200 rreshtat e parë.
SON-IN-LAW
Aku…
Biar kuakhiri dengan mengatakan…
Kita sudah membuat kesepakatan.
TAHUN 2019 OCOTE, MEKSIKO
Pikirmu apa yang akan terjadi?
Kau lihat?
Sudah kuperingatkan kau.
Sudah kuperingatkan berulang kali.
Seharusnya kau lebih bijak, Bodoh.
Tunggu!
- Tembakannya tak disengaja. - Ya, Pak.
Astaga.
Amankan perimeter!
Semuanya aman.
Antar jaksa agung pulang.
Dia harus mandi dan bersiap untuk konferensi pers.
Baik, Pak.
Jadi,
kita tak ada masalah?
Jangan khawatir.
Kita sudah sepakat, ingat?
Kita sudah sepakat?
Apa? Apa ini semacam lelucon?
Tidak, bukan.
Kau cuma mau satu?
Ya, satu saja.
Ekstasi.
Aku punya uang
empat dolar.
Pikirmu bisnisku ini menjual pil secara eceran?
Seharga empat dolar?
Itu bukan untukku.
Itu kado ulang tahun.
Dia salah satu gadis baik dari Loma Encinos.
Loma Encinos?
Astaga!
Kau akan hadiri pestanya?
Aku paham.
Ambil saja, ya?
Sabu dan amfetamin, lima dolar per pil. Ekstasi, sepuluh.
Kokaina tak kurang dari 60 dolar per gram.
Setidaknya kau bisa dapat 2.000 dolar.
Jadi, temui aku Senin pagi dan bawakan, entahlah, 1.000 dolar.
Sisanya buatmu.
Setuju?
Ibu bilang…
Jijik! Aku tahu kau sedang apa!
Aku tak lakukan apa pun! Ketuk pintunya!
Sudah kuketuk! Saatnya makan siang.
Mustahil dia mengundangmu ke pesta.
Dia gadis terjahat di sekolah, Bu.
Ibu tak tahu apa-apa tentang mereka.
Siapa gadis itu?
Temanku di kelas pelajaran Kimia.
Tak apa. Kau boleh pergi.
Namun, jika kau bermasalah lagi, Nak,
kau tahu akibatnya.
Silakan pindah ke Ocote dan tinggal dengan Paman Mateo.
Hai! Kau rupanya.
Ya. Aku kebetulan lewat sini,
dan kurasa sebaiknya aku memberimu kado.
Kado?
Ya. Aku punya…
Kau punya apa, Koboi?
Bermacam-macam.
Quaalude, ekstasi.
Harga ekstasinya lima dolar per…
- Biar kuambil… - Apa itu?
Aku juga punya kokaina.
- Setengah gram, jadi… - Astaga.
- Ini luar biasa. - Itu 20 dolar. Aslinya 60.
Ada yang mau ke toilet? Ini luar biasa. Aku sayang kau.
Ya. Tentu.
- Terima kasih. - Tentu.
Natalia? Soal harganya…
Nak.
Maaf karena kau tak punya figur ayah di rumah,
tetapi jika belum terlambat,
kini kau akan mendapat manfaat dari kedisiplinan sejati.
Bersikap baiklah pada pamanmu.
Dia orang baik.
Bus akan berangkat.
Bus akan berangkat!
TERMINAL BUS OCOTE
Penumpang tujuan San José de Gracia dipersilakan naik.
Pemberhentian berikutnya, San José de Gracia.
Paman Mateo?
Ya.
Akhirnya.
Ibumu menitipkan sesuatu untukku.
Ayo.
PILIH PRI
SERVIS KOPLING DAN REM
Itu dia! Idola Chui,
tuan dan penguasa dari Monterrey, Nuevo León.
Pria tercepat di gulat Aztec,
dan inilah Furia Fronteriza yang hebat
dari TJ…
Sekarang dia menunjukkan…
Gerakan hebat! Cara unjuk gigi yang luar biasa!
Sang putra angin,
pria yang bangkit dari Kekaisaran Matahari Terbit…
Kamarmu di atas. Sudah Paman bersihkan.
Mau bir?
Ini.
