The White Lotus

The White Lotus

Shkarko Titrat Indonesian

Sezoni 2

Informacioni i lëshimit

The White Lotus S02E04 In The Sandbox 1080p HMAX WEB-DL DD5 1 x264-NTb
Një Komentar nga Vilanelle
Resync for HMAX

Etiketat

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
x264
1080
Publikuar më: 2022-11-21
Shkarkime: 98
Dëgjim i Dëmtuar: No

Pamje paraprake e titrave në Indonesian

200 rreshtat e parë.

Sial.

Baiklah. Bangun.

Ayo, cepat.

Ayo. Kita harus pergi.

Halo.

Kau tak pernah bangun setelat ini.

Itu...

Ya, semalam terlalu larut.

Apa yang kalian lakukan?

Kami hanya minum seharian. Cameron...

Cameron ingin minum, jadi...

Ya, aku terlalu banyak minum.

Aku diculik.

Dia sudah berencana bermalam di sini.

Dia menyewa vila raksasa ini.

Itu sudah beres saat kami tiba di sini.

Dia bahkan tak memberitahuku sampai kami keluar dari mobil.

Aku mencoba meneleponmu beberapa kali.

Maafkan aku.

Aku merindukanmu.

Kau terdengar aneh.

Sampai jumpa beberapa jam lagi.

Ya, sampai jumpa saat kau kembali.

Aku mencintaimu. Sampai jumpa.

Ini dia. Aku punya 18...

Ada 1.800, hanya itu yang kupunya sekarang.

Kau tak punya uangnya?

Tidak, aku akan ambil sisanya. Semua baik-baik saja.

Aku akan pergi ke bank. Kami di sini sampai Jumat.

Aku akan meninggalkan amplop di meja depan.

Ya. Ide bagus. Lakukan itu.

Ya. Siapa namamu?

- Lucia Greco. - Lucia...

Lucia Greco.

Sempurna. Baiklah, ayo.

Tut-tut! Ini dia. Baiklah.

Terima kasih banyak, dan...

Terima kasih atas kesenangannya. Dah.

"Terima kasih atas kesenangannya"?

Luci.

Apa yang kita lakukan sekarang?

Entahlah.

Ayo berbaring di suatu tempat.

Selamat pagi.

- Selamat pagi. - Selamat pagi.

Kalian sesegar sepasang mawar.

Halo, Rocco.

Valentina.

- Halo. - Halo, Isabella.

- Apa kabar? - Baik. Kau?

Sangat baik. Terima kasih.

Maaf, Rocco, bisakah kau membantunya?

Isabella, katakan sejujurnya, apakah Rocco membuatmu tak nyaman?

Tidak.

Tidak. Kami hanya mengobrol.

Tidak, karena pria terkadang bisa...

Sedikit mengganggu dan bahkan agresif.

Tidak baik untuk di kantor atau di tempat lain.

Jika kau merasa dalam masalah...

Datanglah kepadaku.

Baiklah, terima kasih.

- Sama-sama. - Selamat pagi.

- Selamat pagi. - Selamat pagi.

Aku ingin membeli hadiah untuk istriku hari ini.

Sayangnya, dia tidak bisa datang.

Mungkin perhiasan yang bagus.

Aku ingin tahu apa ada toko yang kau rekomendasikan.

Tidak, aku tak tahu.

Tapi kau bisa berjalan di sepanjang Corso.

Kau akan menemukan sesuatu.

Ada toko bagus bernama Pancrazi.

Itu sangat dekat dan sangat bagus.

Bagus. Terima kasih.

- Sama-sama. - Sama-sama.

- Terima kasih. - Sama-sama.

Aku tak tahu Pancrazi. Belum pernah ke sana, apa bagus?

Indah. Aku suka semuanya di sana.

Senang mengetahuinya.

Jika butuh sesuatu, aku ada di sana.

Baiklah. Terima kasih banyak.

Aku akan mengambil buah sebentar.

Aku akan segera kembali. Ya?

Baiklah.

- Hei. - Hei.

- Bagaimana tidurmu? - Tidak nyenyak.

- Tidak? - Tidak. Kita...

Kita seharusnya mengobrol.

Maaf karena aku...

Aku tak tahu kenapa, semalam itu...

Tidak. Tidak apa-apa. Jangan minta maaf.

Ya. Kita harus mengobrol hari ini.

Baiklah. Ya. Itu akan menyenangkan.

Aku harus berhenti mengasuh anak.

Itu berat.

Aku harus menghadapi itu. Lalu...

Mungkin kita bisa merencanakan sesuatu setelah sarapan.

Baiklah. Semoga berhasil.

- Bagus. - Baiklah. Sampai jumpa.

