Sezoni 2

Informacioni i lëshimit

Skeleton Knight in Another World S02E02
Një Komentar nga jambuijo

Etiketat

webdl
Publikuar më: 2026-07-19
Shkarkime: 22
Dëgjim i Dëmtuar: No

Pamje paraprake e titrave në Indonesian

187 rreshtat e parë.

Halo, aku Arc.

Akhirnya tiba di wilayah Landbalt.

Kalau ditanya kenapa kami di sini...

Kami utusan elf dari Lalatoya, Hutan Besar Kanada.

Kami datang untuk mengucapkan selamat atas pernikahan penguasa.

Kastel yang cukup megah, ya.

Bisa jadi pembangunannya membebani rakyat.

Benar juga.

Tapi, kalau penguasanya menikahi elf,

aku rasa dia memiliki pemikiran yang terbuka.

Semoga saja begitu.

Ke depannya mungkin akan terjalin hubungan baru antara dua ras ini.

Zaman telah berubah, ya.

Padahal aku tak tahu zaman sebelumnya.

Tapi, bagaimana kalau elf itu dipaksa untuk menikah?

Kita harus memastikannya.

Memang Nona Ariane banget.

Baiklah, bagaimana penguasanya?

Kalau ada yang disembunyikan,

mereka pasti menolak pertemuan ini.

Rasanya kita disambut meriah sekali.

KESATRIA TENGKORAK BERKELANA DI DUNIA LAIN MUSIM KEDUA

Hm, coba lihat.

Mata yang bulat, kulit merah muda pucat,

dirimu bagaikan anak babi...

Apa ini?

Selamat datang, utusan elf.

Aku Petros, penguasa wilayah Landbalt.

Lalu dia istriku, Toreasa.

Selamat datang!

Selamat atas pernikahan kalian.

Terima kasih.

Perjalanan panjang pasti melelahkan.

Aku sudah menyiapkan hidangan.

Meski tidak seberapa, silakan dinikmati tanpa sungkan.

Aku sangat paham bagaimana porsi makan kaum elf.

Aduh, Sayang ini.

Kesannya aku jadi seperti orang yang rakus, tahu.

Saat melihatmu makan dengan lahap,

hatiku dipenuhi dengan kebahagiaan tiada tara.

Tak ada yang lebih bahagia

dari mengenyangkan orang yang aku cintai.

Sayang.

Toreasa.

Sama sekali tidak terlihat mencurigakan, ya.

I-Iya.

Maaf, mungkin agak kurang sopan bertanya.

Aku dengar penguasa di sini sudah menjabat selama 20 tahun.

Tapi, Tuan Petros usianya terlalu muda.

Jadi begitu.

Nona Ariane sedang mencurigaiku, ya?

Tidak, bukan bermaksud begitu.

Tapi, aku benar-benar penguasa kedua Wilayah Landbalt.

Kedua?

Sebenarnya, satu bulan lalu,

ayahku yang merupakan penguasa sebelumnya,

diketahui diam-diam telah menindas kaum elf.

Aku mendesaknya agar mengubah perilakunya,

sayangnya beliau tidak mendengarkan.

Lalu, aku minta beliau melepas jabatan, dan aku mengambil alih posisinya.

Jadi, di mana beliau sekarang?

Meski telah berbuat jahat, beliau tetaplah ayah kandungku.

Saat ini, beliau tinggal di kamar kecil lantai paling atas kastel.

Orang yang aku selamatkan waktu itu adalah Toreasa.

Aku jatuh cinta padanya pada pandangan pertama.

Itu keputusan yang sangat berani!

Apalagi masa hidup manusia dan elf itu berbeda jauh.

Bukankah itu hal bagus?

Meski nanti aku menua, dia akan tetap cantik selamanya.

Itu adalah kebahagiaan tiada tara.

Aku jadi lega melihat kalian berdua bahagia.

Baiklah, kami pamit dulu.

Oh, hidangannya mau kami bungkus.

Tunggu dulu.

Sebenarnya, ada hal yang ingin aku bicarakan pada kalian.

Silakan lewat sini.

Apa yang ingin dia bicarakan?

Kalau pamer kemesraan, sebaiknya kita pulang saja.

Melihat kalian petarung yang tangguh, aku ingin minta bantuan pada kalian.

Aku ingin...

Aku ingin kalian melindungi Toreasa.

Apa maksudnya?

Jelaskan pada kami.

Baik.

Sebenarnya, beberapa hari ini,

telah terjadi serangkaian percobaan pembunuhan pada Toreasa.

Pembunuhan?

Ini tidak bisa dibiarkan.

Satu minggu lalu, di tempat tidur Toreasa.

