200 rreshtat e parë.
Sebelumnya, di Billy the Kid...
- Kenapa kau menatapku? - Kupikir aku mengenalmu.
- Siapa namamu? - Aku Pat Garrett.
Ah!
Kau makin terkenal sekarang.
Itu tak berarti apa-apa bagiku.
Kalau aku seterkenal itu,
pasti berarti sesuatu bagiku.
Aku bisa menangkapmu atas tuduhan membantu kejahatan.
Kurasa kau takkan pernah lihat mayatnya.
Dia demam dan nadinya lemah
Kau tahu apa pikiranku? Tanpa bukti,
tanpa jasad, tak ada cara
untuk memastikan Billy the Kid sudah mati.
Bagiku, dia masih hidup.
Kurasa aku salah menunjukmu jadi sheriff.
Sekarang kembalikan lencanamu.
Setelah semua yang kau lakukan,
kau masih terlihat seperti bocah,
jadi kupanggil kau Billy the Kid.
Cukup enak didengar, bukan?
Aku akan menulis buku menceritakan semuanya.
Aku memburu Billy lama sekali.
Aku mengakhiri semua kejahatannya.
Aku pantas mendapat hadiah itu, Tuan Fellowes.
Aku ingin tahu apa yang terjadi pada Jesse.
Terakhir kudengar dia pindah ke Texas.
Di sana dia menembak seorang Texas Ranger.
Dia dijebloskan ke penjara
dengan hukuman sepuluh tahun.
Ah!
Aku tahu sialan. Kau belum mati.
Ayahmu memperlakukan aku sangat buruk.
Dia bilang aku tak membunuh Billy the Kid padahal aku tahu aku melakukannya.
Apa yang akan kau lakukan?
Aku akan pergi dari tempat terkutuk ini,
lalu aku... aku akan memutuskan.
Dan penyelidikanmu soal Edgar?
Ya, aku bisa beri nama.
Apa untungku?
Keluar!
Aku tak pernah mengira
kau akan datang dan menyelamatkanku.
Jadi, kenapa kau datang?
Itu dia. Madison’s.
Di sanalah Garrett seharusnya bekerja.
Aku tak melihat kuda Garrett.
Mari kita kunjungi dia.
Hei, hei, pelan.
Biar aku. Kau seharusnya sudah mati. Ingat?
Uh, ya, aku ingat.
Tuan, ada yang bisa kubantu?
Aku dapat alamat ini sebagai alamat penerusan.
Pat Garrett. Masih di sini?
Tentu tidak.
Baik. Boleh kau jelaskan kenapa?
Nah, tuan, kalau kau temannya,
kau seharusnya sudah tahu alasannya.
Aku tak tahu. Aku hanya mencarinya.
Tuan Garrett bilang padaku dia sedang mencari pekerjaan.
Dan tentu, aku tahu siapa dia.
Tapi dia bilang tak mau jadi penegak hukum lagi.
Dia ingin kembali ke dunia usaha.
Tak berhasil?
Dia tak tahu apa-apa soal bisnis ini
atau mungkin bisnis lain sekalian.
Dia biasanya terlalu mabuk atau congkak untuk mendengar.
Kau tahu ke mana dia pergi?
Tidak, dia pergi begitu saja. Tak pernah bayar sewa,
selalu beralasan, lalu menghilang.
Aku masih berjuang memperbaiki kerusakan yang dia buat pada bisnisku.
Kalau kau menemukannya, bilang
jangan pernah menampakkan muka di sini lagi.
Tak ada hasil. Dia sudah pergi.
Sepertinya kita langsung mentok buntu.
Jangan terlalu yakin.
Sepertinya Pat menulis buku tentangku.
“Si Bocah menyimpan iblis yang mengintai di dirinya.
Kadang itu setan kecil yang ramah dan ceria,
atau iblis kejam dan haus darah,
sesuai keadaan mendorongnya.
Keadaan memihak malaikat yang lebih buruk,
dan Si Bocah jatuh.”
Kedengarannya cukup akurat bagiku.
Kau beli itu hanya untuk membaca tentang dirimu?
Tidak. Di sini ada alamat penerbitnya:
Perusahaan Percetakan dan Penerbitan New Mexico.
Kurasa Pat Garrett masih berhubungan dengan mereka
bukankah begitu?
Kalau-kalau ada keuntungan yang bisa dia ambil.
Aku akan kirim telegram besok.
Ya.
