Mistari 200 ya kwanza.
= Episode 17 =-
Harabeoji mengirim pembunuh bayaran untuk mengejar Doryeong-nim?
Itu saja yang mau kaukatakan?
Setelah 5 tahun, kau menemui Harabeojimu
dan hal itu yang pertama kauucapkan?
Biarkan Doryeong-nim.
Aku mencintai pria itu.
Kalau dia sampai terluka, maka akupun terluka.
Kalau Harabeoji membunuh Doryeong-nim...
maka aku akan bunuh diri.
Oh! Apa yang terjadi?
Tolong diamlah.
Pyeonsoo-hwe mengirim pembunuh untuk mengejar kami.
Dasar keparat Dae Mok.
Dae Mok? Siapa dia?
Ajussi.
Jadi...
sekarang ini Chun Soo Doryeon-nim berusaha melawan Pyeonsoo-hwe?
Harusnya aku tak cerita padamu.
Apa maksudmu?
Kenapa Ajussi merahasiakannya dariku?
Doryeong-nim memintaku merahasiakannya darimu.
Kalau kau terlibat dalam upayanya melawan Pyeonsoo-hwe...
dia bilang kau akan dalam bahaya, Ga Eun.
Membuatku dalam bahaya?
Iya, benar.
Dia sangat menyayangimu.
Kau tidak tahu.
Chun Soo Doryeon-nim?
Aku tak tahu siapa yang kaucari, tapi aku bukan Chun Soo.
Apa mungkin karena surat yang kutinggalkan?
Atau karena aku tak bisa menepati janjiku?
Karena itu Doryeon-nim pura-pura tak mengenaliku?
Aku tak pernah janji apapun padamu ataupun menerima surat.
Doryeong-nim, sedang apa di sini?
Karena mengkhawatirkanku makanya Anda kembali?
Iya.
Orang yang namanya Chun Soo apa aku mirip sekali dengannya?
Tapi dari tatapan mata Agassi...
dia pasti cinta pertamamu.
Kau baik-baik saja?
Anda bukanlah Chun Soo Doryeon-nim.
Kenapa Anda selalu muncul?
Wajah dan suara yang sama.
Aku tidak ingin dengar Anda mengkhawatirkanku.
Tolong jangan kemari lagi.
D
Da
Dam
Damn
Damn!
Damn! S
Damn! Su
Damn! Sup
Damn! Super
Damn! Super
Damn! Super S
Damn! Super Su
Damn! Super Sub
Damn! Super Sub
Damn! Super Sub I
Damn! Super Sub In
Damn! Super Sub Ind
Damn! Super Sub Indo
Damn! Super Sub Indon
Damn! Super Sub Indone
Damn! Super Sub Indones
Damn! Super Sub Indonesi
Damn! Super Sub Indonesia
Jadi itu sebabnya...
Selama ini dia menghadapi marabahaya sendirian.
Dan pura-pura tak mengenalku.
Pura-pura tak mengenalmu aku minta maaf.
Menjaga jarak denganmu...
adalah salah satu caraku menyelamatkan nyawamu.
Namun, tidak sekejap-pun...
aku melupakanmu.
Kalau Harabeoji membunuhnya...
kau juga akan mati.
Kau kemari untuk mengancam Harabeojimu?
Bukan mengancam. Tapi aku datang untuk membuat kesepakatan.
Kesepakatan?
Baiklah.
Apa yang akan kauberikan pada Harabeoji untuk menebus nyawanya?
Pengganti Harabeoji.
Apa Daepyeonsu Pyeonsoo-hwe saja cukup?
Aku akan jadi Daepyeonsu Pyeonsoo-hwe.
Jaga kelakuanmu. Ada apa?
Ada yang mau kulaporkan.
Penting?
Tidak.
Kalau tak penting...
Ayah mau memberiku tugas?
Kau boleh pergi.
A
Ai
Ain
Ain'
Ain't
Ain't
Ain't N
Ain't No
Ain't Nob
Ain't Nobo
Ain't Nobod
Ain't Nobody
Ain't Nobody
Ain't Nobody L
Ain't Nobody L-
Ain't Nobody L-s
Ain't Nobody L-se
Ain't Nobody L-se
Ain't Nobody L-se B
Ain't Nobody L-se Bu
Ain't Nobody L-se But
Ain't Nobody L-se But
Ain't Nobody L-se But Ifabee
Kalau Harabeoji menjamin Doryeong-nim itu tetap hidup
kau akan jadi Daepyeonsu Pyeonsoo-hwe.
