200 rreshtat e parë.
PERSEMBAHAN NETFLIX
- Apa? - Ambilkan dompet Ayah, Jonas.
Di laci di depanmu.
Terima kasih.
Kau bisa berhenti bermain game?
Matamu akan rusak.
Ayah pergi sebentar. Ayah ada di sana.
Aku tahu!
Sial! Jangan mati sekarang!
Jangan lakukan ini padaku!
Ayolah!
Sialan!
Buka pintunya, Jonas!
Kenapa kau tak membukanya?
Kenapa?
Dia datang! Buka!
Jonas, cepat!
Buka pintunya!
Buka pintunya. Kenapa kau kunci?
Ada apa? Ayah ada di sana. Ayah bisa melihatmu.
Hei, Nak.
Ada apa denganmu? Katakan pada Ayah.
Apa yang terjadi, Jonas?
Tenangkan dirimu, Nak.
Tidak ada yang akan terjadi padamu.
Kau tahu itu. Kau aman di sini.
Sudahlah, tenangkan dirimu.
Tidak akan ada kejadian buruk saat ini.
Kau mendengar Ayah?
Semua akan baik-baik saja.
Semua akan baik-baik saja.
Kita akan segera berangkat.
Ke mana?
Hidungmu masih mengeluarkan darah.
Tunggu sebentar.
- Ambil ini. - Terima kasih.
Namaku Caroline Rivasseau.
Kau ingat aku?
Kita satu angkatan di tingkat 8 hingga 9.
Normal kau tak mengenaliku. Kita sudah sangat berubah.
Terlebih dirimu. Aku bahkan tak mengenalimu
Saat aku baca "Jonas Cassetti" di KTP, aku mulai mengingatmu.
Kau benar-benar tak mengingatku?
Dulu kau tak ingin duduk di sampingku, kau ingat?
Kau tak bisa lupa akan hal itu.
Aku sangat sedih saat kau keluar dari sekolah.
Itu keputusan orang tuaku.
Mereka pikir itu yang terbaik.
Itu untuk melindungimu. Aku akan lakukan hal sama untuk anakku.
- Kau sudah punya anak? - Dua.
Aku akan tunjukkan padamu.
Lihatlah.
Dia bernama Charlie.
Dan ini Maxime.
Anak-anak yang tampan.
Lalu...
Kau pasti banyak diberikan pertanyaan.
Apa mereka tahu...
Tidak.
Ayo kita pergi.
BOYS PARADISE
Jadi, dulu kalian satu sekolah?
Apa kau juga pembuat onar saat di sekolah dulu?
Jangan ganggu dia. Dia anak paling baik.
Kau haus?
Caroline tidak di sini?
Dia di luar sedang patroli.
Aku yang menangani kasusmu.
Kau tidak ingin minum sesuatu?
Kau dulu pernah membuat onar di Boys. Apa itu benar?
Apa itu benar?
Untuk kali ini bukan aku pelakunya.
Bukan itu yang aku dengar.
Tapi aku akan dengarkan juga versi ceritamu.
Apa aku harus teruskan ceritanya? Apa kau benar-benar ingin tahu?
Lepaskan aku!
Dasar bajingan!
Kau mengigit tangannya?
Itu tak seberapa. Pria itu berotot.
Tapi dia mengajukan tuntutan.
Kau tidak peduli?
Aku sendiri tak mengerti, mengapa aku kembali ke tempat busuk itu.
Kalau begitu, kau tidak boleh mendekati tempat itu lagi.
Apa aku boleh pulang?
Kau tidak ingin menambahkan sesuatu?
Baiklah, kau boleh pergi.
Ini Samuel. Aku tak bisa jawab telepon. Tinggalkan pesan.
Sam?
Sam, buka pintunya.
Jangan menyebalkan.
PEKERJAAN BARU
Fun radio dans ma radio!
Tiba waktunya tahun ajaran baru. Menyebalkan sekali.
Guru, PR sekolah, guru yang penuh tuntutan.
Kembali ke sekolah sangat menyebalkan.
Tapi ada Fun Radio yang selalu menemanimu.
Berikut lagu "Don't Speak" dari No Doubt untuk penyemangat kalian.
Semoga hari kalian...
Para fotografer membuntuti mobil Mercedes Lady Di...
