Elevator to the Gallows (Ascenseur pour l'échafaud)

Elevator to the Gallows (Ascenseur pour l'échafaud)

Ascenseur pour l'échafaud

Shkarko Titrat Indonesian

Informacioni i lëshimit

Elevator to the Gallows (Ascenseur pour l'échafaud) 23 976 FPS Blu-ray
Një Komentar nga aven
for criterion release

Etiketat

Blu-ray
blu-ray
Blu-Ray
Publikuar më: 2019-01-26
Shkarkime: 72
Dëgjim i Dëmtuar: No

Pamje paraprake e titrave në Indonesian

200 rreshtat e parë.

Aku sudah tidak tahan lagi.

Aku mencintaimu.

Kita harus melaksanakannya.

Aku mencintaimu.

Aku tidak akan meninggalkanmu, Julien.

Kau tahu aku akan ke sana.

Bersamamu.

Aku mencintaimu.

Tanpa suaramu, aku akan tersesat dalam kesunyian.

Itu tidak terlalu berani.

- Cinta berbeda dengan berani. - Jangan bilang begitu.

ELEVATOR TO THE GALLOWS

Pukul berapa sekarang?

Pukul 07:00.

Cium aku.

Aku akan menunggumu di Royal Cameo, seperti biasa.

Saat sudah selesai, pakai mobil mewahmu...,

...tunggu di depan, dan kita akan bersama.

Lalu kita akan bebas, Julien.

Baiklah.

Aku akan menunggu. Menunggu kau seorang.

Tiga puluh menit dari sekarang.

Florence.

Genevieve.

Tn. Tavernier?

Kau bisa tinggal sebentar?

Aku tahu sekarang hari Sabtu, tapi aku harus menyelesaikan sesuatu.

Carala Corp.. Ada yang bisa kami bantu? Mohon tunggu sebentar.

Tak masalah. Anda tahu aku yang selalu terakhir pulang.

Aku tidak mau diganggu sama sekali.

Tn. Carala? Telepon dari London.

Baiklah, Tn. Carala.

Kata-katanya selalu kasar.

Tn. Porphyropoulos?

Tn. Carala pergi ke Jenewa. Dia tidak bisa menerima telepon anda.

Baiklah, tuan.

Jujur saja, Tavernier. Kau kerap membuatku menunggu.

Dalam perang di Indocina...,

...itu tidak masalah. Apakah kerugiannya kecil atau kalah telak?

Tapi sekarang kau berada dalam bisnis besar.

Ini bukanlah mimpi.

Mereka sudah menungguku di Jenewa.

Mereka tidak akan menunggu. Ini laporannya.

Menarik sekali.

Kau luar biasa, Tavernier.

Kau adalah kawan sejati.

Dokumen yang menarik, jika tahu cara membacanya.

Sedari awal aku sudah sadar butuh seorang tentara dalam bisnisku.

Seorang pensiunan tentara.

Pekerjaan semacam ini bukanlah untuk berandalan tapi untuk malaikat.

Seorang penerjun payung adalah malaikat.

- Alasan anda... - Ya, aku tahu.

"Bagian geologi... pengukuran dalam air... "

Mereka melakukan tugas luar biasa dalam kontra intelijen.

Pengetahuan mereka hampir sama dengan orang Amerika.

"Proyek Pipeline (pipa)."

Mereka membuat kesalahan di sini.

Seharusnya pipanya mengarah ke Maroko.

Lebih panjang, namun lebih solid.

Cuma ini saja?

Apa ini lelucon?

Ini bukan lelucon?

Lalu apa yang kau inginkan? Uang?

Aku tidak takut padamu.

Aku punya banyak musuh. Aku sudah terbiasa.

Dan kau tak akan berani.

Dalam perang, aku yakin. Tapi tidak dalam bisnis ini.

Jangan mengolok-olok perang. Perang adalah sumber makanan anda.

Berapa yang anda hasilkan dari Indochina?

Dan sekarang Aljazair.

Hargai perang. Perang adalah harta keluarga anda.

Dari mana kau mendapatkan pistol itu?

Siapa yang memberimu senjataku?

Bagus, bagus.

Lebih banyak untuk menulis sampah.

Kapten pasti sedang tidur.

Dia tidak mau diganggu.

Kita tak bisa menunggunya sampai malam.

Aku akan meneleponnya.

Bagaimana jika aku memasukkan jariku ke sini?

Tn. Tavernier tidak menjawab.

Aku kenal Kapten.

Baik, tuan. Maaf.

Dia akan segera keluar.

- Kapten. - Hai, Maurice.

Kita yang terakhir pulang?

Apa kau melihat Tn. Carala keluar?

Tidak, aku sibuk jaga.

Dia pasti sudah berangkat sekarang. Keretanya pukul 7.45.

Hal yang menarik dari bos.

Dia selalu pergi tanpa pamitan.

Dia sendiri yang memesan taksi, seperti pencuri.

Kapan dia kembali?

