167 rreshtat e parë.
Siapa yang tahu jalannya alam semesta?
Di mana dan kapan hujan akan turun?
Seberapa kuat angin akan bertiup?
Akan kutangkap. Yeah!
Apakah semua itu hanya kebetulan?
Atau mungkinkah itu takdir?/ Ini mengagumkan!
Bagus. Lobak./ Po!
Tolong, bantu aku!
Maaf. Permisi, mau lewat!
Ayah, aku akan melindungimu dari...
Pulpen?/ Aku ingin kau menandatangani barang-barangmu.
Barang-barang?
Bisnis ini berkembang dua kali lipat sejak kuubah kamarmu menjadi pusat oleh-oleh.
Pusat oleh-oleh?/ Dapatkan souvenir Ksatria Naga setiap pembelian!
Kau menjual barang-barangku?
Oh tidak tidak./ Astaga, terima kasih.
Aku memberikannya./ Apa?
Bagaimana dengan miniatur Lima Ksatria ku? Di mana mereka?
Aku menaruhnya di dalam kotak di sebelah sana.
Kotak ini?
Ups
Tidak!
Maaf, Po./ Ayah, itu adalah replika buatan tangan aksi Kung Fu asli.
Aku membuatnya di hari aku jatuh cinta pada Kung Fu.
Aku harus menemukannya.
Po, itu cuma kebetulan.
Di mana mereka?
Kebetulan? Atau takdir?
Sedikit yang Po tahu bahwa kebetulan semacam itulah yang membuat Lima Ksatria bersama bertahun-tahun yang lalu.
Ini adalah kisah tentang bagaimana Lima Ksatria itu terbentuk.
Berdiri tegak!
Ya, Guru Shifu.
Lebih lebar. Lebih rendah!
Tahan pijakanmu!
Stabil. Kuat.
Angkat dagu.
Inilah caranya Kung Fu.
Aku bahkan tidak bisa membedakan mereka.
Fokus.
Kendalikan.
Kendalikan!
Ini dia.
Apa yang kau lakukan? Itu bukan gerakan yang tepat. Itu bukan mengendalikan.
Dan berdirilah yang tegak!
Aku minta maaf, Guru. Aku tidak tahu apa yang merasukiku.
Tidak akan kubiarkan itu terjadi lagi./ Kuharap kau bisa kupercaya.
Seratus putaran./ Ya, Guru Shifu.
Lutut lebih tinggi!/ Ya, Guru Shifu.
Dia ingin membuatmu bangga./ Mungkin aku bisa bangga jika dia melakukan gerakan yang benar.
Gerakanmu./ Apakah ada yang lain?
Shifu, biji pohon ek hanya bisa tumbuh menjadi pohon ek. Bukan pohon ceri.
Kau harus membiarkan dia tumbuh menjadi dirinya sendiri.
Guru Oogway! Guru Shifu!
Guru Mongrel, ada apa?
Dia datang. Seorang kesatria raksasa.
Dia menyebut dirinya Boar.
Akulah Boar!
Dia tak terhentikan./ Aku tak terhentikan!
Dia tak terkalahkan./ Aku tak terl...
laklah...
Aku Boar!
Dia mengalahkan para master satu per satu. Dia menuju ke sini.
Shifu, hanya kau yang bisa menghentikannya.
Seorang babi telah menghancurkan jalan Utara. Aku jadi harus pergi mencari sayuran ke Selatan.
Dan sementara aku pergi, kau yang jadi koki.
Baiklah, jangan khawatir, Ayah. Aku sudah melihatmu memasak ribuan kali. Aku yang akan memasak... pura-pura masak.
Oh, aku hampir lupa. Selamat tinggal.
Aku akan merindukan kalian. Aku akan segera kembali.
Jangan lupa, sebelum buka, sapu jalannya, lap meja dan sebarkan menu.
Sapu, lap, sebarkan, seperti setiap hari. Jangan khawatir, Ayah. Aku mengerti. Pergilah.
Oke daah!
Baiklah, sudah selesai disebar.
Babi itu akan tiba di sini besok pagi. Tapi aku sudah pernah berurusan dengan jenis ini.
Aku menahan pijakanku. Stabil, kuat.
Dia melakukan ini sepanjang hari, bukan?
Ya, dia luar biasa.
Aku tidak akan pernah menjadi seperti dia.
Memang tidak akan.
Shifu, ada masalah yang sangat penting.
Apa yang bisa lebih penting dari mempersiapkan diri untuk bertarung?/ Makanan.
Mari kita pesan ini.
Chop, chop, chop. Aw!
Aku tahu apa yang sedang kupersiapkan.
Oh ya, rempah-rempah.
Jadi...
Apa yang kalian lakukan sepanjang hari di sana di...
Istana Giok.
