

yang mau menelponku jam segitu.

Lalu kuangkat teleponnya, dan aku benar.

"Halo!" Kataku. Dan ada suara bising terdengar.

"Aaron, ini Charles Lindbergh." "Maaf atas suara bisingnya."

"Aku menelpon dari Roosevelt Field, Long Island dan kami sedang tes mesin."

"Tidak apa, Slim," kataku. "Apa ada yang bisa kubantu?"

"Sepertinya...", dia bilang...

"Ingat perjalanan udara melintasi Atlantik yang pernah kuceritakan?"

Kukatakan kalau aku ingat. Dia cerita sudah...

bulan lalu dan ingin aku janji agar merahasiakannya.

"Jadi begini keadaannya," kata Slim. "Nyatanya, aku akan terbang...

beberapa jam lagi... sekitar pukul 10 sampai 8:00... dan aku ingin kau mengantarkan makanan."

"Makanan?" Aku bertanya. "Ya!" jawab dia.

"Antisipasiku penerbangannya memakan waktu 34 jam...

dan aku ingin pendapatmu, makanan apa yang tepat."

"Sepertinya..." kataku, "kau tidak akan salah kalau membawa roti lapis keju...

tidak lupa dengan saus mustard."

Dia tertawa.

"Aku tahu kau dapat diandalkan, Aaron. Akan kuhubungi sesampainya di Paris."

"Semoga berhasil", kubilang dan kututup teleponnya.

Seperti orang biasanya, aku mendengarkan radio...

mendengar berita tentang penerbangannya...

aku tidak mengkhawatirkan keselamatannya, karena aku tahu dia...

menyiapkan pelampung istimewa di belakang kursi pilotnya saat darurat.

Tetapi St. Louis menyertai hingga dia mendarat di Paris...

33 1/2 jam setelah lepas landas...

Aku berteriak keras keluar jendela.

Dua hari kemudian aku menerima telegramnya.

Ia mengatakan, "Maaf, karena mengganggu tidurmu...

tapi akhirnya, senang bisa mendengar suaramu."

Kuterima dari kawan baikmu Chaz...

keju pilihan yang kukunyah."

Selesai.

Terima kasih, Aaron.

Itu sungguh... kreatif.

Ibuku adalah pengawal terhormat di pernikahan Charles Lindbergh.

Yang benar?

Laporan terakhir hari ini akan dibacakan oleh Billy Thompson.

Pahlawan Amerika yang dia pilih adalah John D. Rockefeller.

Aku memilih John D. Rockefeller sebagai pahlawan Amerika...

karena, bukan saja karena dia orang terkaya di dunia...

dia tidak pernah lupa awalnya yang biasa saja.

Oleh karena itu dia banyak memberi sumbangan...

dan telapak tangan di bawah kepada orang yang tidak mampu...

yang dia temui di jalanan.

- Halo, Aaron. - Hai, Pak Sandoz.

Sullivan!

Setiap hari, ada saja.

Tidak heran kau tertangkap.

Mencuri cemilan bocah!

Kubilang ribuan kali, ambil makanan dari anak gendut saja...

jangan ambil cemilan bocah.

Bocah pasti tidak memakan makan siangnya, tapi hanya memakan cemilannya.

- Aku tahu. - Kau diseret ke Pak Stillwater?

Iya.

Kau tidak beri tahu kita tinggal di mana, 'kan?

Tidak. Dia menaruh telapak tangannya di belakang leherku seperti burung bangkai.

- Aku tidak bisa bicara. - Bagus.

Hei, lihat.

- Burns si Pantat Besar. - Buru! Jangan di jalanan!

Hei, hei, hei, berhenti di tempat.

Kau, buruan! Jalan! Jangan lama!

Hei, nyonya, jangan di jalan.

Buru, kawan. Buruan! Iya, iya, iya, bagus begitu.

Kapan kau mengajariku main gundu?

Sudah kubilang. Hal penting tidak bisa diajarkan, oke?

Kau harus belajar. Siapa yang tahu semua hal penting?

- Ayah. - Lester. Siapa yang mengajari? Tidak ada.

- Tapi aku ingin sejago kau. - Dengar.

Pilih dua.

Jangan yang itu.

Jangan yang itu.

Yang jelas, jangan yang itu.

Lalu mana yang boleh?

Ini.

- Mulailah latihan. - Tapi punyamu bagus-bagus.

- Terus kenapa? Mau diambil lagi? - Tidak.

Jangan merengek.

Ayo.

- Hei. - Hei.

Mengantar ayahmu ke atas, tadi. Dia membaca surat.

Apa surat resmi?

Dia menunggu surat dari perusahaan jam. Akan dapat uang banyak kalau ya.

Bagaimana aku tahu suratnya dari siapa?

Tulisannya di ketik atau tulisan tangan?

- Tulisan Tangan. - Berarti tidak penting, kalau begitu.

- Hei, berhenti! - Biar aku ambil barangku...

Hei, kau menginjak yang berwarna hitam.

Ssstt... Diam! Dengarkan!

- Apa? - Sini.

Aku hanya ingin catku. Cat air dan beberapa kuasku.

Aku hanya mengerjakan yang pak Desot perintahkan.

Tapi, aku...

Bagaimana aku bisa membayar sewaku...

kalau aku tidak boleh memakai peralatanku?

