Alfred Hitchcock Presents

Alfred Hitchcock Presents

Shkarko Titrat Indonesian

Sezoni 1

Informacioni i lëshimit

Hitchcock Presents S01E09 The Long Shot DVDRip DD2 x264-HANDJOB
Një Komentar nga Chyrus

Etiketat

DVD
DVDRip
dvdrip
dvdr
x264
TS
Publikuar më: 2020-05-11
Shkarkime: 48
Dëgjim i Dëmtuar: No

Pamje paraprake e titrave në Indonesian

200 rreshtat e parë.

1/4 dolar terakhirku.

Aku amat beruntung malam ini.

Sekarang andai mereka menciptakan sebuah mesin...

yang bisa aku mainkan menggunakan biji jeruk den benih ceri...

aku akan senang sekali.

Semua pernyataan tadi nampaknya saat itu juga akan...

dibenarkan, pantas, cerdas.

Dan bahkan bermartabat, waktu aku beritahukan cerita malam ini...

itu tentang seorang pejudi.

Itu berjudul "Taruhan Kecil Sekali Kansnya."

Bila kalian suka bertaruh ketika peluangnya tinggi dan resikonya besar...

kalian bakal mengapresiasi filosofi pemeran utama kami.

Tapi bila kalian lebih suka menaruh uang kalian buat hal yang pasti...

dengarkan tips menguntungkan ini tentang produk yang sangat digembar-gemborkan.

Chyrus Collection

Seminggu lalu itu hari Kamis...

di sebuah bar New York yang bernama Happy Jack's.

Di atas bar itu sebuah bagian iklan singkat surat kabar.

Di atas surat kabar itu segelas bir.

Dan di belakang segelas bir itu seorang petaruh kecil pacuan kuda bernama Charlie Raymond.

Itu aku.

Aku sungguh mengalami rentetan kesialan di jalan...

mengawali tahun dengan $5,000...

terjatuh dengan tiket kereta...

lalu melakukan kesalahan fatal karena mencoba dapat keberuntungan tiba-tiba...

dengan sebuah taruhan 3:1 pada kuda bernama Cinnabar.

Cinnabar, Rondelay, dan Sully's Girl...

dan yang sedang berusaha keras sekarang itu Battle Flag.

Battle Flag muncul dengan cepat dari belakang.

Itu Cinnabar dan Battle Flag. Cinnabar perlahan dilewati.

Cinnabar disalip.

Itu Battle Flag, Cinnabar, dan Rondelay. Battle Flag, Cinnabar, dan Rondelay.

Pada garis finis, itu Battle Flag dengan selisih tipis!

Kemudian Cinnabar, Rondelay, dan Sully's Girl!

Aku mengalami kesialan seperti itu beberapa tahun lalu di Jamaika.

Kau tak bisa menangkan itu semua.

Ya?

Sebentar, aku akan lihat apa dia di sini. Ini Dutch Schroeder.

Bilang aku sudah pergi.

Dia baru saja pergi, Dutch.

Ya, dia akan sampai sana dalam waktu beberapa menit membawa uangnya, kemungkinan.

Ya, aku tunggu di sana kalau aku jadi kau.

Yang kupunya di kantong itu uang kertas $20...

beberapa uang kecil, dan sepasang kancing manset zirkon.

Dan aku berhutang pada Dutch sebesar $4,200.

Setengah jam lagi Dutch bakal curiga.

Mulai malam ini dia bakal memburuku.

Dicari orang London.

Orang Inggris akan membayar $150 dan biaya perjalanan...

buat orang senegaranya, diutamakan warga London...

sebagai imbalan atas jasa sebagai sopir dalam perjalanan dengan mobil ke San Francisco.

Telepon...Murray Hill 3-8098.

Cara yang bagus sekali untuk meninggalkan kota.

Dan mungkin satu-satunya pekerjaan di dunia yang aku memenuhi syarat.

Mengingat, aku pernah melewatkan momen terbaik dalam kehidupan yang buruk di London...

dan akan tetap di sana jika itu bukan karena...

kesalahpahaman yang disayangkan soal tanda tanganku dalam sebuah cek.

