Into the Night

Into the Night

Pakua Manukuu ya Indonesian

Msimu wa 1

Maelezo ya toleo

Into the Night S01 COMPLETE 720p 1080p NF WEB-DL DDP5 1 x264-NTG[indo]
Maoni na sdgmax
Into.the.Night.S01.720p.1080p.NF.WEB-DL.DDP5.1.x264-NTG[indo]

Lebo

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
x264
720p
720
1080
Yamechapishwa tarehe: 2020-05-11
Upakuaji: 82
Wenye Ulemavu wa Kusikia: No

Hakikisho la manukuu ya Indonesian

Mistari 200 ya kwanza.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

- Jangan di sini. - Kenapa tidak?

"Kenapa tidak?"

Kau menolak permintaan terakhir orang sekarat?

Tidak, tetapi kau akan mati jika katakan itu lagi.

Mengerti?

Sial!

BANDARA BRUSSELS

TAKSI

- Kau tidak harus... - Tidak masalah.

- Jangan parkir di sini, Pak. - Urusan pejabat.

Kau masih di sana? Halo?

Lepas landas masih 30 menit lagi.

Pintunya sudah ditutup.

Ini bukan keputusanku.

Ya! Kau hanya menjalankan tugas.

Bukan aku yang terlambat, Nona.

Kau masih bepergian dengan Tn. Martens?

Tidak.

Dia tidak perlu reservasi baru?

Tidak.

Biasa terjadi, bukan?

Sungguh?

"Biasa terjadi," sungguh?

Kubantu carikan solusinya.

- Bung, ada antrean. - Maaf.

Aku ingin memberi temanku sesuatu sebelum dia terbang.

Hanya penumpang dengan tiket yang bisa melewati titik ini.

Ini urusan NATO.

Mungkin begitu.

Namun, kau harus dikawal petugas bandara.

Jika tidak, hanya penumpang bertiket yang boleh lewat.

Dasar bodoh.

Selamat malam.

Selamat malam.

- Kau Ines? - Ya.

- Aku mengikuti Instagram-mu. - Baiklah.

- Moskow? - Ya.

- Jadi DJ di sana? - Bukan, hanya tampil.

- Selamat jalan. - Terima kasih.

Penerbangan 21 ke Moskow.

Transit di sana, mendarat hari Sabtu pukul 20.20 waktu setempat.

Hanya ada kursi di kelas satu, tapi tanpa biaya tambahan.

Terima kasih.

- Aku ingin ke barat. - Barat?

London, Dublin, New York...

Ke New York berangkat dua jam lagi.

- New York. Baik. - Baiklah.

Kapan rencana pulang?

Tidak, pulang pergi. Hanya satu arah.

Hanya ada kursi di kelas bisnis ke bandara JFK.

- Biayanya 4.235 euro. - Aku ambil.

Apa? Kau katakan itu?

Konyol. Kau tahu itu bodoh.

Baiklah. Tidak!

- Permisi. - Sophie.

Permisi.

Kau baik-baik saja?

Sophie?

Permisi.

Kupikir kelas satu naik lebih dahulu.

Sophie.

- Sophie, bangun! - Ya.

Kita mendarat di waktu yang sama.

Sophie, apa-apaan? Sophie!

- Sophie? - Kau tak apa-apa, nona?

Temanku di New York. Dia kesulitan bernapas dan pingsan.

- Aku tak melihat apa-apa. - Aku tak tahu!

Aku harus menelepon seseorang! Siapa?

Siapa yang kutelepon?

Seseorang yang peduli.

- Kau baik-baik saja? - Ini karena makananku.

Aku akan ke apotek. Di sini bersih.

Baiklah.

Akan kucari seseorang untuk bantu siapkan pesawat.

Jangan minum aspirin.

Tidak bagus untuk bayi.

- Aku tidak hamil. - Tidak.

Anakku tiga.

Kulitmu bersinar. Kau hamil.

Kau mual di pagi hari.

Ini tengah malam.

Mathieu ayahnya?

- Kenapa kau bilang begitu? - Dia keluar dari kamarmu di Helsinki.

Mathieu tahu?

Akan kuberi tahu di Moskow.

- Selamat datang, selamat malam. - Malam.

- Apa kabar? - Baik.

Kami akan ke Moskow untuk operasiku.

Bagus. Ini pesawatmu.