Terima kasih.
…dan orang-orang mulai berteriak, "Jagoan!"
Ini adalah idola baru gulat profesional,
fenomena sejati dari pelestarian, pemujaan,
dan pengakuan penuh atas seninya.
Kemunculan yang hebat untuk mengakhiri kekaisarannya!
Dia menjatuhkannya.
Lawan mencoba mengendalikannya.
Dia melakukan crossbody block dan…
Dia langsung menjatuhkannya. Hanya butuh dua detik.
Kedua raksasa ini bertanding.
Mereka bertanding melawan satu sama lain.
Ini trik pertamanya.
Itu dia, Hadirin. Para gladiator ini menunjukkan…
Bagaimana ide soal busnya?
Akan kuberi tahu Diego.
Semoga kali ini dia akan bicara dengan orang tuamu.
Semoga berhasil.
Mereka tak pernah mendengarkan kakakku karena tahu bahwa dia bodoh.
Hei.
Dia sahabatku. Jaga ucapanmu.
Sahabatmu itu mungkin akan menghabisimu jika tahu bahwa kita berkencan.
Dia menjunjung tinggi kehormatan.
Benarkah?
Dengar,
sejak ayahku jadi anggota kongres…
Itu maksudku.
Ini saatnya ambil inisiatif dan bentuk kesepakatan.
Selain taksi, aku punya tiga van.
Namun, dengan beberapa bus mewah,
kita bisa buat rute dari Tejalpa ke Albacruz Riviera
dan mengadakan tur pantai untuk orang Amerika,
pesta liburan musim semi, dan sebagainya.
Tunggu,
bukankah mereka semua ingin pergi ke Xaca dan Los Cactus?
Ya, itu maksudku.
Pantai di sini sepi.
Tak ada saingan.
Kalaupun ada, keluargamu tetap unggul.
Semua omong kosong berupa izin dan lisensi itu,
maksudku…
Lagi pula, kau sudah berkecimpung di bisnis itu.
Aku Tristana.
Akan ada banyak kontribusi dari kau dan keluargamu.
Nilai tambah sungguhan.
Kau tak perlu membayar di muka untuk menjadi mitra.
Kita bisa mendapat pinjaman berdasarkan proyeksi pendapatan,
bahkan mendapat insentif pajak karena itu zona pengembangan ekonomi.
Kita pun bisa membuat dana perwalian.
Apa kau suka?
Luar biasa, Kawan.
Luar biasa.
Ibu!
Ibu!
Hei, Kawan.
Baik.
Hei, Kawan.
Apa yang menarik perhatianmu?
Itu adikku.
Ya.
Kau ingat saat bertemu dengannya di konser Los Magikos?
Ingat?
Ini pasti temanmu dari sekolah hukum.
Ya.
Nyonya.
José Sánchez. Suatu kehormatan bisa bertemu denganmu, Anggota Kongres.
Setahuku asalmu bukan dari Albacruz.
Bukan, aku dari utara.
Aku pernah tinggal beberapa tahun di San Diego, California.
Mengapa kau tak kuliah hukum di sana?
Lucía, kau main layangan saja.
Karena aku jatuh cinta pada Meksiko.
Aku sibuk merencanakan bisnis di sini.
Karena itu aku telat masuk sekolah hukum.
Mengapa bukan Albacruz?
- Itu lebih baik daripada Séneca. - Bu.
Itu, Nyonya yang Terhormat, adalah kekeliruan yang sudah lazim,
bahkan di kalangan warga Albacruz.
Sedikit sekali orang yang tahu bahwa jika menyangkut hukum dagang,
program Séneca jauh lebih baik.
Jauh lebih baik.
- Apa kabar, José? - Hai.
Sedang apa kau di sini?
Kakakmu memaksaku datang.
Kurasa tidak.
Omong-omong, di mana dia?
Entahlah.
Terakhir kali kulihat, dia sedang menggerutu di pojokan.
Kau belum bercerita soal kita, 'kan?
Tentu saja tidak.
Hai, Lucía.
Vero.
Kenalkan, teman Diego dari sekolah hukum.
Ini…
No comments yet. Be the first to leave one.