Halo?

Aku mau menanyakan soal iklan dalam surat kabar malam ini.

Oh, ya. Namaku Walker Hendricks.

Apa kabar, pak? Namaku Charles Ffolliot Raymond.

Charles Ffolliot...

Aku anggap kau orang London, Mr. Raymond.

Oh, benar sekali, pak. Tinggal di sana sepanjang hidupku.

- Kecuali, tentu saja, ke Eton dan Oxford. - Itu Ibukota.

Bagaimana kalau datang ke hotelku untuk minum whiskey dan soda...

sekitar satu jam lagi?

Aku di Weldon.

Whiskey dan soda? Tak ada yang lebih nikmat, pak.

Sampai jumpa.

Jadi kau tahu kota lama, Mr. Raymond?

- Seperti punggung tanganku, pak. - Di mana kira-kira kau tinggalnya?

Aku pernah di gedung bachelor quarters di Vigo Street.

Vigo Street? Aku tak yakin aku mengetahuinya.

Itu belokan ke Sackville Street, menuju Regent Street.

Oh, ya, ya. Ya, aku tahu sekarang.

Dan kau mau ke San Francisco.

Ada alasan tertentu?

Kau tertarik dengan balap kuda, Mr. Hendricks?

Tidak, aku tak bisa bilang aku iya, secara khususnya. Pernah ke Ascot pastinya.

- Kau tertarik, aku rasa? - Betul.

Bay Meadows akan dibuka minggu depan.

Itu tempat balapnya tepat di luar San Francisco.

- Tak ada yang seperti Ascot, aku takut. - Pastinya.

Kau sangat tahu London? Kau tidak mengarangnya?

Mr. Hendricks, aku bisa mengajakmu keliling...

dari Taman Kensington ke Dermaga East India dengan mata tertutup.

Kau tak perlu lakukan sejauh itu, Mr. Raymond.

Aku tinggal di London sepanjang hidupku.

- Mau rokok? - Terima kasih.

Mungkin kau bertanya-tanya tentang iklanku.

Itu sedikit tak biasa, ya.

Aku sangat tak suka dengan Amerika, terus terang.

Tak pernah sama sekali akan datang kemari...

kalau itu bukan karena urusan mendesak di San Francisco.

Aku tak yakin aku bisa hadapi kemungkinan perjalanan melintasi negara ini sendirian...

dan aku berharap menemukan orang Inggris dengan persoalan yang sama.

Sepemahaman, tahu.

Banyak obrolan tentang London yang menyenangkan.

Kota terbaik di dunia, benar?

Tak ada keraguan akan hal itu.

Permisi.

Halo?

Oh, ya, iklannya.

Ya, aku tahu.

Aku sungguh minta maaf, pak, tapi aku baru saja menyewa seseorang.

Jadi pagi-pagi yang cerah sekali esok paginya...

kami pergi ke San Francisco.

Teman sepemahamanku dan aku.

Waktu dia mengobrol tentang London yang menyenangkan...

dia serius mengobrol tentang London yang menyenangkan.

Banyak habiskan waktu di Soho, Raymond?

Aku belum pernah tinggal di sana, bila itu yang kau maksud.

Bukan, bukan. Maksudku, kau tahu restoran-restoran dan lain-lainnya?

Oh, ya, ada satu yang bernama Maroko...

Bukan, apa itu?

Oh, Kafe Aljazair, di Dean Street, bukan?

Ya. Kafe Aljazair di Dean Street.

Kau ingat papan di tembok di belakang konter?

- Papan? - Ya. Lucu sekali.

Siapa saja kedapatan berjudi atau bermain demi uang...

bakal dilempar ke selokan dan jangan pernah terpergok lagi.

Tentu saja, tentu saja. Itu masih di sana, kawan.

- Sungguh? - Ya.

Kau ingat pemiliknya, siapa namanya?

Wanita Prancis bertubuh besar.

Celeste!

Celeste masih di sana juga. Aku ketemu dia tak lama sebelum aku pergi.

