Mistari 200 ya kwanza.
Diterjemahkan Oleh : ~~~tiyo46~~~
Movie, West-Series, K-Drama, Anime, Music, Software, Subtitle and Many More
Sumpah!
Terkutuk!
Oh..tidak!
Apa yang kau pikir? Tidak, aku ingin lebih rinci.
Tidak, kau adalah musuh, Capa... kau dan seluruh menara ini ...
...semua penipu.
Kau tahu yang kuharapkan?
Kuharap Tuhan marah lalu memotong penismu,
dan mendorongmu jatuh ke neraka di mana seharusnya kau berada!
Oke, Michelle.
Sebelum kau datang dan mendorongku,
lalu mencelakaiku ...
Oh, akhirnya aku mengerti! Kau sama dengan mantan suamiku.
Kau pikir semua hanya hitam atau putih,
karena kau buta warna tapi, Tuhan ada di pihakku saat ini!
Tuhan tahu aku bukan seperti dirimu.
Oh, kita banyak kesamaan, Michelle.
Kita semua melakukannya.
Kita melakuan, Apa?
Kecenderungan melihat dalam kehidupan. Seolah sedang mencari sesuatu,
lewat lubang kunci.
Kita harus mengisi kekosongan dari sebuah pembenaran.
Kita harus mengisinya bukan mencari.
Aku tak mengerti yang kau maksud.
Kau menciptakan musuh hanya untuk menguji kekuatanmu.
Kau ciptakan dewa untuk melindungimu dari ...
Kenapa begitu menyedihkan sekali pandangan dalam hidupmu!
Itu, omong kosong!
Siapa musuhnya?
Semenit kau bisa dapat teman.
Selanjutnya, mereka berlalu.
Kau tinggal di sini dan aku bertanya siapa yang dibenci Michelle minggu ini?
Kucoba mengingatnya, tapi tak bisa.
Tak bisa membawanya kedalam pikiran. Kau tahu kenapa?
Tidak, kenapa kau tak beritahu?
Bercerminlah, Michelle.
Cermin yang mana? Cermin ini?
Cermin mana saja. Katakan apa yang kau lihat.
Aku melihat ...
Pantulan bayanganmu,
di bahuku.
Aku melihat ...
Tak banyak yang kusuka.
Sebenarnya, aku lebih suka tampilan luar.
Michelle!
Hei kau! Kembali!
Kembali.
Kembali ke mobil kalian!
Michelle.
Oh, astaga.
Itu darah paling merah yang pernah kulihat,
dengan gaun hijau.
Lalu warna merahnya menghilang. Astaga, ed.
Terasa seperti warna yang, muncul dari neraka.
Lalu merahnya memudar.
Capa yang malang. Kau kemari minta belas kasihan?
Ya. / Tidakkah kau membawa Sigmund Freud untuk mencari tahu,
jika aku tak peduli dengan darah pasienku.
Aku sedikit terkejut ini terjadi padamu.
Tentu. Kau selalu berpikir jika kau berhati dingin ...
dasar bajingan.
Tidak juga, ada semacam arogansi di sini.
Apa kau yakin bahwa kau bertanggung jawab terhadap penyakitnya?
Kau masih dianggap kecil untuk jadi bagian dari kehidupannya.
Ya, itu benar.
Ini sangat tak bijak bagiku, Larry.
Aku tak bisa dengan mudah membuang wanita ini.
Kau selalu romantis.
Apa kau terlibat dengan orang lain?
Tidak.
Tapi aku masih romantis.
Hanya tak punya siapa-siapa untuk ber-romantis ria.
Mereka semua hanya ingin, tidur dan menikah denganku.
Tak seorangpun yang mencintaiku.
Mungkin kau tak ingin dicintai. Kau pernah menikah sekali.
Dia mencintaiku sampai mati.
Lalu dia pergi dan mencintai orang lain juga sampai mati.
Tentu, ada sesuatu yang lain di sini.
Mengabaikan warna merah sama juga mengabaikan emosi.
Oh, ya.
Untuk kau ketahui itu sangat berbahaya.
Ya, aku tahu.
Sangat berbahaya.
Dan aku juga tahu ...
Ada sesuatu yang sudah hancur.
Dan aku tahu, butuh waktu membenahinya.
Kau seorang terapis yang baik.
Berapa lama orang sepertimu,
untuk memaafkan dirinya sendiri.
Aku akan bertemu denganmu lagi sepulang dari Los Angeles.