Apa-apaan?

Apa yang terjadi?

Apa mereka mati?

Waktunya habis.

Cek.

- Pemanas aktif. - Cek.

- Instrumen. - Ya, Kapten.

- Altimeter: 2-9-9-2. - Cek.

Dua kali.

Tiga kali.

Ini pesawat ke Bora Bora? Hei, Semua.

Dia teknisi dan kurir!

- Terima kasih. - Makanlah. Aku akan keliling.

- Berapa harganya? - Tak usah. Aku tahu gaji kopilot.

Mungkin teleponmu diputus, dan dia bercanda.

Selera humornya memang aneh.

- Permisi. - Apa?

Kau kepanasan? Karena...

Kau ini kenapa?

Tidak apa-apa.

Kau terlihat kegerahan, jadi...

Aku tak suka terbang.

- Nyonya, boleh minta sampanye? - Tentu. Sebentar.

Kelas satu apanya?

Kau pulang bersama kami?

Ada anak mencoret-coret kursi. Dua menit.

Minggir! Awas!

Sial.

Minggir!

Menyingkir!

Cepat!

Minggir!

Hei!

Tidak, berhenti. Jangan!

Apa yang terjadi?

Buka pintunya!

- Aku ingin menolong! - Dia bawa senjata.

Tutup pintunya!

Tutup!

Atau kau mati. Tutup pintunya!

Duduk.

- Terbangkan pesawatnya. - Tenang. Baiklah.

Dengar.

Jika kita tak terbang, mentari pagi akan membunuh kita semua.

Mengerti?

Kami panggil polisi.

Suara apa itu?

Tembakan.

Kita harus keluar!

Keparat! Sial...

- Keluar! Cepat. - Cepat.

Kita harus pergi. Mengerti?

- Kita harus pergi sebelum pagi. - Tak bisa.

- Kau serius? - Aku tak bisa terbang sendiri.

- Satu pilot bisa. - Tongkat kendalinya.

Itu yang kendalikan pesawat.

Aku tak bisa tanpa tangan kiriku!

- Di mana pilot satunya? - Aku tidak tahu.

Berengsek!

Dengar! Ada pilot di sini?

Kita butuh pilot. Ini masalah hidup dan mati!

Jika tak lepas landas, kita semua mati!

- Bukan pesawat. Helikopter. - Baik. Ayo.

Jangan.

Ayo!

Cepat!

Di mana polisi?

Entah, mereka tak ada jika dibutuhkan.

- Apa yang mereka lakukan? - Aku tak tahu.

- Pesawat bergerak. Sabuk pengaman! - Ada apa?

Kita berangkat?

Entah. Pesawat bergerak. Pakai sabuk.

- Sabuk pengaman. - Di mana polisi?

- Pakai sabuk. - Terbang?

Entahlah. Tolong, duduklah.

Sabuk pengaman, Pak.

Tak apa-apa. Pakai sabuk pengaman.

Kita masih bisa membatalkannya.

Aku bisa parkir di sana.

Jangan dibatalkan! Bilang ke menara kita terbang.

Tak bisa terbang begitu saja.

Jika tidak, kutembak dia.

Jangan pikirkan aku. Persetan dia!

Aku serius, lakukan saja.

Sampaikan!

Menara Kendali, BE Airways 21.

Minta izin terbang dari landasan 2-5-kanan.

Menara Kendali, kau dengar?

Kau dengar?

- Tak ada jawaban. - Siapa peduli? Jalan.

Awak kabin, bersiap untuk lepas landas.

Semuanya tetap duduk.

Terima kasih.

Naikkan kecepatan.

Sampai ke atas.

Ke mana tujuan kita?

Barat. Kita akan ke barat.

Kau tahu kenapa ini tidak masuk akal?

Ya, aku mengerti.

"Matahari berarti mati."

Aku tahu ini terdengar gila, tetapi aku bukan orang gila.

Aku perwira NATO!

Aku mengerti, Mayor. Aku juga pernah di militer.

Namaku Sylvie.

Ini adalah...

Perwira Pertama Douek. Panggil aku Mathieu.

Mathieu. Baik.

Kau sendiri? Siap namamu?

Mayor Gallo. Terenzio Gallo.

- Dua yang terakhir. - Ya.

More Indonesian subtitles for Into the Night

Maoni

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left