- Sungguh? - Ya.

Aku mengiranya dia sudah meninggal beberapa tahun lalu.

Serius?

- Bagaimana mungkin aku... - Putrinya.

Dia punya putri, mirip seperti dia.

- Kau kemungkinan bertemu dengannya. - Oh, ya.

Soho yang menawan.

Sekarang, mari lihat...

tepat di luar Kafe Aljazair di Dean Street...

Soho yang menawan.

Kami membicarakan tentang tempat kecil tak biasa lain di Dean Street.

Dan selusin lebih tepatnya.

Lengkap dengan tempat-tempat yang sering dikunjungi dan kebiasan para pelanggan tetap.

Soho itu hanya awal.

Setelah Soho ada Bayswater, Fleet Street...

Bloomsbury, dan Mayfair.

Sepanjang hari di mobil, selama berhenti buat makan.

Di malam hari di hotel.

Salah satu tujuan dalam hidupnya, nampaknya...

jadi satu-satunya buku petunjuk berjalan ke London di dunia.

Orang Inggris baik, sederhana yang mendedikasikan dirinya, hati, dan jiwanya pada sebuah kota.

Kau pernah lihat orang mengagumkan itu di Taman Covent, Raymond?

Ada banyak orang mengagumkan di Taman Covent.

Betul. Maksudku orang yang melakukan atraksi keseimbangan.

- Atraksi keseimbangan? - Ya.

Tukang sayur atau apa, bukan?

Tukang sayur.

Oh, ya, maksudmu Jim si pengangkut barang.

Menyeimbangkan 100 keranjang di atas kepalanya di tengah-tengah orang lalu lalang.

Benar. 100% tepat.

Aku mencoba.

Mungkin kau bisa hadiahiku dengan sedikit bayaranku di muka.

Tentu saja, kawan.

- $50 cukup? - Boleh, terima kasih.

Kupikir aku mau ke bar untuk minum-minum sebelum tidur.

Ide bagus. Kasih aku dua menit lalu aku akan menyusulmu.

Aku mengharapkan untuk liburan singkat...

dari London yang menyenangkan, tapi tak beruntung.

Kami bersulang untuk Ratu tiga kali lalu majikanku...

berbincang dengan pelayan bar...

tentang kekurangan tempat-tempat minum Amerika...

dengan bar-bar Inggris ketika bisnis dijalankan.

Seorang anggota rasional dari sebuah kelompok perlombaan dan seorang teman lama.

Tommy DeWitt.

Kau dalam masalah.

Oh, kau habis menelepon New York, huh?

Baru saja bicara dengan Dutch.

$4,200, dia bilang.

Dia akan dapatkan. Aku butuh waktu.

- Kau mau dapatkan dengan cepat? - Caranya?

Lintasan Palmetto minggu depan. Itu hal yang pasti.

- Seberapa pasti? - Peluangnya besar sekarang.

$500 akan buatmu dapat $10,000 nantinya...

tapi itu harus $500. Tak kurang.

Itu siapa?

Terima kasih.

- Aku hendak berkendara ke San Francisco. - Tinggalkan dia.

Kita berangkat ke Florida besok. Dia punya uang?

Kau yakin ini tak mungkin kalah?

Ini hal yang sangat pasti.

Aku temui kau di sini lima menit lagi,

- beritahu di mana menemuiku. - Oke.

Kalau dia pergi, hubungi aku di kamar 582.

Baik.

Uang yang dia miliki sepertinya lebih dari $500, mungkin $1,000.

Ada tumpukan dokumen resmi, surat-surat...

dan sertifikat kelahiran.

Kuitansi pajak, afidavit, dan akhirnya, uangnya.

20-an, 10-an dan 5-an.

Lebih dari cukup, terima kasih atas kebaikan hati orang tua Inggris itu.

Dokumennya kemungkinan ada kaitan dengan urusannya di San Francisco.

Tak ada salahnya mencari tahu apakah itu.

Alfred Hitchcock Presents subtitles in other languages

Komentet

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left