Mistari 184 ya kwanza.
Ada apa?
- Maafkan aku, Erika! - Kau pikir aku tak mampu membunuh?
Kau akan memaafkanku?
- Anak pintar. - Kau pasti bercanda.
Erika.
Jadi, perselingkuhan saja tak akan berhasil.
Aku mengeluarkan Erika tanpa hambatan!
Kami tak akan kembali sampai malam ini.
Dari budakmu.
Entah apa ada yang bisa kulakukan
selagi Erika pergi.
Luar biasa!
Ayo!
Cepat sekali!
Punggungnya kecil sekali.
Andai bayiku masih hidup
dia pasti sudah setinggi ini sekarang.
Ayo!
Luar biasa!
Cepat sekali!
Ayo!
Luar biasa!
Ayo!
Ibu!
Aku salah.
Maafkan aku, Bu ART.
Maaf.
Maafkan aku, Ren.
Anakku sudah meninggal.
Namun, kenapa anak Erika dan Ryoichi masih hidup?
Namun, akulah yang membuat kesalahan.
Kesedihan, pergilah.
Ren.
Jangan khawatir.
Jika kau sedih lagi, akan kutunjukkan kotak hartaku.
Bu ART.
Lain kali, boleh aku memanggilmu Kako?
Apa?
Ya.
Tentu saja boleh.
Selamat pagi.
Ayah!
Sudah terlambat, tapi selamat pagi!
Pak Ryoichi, aku akan menyiapkan sarapanmu.
Bisakah kau menunggu sebentar?
Ya, tolong.
Ini semua kesukaanku.
Bagaimana kau tahu?
Baiklah, tanpa basa-basi lagi, aku akan makan.
Bagaimana rasanya?
Lezat.
Ini enak.
Syukurlah.
Aneh, bukan?
Kenapa pria sepertiku menikahi Erika.
Sebenarnya, aku punya utang.
Utang?
Ya.
Aku suka berjudi sejak dahulu, dan suatu hari, terlilit utang.
Kako?
Tidak apa-apa.
Hanya saja, aku belum pernah mendengar ini.
Tentu saja tidak pernah.
Itu tidak baik untuk citraku, jadi aku tidak bisa membicarakannya.
Saat itulah Erika muncul.
Dia bilang akan melunasi semuanya.
Kukira dia dewi.
Erika yang mengurus semuanya.
Jadi, sebaiknya kau bersyukur.
Seharusnya kau tertidur selamanya.
Rupanya itu sebabnya.
Tidak, aku yakin Bu Erika langsung jatuh cinta
dan tak bisa meninggalkanmu.
Tidak.
Sepertinya aku juga cocok untuk tujuannya.
Cocok?
Begini, aku tidak keberatan Erika berselingkuh.
Jadi, ini seperti pernikahan terbuka dari pihak istri.
Pria biasa tidak akan membiarkannya, bukan?
Namun, aku berutang banyak kepadanya.
Begitu rupanya.
Namun, stresku menumpuk.
Selain itu, dilarang berjudi itu sangat menyebalkan.
Jadi, di situlah balapan hamster muncul.
Benar.
Bagaimanapun, pernikahan kami tidak berdasarkan cinta.
Namun, masakan rumahan seperti ini membuatku bahagia.
Sudah berapa tahun, ya?
Pak Ryoichi, jika mau...
Mau pergi ke suatu tempat sekarang, hanya kita berdua?
Ke mana?
Tempat apa ini?
Ini kasino rahasia yang hanya boleh dimasuki beberapa orang terpilih.
Semua yang bermain di sini adalah eksekutif dari perusahaan besar.
Sebagai kepala departemen di Grup Mido
kupikir kau akan lebih dari sekadar memenuhi syarat.
Kako, bagaimana kau tahu tempat seperti ini?
CEO tempatku bekerja dahulu sebagai ART sering datang ke sini.
Pak Ryoichi, aku tahu kau lebih suka pacuan kuda
tapi tidak akan bagus jika Bu Erika tahu.
Jangan khawatir.
Bu Erika tak akan pernah menemukanmu di sini.
Namun...
Semua orang harus bersantai sesekali.
Mari kita lakukan.
Ya, seperti itu
teruslah jatuh lebih dalam ke kecanduan judimu
tanpa menyadari
bahwa ini akan menjadi langkah pertamamu menuju neraka.
MEMVERIFIKASI KUALIFIKASI
BU SATO KAKO, KUALIFIKASI EROR
LANJUTKAN TANPA KUALIFIKASI, VERIFIKASI KARTU ASURANSI BARU
Siapa sebenarnya kau?
Tenang saja.
Kau pasti akan lulus, Ren.
Namun...
Kau akan baik-baik saja, aku janji.
Baiklah.
Selamat pagi, Ren, Erika!
Astaga. Kau bangun pagi.
Lagi pula, ini hari besar bagi Ren!
- Ini dia! - Kau benar.
Itu benar. Hari ini
hari yang sangat penting.
Baiklah, Kako.
Bisa antar kami ke sekolah?
- Baik. - Kami mengandalkanmu.
Baiklah, ayo!
Sisanya tergantung pada Ren sekarang.
Kau tidak perlu mengkhawatirkan anak itu.
Lagi pula, dia pintar.
Kita punya waktu sebelum ujiannya. Mari minum teh.
Selamat datang kembali.
Bergabunglah dengan kami, Kako.
Baik.
Sepertinya suasana hatimu sedang baik.
Itu karena wawancaranya berjalan lancar.
Kau benar.
Kau terdengar sangat bisa diandalkan.
Erika.
Aku akan menjadi ayah yang baik mulai sekarang.
Apa maksudmu? Kau sudah cukup baik.
Tidak.
Aku tahu aku selalu menyebabkan masalah
tapi kali ini, aku akan membahagiakan kalian berdua.
Tidak perlu. Jadilah dirimu sendiri.
Erika.
Karena itu tidak perlu lagi.
Kau Mido Ryoichi?
Siapa kau?
Kami punya surat penangkapan atas dugaan penggelapan.
Apa? Penangkapan?
Hei, Erika, apa yang terjadi?
Kau seharusnya tahu ini soal apa.
Jatuh tempo bulan ini, 5,6 juta yen.
Tenggat pembayaran, akhir bulan ini
Yang benar saja.
Sepuluh juta dalam sepekan?
Ini gawat.
Aku terlalu terbawa suasana. Apa yang harus kulakukan?
Masuklah.
Permisi.
Pak
mengenai tagihan ini
bisa tolong berikan rekening bank untuk menerima transfer?
- Rekening bank penerima transfer? - Ya.
Selagi membahasnya
boleh kuberikan beberapa lagi untuk diproses?
Kalau begitu, aku akan kembali untuk mengambilnya sebentar lagi.
- Baik, terima kasih. - Permisi.
Faktur palsu.
Tentu saja! Masih ada metode ini!
Dengan ini, aku akan punya banyak uang.
Aku akan menjadi Raja Judi...
Tidak kusangka kau akan menyentuh dana perusahaan.
Maafkan aku, Erika!
Maafkan aku!
Kali ini...
Kali ini, aku bersumpah akan membuka lembaran baru!
Penjara lebih cocok untukmu daripada kondominium mewah.
Petugas, orang ini bukan lagi anggota keluarga Mido
jadi tolong panggil dia Yamada.
Erika.
Diam!
No comments yet. Be the first to leave one.