Mistari 165 ya kwanza.
Stimulan, narkotika, ganja.
Orang yang memakai obat-obatan itu
totalnya kini diperkirakan mencapai dua juta di Jepang.
Jumlah orang yang ditangkap karena pelanggaran terkait narkoba
mencapai 14.000 per tahun.
Jika kau mendekat,
aku akan lompat!
Kau mau lompat? Lompatlah.
Tidak mungkin.
Mad Dog.
Kau mata-mata polisi yang menjadi mata-mata NCD.
Kurosaki atau aku?
Pikirkan baik-baik.
- Aku tak melakukan apa-apa! - Persetan kau!
Meski mereka tak menginginkannya,
setelah dikonsumsi, tubuh orang tak akan lupa rasa narkoba.
Mereka menjadi ketagihan tanpa menyadarinya.
Aku sama sekali tak tahu apa-apa soal kokaina.
Aku tak mau memberikan urineku!
Kau menolak memberikan sampel urinemu untuk diuji, benar?
Jangan bergerak, ya?
Nanti uretramu bisa terluka!
Tidak!
Alasan kau masih di sini
adalah karena ayahmu seorang komisaris senior dan atasanku.
- Aku tahu itu. - Maka bawalah hasil, bukan kata-kata.
Jangan kalah dari NCD lagi.
Baik, Pak.
Apa maumu?
Tunggu, apa?
Misimu selanjutnya adalah menyesatkan NCD
dan membocorkan informasi tentang bandar kokaina padaku.
Bagaimana caranya? Kurosaki di rumah sakit, 'kan?
NCD akan memaksa Kaga membocorkan sumber kokainanya.
Tapi Kaga tak akan mudah bicara.
Pasti.
Jika dia bicara, nasibnya malah akan lebih buruk.
Dunia mereka tak sederhana.
Ini seperti saat kau harus berhenti akting setelah bertindak kasar saat mabuk.
Sudahlah.
Begitu Kaga bebas dari penjara, dia tak akan bisa tampil di TV lagi.
Tapi di usianya, akan sulit mencari pekerjaan lain.
Agar dia bisa bertahan hidup,
dia butuh koneksi yang bisa memberinya pekerjaan.
Jika dia membongkar koneksi yang memasok kokaina untuknya
yang punya hubungan dengan dunia kriminal, hidupnya tak akan lama.
Itu sebabnya Kaga akan tetap diam.
Dengan cara ini, para koneksinya akan bantu dia dapat pekerjaan nanti.
Satu bajingan didukung para bajingan lain, ya?
Mencari dan menangkap bandar
adalah pencapaian terbesar bagi tim penyelidikan.
Kami bisa melumpuhkan seluruh operasi dengan mengikuti petunjuk dari sana.
Itu keberhasilan yang jauh lebih besar daripada menangkap pengedar biasa.
Pencapaian itu harus menjadi milik polisi.
Tapi Kaga tak akan bicara, 'kan?
Apa NCD akan punya informasi untuk aku bocorkan?
Apa yang bisa kulakukan?
NCD punya Kurosaki, yang akan gunakan segala cara agar tersangka berbicara.
Tetaplah di dekat Kurosaki, lalu bocorkan informasi dia padaku.
Lakukan itu, maka Kurosaki dan NCD,
rival kepolisian, akan kehilangan reputasi mereka.
Di sisi lain, posisiku di kepolisian akan meroket.
Kukira polisi tugasnya menegakkan keadilan.
Tapi kau hanya mau status dan pencapaian atas namamu.
Wajah jika sulit dipahami oleh orang yang hidupnya tak beres.
Astaga.
Kau dan Kurosaki sama-sama aneh.
Jangan samakan aku dengan dia.
Dia hanya terobsesi dengan balas dendam.
Apa maksudnya?
Tunggu.
Kau mata-matanya, tapi tak tahu apa-apa tentang dia?
Begitulah.
Dengar, kau bisa mati jika terus bersamanya.
Dulu NCD menyelidiki sebuah kasus,
tapi akhirnya dilimpahkan ke polisi.