Kita mungkin akan di jalan untuk sementara.
Mungkin akan jadi mahal, kan?
Pasti.
Ada bank di kota.
Tepat di dekat toko buku.
- Kau berpikir sama denganku? - Ya.
Dan kau belum pernah merampok bank.
Aku bisa buat pengecualian.
Yang ini cabang Catron Bank and Trust.
Hah. Lihat itu.
Baiklah, semua tetap tenang.
Dengar temanku ini dan tak ada yang terluka.
Bagaimana kalau kita buka brankas itu,
isi beberapa tas?
Jangan tembak anjingku.
Aku takkan menembak anjingmu.
- Cepatlah! - Bergerak. Bergerak.
Angkat tangan. Hei, tangan ke atas.
Ayo.
Bawa tasnya. Cepat.
Berbaring. Turun. Turun.
Ke tanah.
Selesai.
Anjing baik.
Tangan ke atas!
Aku seharusnya menyerahkanmu.
Tuan, kami punya dua tas penuh uang di sini,
pasti ratusan dolar.
Ambil satu dan berpalinglah.
Bagaimana itu?
Ayo. Pergi.
Hei.
Kurasa Garrett takkan senang melihat kita.
Kurasa memang begitu.
Lucu rasanya memikirkan bahwa dulu...
Aku agak menyukainya.
Benar.
Aku bahkan pernah memintanya membantu kita melawan House
saat dia pertama kali jadi sheriff.
Dulu aku berpikir ada kebaikan dalam setiap orang,
jika kau mencarinya.
Jadi aku mencarinya dalam diri Garrett dan...
- Kau menemukannya? - Tidak.
Kau tahu, soal Garrett itu dia kosong.
- Hmm. - Dia hanya ikut arah angin.
Dia bisa membunuhmu secepat dia menatapmu
jika itu menguntungkannya.
Lalu dia akan tersenyum dengan senyum rakusnya.
Senang bisa berkuda bersamamu, Kid.
Aku tak bisa menyangkalnya.
Seperti masa lalu.
Kau tahu, Jesse, selama bertahun-tahun aku mengenalmu,
kau tak pernah bercerita tentang keluargamu.
Seperti apa ayahmu?
Oh, aku tak bicara tentang keluargaku.
Mereka tak penting.
Aku pergi dari rumah secepat aku bisa.
Sejak itu selalu dikejar hukum.
Bagaimana denganmu? Aku ingat kau bersama ibumu
dan adik kecilmu.
Ya.
Ayahku pergi.
Saudaraku meninggal.
Lalu ibuku bekerja sampai mati.
Saat itu aku...
Aku pikir aku tahu jalannya.
Tapi aku ingin sesuatu yang lebih untuk hidupku.
Bukan karena aku pantas, tapi...
karena aku menginginkannya.
Aku ingin... memutus siklus itu.
Kau tahu, Jesse...
Aku agak muak selalu jadi buronan.
Mulai sekarang, kau dan aku adalah pemburu,
dan kita akan menemukan bajingan itu.
Apa? Apa?
Bangun. Sudah siang.
Ah. Rasanya buruk sekali.
Kudengar kau punya pekerjaan?
Kau membicarakannya.
Lihat, maaf, uh...
Aku... aku lupa namamu.
Jangan dipikirkan.
Lihat, kau tadi...
Kau hebat semalam, omong-omong.
Apakah begitu?
Ya. Ya, kau luar biasa. Benar.
Tak ada yang terjadi. Kau tertidur.
Tapi terima kasih atas pujiannya.
sialan.
Nah, begitu lebih cocok.
Ah, sial.
Aku tahu ada banyak spekulasi di luar sana
tentang nasib Billy the Kid.
Aku juga tahu mantan sheriff kita
telah menulis buku tentang bagaimana ia menembak dan membunuh Kid.
Sayangnya, ia tak pernah memberi bukti.
Ia tak bisa menunjukkan jasad atau bahkan kuburan.
Tampaknya, Kid lenyap begitu saja.
Itu trik sulap
yang ingin kulihat.
Tentu, aku bisa percaya
Sheriff Garrett menembak Kid.
Tapi itu tak berarti ia membunuhnya.
Dan biar kuberitahu, aku menerima banyak laporan
dari orang-orang yang bilang mereka melihat sekilas
Kid sejak itu.
Semua membuatku menyimpulkan...
Billy the Kid masih hidup.
No comments yet. Be the first to leave one.