200 rreshtat e parë.
Hidupku dimulai pada 15 September 1975.
Di sebuah tempat di Balkan dimana Eropa berakhir tapi tak pernah bermula.
Ini ibuku - ramah dan baik hati.
Hidup dalam dunia buku dan musiknya sendiri.
Cantik dan bimbang seperti Gobelin yang dia sulam.
Ayahku - selalu tergesa-gesa agar tak melewatkan sesuatu.
Membuat rencana, mencari jalan baru untuk dilalui.
Nenek sedang mencari gula untuk menyambut kelahiranku.
Kecanduan pada kue, dia yakin bahwa dunia berputar pada bongkahan gula.
Ada gula hari ini?
Nenek Sladka (kue) adalah julukannya.
Ada gula hari ini? - Tidak.
Tapi dunia itu luas dan dia tahu bahwa tanaman tebu ditanam di tempat yang jauh.
Apa yang ada hari ini? - Gula, gula Kuba!
Hei, kamerad, kembali! - Berdiri di antrian! Antrilah!
Apa kau tak merasa malu, kamerad?
Kafe - ibukota rahasia dari backgammon!
Hari itu kakekku menghadapi perlawanan keras.
Pemenangnya akan menjadi raja backgammon yang baru.
Mereka memanggil kakekku Bai Dan.
Dan - kependekan dari Yordan, dan 'Bai' adalah panggilan kehormatan
untuk sentuhan spesialnya dengan dadu.
Tidak semua orang bisa melempar dadu!
Bai Dan - ahlinya melempar dadu!
Bermain sejak pagi hari - sudah mendekati hasil akhirnya.
Dan saat itulah aku dilahirkan.
Semuanya. Enam dobel. - Luar biasa!
Raja Backgammon yang baru adalah Bai Dan!
Ini kue bolu, baklava, kue mentega.
Sladke, dari mana gulanya? - Fidel Castro mengirimnya dari Kuba.
Dunia itu luas dan keselamatan mengintai di sudut-sudutnya.
Untuk cucuku, Alexander! Bersulang!
Itulah awal dari kisahku.
Kisah hidup Alexander Georgiev, panggilannya Sashko.
Dunia itu luas dan orang-orang memanggilmu sesuka mereka.
THE WORLD IS BIG AND SALVATION LURKS AROUND THE CORNER
Halo, ya.
Ya.
Baik, mengerti.
Anak-anak... Mereka mengalami kecelakaan.
Sashko selamat, dia ada di rumah sakit.
Yana dan Vasko...
Hai. Bagaimana perasaanmu?
Kau mengerti pertanyaanku?
Siapa namamu?
Aku tak tahu.
Selamat pagi. Ada yang bisa dibantu? - Selamat pagi.
Aku mencari cucuku Alexander Georgiev.
Bangsal 17, di koridor sana.
Terima kasih.
Ini aku, Sashe. Aku baru saja datang...
Cucuku. Bagaimana keadaanmu?
Aku kakekmu, dari Bulgaria. Apa kau tak mengenaliku?
Kau tak apa-apa?
Katakan kau baik-baik saja!
Aku tak tahu jika... Tolong, Aku tak mengenalmu...
Sashe, Sashe... Lihatlah baik-baik,
Ini aku, kakekmu!
Aku datang dari rumah, ingat?
Aku mengajarimu bermain backgammon.
Kau ingat lagunya?
Backgammon dimainkan oleh mereka yang bisa memainkannya,
Backgammon juga dimainkan oleh mereka yang tak bisa memainkannya.
Apa yang terjadi?
Katakan pada orang ini untuk pergi. Aku tak mengenalnya.
Tolong, segera tinggalkan ruangan ini.
Sashe...
Backgammon dimainkan oleh mereka yang bisa memainkannya,
Backgammon juga dimainkan oleh mereka yang tak bisa memainkannya.
Bermainlah dengan berani, jangan takut, seburuk-buruknya kau hanya akan dikalahkan.
Satu, dua, tiga, empat, lima, enam enam, lima, empat, tiga, dua, satu
Satu, dua, tiga, empat, lima, enam enam, lima, empat, tiga, dua, enam dobel.
Kakek, aku boleh melempat dadunya?
Perhatian semuanya!
Pejo, ambilkan minuman untuk semua. Hari ini aku mentraktir semuanya.
Cucuku meminta melempar dadu!
Untuk yang muda. Beri jalan untuk yang muda.
Ayo, juara!
Sebuah sumpah:
Kita tak bermain untuk uang, kita bermain untuk kebanggaan.
Kau janji? - Janji.
Ambil dadunya!
Kau harus mempercayai dadunya.
Pikirkan kedua angkanya!
Enam dan satu.
Sekarang lemparlah.
Bravo!
Maaf, aku harus mengingatkanmu bahwa dia tak akan mengenalimu.
Aku akan berbicara padanya, menyiapkannya untuk... - Dok, bagaimana keadaannya?
Apa dia akan sembuh?
Untungnya tak ada luka fisik yang fatal.
Dia mengalami amnesia retroaktif. - Amnesia?
Ya. Dia tak bisa mengingat kejadian apapun sebelum kecelakaan itu.
Dia bahkan tak tahu bahwa kedua orangtuanya meninggal.
Berita ini mungkin akan membuatnya tambah sedih.
Sashe, kakekmu datang!
Berikan padaku!
Berikan padanya! Jangan menggodanya...
Selamat ulang tahun, Sashko! - Terima kasih.
Mainkan terus sampai kotaknya rusak.
Terima kasih, kakek.
Sekarang kau sudah mencapai puncak!
