200 rreshtat e parë.
Perbudakan di masa modern adalah bisnis besar
Aku pernah melihat seorang anak terjual senilai enam biji peluru
Dan aku tak berbuat apa apa.
Sedikit bersenang-senang malam ini?
Ayo.
Apa yang ingin kau minum?
Lewat sini.
Halo.
Kamu adalah...
Young@Heart_69.
Password? / Purity.
Diam. Dia pelanggan yang membayar.
Duduklah, silahkan.
Kau punya uang?
Ya.
Bolehkah aku melihat Sasha dulu?
Kau tak percaya padaku?
Ini uang yang banyak untuk 1 jam.
Pertama kalinya kau di negaraku?
Kau tak banyak bicara.
Membuatku sedikit gugup.
Kau ingin membuatku gugup?
Oh, tidak.
Tidak.
"Tidak." Itu bagus.
"Tidak."/ Tidak.
Sasha.
Dia anak yang baik.
Bisa bahasa Inggris, sedikit.
1 jam.
Aku punya teman,
teman-teman di seluruh dunia,
bahkan di desa bajingan kecil itu.
Dan temanku di sana memberitahuku bahwa ibu Sasha...
punya beberapa sepupu kaya di Amerika,
bisa dibilang, kantong yang tebal.
Dan paman ini telah mempekerjakan seorang pria,
seorang pria yang sangat serius,
untuk mendapatkan anak itu kembali.
Itu menyakitkan...
tidak hanya perasaanku, tapi reputasiku, bisnisku.
Aku cuma ingin anak itu. Akan ku bayar lebih.
Aku suka tawar-menawar, tapi kita punya masalah.
Kau telah melihat wajah kami./ Kami punya masalah yang sama.
Kau telah melihatku.
Tak apa-apa.
Aku takkan menyakitimu.
Ibumu yang mengutusku.
Nama aslimu Victor, kan?
Aku di sini untuk membawamu keluar. Kita pulang ke rumah.
Kau siap? Ayo kita pergi.
Ayo.
Duduk.
Kita ada masalah. Jangan ada yang meninggalkan.
Ada kesalahan. Jangan ada yang meninggalkan.
Kau suka kembang api?/ Ya.
Hei, di sana!
Halo?
Mobil sedang menunggumu di bawah. Ke sini sekarang.
Kau harus patuh padaku./ Apa?
Aku menyandarkan pundakku padamu.
Memberikanmu kecerdasan.
Mempertaruhkan karirku,
Kehidupan keluargaku.
Dan ini apa yang sudah kau lakukan?
Itu yang aku lakukan. Aku mendapatkan anak itu.
Itu bagus.
Bagaimana dengan anak ini?
Dia, 14 tahun?
Dan dia?
Dia berusia 9 tahun, mungkin 10.
Kau tahu apa yang pengecut pikirkan ketika mereka sedang diserbu?
Mereka menyembunyikan gadis di bawah umur dalam dinding.
Kemudian kau, tadi malam, meledakkan tempat ini.
Hal pertama yang mereka lakukan...
adalah mendorong anak-anak merangkak.
Dan kemudian kau memutar parkir mengacaukan semua ini.
Nah, coba tebak?
Api menyebar.
Kebanyakan dari mereka meninggal karena menghirup asap.
Aku tahu kau bermaksud baik.
Tapi kau bukan polisi.
Kau seorang prajurit.
Dan ini bukan Afrika atau Afghanistan.
Kau punya kekuatan untuk menambah kerusakan, tapi aku tidak.
Apa kau menangkapku?
Lalu apa?
Kehilangan karirku ketika mereka mulai menyelidiki?
Ini saranku.
Tinggalkan pekerjaan polisi ke polisi.
Sembunyikan apa yang kau ketahui. Kembalilah ke tokomu.
6 bulan kemudian...
Chisianau, Moldova
Chisianau, Moldova Maksudku, sampai baru-baru ini, Moldova bukanlah negara yang nyata,
masih bagian dari Uni Soviet.
Jadi, adakah bahasa Moldova?
Secara resmi, iya. Tapi setahuku, itu dialek Rumania.
Ternyata, banyak orang berbicara bahasa Rusia juga.
Yah, aku cuma berharap mereka berbicara bahasa Inggris sedikit.
Apa itu untuk kita?/ Yang terbaik hanya untuk gadisku.
Bagus. Sekarang yang kita butuhkan adalah paparazzi.
kau ingin paparazi? Tunggu, putri, akan kuberikan paparazzi.
Begitu. Begitu, bagus.