Lalu dua hari setelahnya...

Makanannya diracun.

Untungnya tidak terjadi apa-apa karena ada petugas pencicip.

Lalu petugas pencicipnya?

Syukurnya masih selamat,

dan sedang memulihkan diri di rumahnya.

Jadi, permintaan kalian itu...

Kami ingin kalian menangkap pelakunya.

Bagaimana, Nona Ariane?

Ayo kita terima.

Sebagai sesama kaum elf, aku tak bisa berdiam diri.

Terima kasih banyak.

Tapi, mengingat perangkapnya sampai ke tempat tidur dan makanan,

besar kemungkinan pelakunya orang dalam.

Tuan Petros, apa ada yang kamu curigai?

Sebenarnya ada banyak.

Semua yang melayani di kastel ini

adalah orang yang bekerja sejak masa ayah.

Banyak yang dendam pada kami karena telah menjatuhkan ayah.

Bukankah sebaiknya mereka diselidiki dan diusir?

Mereka tidak bersalah.

Kalau aku memecat mereka,

keluarga mereka akan kehilangan penghidupan.

Kalau terus berbelas kasih seperti itu, berapa pun nyawamu tak akan pernah cukup.

Kami sudah siap dengan risikonya.

Di antara orang-orang,

ada banyak yang tidak suka dengan pernikahan kami.

Tapi, itu tidak bisa dihindari.

Manusia tidak bisa berubah begitu saja.

Untuk berubah, butuh waktu yang panjang dan tenang.

Baik, kami mengerti situasinya.

Kalau begitu, mari kita susun rencana.

Bicara kota pelabuhan, tentu saja makanan lautnya!

Baru kali ini aku lihat lobster semantap ini.

- Hm! Dagingnya juga kenyal-kenyal! - Kamu ini terlalu santai.

Setidaknya khawatirkan sedikit soal mereka.

Oh, maaf, maaf.

Meski penampilannya begitu, ternyata mereka mantap...

Ah, maksudku bisa diandalkan.

Benar.

Aku merasakan tekad mereka yang ingin mengubah pandangan dunia dengan pernikahan.

Aku jadi ingin membantu mereka.

Kamu benar.

Jadi, apa rencana kita?

Pertama, kumpulkan informasi dulu.

Aku yang akan mengawasi mereka,

kamu selidiki mereka yang mencurigakan.

Siap.

TIGA HARI KEMUDIAN

Santai sekali kamu ini.

Sudah lakukan penyelidikan?

Tentu saja, tak ada yang terlewat.

Lalu?

Ya, mengenai penjaga kamarnya...

Memangnya dari awal di sini ada zirah?

Ya, sudahlah.

Gerak-geriknya seperti menyelidiki sesuatu di kastel.

Jadi, penjaga itu pelakunya?

Soal itu...

Kenapa zirahnya bergerak?

Kamu terlihat mencurigakan! Apa yang kamu lakukan?

A-Aku tidak melakukan apa pun!

Catatan inilah buktinya!

Ta-Tapi itu...

Hm, coba lihat.

Mata yang bulat, kulit merah muda pucat,

dirimu bagaikan anak babi...

Apa ini?

Kamu ini! Membaca surat cinta tanpa izin itu keterlaluan!

Surat cinta? Ini?

Melihat Tuan Petros dan Nyonya Toreasa menikah membuatku ingin menyatakan cinta,

makanya aku buat surat cinta!

Seperti itulah.

Lalu, kalau bagian dapur?

Oh.

Ada penjaga yang terlihat seperti memikirkan sesuatu.

Begitu pekerjaannya selesai, dia langsung menyelinap pergi,

jadi aku membuntutinya.

Ternyata, pria itu masuk ke toko obat.

Toko obat?

Jangan-jangan soal racun itu.

Dia sangat mencurigakan.

Ya, aku juga berpikir begitu.

Pak Pemilik.

Aku mau tanya sesuatu.

Orang yang tadi datang untuk apa?

Oh, orang yang tadi ingin tahu soal racun.

Racun?

Dia tanya di mana bisa menemukan tumbuhan beracun,

jadi aku jawab di hutan pinggiran utara kota.

Sudah kuduga!

Aduh, duh!

Apa-apaan kamu ini?

Kamu ditangkap atas dugaan percobaan pembunuhan terhadap Nyonya Toreasa.

Aku tak melakukan hal seperti itu!

Memetik tanaman beracun adalah bukti tak terbantahkan!

Sampaikan pembelaanmu nanti di kastel.

Racun ini dipakai untuk membuat penawar!

Skeleton Knight in Another World subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Skeleton Knight in Another World

Komentet

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left