Jangan kabur dari sebuah kegagalan.
Aku tidak kabur, Larry.
Ini cuma perjalanan ke Los Angeles.
Selain itu, aku juga tak bisa kabur.
Semua ada di sini kan, Pow?
Jadi satu paket. Kepalanya ada padaku.
Para penumpang yang terhormat,
selamat datang di Los Angeles.
Harap tetap duduk hingga pesawat benar-benar mendarat ...
Senin yang lain di surga.
Ada Nn. Fender-bender di 405, memperlambat semuanya ...
Hei brengsek! Apa yang kau lihat, hah?
Kau lihat, huh? Ini kecelakaan.
Hei! Apa yang terjadi disana! Ada yang terluka?
Ada yang meninggal?
Apa yang kau lakukan!
Kau mabuk dan mengemudi di sini!
Menaruh pedal gasnya pada buntutku! Brengsek!
Tiga puluh tiga dan tiga ...
Empat puluh empat, empat puluh lima.
Lima.
Tiga puluh delapan. Empat belas. / Tiga puluh tiga.
Dua. / Tiga belas.
Tiga.
Empat puluh sembilan.
Tiga ratus empat.
Tujuh.
Clark?
Delapan.
Delapan. / Clark.
Ya.
Kau sudah baca koran hari ini?
Belum.
Aku hanya ingin tahu jumlah halamannya.
Astaga, Aku merasa benar tentang itu.
Enam belas. Empat.
Empat puluh tujuh.
Aku tak tahan dengan keterlambatan ini. / Aku juga.
Aku tak mengerti.
Aku juga. / Kenapa tidak?
Karena Ayahnya sudah membayar untuk terapi ini.
Suamiku yang sudah meninggal membayar untukku dan masih peduli.
Luar biasa.
Kupikir kita bisa mulai sekarang.
Clark?
Hei, Bob! / Astaga, Bill.
Apa kabar?
Kau terlihat hebat.
Aku baik, ya..
Maaf aku terlambat.
Aku terjebak macet di jalan tol.
Kami baru saja akan mulai.
Aku menunggumu.
Kenapa tak gabung bersama kami?
Kau tahu, ini hal terakhir yang kuperlukan saat ini ...
Aku serius. Aku bisa memberikan pendapat kedua, ayolah.
Tidak, dengar Bob...
Dia adalah teman dan rekanku Bill Capa, dari New York.
Kenapa kau tak duduk di sini, Bill?
Kupikir mungkin menarik,
untukmu dan dia ...
Jika dia ikut serta dalam sesi kami.
Kau psikiater bidang apa?
Sikap.
Kualifikasi?
Sama seperti Bob. Kami dari perguruan tinggi yang sama.
Kami sama-sama bekerja di rumah sakit jiwa Penn,
sebagai tenaga magang.
Tak ada yang tersinggung jika kau ingin berkata tidak.
Tidak, Bob.
Tak seorangpun akan berkata tidak.
Aku Sondra.
Apa kabar, bill?
Baik, terima kasih, Sondra.
Sarjana medis? / Bukan. Aku psikiater ...
Dan psikoanalisis bukan psikiater.
ph.D. Dari Universitas New York.
Baik, terima kasih itu cukup. / Oke, Bill dan Bob.
Terapi deux .
Benarkah? Kenapa belum di mulai ...
Perkenalkan diri kita lalu katakan dengan rinci,
atau sedikit banyak untuk apa kita di sini ...
Agar kita merasa lebih nyaman. / Namaku Buck.
Itu sangat membantu. Sangat jantan.
Itu komentar anti gender.
Sondra? Kenapa kau tak,
memulainya untuk kami?
Baiklah.
Namaku Sondra Dorio.
Dan...
Aku menikah dengan pria yang lebih tua, tapi ...
Sekarang, aku sendiri ...
Dan aku selalu punya keinginan ... Aku...
Aku selalu menginginkan seks sepanjang waktu.
Tapi, maksudku... Aku sungguh ...
Mengignginkan sebuah hubungan.
Dan, kadang kala ...
Aku, suka mencuri barang.
Maksudku, hal-hal kecil milik orang lain.
Tak masuk akal.
Sulit untuk... kalian tahu, Aku ... Apa itu tak masalah?
Terima kasih. / Teriama kasih.
Richie? Ini akan jadi sebuah even.
Richie!
Apa?
Apa kau akan sedikit beritahu Bill,
sesuatu tentang dirimu?
Tidak.
No comments yet. Be the first to leave one.