Oh, ya, aku suka itu./ Oke, ayolah.
Ya, kau alami.
Oh, tidak. Tidak ada foto.
Wanita terlalu banyak protes.
Seperti itu, sempurna. Sekali lagi seperti itu.
Ayolah, kita pergi.
Andrew, aku sudah terjaga selama 20 jam.
Baiklah, putri, ayolah. Ibu lelah./ Ayah seorang Jackass (keledai jantan).
Tapi dia Jackass kita.
Kau tahu, kau akan merasakan tempat yang sedikit lebih baik,
jika kau berhenti sejenak untuk mengamati kota...
...dengan matamu.
Pekan lalu, Laurie Perkins memosting gambar dari Paris.
Kupikir aku bisa mengalahkan keunikannya, jika tidak dalam kemegahan.
Akui saja, orang tua gaptek teknologi.
Aku mendaftar pertarungan ini, aku berjanji Paris tidaklah terlalu jauh.
Jangan khawatirkan tentang Paris.
Mari kita fokus dan memenangkan pertarungan ini.
Ya, Mam.
Kota Tua, BOUCHERIE, 1959
Persetan!
Itukah orang yang mereka ingin kau melawannya?
Orang kulit putih.
Dia bagus.
Dia seorang monster.
Sayang, ada apa?
Kau tahu,
Ku rasa kau bisa mudah mendapatkan uang sebagai pelatih.
Oh, Becky, aku baik pada apa yang ku lakukan.
Kemari, ku tunjukkan sesuatu.
Lihat orang ini?
Lihat bagaimana dia hanya menikmati satu sisi?
Kaki kanan, jab kanan, bum, bum, bum.
Nah, itu salah satu kelemahan lawannya tidak mengeksploitasi.
Dia tak berpikir jangka panjang.
Dan kau?
Kau benar.
Tempatkan aku di ring dengan orang ini.
Aku akan mengalahkannya dalam 2 ronde, mudah.
Aku akan menggelitiknya sampai mati./ Oke, aku tahu.
Kau seorang profesional.
Bersiap untuk kebangkitanmu.
Kau benar.
Oke.
Sekarang kau bisa menggunakan kekuatan supermu untuk menghidupkan nirkabel di tempat ini?
Aku mencoba untuk meng-upload gambar, tapi sinyal terus menurun.
Ayah.
Ya, cobalah ke balkon. Mungkin kau dapat sinyal yang lebih baik.
Oke.
Baiklah, aku akan mandi.
Jika belum diperbaiki saat aku turun,
Aku akan minta mereka memindahkan kita ke ruangan lain.
Oke.
Oh, kita juga membutuhkan es.
Ibu bilang dia akan mendapatkannya, tapi dia pingsan.
Baiklah, biarkan dia tidur.
Kita akan turun dan mendapatkannya, oke?
Oke.
Sinyal di sini menyebalkan./ Oh, ya.
Bagus jika di lantai, dekat mesin es.
Maaf mengejutkanmu, aku Amalia.
Becky. Senang bertemu denganmu.
Kau di sini berlibur?/ Semacam itu.
Ayahku menjalanankan bisnis./ Biar ku tebak.
Seorang pengacara?
Dia seorang petarung, sebenarnya. MMA.
Kau bercanda?
Itu keren.
Hari ini terlihat cerah.
Hei, putri, bagaimana internetnya?
Becky?
Becky?
Becky.
Keluar cari es. Kembali lagi 5 menit.
Ada apa?
Kau membiarkan dia pergi sendirian?
Apa? Tidak.
Kau telah menghubungi Becky. Silahkan tinggalkan pesan.
Becky, maukah kau kembali ke kamar?
Dan telepon balik biar aku tahu keadaanmu.
Berapa lama dia pergi?/ Aku tidak tahu, aku di kamar mandi.
10 menit, kurang. Dia tahu takkan melakukan hal ini.
Dia akan kembali dalam 1 menit. Apa ada mesin es di lantai ini?
Aku tak tahu. Aku akan mencarinya.
Hubungi aku kalau dia kembali biar aku bisa membunuhnya.
Permisi. aku mencari gadis 14 tahun, rambut pirang, tinggi.
Kau melihatnya?/ Tidak
Apa semuanya baik-baik saja?
Ya, itu cuma putriku. Dia jalan-jalan.
Apa dia hilang?
Tidak, tidak.
Hei./ Hei.
Aku di kamar 846.
Apa putriku di sini?
846, Tn. Fayden?/ Ya.
Ini putriku.
Dia sedang mencari es.
No comments yet. Be the first to leave one.