Kita juga tidak pernah tahu itu.

Terakhir kali, dia pergi ke Napoli untuk membeli kapal tanker.

Dia mungkin akan membeli kapal lagi.

Bisakah kita terjangkit kolera di Napoli?

- Kapten... - Jangan panggil aku kapten.

Selamat malam.

- Selamat malam, Genevieve. - Semoga akhir pekan anda menyenangkan.

Menarik membayangkan hal-hal yang luar biasa.

Sesuatu yang benar-benar luar biasa.

Dan itu menyenangkan.

Saat melihat sesuatu di wajah orang-orang. Tapi kau tak bisa melihat apa yang kurasakan.

Tentu, kau lebih pintar dariku. Perbanyak membaca. Untuk mendapat ide-ide menarik.

Jaketmu aneh!

Hei... itu Tn. Tavernier!

Selalu parkir ilegal.

Dia tidak peduli dengan tiket parkir atau polisi.

Hai, Mr. Tavernier.

Dia terlihat cerdas, 'kan?

Dia berperang di Indocina. Lalu ditugaskan di Afrika Utara, dalam Legiun.

Sekarang dia sedang berbisnis.

Dia sering membeli bunga akhir-akhir ini.

Lihat, tombol otomatis!

Kehidupan seperti itulah yang aku impikan.

Itu kuno.

Bodohnya aku!

Florence sedang menunggu.

Mesin mobilku masih menyala.

Louis!

Tn. Tavernier akan menghajarmu!

- Aku meragukannya. - Kau tidak mengenalnya

Dia banyak mendapat medali dan bekas luka.

- Bohong! - Itu benar!

Kau tak akan bisa meraih pencapaiannya.

Ayo kita makan. Aku lapar.

Setiap kali kita kencan, kau selalu mengacaukannya.

Kau mau ikut?

Keluar! Jika kau mengalami kecelakaan, jangan minta bantuanku.

Kau membuatku tegang.

Semua orang memperhatikan kita.

Pembersih kaca mobil!

Hati-hati, Louis!

Julien!

Sudah kuduga itu anda. Salam. Masih nyaman dengan kekasihmu?

Bagaimanapun juga, mobil Renault Dauphine adalah kekasih.

Sangat bahagia, terima kasih.

Itu adalah mobil wanita Paris.

Senang, senang sekali.

Orang idiot ini tidak berhenti bicara.

Julien bersama gadis itu?

Kenapa?

Ya, aku ingat. Gadis di toko bunga itu.

Aku tidak percaya.

Semuanya berantakan.

Dia gugup. Dia tidak berani menarik pelatuknya.

Pengecut.

Dia tidak berani untuk bahagia.

Salam, Ny. Carala.

- Kita pergi ke mana? - Ke jalan raya.

Aku bisa membayangkan wajahnya.

Apa dia akan menelepon polisi?

Jangan pedulikan apa yang akan dilakukannya.

Kita harus mengembalikan mobilnya ke tempat semula.

Celakalah kita. Kita merusak akhir pekannya.

"Jelfa Oil". Pernah dengar?

Berikan sarung tangannya.

Lihat! Kamera mini.

Seorang kawanku membeli kamera seperti ini di Jerman.

Aku tidak bisa membukanya.

Berikan jas hujannya.

Jangan tinggalkan sidik jari.

Ini bukan mainan.

Sebuah revolver. Sebuah kamera mata-mata.

Jelfa Oil.

Dia misterius.

Mungkin dia adalah agen rahasia? Perhatikan caranya berpakaian.

Aku tahu caranya.

Tidak ada telepon untukku?

Tidurlah. Aku tidak bisa pulang untuk makan malam.

Apa yang sedang kau lakukan?

Aku bisa menanyakan hal yang sama.

Sudah larut malam.

Ayo, pulanglah.

Kau pernah melihat Tn. Tavernier?

Ya, tadi siang.

- Dan malam ini? - Belum.

Kau pernah melihat Tn. Tavernier?

Dia tidak menelepon?

Jangan main-main!

Kita sudah mengitari jalan raya ini tiga kali.

Aku bosan.

Kau juga tidak suka mobilnya?

Mobil Mercedes!

Tipe 300 SL!

Orang asing!

- Mereka orang Denmark. - Bukan, mereka orang Jerman.

Hati-hati, Louis!

Kecepatan maksimalnya 100 km/jam.

Payah. Tavernier tidak bisa memilih mobil.

Lebih cepat!

Kau bisa mengalahkan mereka.

- Tak ada yang terluka? - Aku sudah terbiasa.

Kecelakaan pertamaku bersama mobil ini.

"Mari kita minum untuk merayakannya," seperti yang orang Perancis katakan.

Horst Bencker dari Munich.

Suamiku, Julien Tavernier.

Sedang berbulan madu!

Taruh sampanye itu di lemari es.

More Indonesian subtitles for Elevator to the Gallows (Ascenseur pour l'échafaud)

Komentet

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left