200 rreshtat e parë.
DIA TERTIKAM KARENA PEMBERONTAKAN KITA,
DIREMUKKAN KARENA KEJAHATAN KITA, OLEH BILURNYA KITA SEMBUH.
YESAYA 53 700 SM
Petrus.
Tak bisakah berjaga satu jam saja dengan-Ku?
Guru, apa yang terjadi kepada-Mu?
Haruskah kupanggil yang lain?
Tidak, Yohanes. Aku tak mau mereka melihat-Ku seperti ini.
Apa Kau dalam bahaya, Guru? Haruskah kita lari?
Tetap di sini. Berjaga...
dan berdoa.
Ada apa dengan-Nya?
Dia terlihat takut.
Dia bicara tentang bahaya saat kita makan...
Dia sebutkan pengkhianatan dan...
Tiga puluh.
Tiga puluh, Yudas.
Apa itu perjanjian antara aku dan kau?
Ya.
Di mana?
Dia di mana?
Dengarkanlah Aku, Bapa.
Bangkit dan bela Aku.
Selamatkan Aku dari perangkap yang mereka buat untuk-Ku.
Kau sungguh percaya
bahwa satu orang bisa memikul seluruh beban dosa?
Lindungilah Aku, ya Tuhan.
Aku percaya kepada-Mu.
Aku berlindung kepada-Mu.
Percayalah, tak ada seorang pun yang bisa memikul beban ini.
Karena jauh terlalu berat.
Menyelamatkan jiwa mereka terlalu mahal.
Tak seorang pun. Tak akan pernah.
Tidak.
Tak akan pernah.
Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu.
Ambillah cawan ini dari-Ku...
Namun, bukan apa yang Aku kehendaki...
melainkan apa yang Engkau kehendaki.
Siapa Bapa-Mu?
Siapa kau?
Siapa yang kau cari?
Kami mencari Yesus dari Nazaret.
Akulah Dia.
Salam, Rabi!
Yudas...
kau mengkhianati Anak Manusia dengan ciuman?
Petrus!
Letakkan itu!
Mereka yang menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang.
Letakkan.
Malkhus! Bangun!
Kita sudah menangkapnya. Ayo.
Apa, Maria? Ada apa?
Dengar...
"Kenapa malam ini terasa berbeda dari malam lain?"
"Karena saat itu, kita budak dan sekarang kita bukan budak lagi..."
Dia ditangkap!
Orang sebanyak mungkin, dengar? Kita ke lapangan Imam Besar.
Ayo, cepat!
Tunggu! Jangan buru-buru.
Ini bukan rombonganmu, kau manusia rendah.
Petrus...
Petrus...
Hei! Ada apa ini?
Di dalam! Hentikan mereka!
Mereka menangkapnya!
Secara diam-diam, saat malam!
Menyembunyikan kejahatan mereka darimu!
Hentikan mereka!
Apa yang kau bicarakan?
Siapa yang mereka tangkap?
Yesus.
Yesus dari Nazaret!
Diam!
Diam!
Dia gila.
Hanya seorang penjahat yang dibawa untuk ditanyai. Itu saja.
Pelanggaran aturan kuil.
Aku mengerti.
Sebaiknya beri tahu dia akan ada masalah berkembang.
Beri tahu siapa?
Abenader, dasar bodoh.
Ayo, cepat!
Ayo!
Yesus...
Yesus?
Apa kau lapar?
Ya, aku lapar.
Ini meja yang tinggi sekali!
- Untuk siapa ini? - Seorang yang kaya.
Apa dia suka makan berdiri?
Tidak. Dia suka makan seperti ini.
Meja tinggi, kursi tinggi.
Aku belum membuatnya.
Ini tidak akan berhasil.
Jangan kau lakukan!
Lepaskan pakaian kotor itu sebelum kau masuk.
Cuci tanganmu juga.
Sudah dimulai, Tuhan.
Maka, terjadilah.
Pak, ada masalah di...
Di tengah malam, Abenader?
- Maafkan aku. - Apa masalahnya?
Masalah di dalam dinding kota.
