Mistari 200 ya kwanza.
=Pyeonghwa=-
=Episode 29=-
Pergi!
Geomsa-nim!
Geomsa-nim!
Kita harus naik.
Aku butuh...
waktu untuk pulih.
Kang Geomsa-nim!
So Young-ssi.
Wah, Anda pasti senang melihat eneng.
Eih, nanti saja ngobrolnya.
Kita selametin orang-orang dulu, ya?
Ini mungkin membantu.
Refleks bagus.
Tolong.
- Banyak yang terluka di dalam. - Ayo.
Tolong kami...
Tolong yang di sebelah sini!
Kami butuh bantuan di sini!
Tolong bantu kami!
Semuanya!
- Tolong kami! - Bantu kami!
- Bantu kami! - Bu...
- Ibu bisa jalan? - Masih ada yang terjabak di kereta!
Sebelum terlambat, bantu kami!
Gila kau ya? Mau kemana?
- Masih ada yang terjebak. - Tolong kami!
Masa aku lihat saja!
- Bantu kami! - Hei!
Iya, ayo. Cepatlah!
Hati-hati.
Hei, pegangan, minggir sedikit.
D
Da
Dam
Damn
Damn!
Damn! S
Damn! Su
Damn! Sup
Damn! Super
Damn! Super
Damn! Super S
Damn! Super Su
Damn! Super Sub
Damn! Super Sub
Damn! Super Sub I
Damn! Super Sub In
Damn! Super Sub Ind
Damn! Super Sub Indo
Damn! Super Sub Indon
Damn! Super Sub Indone
Damn! Super Sub Indones
Damn! Super Sub Indonesi
Damn! Super Sub Indonesia
Diterjemahkan oleh: ~ Ifabee ~
- Tolong! - Tolong!
- Tolong! - Oh, tidak.
- Di sini! - Tolong!
Kau baik-baik saja?
Ayo.
=Keluar=-
Hati-hati!
Iya.
Bersabarlah.
Jangan panik.
Penumpangnya baik-baik saja?
Apa? Kurasa tidak.
Kepalamu berdarah.
Aku tak apa-apa.
- Baiklah. - Ayo.
- Cepat! - Percayalah, raih tanganku.
Hati-hati!
Baik.
- Sebelah sini! - Cepatlah!
Hati-hati.
- Kami bawa tangga! - Cepat!
Kutangkap.
Kau aman.
- Jangan khawatir. - Kau baik-baik saja?
- Kau baik-baik saja. - Tolong!
- Tolong! - Di sebelah sini!
Ini!
Tolong!
Raih tanganku! Kena!
Kemarilah!
Selamatkan dia dulu!
- Tenanglah. - Tolong aku.
2, 3!
Lepaskan.
Masih ada yang di dalam!
Aigoo!
Berikutnya apa tindakanmu?
Aku menantikannya.
- Hei, kau baik-baik saja? - Kau tak apa?
- Tolong aku! - Hei!
- Kau tak apa-apa? - Tolong.
Ada satu penumpang lagi.
Hati-hati.
Tarik.
Hati-hati.
- Tunggu. - Iya.
- Se Yeon! - Se Yeon!
Se Yeon!
Ledakan sama yang pernah terjadi di serangan teroris London.
Akan meledak...
kalau dipaksakan melepaskannya.
Aigoo.
Semua sudah terselamatkan, kan?
Sepertinya begitu.
Apa? Kenapa dia belum dikeluarkan?
Ada apa?
Apa itu?
Ada apa ini?
Semuanya, cepat menyingkir dari sini.
Geomsa-nim.
Tak ada waktu lagi. Cepat.
Kami tak bisa melinggalkan kalian.
Keluarlah, evakuasi orang-orang.
Tolong urus So Young.
Tidak bisa.
Kita harus pergi dari sini sama-sama.
Kalau dia keluar,
akan membahayakan banyak orang.
Aku akan bersamanya.
Tidak.
Tidak, tidak.
Tunggu sebentar!
- Tunggu. - Ayolah.
Kita harus pergi dari sini bersama-sama.
Tunggu sebentar!
Tunggu!
Kang Geomsa-nim!
Lepaskan aku!
Geomsa-nim!
Samchon Ajussi.
Aku tidak akan menangis.
Sinbu-nim bilang, anak pemberani itu tidak menangis.
Iya.
Semua akan baik-baik saja.
Semua akan baik-baik saja.
Semua akan segera berakhir.
- Semuanya, cepat menjauh! - Lari!
Keretanya akan meledak!
Lari sekencangnya!
Tunggu!
Sekarang...
kita tutup mata ya.
Mengerti?
Kang Geomsa-nim!
Aku merindukanmu, Samchon.
Aku merindukanmu.
Samchon.
Aku merindukanmu.
Baik, perhatian semuanya.
Mulai sekarang, kalian dibagi beberapa berkelompok.
Kelompok 1,
kalian ke Dream Tower.
Kelompok 2, ke Kebun Binatang.
Kelompok 3, ke Kebun Raya.
Jam 12 siang
semua berkumpul di air mancur ya?
- Iya. - Iya.
Berhati-hatilah. Bubar.
- Oke. - Iya!
=Dream World=-
Seonsaeng-nim.
Iya, Chae Eun.
Maaf...
Ini...
Saya tahu Anda membayar biaya study wisata saya.
Terima kasih...
sudah membuat saya bisa bersama teman-teman.
Kalau mau berterima kasih, lakukan saja setelah kamu kerja.
Iya.
Kamu pake parfum?
Ah, nggak kok.
Nggak apanya, kamu barusan pake.
Hmm.
Ayo.
Oh, kemana?
Aku mau ke observatorium.
A-ayo.
Album ini...
kita isi dengan kenangan-kenangan yang berharga.
Iya.
Sayang.
Aku membuat keputusan yang tepat, kan?
Orang-orang ini...
pantas dihukum.
Itu sebabnya kudapatkan barang ini.
Mereka yang telah menyebabkan kematian tak wajar, harus kuhukum.
Begitu aku lolos ujian,
aku akan melamar Hye Ji.
Yo Han.
aku tidak bisa...
memaafkan mereka.
Aku tak bisa memaafkan mereka.
Besok peringatan kematian ayahku.
No comments yet. Be the first to leave one.