Anna Karenina

Anna Karenina

Shkarko Titrat Indonesian

Informacioni i lëshimit

BORUTO-NARUTO NEXT GENERATIONS- episode 198
Një Komentar nga MarBot
retail from iQIYI.

Etiketat

other
Publikuar më: 2021-06-12
Shkarkime: 50
Dëgjim i Dëmtuar: No

Pamje paraprake e titrave në Indonesian

123 rreshtat e parë.

Di sana kau rupanya.

Kau...

Delta!

Kawaki.

Apa dia juga anggota Kara?

Namanya Delta. Dia salah satu anggota Kara,

serta salah satu anggota inti yang disebut "Inner".

Aku sudah dengar tentangmu, Naruto Uzumaki.

Kau kepala desa Konohagakure.

Kau Hokage, 'kan?

Suatu kehormatan bertemu denganmu.

tapi kau menghalangiku. Bisakah kau enyah dari sini?

Aku mencari anak di belakangmu.

Hati-hati.

Semua Inner adalah monster.

Maafkan aku.

Tapi Kawaki tamu penting bagi kami.

Aku tak bisa membiarkannya berhubungan dengan orang asing tak dikenal.

Benarkah?

Kau sangat menyebalkan.

Aku memutuskan untuk membunuhmu.

Ayah.

Boruto, mundur.

Tolong jaga Himawari.

Kawaki, fokuslah melindungi dirimu sendiri.

Rasengan!

Apa yang terjadi?

Rasengan...

Dia menyerapnya!

Itu sepasang mata yang dimodifikasi.

Apa matamu alat ninja ilmiah?

Aku terkesan kau bisa menghindarinya.

Bukan hanya matanya.

Bahkan kakinya...

Benar.

Aku punya alat ninja ilmiah di sekujur tubuhku.

Itulah diriku.

Tubuh yang penuh alat ninja ilmiah?

Itu sama seperti Kawaki.

Ayah!

Ayah!

Pasti sakit sekali.

Aku menusuk perutmu dengan keras.

Tampaknya kau juga monster jahat.

Kakimu tak bisa digerakkan?

Membosankan sekali.

Ayah!

Boruto, jangan mendekat!

Tetap di tempatmu.

Sama-sama, Nak.

Aku akan mengirimmu ke dunia itu jika kau mau.

Jangan nakal dan tunggu di sana.

Hei.

Jangan berani menyentuh anak-anak itu.

Aku janji kau akan menyesalinya.

Kau akan menyesalinya sampai mati.

Aku sangat penasaran dari mana kau mendapatkan keberanian untuk pamer.

Tapi jangan salah paham.

Mari kesampingkan anak-anakmu.

Tak diragukan lagi, aku bisa segera membunuhmu.

Tapi Kawaki adalah prioritasku.

Kaulah

yang salah paham.

Saat kukatakan anak-anak, Kawaki juga termasuk.

Jangan coba-coba menyentuhnya dengan tangan kotormu.

Aku tak mengerti.

Dia hanya orang luar yang akan menyulitkanmu.

Haruskah kau berusaha begitu keras untuk melindunginya?

Aku bisa menanyakan hal yang sama.

Kau mengambil risiko dan datang ke lokasi musuh sendiri.

Kurasa kau bertekad melakukannya.

Bahkan bisa dibilang kau putus asa, 'kan?

Kenapa kau mengincar Kawaki?

Siapa dia?

Kau akan segera mati.

Kenapa kau peduli dengan hal seperti itu?

Tak apa-apa. Aku hanya penasaran.

Begitulah aku.

Sudah kuduga.

Kau pembohong.

Aku takkan tertipu.

Jadi, kau bisa melihatnya.

Sepertinya serangan itu tidak membahayakanmu.

Monster yang mengerikan.

Kupikir jika aku berpura-pura lemah,

aku akan mendapatkan semacam informasi darimu saat kau lengah.

Sayangnya, itu tak berjalan lancar.

Ayolah. Jangan menakuti kami seperti itu.

Syukurlah.

Jadi, menjauhlah dari sana.

- Kenapa? - Jangan tanya. Pergilah.

Astaga.

Kurasa aku salah paham kepadamu.

Maaf karena aku bilang ingin membunuhmu.

Kutarik kembali.

Aku akan mencabik-cabikmu

sebagai hadiah terima kasih karena telah meremehkanku tadi.

Mengerikan sekali mendengarnya.

Kalau begitu, aku juga akan berusaha sebaik mungkin!

Lakukan sesukau.

Hasilnya akan sama.

Astaga, aku ingat itu.

Aku harus mengembalikannya kepadamu.

Dia sangat kuat.

[Tubuhnya ditingkatkan dengan alat ninja ilmiah.]

[Anggota tubuhnya bisa beregenerasi dengan mudah]

[berapa kali pun lengan dan kakinya patah.]

[Aku memang ingin menyerang tubuhnya dengan serangan fatal]

[tapi terlalu berisiko menyerang langsung karena akan terserap olehnya.]

Ninjutsu faktor penting dalam memenangkan pertarungan ini,

tapi dia tak bisa menggunakannya.

Kita hanya bisa mencari tahu kelemahan musuh.

- Dasar bodoh. - Apa?

Jangan pikirkan itu.

Lihat dirimu.

Ini bukan saatnya takut.

Hokage ingin kita tak ikut campur.

Kau tak bisa mengerti maksudnya?

Kita hanya akan mencegahnya bertarung dengan kekuatan penuh.

Tapi Ayah tak bisa melakukan apa pun selain bertahan.

Kita bisa membantu mengalihkan perhatian musuh.

Pasti akan lebih mudah untuk bertarung.

Pikiranmu sangat sederhana.

More Indonesian subtitles for Anna Karenina

Komentet

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left