200 rreshtat e parë.
Meski film ini terinspirasi dari kisah nyata di Tokyo,
detail dan tokoh dalam film ini adalah fiktif belaka.
NOBODY KNOWS.
Halo.
Kami baru pindah ke no. 203. Kami keluarga Fukushima.
Aku ingin menemui pemilik kos.
Ini buah tangan kecil.
Terima kasih atas repotnya.
Senang berkenalan dengan Anda.
Um, suamiku sedang di luar negeri,
jadi kami hanya berdua. Mohon bantuannya ya.
Oh, begitu. Jangan sungkan bertanya.
Terima kasih banyak. Perkenalkan dirimu.
Aku Fukushima Akira.
Begitu ya, kau SMP?
Aku kelas enam.
Kau besar sekali.
Kalau sudah sebesar ini tak apa, tapi yang kecil,
penghuni lain biasanya sering mengeluh.
Oh, dia sangat dewasa. Takkan bikin repot.
Untungnya dia mewarisi sifat ayahnya,
dan dia murid yang sangat rajin.
Tapi karena sudah kelas enam, dia siap belajar bahasa Inggris...
Ibu.
Tunggu dulu.
Sst!
Di kamar belakang, ya.
Ruang tamu?
Ya.
Kurasa pemilik kos itu menikah lagi.
Istri pertamanya, kuakui istri pertamanya tewas,
lalu dia menikah lagi.
Tunggu dulu, Shigeru.
Apaan ini!
Tunggu sebentar.
Ini dia.
Kau tak apa? Panas ya?
Panas.
Wah, kerja bagus.
Tadi panas.
Ini rumah baru kalian.
Tunggu sebentar, Shigeru.
Apa kita biarkan Shigeru keluar...
Kubiarkan kau keluar.
Anak bising datang.
Panas ya?
Panas banget.
Kerja bagus. Kita sudah sampai.
Baik! Sukses besar.
Lantai berapa ini?
Rumah baru kita di lantai dua.
Apartemen 203.
Masuk lagi, Shigeru.
Bagaimana kalau mereka melihatmu?
Kita harus pindah lagi. Masuklah.
Masuk sini! Hei, Akira.
Masuk lagi ke dalam.
Shigeru, kau harus bongkar mainanmu sendiri.
Aku akan jemput Kyoko di stasiun.
Hati-hati, pergilah. Tahu jalannya?
Aku tahu.
Aku pergi.
Baiklah, pergilah kalau begitu.
Apa kau menunggu?
Kau telat.
Maaf.
Apartemennya besar?
Ya, ada tiga kamar. Cukup besar.
Mesin cucinya?
Di veranda.
Di veranda, ya?
Kyoko!
Kami pulang.
Kurasa aku tahu cara buat supnya.
Aku tahu cara membuat supnya.
Baiklah, kalau begitu kau saja yang buat.
Sumpitnya besar sekali! Oh, aku pakai ini saja.
Yay! Kesukaanku.
Enak?
Perhatian semuanya.
Karena kita sudah pindah ke rumah baru,
aku akan jelaskan aturan kita sekali lagi.
Kita janji mematuhinya, ya?
Ada berapa?
Baik, pertama, jangan berisik atau berteriak.
Bisa?
Bisa.
Berikutnya, jangan keluar rumah.
Aku tahu.
Bisa? Ke veranda pun tidak boleh.
Baik? Bisa tepati janji itu?
Tentu!
Bisa tidak, si Monster Shige kecil?
Kaulah yang harus paling berjanji.
Intinya tak boleh ke luar. Bisa?
Pasti bisa.
Dia tak angkat tangan.
Benar, ingat rumah lama kita,
kita harus pindah karena kau suka mengamuk.
Jadi, karena kita sudah dapat rumah bagus,
kau harus berjanji. Bisa?
Bagaimana Kyoko bisa cuci baju?
Untuk urusan cuci baju,
tak ada pilihan, tapi Kyoko
harus mengendap-endap saat mencuci.
Jangan ikut keluar dengannya, Shigeru.
Dan Akira, kau sudah tahu semua ini,
tapi Ibu kadang telat, jadi kau yang urus.
Tak apa, kan? Dan banyak belajar.
Kau harus paham, Shigeru.
Kau paham?
Kalau tidak... kausiram air!
Bukan disiram air, makan paprika.
Paprika?
Kenapa!
Suruh dia makan paprika.
Oh, begitu rupanya.
Kita beri Shigeru "Hukuman Paprika", paham?
Lain kali kalau kau ngambek, masuk koper.
Diam!
Mana bisa...
Saatnya masuk ke dalam.
Betul, betul.
Ide bagus.
Masukkan dia ke sana kalau berisik, ya?
Kita masukkan dia sama-sama.
Ibu.
Tikar tatami ini bau harum.
Tatami? Baunya seperti apa?
Seperti daun di alam.
Baunya enak, kan?
Tataminya masih baru, masih hijau.
Biar nyenyak tidurnya?
Selamat tidur.
Kau akan telat?
Hari ini? Biar kulihat...
Hari apa ini? Oh, sepertinya aku...
Mungkin aku akan telat.
Mau makan malam?
Makan malam... makan malam... Apa menu malam ini?
Mungkin kari.
Kari? Aku mau kari! Sisakan aku kari ya.
Tolong.
Mungkin akan kumakan.
Pergilah.
Hei, Ibu sudah pergi?
Dia baru saja pergi.
Bahaya.
Pianonya...
Aku mau belanja.
Pergilah.
Belikan aku "Apollo Choco".
Baik.
150 yen.
Kubeli kesemek...
Tak ada "Apollo Choco".
Ada pusat gim... "Toko Perkakas Inageya".
"Kacamata rabun dekat dan jauh..."
Ketemu.
Apollo Choco.
Tanpa kantong, kan?
Uang kembalian 100 yen, ya.
Terima kasih banyak.
Simpan untuk nanti...
Kau tak apa?
Aku tak apa.
Air mandinya sudah siap, Kak.
Kau mandi duluan saja.
Baik.
Ada wortelnya?
Ada wortelnya.
Aku tak mau.
Tidak, kau harus memakannya.
Makan malam sudah siap, Kyoko.
Baik.
Shigeru meninggalkan wortelnya lagi.
Bahasa Jepang Dasar.
Lihat, Ibu pulang.
Halo, aku pulang.
Selamat datang.
Di luar dingin sekali. Di sini hangat.
Kau belum tidur?
Aku sedang menjemur pakaian.
Anak baik. Terima kasih.
Lalu apa ini?
Boleh aku minta?
Sial, dingin sekali.
Selamat datang.
Aku pulang.
Ups.
Dapat?
Tidak bisa.
Mustahil.
Tadi menyala tapi mati lagi.
Ambil saja semua.
Apa jawabanku benar?
Apa ini?
"Sebuah bangsa yang makmur,
"sekitar tahun 300 SM."
Bagian mana yang tidak kaupahami?
No comments yet. Be the first to leave one.