Kung Fu./ Terima kasih. Tuhan memberkatimu juga.
Bukan, bukan. Kung Fu./ Oh, ya, Kung Fu.
Rapi sekali cara kalian melakukan Fu dengan Kung.
Kau tak tahu apa itu, ya kan?
Tidak, tidak, aku tidak tahu.
Baiklah, aku harus kembali.
Benar. Ya, tentu saja. Mereka akan menyukainya. Suka sekali.
Apa yang ada...
di dalam makanan itu?
Tolong, panggilkan dokter.
Kondisinya sedang tidak baik untuk melawan babi itu./ Aku bisa mendengarmu.
Tigress benar. Kau perlu bala bantuan.
Guru, akan menjadi suatu kehormatan jika aku bertarung untukmu./ Tidak, kau belum siap.
Ambilkan aku gulungan.
Ini adalah daftar nama empat kesatria. Cari mereka di desa Wang Fu dan cepatlah.
Tidak.
Suruh saja Tigress.
Guru, aku tidak akan mengecewakanmu.
Kembalilah sebelum fajar.
Jangan mengecewakan aku.
Aku akan membuatmu bangga.
Po, kau sudah dengar? Seorang juru masak tolol meracuni Shifu.
Apa?
Apakah dia mati?/ Belum. Tapi dia akan mati jika tertangkap.
Bukan, maksudku Shifu./ Oh tidak, dia masih agak hidup.
Jadi, bagaimana kau menjalaninya?/ Oh, aku membuatnya berantakan.
Oh, kau yang melakukan ini.
Anakku seorang koki. Aku sangat bangga.
Ya, tentang menjadi koki. Mungkin ada hal lain yang bisa kulakukan dengan baik.
Baik, mari kita lihat seberapa baik kau membersihkan kekacauan ini.
Ide bagus, Ayah. Bersih-bersih. Aku akan menjadi tukang bersih-bersih hebat./ Kau tukang bersih-bersih?
Aku bahkan tak bisa menyuruhmu mandi.
Kau lucu. Kau seharusnya jadi pelawak./ Seorang pelawak.
Atau seorang penari?/ Ya, penari. Aku bisa bergerak gemulai.
Kau gemulai? Aku merasa sakit.
Maka kau butuh dokter. Aku bisa menjadi dokter.
Tukang bersih-bersih, pelawak, penari, dokter. Bagus, apa lagi?
Seorang kaisar./ Aku bisa?
Tidak, aku hanya bercanda.
Po, kau sudah ditakdirkan untuk menjadi koki seperti aku.
Aku tidak bisa menjadi koki. Akulah orang yang meracuni.
Bahwa aku tidak bisa menjadi koki.
Ayah, aku tidak akan pernah bisa menjadi sepertimu.
Aku hanya... Aku tidak tahu apa yang ingin kulakukan.
Aku tahu apa yang bisa kau lakukan. Buang sampahnya.
Maaf, aku ke sini untuk bertemu Shifu. Aku seorang dokter.
Maaf.
Daftarnya.
Baiklah, senang bertemu denganmu.
Kau harus tahu apa yang ingin kau lakukan dalam hidupmu.
Kalau tidak, kau akan menjadi pecundang. Seperti koki yang yang meracuni Shifu itu.
Ya, benar tapi itu memang aku.
Akulah Boar. Aku tak terhentikan.
Guru Shifu dari Istana Giok, dia yang akan menghentikan dirimu.
Shifu?
Istana Giok.
Lakukan dengan cepat. Ada lembah yang harus kulindungi.
Akupunktur adalah seni sangat presisi./ Kau pernah melakukan ini sebelumnya?
Tidak pernah, kau adalah pasien pertamaku.
Ini sangat aneh.
Tukang bersih-bersih? Ini pasti nama sandi.
Guru, lembah dalam bahaya besar. Guru Shifu mengirimku kemari untuk menjemput empat ksatria.
Aku mencari...
Tukang bersih-bersih?
Ya?
Benar.
Master Tukang Bersih-Bersih, suatu kehormatan bisa bertemu denganmu.
Guru Shifu memintamu kembali denganku ke Istana Giok. Kau dibutuhkan di sana.
Istana Giok?
Kerja bagus.
Ya. Aku ... ya tentu saja, aku akan pergi./ Bagus. Kita harus cepat.
Istana Giok. Aku dibutuhkan di sana.
Mari kita lihat siapa berikutnya?
Pelawak?
Itu bukan pisang, itu istriku.
Ini mengerikan!
Oke, kami berdua pergi ke sebuah bar.
Sebenarnya salah satu dari kami akan...
Jangan masuk ke sana. Dia sangat buruk./ Bagus.
Halo. Master Pelawak?
No comments yet. Be the first to leave one.