- Itu masalahmu, 'kan? - Jadi berapa yang kau inginkan...

supaya aku bisa masuk, lima detik saja?

Lebih dari yang kau punya.

Aw! Aah!

Ma, kami baru saja...

Apa ada yang meninggal?

Tidak ada yang meninggal.

Ada apa, kalau begitu?

Ibumu dan aku sudah membuat keputusan.

- Kau yang membuat. - Kau sudah setuju!

Aku setuju karena tidak ada pilihan.

Intinya tidaklah sama.

Beritahu, Eric.

Sullivan akan pergi jauh sementara.

Apa?

Paman Nathan mengirim surat mau merawat dia...

sampai kami mapan kembali.

Dengan begitu, kita hemat satu dollar seminggu.

Aku bisa mencari satu dollar dalam seminggu, Yah.

Oh, kamu bisa mendapatkan segitu, ha? Dia mau naik kelas sembilan.

- Dia sekarang makannya banyak! - Eric.

Dia masih kecil!

Kau bisa mengirimku.

Kami mengirim dia, dan sudah keputusan!

Apa maksudmu berteriak seperti kebakaran di dalam kamar hotel?

Tidak bisa diganggu gugat lagi, pak!

Kami melihat Sandoz dikunci dari luar kamarnya.

Lantai tiga?

Kau bilang tidak akan kejadian di lantai tiga...

Aku sudah cukup bersahabat dengan Desot. Jangan kau khawatir.

Bagaimana mungkin, aku harus membayar dua kali lipat kamarku?

Tiga kali lipat, kalau jendelanya dihitung.

Desot tahu, Sid Gutman akan memberikan jam Hamilton untuk dijual.

Dia tahu aku akan segera bekerja untuk WPA.

Kalau itu terjadi...

Akan kuhubungi kawan lamaku Donald Miller...

lalu kita pindah ke Apartemen Carleton Court, di mana kita seharusnya.

Boleh aku bawa Skippy?

"Boleh aku bawa...?" Tidak, kau tidak boleh bawa Skippy naik bus.

- Dia naik bus? - Iya, dia naik bus!

Kenapa tidak kau antar?

Bagaimana aku bisa antar kalau Repleviners menunggu...

untuk mengambil mobilku kapanmu dia melihat?

Lalu dari mana aku dapat uang untuk membeli bensin?

Aku saja tidak mampu untuk mengobati gigi ibumu. Oke?

Dia akan aman-aman saja di bus. Dia sudah besar, benar?

Ha? Kau lihat?

- Tunggu. - Mau ke mana kamu?

Aku ingin meninggalkan catatan untuk Lester.

Apa akan dihukum kalau mengetuk pintu?

- Dia bilang hal itu mengganggu ibunya. - Apa dia sakit?

- Aku belum pernah melihatnya. - Jelas dia sakit.

Dia sakit punggung, karena harus membungkuk setiap mengambil surat. Ayo.

Iritasi membran hidung...

mengeluarkan ingus, nyeri pada saat bernapas...

...membuatmu napas lega.

Jadilah anak yang baik.

Sullivan, sampai jumpa lagi, jagoan, ha?

Sana, Sull.

Aku tidak mau pergi!

Jangan khawatir, oke? Aku akan mencari uang lalu memulangkanmu.

- Bagaimana? - Aku belum begitu tahu.

Tapi aku tahu Lester pasti punya ide.

jangan khawatirkan Skippy juga. Akan kurawat dia.

Sampai jumpa.

Baiklah, coba lagi.

Benar atau salah?

Walter Eamons dibawa ke rumah sakit karena mengorek pusarnya...

sampai infeksi, lalu dioperasi.

Sudah jelas salah.

Benar! Dia tidak sekolah selama 3 minggu.

Baiklah, sekali lagi.

Benar atau salah?

Tadi pulang sekolah...

Aku menyusup ke Sportsman Park lewat kursi penonton sebelah kiri.

aku berhasil lompati pembatas ke kamar mandi...

lalu melihat Pepper Martin lari dari base ketiga.

Dia melihatku, lalu melemparkanku selembar permen karet Wrigley.

- Benar. - Salah.

Kena.

Jadi, masalahnya dengan permainan ini adalah...

aku menerima begitu saja kata-katamu walaupun salah atau benar.

- Itu benar. - Hmm.

Malam.

Dengar, kau bilang kau mau main, kalau begitu main.

- Kau tidak akan pergi sampai main. - Tidak adil.

Dengar, taruh gundumu di tanah atau lihat saja.

- Tapi aku tidak ada waktu debat dengan kalian! - Kau tidak apa, Billy?

Enyahlah, bocil.

Banci ini bilang mau taruh 10 gundu. Sekarang malah ngales.

- Karena kelereng mereka jelek semua. - Sama seperti orang tuamu.

Asal kalian tahu. Kami main pasangan, kami lawan kalian.

Aku taruh 5 lalu Billy taruh 5 melawan kalian 10.

- Jadi. - Taruhanmu.

Baik. Satu, dua, tiga, jatuhkan.

Kami biarkan kalian duluan.

- Silakan sentil duluan, Billy. - Oke.

- Jangan lewati garisnya. - Hmm.

- Sial! - Bagaimana bisa kau meleset?

Permisi.

Komentet

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left