200 rreshtat e parë.
Ayolah, Pa. Kita sudah tiga jam di sini.
Kita bahkan tidak tahu entah ke mana ia pergi.
Dia setidaknya 12 meter ...
... karena Aku pernah melihatnya.
Tidak, Aku takkan pergi dari sini tanpanya.
Dan Aku kedinginan.
Shh... diam!
Ayolah, Bung. Bisa kita menepi?
- Aku kebelet kencing. - Kencingkan saja dari sisi perahu.
- Ayolah. - Kita tak boleh ke tepi.
Sialan.
Yesus.
Oh, ayolah, Bung. Aku tak bisa kencing seperti ini.
- Kenapa tidak bisa sih? - Ya, aneh saja kencing ....
... sementara kau duduk di situ.
Kencingkan sajalah!
Dengar? Jangan pedulikan apa yang kukatakan, seperti "Diam, Ainsley!" atau "Kau aneh, Ainsley." ...
... atau "Kenapa kau tak bisa melebihi adikmu, Ainsley?"
Kubilang diam, dasar longor!
Lihat? Lihat ini?
Bangsat.
- Apa katamu, Nak? - Tidak ada.
Jangan membuatku melemparkanmu ke rawa sekarang.
Ya, kau ...
Yesus Kristus!
Yesus, Nak! Kenapa?
Dia mencoba menggigit anu-ku.
Kau biarkan dia lolos, goblok!
Jadi, apa yang harus kulakukan?
Hanya bisa menjerit!
Bisakah kita menepi agar Aku bisa menyelesaikan kencingku?
Tuhan!
Jangan lama-lama!
Dasar bajingan aneh! Kencing saja banyak tingkah.
Oh sial.
Jangan bergerak, Ainsley.
Kayaknya dia kembali.
Baik, apa yang harus kulakukan?
Jangan bersuara.
Tetap di situ.
Oh.
Pa?
Kau mendapatkannya?
Pa?
Mungkin kita bisa pulang sekarang?
Pa!
Pa!
Pa? Pa?
Oh! Pa!
Ayo!
Kemarilah kau, jalang!
Aku akan membunuhmu!
Oh Tuhan!
Sakit!
Oh Tuhan! Tolong Aku!
Everything has been said before.
Nothing left to say anymore.
When it's all the same.
You can ask for it by name.
Babble babble, bitch bitch, rebel rebel, party party.
Sex sex sex and don't forget the violence.
Blah blah blah, got your lovey-dovey sad-and-lonely.
Stick your stupid slogan in, everybody sing along.
Babble babble, bitch bitch, rebel rebel, party party.
Sex sex sex and don't forget the violence.
Blah blah blah, got your lovey-dovey sad-and-lonely.
Stick your stupid slogan in, everybody sing.
Are you motherfuckers ready for the new shit?
Stand stand up and admit tomorrow's never coming.
This is the new shit.
Stand up and admit.
- Do we get it? - No.
- Do we want it? - Yeah.
This is the new shit.
Stand up and admit, and now it's you-know-who.
I got the you-know-what, you can stick it you-know-where.
You know why, you don't care, now it's you-know-who.
I got the you-know-what, you can stick it you-know-where.
You know why, you don't care, now it's you-know-who.
I got the you-know-what, you can stick it you-know-where.
You know why, you don't care, now it's you-know-who.
I got the you-know-what, you can stick it you-know-where.
You know why, you don't care, yeah.
So let.
Us.
Entertain you.
So let.
Us.
Entertain you.
- Everybody sing along. - So let.
Us.
Entertain you.
- Everybody sing along. - So let.
Us.
- Entertain you. - Blah blah blah blah blah.
Everybody sing along.
Aku perlu manik-manik.
Bergembiralah, Bung. Ini Mardi Gras!
- Ini menyenangkan! - Aku ada urusan.
Oh! Oh! Oh! Itu, itu, itu.
Lihat itu! Oh! Lihat payudara itu.
Hei!
Untuk sesuatu yang baru, kan?
Belum puaskah kau melihat payudara?
Aku tidak menginginkan hal ini. Aku ... Aku lebih baik di rumah saja.
Apa, sehingga kau bisa duduk di kamarmu dan menangisi Heather?
- Christine. - Ben, Bung, kita ke sini ...
... untuk bersenang-senang. Kau? Kau bersemangatlah.
Ada yang menyenangkan di sekitarmu. Hentikan berdiri di situ seperti jalang.
Bagaimana ini menyenangkan? Tempat ini menjijikkan.
Kamar hotel kita seperti bau sperma, Bung.
Semua orang hanya mabuk dan mencari perkelahian.