Ibunya bukan pencandu sabu-sabu biasa.
Ibunya berselingkuh dengan seorang yakuza bertahun-tahun.
Dia diberi sabu-sabu dan dipaksa
menjadi pencandu seks.
Narkoba seks?
Lebih parah dari itu.
Apa itu?
Barang yang akan terasa lebih enak.
Kurosaki adalah bagian dari keluarga biasa yang hancur karena sabu-sabu.
Ibunya menjadi kecanduan,
menggunakan seluruh tabungan mereka, lalu begitu uangnya habis,
yakuza memaksanya menjadi pelacur.
Yakuza dapat uang dengan memberi narkoba pada ibu rumah tangga dengan tujuan itu.
Uang yang didapat dari prostitusi kembali lagi ke narkoba.
Sebuah siklus penderitaan tanpa akhir, seperti yang diinginkan yakuza.
Tapi manusia kesulitan menerima siapa diri mereka sebenarnya
ketika berada di titik terendah.
Ibunya,
yang membeli sabu-sabu dengan menjual tubuhnya,
meyakinkan diri sendiri bahwa dia dicintai oleh pria itu.
Apa?
Kemudian,
keadaan makin parah.
Hei, hentikan!
Lepaskan!
Tidak sampai setahun, ibunya sudah hancur.
- Beraninya kau rebut pacarku? - Lalu, hari itu tiba.
Ibunya menyebabkan insiden.
- Kau menyebalkan, dasar sundal! - Siapa nenek sihir ini?
Kau dibodohi wanita itu!
Kau mencintaiku, 'kan?
Dia wanitaku.
Kau hanya alat untuk menghasilkan uang.
Sundal menjijikkan.
- Ayo. - Ya.
Dia menjijikkan.
Ada-ada saja.
Ini salahmu.
Ini salahmu.
Matilah.
Matilah!
Matilah!
Matilah!
Matilah!
Matilah!
Psikosis akibat narkoba?
Setelah itu, ketika polisi ke rumah mereka untuk mencarinya,
Kurosaki, yang masih SMP, berdiri di sana dengan tatapan kosong,
dengan jasad ibunya tergantung di hadapannya.
Setengah tahun kemudian,
ayahnya, yang diliputi keputusasaan, menenggelamkan diri di laut.
Sabu-sabu menghancurkan keluarganya.
Itu sebabnya dia sangat benci narkoba.
Untuk membalaskan dendam ibunya.
Hei, makanlah sebelum gosong.
Apa itu sebabnya diaβ¦
Kenapa?
Kenapa begini?
Dia hanya pencandu narkoba yang meninggal.
Aduh!
Katakan itu lagi.
Apa?
Kubunuh kau.
Jadi, dia bukan hanya menyebalkan.
Sampai mati pun tak akan kubiarkan kau lolos.
Kau akan beri tahu aku secara rinci dari mana kau dapat kokaina.
Berapa kali harus kukatakan?
Aku tak tahu apa-apa!
Tidak tahu!
Begitu tes urine keluar, kau akan dipastikan memakai kokaina.
Lantas?
Meski itu terjadi, kejahatanku hanya kepemilikan dan penggunaan kokaina.
Bukan masalah. Ini pelanggaran pertamaku. Jadi, hanya dapat hukuman percobaan.
Tidak akan kubiarkan itu.
Apa? Kau mau gunakan kekerasan?
Aku akan menuntutmu jika menggunakan kekerasan!
Apa? Siapa yang akan melakukan kekerasan terhadap siapa sekarang?
Kauβ¦
Kau mau apa?
Itu butuh bukti adanya penyerangan.
Kepemilikan dan penggunaan dikenakan hukuman percobaan,
tapi kau akan dipenjara dengan tambahan dakwaan penyerangan.
Tunggu! Jangan pukul aku lagi, Kaga!
Hentikan! Tolong hentikan!
Penyerangan? Padahal kau yang memukuli diri sendiri?
Itu tak akan lolos!
Aku memukuli diri? Tidak.
Kau yang memukulku.
Kau mau menjebakku dengan melakukan itu?
No comments yet. Be the first to leave one.