Kayafas menangkap semacam nabi.
Siapa?
Orang Galilea.
Kaum Farisi sepertinya benci orang itu.
Orang Galilea? Siapa yang kau bicarakan?
Siapa pengemis yang kau bawa ini,
dirantai seperti terdakwa kriminal?
Dia Yesus, pembuat masalah bagi orang Nazaret.
Kau Yesus dari Nazaret?
Mereka bilang kau raja.
Di mana kerajaanmu?
Kau keturunan dari raja apa?
Bicaralah!
Kau hanya anak tukang kayu sederhana, bukan?
Ada yang bilang kau Elia.
Namun, dia diangkat ke surga dengan kereta kuda!
Kenapa kau tak ucapkan sesuatu?
Kau dibawa kemari sebagai penghujat!
Apa pendapatmu tentang itu?
Belalah dirimu sendiri.
Aku bicara terbuka ke semua orang.
Aku mengajar di kuil tempat kami semua berkumpul.
Tanya mereka yang sudah dengar perkataan-Ku.
Apa begitu caramu menjawab Imam Besar?
Dengan kesombongan?
Jika ucapan-Ku buruk...
katakan, keburukan apa di ucapan-Ku?
Jika tidak, kenapa kau memukul-Ku?
Akan kita dengarkan mereka yang dengar penistaanmu.
Bagus!
Kita dengar mereka.
Dia menyembuhkan orang sakit dengan sihir.
Dengan bantuan iblis!
Aku sudah melihatnya.
Dia mengusir iblis, dengan bantuan iblis!
Dia sebut dirinya Raja Yahudi.
Tidak, dia sebut dirinya Putra Tuhan.
Dia bilang akan hancurkan kuil...
dan membangunnya lagi dalam tiga hari.
Lebih buruk lagi!
Dia bilang dialah roti kehidupan!
Jika kita tidak makan dagingnya atau minum darahnya...
kita tidak akan hidup kekal.
Diam!
Kalian semua di bawah pengaruh orang ini.
Buktikan kesalahan orang ini...
jika tidak, diamlah!
Seluruh sidang ini terlalu berlebihan.
Yang kudengar dari para saksi saling bertentangan!
Siapa yang mengatur pertemuan ini?
Juga selarut malam ini?
Di mana anggota konsil lainnya?
Bawa dia pergi dari sini!
Keluar!
Ini semua adalah olok-olok rendahan!
Kau tidak mau ucapkan apa pun?
Tak mau jawab tuduhannya?
Kutanya kau sekarang...
Yesus dari Nazaret.
Katakan, apa kau sang Mesias?
Putra dari Tuhan?
Benar...
dan kalian akan lihat Anak Manusia bertahtakan kekuasaan
dan akan datang dari awan-awan surga.
Penghujatan!
Kau dengar dia. Tak perlu ada saksi!
Apa keputusan yang kau jatuhkan?
- Hukuman mati! - Hukuman mati!
Bukankah pernah kulihat kau bersama orang Galilea itu?
Ya! Kau salah satu pengikutnya!
Aku mengenalimu.
Diam! Aku tak pernah melihatnya. Aku tak kenal orang itu.
Kau Petrus! Salah satu murid Yesus.
Aku tak kenal orang itu! Kau salah!
Hentikan!
Aku pernah melihatmu.
Hentikan dia!
Kau salah, terkutuk kau!
Aku bersumpah tak mengenal orang itu.
Aku tak pernah melihatnya.
Ke mana pun Kau pergi, aku akan mengikuti, Tuhan.
Ke penjara, bahkan ke kematian.
Amin. Sesungguhnya...
sebelum ayam berkokok...
kau akan menyangkal-Ku tiga kali.
Petrus?
Tidak. Aku tidak layak!
Aku sudah menyangkal-Nya, Bunda!
Menyangkal-Nya tiga kali.
Tiga kali!
Tiga kali!
Ayo! Kau uruslah itu.
Biarkan dia lewat. Dia tak berbahaya.
Lepaskan dia!
Ambillah lagi peraknya.
No comments yet. Be the first to leave one.