Mereka akan menyalahkan paparazzi, percayalah padaku.
Percuma, dia sudah meninggal.
Akan ada berita bahwa paparazzi yang membuat sopirnya mabuk.
Kecelakaan itu disebabkan oleh banyak hal.
Kau baik-baik saja, Nak?
Kau siap sekolah?
- Kau ingin jus jeruk? - Tidak, terima kasih.
Bersiaplah. Kita berangkat 5 menit lagi.
Sakit jika kau garuk dengan cakarmu, dasar anjing bodoh.
- Jangan sebut dia seperti itu. - Itu hanya anjing.
Kemarilah, Fripou.
Aku sayang padamu, anjing tampan.
Tuan Cassetti!
Bergegaslah dan tunjukkan senyummu.
Jonas, di sini.
- Hai. - Hai.
- Bagaimana kabarmu? - Baik.
Kaus yang bagus.
Terima kasih.
Bagaimana liburan musim panasmu?
Kami pergi ke gunung.
Cukup menbosankan. Bagaimana liburanmu?
Liburan musim panas tahun ini,
ibuku...
Ada apa dengan ibumu?
Ibuku meninggal.
Apa?
Aku sudah cerita bahwa dia sakit.
Aku tidak tahu berita itu. Aku turut berduka cita.
Aku sudah memberi tahu padamu di pesta sekolah.
Kau tidak ingat?
Tunggu dulu...
Kenapa kau tidak meneleponku?
Aku tidak punya nomor telepomu. Nomor telepon orang tuamu tidak terdaftar.
Aku harap kita bisa bersama di tahun ini.
- Apa maksudmu? - Di kelas yang sama.
Itu akan menyenangkan.
Tidak ada kabar dari Nico?
Tidak ada.
Kalian bertengkar?
Semuanya harap tenang. Saya minta waktu kalian sebentar.
Selamat pagi, Anak-anak.
Selamat pagi.
Saya menyambut kalian semua dan semoga tahun ini akan menjadi baik.
Terima kasih.
Tingkat 9 sangat penting.
Ini adalah landasan kalian menuju SMA,
menuju pilihan kalian, jalur karir, pekerjaan...
- Aku boleh duduk? - Halo, Anak muda.
Ada kursi kosong di depanku.
Tolong dipercepat.
Duduklah.
Cepat duduk!
Saya baru saja menjelaskan betapa pentingnya tingkat 9.
Kursi ini sudah ditempati.
Boleh aku duduk di sini?
Permisi.
Maaf, tapi ini kursiku.
Apa kau tuli?
Kau yang tentukan.
- Jangan aku. - Katakan padanya untuk pergi.
Baiklah, persetan denganmu.
Halo, Jonas.
Aku Nathan.
Namaku artinya hadiah, dalam bahasa Ibrani.
Baikah, itu nama yang keren.
Liburan musim panas sudah berakhir.
Semunya harap tenang. Kita akan mulai pelajarannya.
Assemat.
Hadir.
- Belgrade. - Hadir.
- Cassetti. - Hadir.
- Delbarre. - Hadir.
- Dewatter. - Hadir.
Ivelle?
Di pagi ini,
ada 3 orang yang menemaninya.
Martin Buckley adalah seorang pasien. Ini adalah persembahannya untuk Diana.
Putri Diana kehilangan nyawanya.
Sementara aku hanya kehilangan beberapa hari.
Kau ingin kentang tumbuk?
Ya, aku ingin itu.
- Ini untukmu. - Terima kasih.
Bagaimana hari pertama sekolahmu? Kau tidak cerita banyak.
Tidak ada kejadian menarik.
Tidak ada cerita sama sekali?
Bagaimana kelas barumu?
Kau sudah punya teman?
Ada beberapa.
Lihat tingkah orang-orang bodoh itu membawakan bunga.
Semua bunga itu tidak akan menghidupkan dia kembali.
Itu kebenarannya.
Ibu tidak ingin jadi orang menyebalkan,
tapi kau sebaiknya menelepon Nicolas.
Tanya dia bagaimana kabar sekolahnya.
Dia juga bisa menelepon aku.
Sudah cukup waktu untuk berduka.
Dia bukan saudari perempuan kalian.
Sayang?
Bisa kita matikan TV?
Ayolah, acara TV ini tidak lama.
No comments yet. Be the first to leave one.