5 Cowok Jagoan

5 Cowok Jagoan

Shkarko Titrat Indonesian

Informacioni i lëshimit

5 Cowok Jagoan 2017 NF WEB-DL
Një Komentar nga Putra14
Netflix Retail.

Etiketat

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Publikuar më: 2019-11-29
Shkarkime: 24
Dëgjim i Dëmtuar: No

Pamje paraprake e titrave në Indonesian

200 rreshtat e parë.

Saya adalah seorang profesional.

Bekerja melaksanakan tugas tanpa kompromi,

dan tanpa kenal waktu.

Ini adalah cerita tentang lima orang cowok jagoan.

Dan saya adalah salah satu dari mereka.

Saya.

Geser sedikit ke kiri.

Bukan yang itu. Geser ke kanan!

Terlalu jauh. Kembali sedikit ke kiri lagi.

Sedikit lagi.

Perbesar!

Nah, ini baru diri saya.

Salah satu dari lima jagoan.

Sekali lagi, profesional yang bekerja tanpa kompromi, tak kenal takut dan waktu.

Dan saya tahu kapan saya harus...

istirahat.

Namun, ada saat kita harus mendobrak batas itu,

karena siapa pun bisa menjadi jagoan,

asalkan ada kesempatan dan alasan.

Dan dia adalah alasanku.

Lihat? Dia pun setuju.

Siapa yang mau menolak jika diminta seperti itu?

Sekaranglah saatnya.

Saatnya menunjukkan semua kemampuan yang saya punya demi...

Baik, di sini saya memang tidak terlihat seperti jagoan.

Tapi di mana pun, jagoan selalu kalah terlebih dahulu.

5 COWOK JAGOAN BANGKITNYA ZOMBIE

Pencuri!

Pencuri!

Pak Dedi, ada pencuri yang masuk ke rumah warga.

Tenang, Bapak-Bapak!

Dalam keadaan seperti ini, kita harus bertindak dengan kepala dingin.

Ke arah mana pencurinya?

Ke sana, Pak.

Bapak-bapak kejar ke arah sana. Saya akan ke arah sana.

Ke arah sana ada apa?

Siapa tahu ada komplotannya.

Siap, Pak.

Ayo.

Mengganggu saja!

Hampir saja tertidur.

Tidak melihat apa-apa.

Saya sedang tidur.

Jika ada yang lewat, mungkin hanya mimpi.

Terima kasih, Pak.

Saya sedang bermimpi, jangan diajak bicara.

Pak Dedi!

Belum mendapatkan pencurinya?

Belum, Pak.

Tadi saya bertemu istri Anda, dia meminta Anda pulang.

Nanti. Saya ingin mengunjungi rumah yang dicuri.

Namun, Pak, yang dicuri adalah rumah Anda.

Iya, Pak.

Ketika pulang, saya melihat pencurinya keluar dari rumah Bapak membawa...

TV?

Benar, Pak!

Kenapa Bapak bisa tahu?

Firasat.

Tunggu, Pak!

Kita tidak salah memilihnya sebagai hansip.

Dia sakti.

Ibu, kenapa tidak ada gambarnya!

Lihat?

Kau dengar? Ke mana saja tadi malam?

Bapak bekerja, menjaga keamanan.

Menjaga keamanan apa? Menjaga TV saja tidak bisa!

Mau ke mana? Aku belum selesai berbicara!

Halo?

Saya ke rumahmu, ya?

Kau mau apa?

Nanti saya ceritakan. Ini penting!

Apa-apa tidak bisa!

Baiklah, cepat ke sini!

Aku sudah sampai.

Jadi begini. Aku ke sini untuk memintamu...

Aku tidak bisa.

Aku belum selesai bicara.

Apa pun yang kau minta aku tidak punya.

Lihatlah, TV saja aku tidak punya!

Bukan.

Dengar, kita berlima sudah...

Terima kasih.

Kita berlima sudah berjanji...

Kita berlima sudah berjanji untuk saling membantu.

Kapan?

Dua puluh tahun yang lalu!

Jangankan 20 tahun yang lalu, ulang tahunku saja dia tidak ingat.

17 Agustus!

Salah! 4 April.

Lalu, 17 Agustus ulang tahun siapa?

- Anakmu, mungkin? - Bukan, dia 25 Desember.

Salah lagi! 7 Oktober.

Sudah, lanjutkan saja.

Kau ke sini mau apa?

