200 rreshtat e parë.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Sudah siap mulai?
Sebaiknya cepat jika kau tak ingin aku meninggal di depan kamera.
Tolong jawab ke arah kamera.
Apa pendapat Anda tentang perubahan di San Francisco sejak tahun 60-an?
Tidak banyak berubah.
Sungguh?
Menurut Anda tak banyak berubah?
Ya...
kami masih tetap manusia,
ya, 'kan? Maksudku...
Tak sempurna...
narsistik...
dan bekerja keras.
Mau minum?
Gin dan tonik.
- Tolong sampanye. - Tentu saja.
Bisa minta dua?
Saya dilarang...
Tolong.
Akan saya usahakan.
Terima kasih.
- Gugup? - Tidak.
Kau selalu bicara seolah mereka keluarga.
Bisakah kau anggap orang yang sudah 20 tahun tak bertemu keluarga?
Aku yakin ada batasannya atau apa.
Silakan.
Terima kasih.
Terima kasih.
Tenang. Dia bukan pemarah saat mabuk, tetapi cengeng.
Shawna Hawkins, apa yang sedang kau lakukan?
Jangan tersinggung. Bagaimana kau bisa menyelinap dengan hak tinggi?
Orang selalu bilang aku banci.
Sekarang, bisa jelaskan kenapa mencuri di barku?
Aku tidak mencuri.
Kalau begitu kau hanya mengambil lampuku tanpa izin.
Lebih baik memohon maaf daripada meminta izin?
Aku suka itu.
Aku akan kembalikan.
Silakan, Tiny Tim.
Lari.
- Terima kasih, Ida. - Ya.
Sampai nanti.
SHAWNA KEREN
Untuk Anna Madrigal?
Ya. Atau mungkin Shawna Hawkins. Kayaknya dia bilang keik.
Baik. Tunggu sebentar, aku perlu bantuan.
Sebentar, ya.
Aku akan pilih itu jika jadi kau.
Lebih banyak krim per inci persegi.
Apa itu inci persegi?
Tanyakan itu ke ibumu.
Kau punya anak?
Belum.
Ini dia.
Bagus.
Bagaimana kita akan membawanya pulang?
Dengan hati-hati.
- Tidak usah. - Benar?
Ya. Kue untuk Anna Madrigal.
Ini dia.
- Oke. - Terima kasih.
KOTAK SURAT
Hai.
- Dapat lampu lagi. - Terima kasih.
Hai, kalian lihat anjing dachshund Bob di Instagram?
Lucu sekali.
Pengikutnya 1,9 juta.
Gila.
Jonathan.
Kita bicara 5 menit lagi.
Ya. Bagus.
Curian?
Pinjaman.
Tanamannya bagus.
Aku lakukan sebisaku. Semoga dia tak minta bunga potong.
- Anna suka apa yang dia suka. - Kalau begitu, jika umurku sudah 90
tolong ingat bahwa aku suka uang, liburan tropis,
dan penari cowok di Beaux dengan bisep dan bokong.
Oke.
Bagaimana bisa kita ambil kue?
Karena baik dan murah hati.
Itu artinya "orang bego", kau tahu, kan?
Kau tak apa-apa?
Kau dengar wanita di toko kue itu?
Tentang anak-anak kita? Ya.
Dia pikir kita heteroseksual, Jake.
Dia pikir begitu.
Kau senang.
Tidak.
Kau tak ketahuan dan kau senang.
Apa salahnya?
Sumpah, jika kau mulai pidato "gender adalah konstruksi" sekarang,
aku akan lempar kue ini padamu.
Dengar, aku hanya bilang kita tahu kita LGBT.
Tak ada yang mengubahnya.
Jika ada dua orang LGBT di jalan dan tak ada yang tahu, apa mereka masih LGBT?
Aku tak pandai dalam aljabar.
Kau menyebalkan.
Sudah jelas gender itu konstruksi.