Aku tahu bahwa hari ini aku harus bekerja, secara teknis.

Tapi aku hanya ingin tahu apa kau tak keberatan...

Jika aku mengobrol dengan pria yang kutemui di sini sebentar?

Dia baik dan pintar.

Dia kuliah di Stanford...

Dan dia bukan non-biner.

Ya, aku hanya mengacaukan semuanya.

Aku merasa jika menang lotre, akan kubuang tiketnya.

Jadi, aku merasa harus memberinya kesempatan.

Entah ada apa dengan Greg...

Tapi kurasa itu omong kosong.

- Pagi ini juga bagus. - Aku juga.

Sangat keren.

Terima kasih.

Gayamu sempurna.

Saat melihatmu semalam, aku berkata kepada Matteo...

"Akhirnya, seorang wanita glamor di Taormina."

Terima kasih.

Karena warnanya.

Semua wanita di sini berpakaian seperti akan pergi ke pemakaman...

Di pantai. Tapi kau...

Syukurlah kau di sini.

Kami akan sarapan. Kau mau bergabung dengan kami?

Tidak, kami baru makan.

Apa kami bisa menemuimu di klub pantai nanti?

Ya, aku belum pernah ke klub pantai. Apa itu bagus?

Datanglah, minum koktail.

Kami selalu dapat kursi terbaik karena Marco adalah teman lama.

Dia menjaga kami.

- Kau orang Inggris? - Ya, aku asli sana.

Tapi aku tinggal di Palermo sekarang.

Ada beberapa teman yang menginap di hotel...

Jadi, kami naik kapal untuk menemui mereka.

- Kau punya kapal, ya? - Ya.

Datanglah, lihat kapalnya.

Kami akan sisakan dua kursi.

- Sampai nanti, semoga. - Sampai jumpa.

Mereka baik.

Aku merasa seperti sampah.

Aku tak bisa terus hidup seperti ini.

Mia...

Maafkan aku.

Untuk apa?

Aku pengaruh buruk.

Aku tidak mau sendirian, jadi, aku menyeretmu ke dalam aibku.

Kini kita berdua akan dihukum.

Dihukum?

Apa maksudmu?

Semua pelacur dihukum pada akhirnya.

Tidak. Lucia.

Lihat aku.

Tak ada yang dihukum.

Ini hanya efek narkoba dari semalam.

Lagi pula, itu berjalan lancar.

Bercinta dengan mengetahui persis apa yang akan kau dapatkan...

Tidak terlalu buruk.

Tidak, Mia. Jangan katakan itu.

Kenapa?

Karena lihat kita.

Semua orang tahu yang kita lakukan.

Demi Bunda Maria, tenanglah!

Sejak kapan kau peduli pendapat orang?

- Lucia. - Gunung Etna.

Itu ayah dari pria yang kemarin malam.

Aku tak yakin kau siap untuk itu, Nonno.

- Ayo, cepat. - Ya. Aku bisa melakukannya.

Itu tampak mengundang. Mari kita coba.

- Menurutku... - Ayolah! Makan bersamaku.

- Baru saja makan... - Kalau begitu minumlah.

Jangan beri tahu ayahmu, ya?

Kau mau membawaku ke mana?

Mandi dan ganti baju.

Aku punya kunci kamar pria tua itu, ingat?

Astaga!

Bung.

Astaga.

Ini semua salahmu.

Ayolah. Kita bersenang-senang.

Kode pria?

- Kode pria? - Ya, Sayang, kode pria.

Tentu, ya, terserah. Kode pria.

Terima kasih.

Aku mencintaimu. Aku hanya ingin berada di dalammu.

- Tidak, terima kasih. - Kumohon.

- Tidak. - Aku ingin lakukan sesuatu kepadamu.

- Tidak. - Aku ingin membuatmu senang.

- Sial. - Kau baik-baik saja?

Kau baik-baik saja, Kawan?

Jadi, aku sangat teler semalam.

Aku mengatakan beberapa hal yang kuharap menjadi rahasia kita.

Kau tidak mengatakan apa pun.

Terkadang aku kesulitan mempertahankan teman wanita.

Kau tahu bagaimana wanita.

Mereka berpura-pura ingin menjadi temanmu...

Tapi sebenarnya hanya ingin mendapatkan sesuatu darimu...

Lalu bicara omong kosong dan menusukmu dari belakang.

Tapi aku merasa bisa memercayaimu.

Bisakah?

Tentu saja.

Lagi pula, kau tak kenal siapa pun.

Maksudku, kau tak kenal orang-orang yang kukenal.

Tidak. Mungkin tidak.

More Indonesian subtitles for The White Lotus

Komentet

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left