Dan sebuah foto...
Senyumlah!
Tiup lilinnya.
Bagus, anakku!
Alexander Georgiev. Tolong tinggalkan pesan setelah bunyi ini.
Tn. Georgiev, ini Vitechek dari biro penerjemahan.
Mengenai instruksi pemakaian pada vacuum cleaner PX 510.
Kau berjanji menyelesaikannya minggu lalu, Tolong telepon kembali.
Aku membawakanmu beberapa foto.
Siapa orang-orang ini? - Ayah dan ibumu.
Nenek Sladka.
Ini kamu dan ini aku.
Ayah dan ibumu.
Aku tak mengingat mereka.
Itu hari ulang tahunmu.
Umurmu tujuh tahun.
Apa kau benar-benar tak mengingatnya? - Aku tak ingat.
Mereka semua orang asing. Aku tak ingat siapapun.
Ibu, ayah... bahkan diriku. Cukup!
Kau akan mengingatnya, Sashe. Aku yakin kau akan mengingatnya!
Aku menemukan kotak backgammon itu. Semalam aku ada di tempat tinggalmu.
Kau masuk ke tempatku? Bagaimana caranya?
Tidak secara legal...
Tidak legal...
Kau masuk begitu saja... Bagus, luar biasa...
Jadi kau kakekku dari Bulgaria! Bagus sekali!
Tapi sekarang waktunya untuk pergi. Pergilah, aku tak mengenalimu!
Sashe...
Aku tak ingat siapa kamu!
Seorang yang tak bisa memukul papan, membutuhkan baskom untuk memegang dadu!
Ada orang partai di sini, jangan membuatku jengkel.
Kamerad, kenapa si Lenin yang ramah ini menatapku?
Kau berdiam diri di sana sepanjang waktu, seharusnya tahu cara bermain.
Ayo bermain.
Tapi kau tak mau, karena kalau kau tak bermain, kau tak akan kalah.
Tapi kita semua bermain di sini.
Jika kau hanya melihat, kau akan mendapat hantaman papan di kepala.
Dia pergi.
Vasko, bagian personalia memanggilmu!
Georgiev...
Sangat buruk, Georgiev. Buruk sekali!
Kenapa? Ada apa? - Hal yang aneh.
Kau bertugas di resimen misil.
Suatu kali kau bertengkar dan memukul petugas yang sedang jaga.
Itu yang ditulis di sini.
Enam bulan di penjara, dikeluarkan dari Comsomol.
Dibebas tugaskan pada 1971, mengikuti ujian masuk Institut Mesin
tapi kau lupa menyantumkan pengusiran dari Comsomol.
Surat rujukan palsu dari Militer, ini salinannya.
Yang lain mengabaikan hal itu, kau berhasil masuk dan lulus.
Tapi suatu hari segalanya menjadi terang.
Apa yang harus kulakukan terhadapmu?
Kau orang yang berbakat...
Kau punya anak. Biarkan dia tumbuh dengan sehat dan tenteram.
Ini kesalahan manusiawi. Kau masih muda dan banyak waktu untuk dijalani.
Apa yang kau inginkan dariku?
Ayah mertuamu, mereka amemanggilnya Bai Dan...
Dia seorang pembalap sepeda, menang di Tour Bulgaria tahun 1954.
Mendapat beasiswa, belajar dua tahun di Jerman Timur.
Selama pemberontakan Hungaria dia mengorganisasi demo mahasiswa.
Dipulangkan ke Bulgaria. Apa yang dilakukannya?
Meledakkan patung Stalin dengan dinamit.
Dijatuhi hukuman mati. Diampuni.
15 tahun di penjara dan masih belum belajar sama sekali.
Dia bermulut besar -
bicara menentang otoritas.
Tak mungkin! Yang dipikirkannya hanyalah backgammon.
Hanya backgammon...
Sekarang ini, kami tak ambil peduli dengan penjualan papan backgammon...
atau bengkel kerjanya di ruang bawah tanah... - Apa yang kau inginkan dariku?
Kau catat semua omongannya yeng anti pemerintah.
Dan semua pemain backgammon juga, serta semua temanmu, untuk jaga-jaga...
Kau melaporkan semuanya padaku.
Tanda tangani berkas ini!
Ijinkan aku memikirkannya.
Boleh, tapi jangan lama-lama. Hal buruk bisa saja terjadi...
Dan jika aku tak menandatanganinya? - Buruk, sangat buruk akibatnya.
pembatalan gelar sarjanamu, pemecatan, dan istrimu juga...
Ancaman penjara untuk pemalsuan...
Masih belum cukup? Masih ada lagi...
Jika kau tak mau bicara,
ayo bermain saja.
Aku tak peduli dengan permainan itu.
Ayolah, hanya satu permainan saja. - Aku kurang beruntung.
Backgammon tak ada hubungannya dengan keberuntungan.
Aku mengajarmu bermain bertahun-tahun lalu.
Lihat, kau belum lupa.
Mata ular - Itu tak bagus.
Tak apa-apa. Tak ada yang namanya lemparan buruk, hanya ada pemain buruk.
Tergantung pada bagaimana kau memainkannya.
Kau harus menggerakkan kepingmu untuk menahannya
dan mencoba membendung keping lawanmu.
Hanya dengan menutup titik-titik di sini dengan dua keping saja.
Ini - mata ular, nilainya memang terkecil tapi lemparannya besar.
Menutup Bosporus di sini
dan Dardanella di sana,
jadi musuhnya terkurung di Laut Hitam dan tak bisa bergerak.
Yeah!
No comments yet. Be the first to leave one.