Jadi begini.

Dari pertama berteman, kamulah yang bisa diandalkan

dan bertanggung jawab.

Kau salah!

Bisa-bisanya kau berkata seperti itu?

Hansip mana di Indonesia yang rumahnya kemasukan pencuri?

Cuma dia!

Ibu, saya masih tidak melihat gambarnya!

Sebentar, Sayang. Sabar.

Begini saja, jika dia membantu, bisakah TV kami kembali?

TV?

Ya, TV yang biasa dilihat anak-anak.

- Itu mudah! - Bukan yang kecil. Saya mau yang besar.

Kau dengar?

Cepat, bantu dia!

Aku tidak tahu apa yang dia minta, Sayang.

Terserah dia mau apa, yang terpenting TV-nya kembali.

Ingat, jangan pulang sebelum membawa TV!

Jangan berbuat konyol!

Bawa TV! Walaikum salam.

Ibu, sudah lihat gambarnya apa belum?

Ibu, sudah ada apa belum?

Ibu?

Ayo, jalan.

Haruskah memanggil yang lain?

Harus.

Tidak bisa berdua saja?

Tidak.

Memang apa yang mau kita lakukan?

Kau pernah merasa...

Rasa cinta yang tak bisa kau abaikan?

Apa?

Walaupun gunung menghadang,

laut membelah, angin ribut melanda...

Tunggu sebentar.

Bisa nanti saja?

Baik. Maaf.

Cinta apa yang kau bilang?

Cinta sejatiku.

- Siapa? - Wanita di kantorku, Cosmolab.

Yang gedungnya di Sudirman? Dekat TV besar itu?

Kau bekerja di sana?

Apa posisimu?

Bisa dibilang, posisiku cukup tinggi.

Berarti 'keran basah', ya?

Bisa dibilang begitu.

Namanya Dewi.

Wanita di kantorku.

Kami berdua sangat dekat.

Seberapa dekat?

Dekat sekali.

Aromanya bahkan bisa kucium.

Dia juga tidak mau ada jarak di antara kita.

Jadi, apa masalahnya?

Bukan soal uang, bukan? Jika demikian, aku...

- Dewi diculik. - Apa?

Diculik?

Lagu apa yang cocok untuk diculik?

Saya tidak tahu.

- Cukup, terima kasih. - Sama-sama.

Bisa-bisanya diculik?

Nanti kuceritakan, bersama yang lain.

Sekarang, kita ke rumah anak ibu.

To, Ded...

Ayo kita pergi.

Kau mau ke mana?

Apa-apaan yang kau pakai?

Ini baju tempurku. Sudah kutingkatkan juga.

Lepaskan baju itu!

Memangnya kenapa?

Kau tidak tahu mode.

Ini misi rahasia. Jangan ceritakan pada siapa pun.

- Baik. - Ya.

Kalian mau ke mana?

Ibu baru akan membawa ini ke atas.

Terima kasih, Tante.

Kami sedang dalam misi.

Misi apa?

Misi rahasia.

Kami akan menyelamatkan wanita dari penculik bersenjata.

Lalu, kalian hanya berpakaian seperti ini?

Bukankah lebih bagus jika memakai pakaian Super Mario?

Atau yang kemarin kau beli?

- Yang bersayap? - Ya.

- Namun sepertinya yang ini saja. - Baiklah.

Di mana lokasinya?

Kami menjemput Danu dahulu di pasar Jamblang.

Apa! Pasar Jablay?

- Jamblang, Ibu. Bukan Jablay. - Baiklah.

Ayo.

Tidak perlu diantar?

Tidak perlu, Tante. Nanti malah merepotkan.

Lagi pula ini misi rahasia. Nanti menjadi tidak keren.

Kau malu Ibu ikut denganmu, ya?

Bukannya malu. Namun itu tidak perlu.

Jadi, kau tidak membutuhkan Ibu lagi?

Bukan begitu, Ibu.

Ibu, ayolah, jangan seperti itu.

Kumohon, jangan kecewa, Ibu.

Baiklah, Ibu boleh mengantar kami.

Tunggu sebentar. Ibu akan mengambil tas, kacamata, kunci mobil...

Terima kasih, Tante.

Kalian tidak mau ditunggu?

Benar, Ibu.

Hei, tunggu.

Sampai jumpa, Ibu.

5 Cowok Jagoan subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for 5 Cowok Jagoan

Komentet

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left