Oke, jadi...
kita telat bayar sewa 2 bulan.
- Kita harus cepat cari uang. - Ya.
Bagaimana jika...
kita mencoba jadi terkenal di Instagram?
Seperti Bob?
Ya, tepat,
tetapi tentang anak kembar.
Dan mungkin penampilan baru.
Ya, bagus.
Gila, 'kan?
Tak segila gelar sarjana seni rupa kita.
Ini.
Aku akan bikin akun Instagram baru.
Entah ini ironis atau tidak.
Kurasa ironi tak ada di internet.
Aku harus mabuk dulu untuk memahaminya.
Bagaimana kalau "Twintertainment"?
Di sini selalu dingin.
Kau harus bawa jaket.
Aku mengerti.
- Apa? Apa terlalu kentara? - Ya...
Aku tak tahu baju yang pantas.
Aku cari di Google
baju pesta ulang tahun 90 tahun di San Francisco,
foto Cher muncul terus.
- Kau siap? - Ya. Bisa bawakan hadiahnya?
Siapa itu?
Aku tak tahu. Coba kuperiksa daftar cewek seksiku yang lengkap.
Hai, Nak.
Aku pergi. Vodkanya kurang.
Ada empat botol. Apa tak cukup?
Persatuan Waria juga akan datang, jadi jauh dari cukup.
Oke, tetapi jangan terlalu lama, nanti kehabisan kue.
Baik, Ayah.
Bisa sebut nama lengkapmu di mik?
Aku butuh rekaman...
Bisa beri tahu namamu dahulu sebelum bertanya?
Tidak.
Kau selalu seperti ini?
- Kau selalu mengatur? - Ya.
Kau belum menjawab pertanyaanku.
Apa yang kau lakukan dengan itu?
Membuat film dokumenter
tentang komunitas LGBT dan kekecewaannya
akibat cengkeraman kapitalisme di San Francisco.
Kau memang bicara seperti itu?
Hanya jika ingin membuat kesan.
Kupikir aku pewawancara.
Kurasa tidak.
Sampai nanti.
Sampai jumpa.
Dia di atas.
Kami tak mau.
Aku yakin kau mau.
Mataku tidak lamur, 'kan,
kau memakai kaos Pac-Man.
Kaosku dan gurauan ayahmu, kita seimbang.
Itu bukan gurauan ayah.
Kalau begitu, gurauan om.
Sial, untung kau tampan.
Ya, itu modal utamaku.
Merah atau biru?
Biru.
Kau yakin?
Aku yakin. Apa...
Mau minum sebelum kita turun?
- Aku gugup. - Ya, aku sungguh terkejut.
- Ini keluargaku. - Aku tahu, aku sudah bertemu.
Ya, tetapi jika mereka bersama, mereka bisa banyak.
Seperti keluarga lainnya.
Rasanya ini penting.
Seperti aku belahan jiwamu.
Tidak dengan kaos itu.
Ya.
Kemarilah.
Ini tempatnya? Gang Barbary.
Ini tempatnya.
Ayo?
Bukankah ini luar biasa?
Ini hebat.
Katakan aku berhalusinasi karena aku tahu ini tak nyata!
Mouse!
Aku tak mengira ini akan terjadi.
Mary Ann Singleton pulang ke Gang Barbary.
Sedang apa kau di sini?
Kau mestinya bilang saat kita bicara dua hari lalu?
Aku tak ingin Anna tahu.
Kejutan kecil.
Tak sabar melihatmu melompat keluar dari kue.
Sudah, ah.
Wah. Kau semakin kekar.
Bikin panas cewek sebelum dibawa pulang.
Kau paham.
Aku dikenal suka iseng mampir ke gym
- sesekali. - Ya?
"Iseng" baginya dua jam sehari, enam hari seminggu.
Ben?
Kau pasti Ben!
Hai.
No comments yet. Be the first to leave one.