Kau! Kau muntah enam kali kemarin. Bagaimana kau melakukan ini?
Kalian di sini saja dan bersenang-senanglah, ya?
- Aku akan pergi melihat sesuatu. - Apa, sendirian?
Dewitt dan Robinson memberitahuku tentang tur keliling rawa hantu ...
... yang mereka lakukan tahun lalu. Mereka bilang itu menakjubkan.
Di sana kau akan melihat cahaya mengambang dan semacamnya di atas air.
Hanya ...
Kau ingin meninggalkan semua ini ...
... demi melihat beberapa cahaya sialan itu di rawa-rawa?
Kau tak perlu ikut denganku, Marcus.
Dengar, Aku akan menemui kalian di hotel nanti.
Keren.
- Ben, tunggu, tunggu, Bung. - Tidak, Marcus, tidak.
- Pergilah nongkrong dengan ... - Tidak, Aku ikut denganmu. Itu keren.
Terima kasih, Bung. Sob, kau pasti sangat ketakutan melakukan ini.
Sepertinya Aku lebih suka kulit penisku sendiri.
- Benar. Ini resmi. - Ini dia.
Tak ada lagi cewek murahan.
Tutup.
Tidak, tidak mungkin tutup.
Tapi kenyataannya ditutup. Ada tanda "Closed" besar.
Dan ini ... kau mengetuknya.
Baiklah. Ini menyebalkan.
Tidak, ini tidak menyebalkan. Ini akan menjadi keren.
- Untukmu karena kau menyebalkan. - Diam.
Aku hanya berkata.
Mau apa kau?
Uh ...
Kami ingin melakukan tur keliling rawa hantu.
Aku tidak melakukan tur malam lagi.
Aku tidak diizinkan untuk itu.
Oh, hanya saja teman-teman kami mengatakan ...
... bahwa kau melakukan ini satu tahun yang lalu.
Aku tak bisa melakukan tur malam lagi.
Asuransi terlalu tinggi ...
... setelah apa yang terjadi.
- Sayang sekali. Ayo kita balik. - Tunggu, tunggu, tunggu, tunggu.
Uh ... apa yang terjadi?
Oh ...
Kau tidak ingin tahu.
Aku ingin tahu.
Ke sana kita pergi.
Aku punya sekelompok tur ...
... ke rawa ketika ...
... pesta Halloween yang lalu.
Ada kabut malam.
- Ya? - Dan ada anak ini ...
Dia terlihat agak sepertimu.
Dia dihantui oleh sesuatu di rawa.
Dia melihat sepasang mata menatapnya dari hutan.
Dia berkeringat dingin.
Dia ingin meraih perahu dengan tergesa-gesa ...
... dan dia mengayunkan ...
... kakinya di atas tepi.
- Dia ... - Dia jatuh?
- Seekor buaya memakannya? - Apa yang terjadi?
Dia terpeleset, ...
... kepalanya terbentur ...
... tepat di atap ...
... dan menggugatku karena kecerobohannya.
- Bajingan itu! - Itu saja?
Cobalah Marie Laveau.
- Maaf? - Dua blok arah timur ...
... di Olive Street. Tapi jangan bilang Aku yang memberitahumu.
Aku harus merawat burungku.
Hati-hati berjalan di trotoarku!
- Whoa, whoa, ayolah, Bung. Tunggu. - Apa?
Ada yang mati ketika ke sana, kan?
Pesta yang menyenangkan, sesuatu yang sangat buruk.
- Tunggu, Ben! - Ayolah.
Ini sangat timpang. Bagaimana ini akan membantumu mendapatkan lebih dari dia?
Marcus, seluruh adegan ini, hanya saja ...
... setiap Aku melihat cewek seksi yang setengah telanjang ...
... mengingatkanku pada Christine, Mengerti?
Bisa jadi pintu digedor oleh pria Bulkowski itu.
Di ruang tamu kami, membungkuk di atas kursi empuk ...
... yang dibelikan ibuku untuknya.
Apa jadinya mengencani pria normal?
Pria itu punya leher sebesar truk.
Dan telinga sebesar bunga kol. Itu aneh.
- Apa dia akan bergulat dengannya? - Baiklah, hentikan, hentikan!
Baiklah, sudahlah.
- Aku tak mau membahas Bulkowski. - Aku juga tidak.
- Aku mengerti. - Ayolah. Ini akan menyenangkan.
Sepertinya bakal tidak ada cewek murahan di rawa.
- Aku tak perlu semua ini. - Ini akan menyenangkan.
- Menyenangkan seperti kepiting. - Ya, kau akan tahu.
Pelayan wanita itu dari Fezziwig, Bung.
No comments yet. Be the first to leave one.