Lebih baik kau kuperkenalkan pada para anggota.
Kubawa serta Daepyeonsu Pyeonsoo-hwe yang baru.
Karena kau cucunya Dae Mok tepat sekali.
Tapi, selama pertemuan saudagar besar...
kenapa kau berpihak pada Doryeong-nim bukannya Pyeonsoo-hwe?
Sebagai Ketua Saudagar, aku memilih pihak yang menguntungkan.
Pyeonsoo-hwe mengalami masalah di Waegwan saat tembaga kami dicuri.
Hari itu kau juga di Waegwan.
Kulihat sumbernya Pyeonsoo-hwe masih sangat bagus.
Iya, hari itu aku ada kesepakatan besar di Waegwan.
Kau sudah meninggalkan kami satu kali. Kenapa sekarang kau kembali?
Karena apa yang kulihat di Waegwan.
Kita tidak bisa melindungi tembaganya.
Bagi Pyeonsoo-hwe hal tersebut adalah kemunduran.
Setelah melihat kesalahan tak masuk akal tersebut
aku merasa harus maju.
Kesalahan tak masuk akal? Pyeonsoo-hwe?
Kita punya sejarah yang lebih panjang dari Keluarga Kerajaan.
Apa kita akan biarkan kelompok ini dalam kemunduran?
Sekarang aku akan jadi Daepyeonsu Pyeonsoo-hwe.
Aku akan membuat kelompok ini kembali kuat.
Daepyeonsu...
Maksudku...
Eoreusin, kenapa Anda memanggilku?
Ladang bunga kematian.
Maaf?
Mulai sekarang aku yang akan mengelola ladang itu.
Bantu aku.
Ah, tapi...
Pengelolaan ladang kerjaan yang rendah untuk Anda, Eoreusin.
Rendah?
Justru Pyeonsoo-hwe mendapatkan kekuatannya dari ladang itu.
Kalau aku bisa mengendalikan ladang itu
aku bisa cari cara untuk jadi Daepyeonsu lagi.
Dengan begitu, Hwa Goon...
dia tak akan berfikir kalau Abeojinya tidak berguna.
Anda baik-baik saja, Agassi?
Gon.
Bawa aku ke Jeoha.
Aku ingin bertemu dengannya.
Apa lukanya makin parah?
Apa sekarang dia sudah sadar?
Aku khawatir sekali.
Bergerak seperti ini apa tidak masalah?
Lihat.
Baik-baik saja, kan?
Aku cukup sehat untuk jalan-jalan denganmu.
Kalau begitu, kita jalan ke sana.
Oh, kurasa aku tak bisa.
Sekarang...
aku tak akan berpaling darimu.
5 tahun lalu, aku melihatmu.
Waktu itu...
aku beranggapan berpaling darimu adalah hal yang terbaik.
Aku selalu menyesalinya.
Doryeon-nim.
Iya?
Kenapa?
Kenapa Anda lama sekali?
Sekarang...
aku tak akan pernah pergi dari sisimu.
Apa aku mengganggu?
Tidak.
Ketua Saudagar, ada apa kemari?
Aku mencemaskan Anda.
Melihat Anda sudah sehat, aku ikut senang.
Sudah membuatmu khawatir, aku minta maaf.
Iya, tolong jangan menakutiku seperti itu lagi.
Aku mungkin mengira kehilangan Anda.
Kupikir hatiku berhenti berdetak.
Sudah mengkhawatirkanku, terima kasih.
Sampai ketemu di pertemuan para saudagar besar.
Ga Eun, aku tak mau kau salah paham...
Aku tak punya hubungan apapun dengan Ketua Saudagar.
Sungguh. Percayalah padaku.
Memangnya aku bicara apa?
Tunggu, Ga Eun.
Ketua Saudagar dan aku, kami...
Kami?
Kupikir Anda tak bisa melupakanku walaupun sekejap.
Aku memang tak bisa melupakanmu.
No comments yet. Be the first to leave one.