Start-Up

Start-Up (스타트업)

Pakua Manukuu ya Indonesian

Msimu wa 1

Maelezo ya toleo

Start-Up S01E06 720p NF WEB-DL DDP2 0 H 265-SH3LBY
Maoni na MarBot

Lebo

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
720p
720
Yamechapishwa tarehe: 2020-11-27
Upakuaji: 37
Wenye Ulemavu wa Kusikia: No

Hakikisho la manukuu ya Indonesian

Mistari 200 ya kwanza.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

EPISODE 6

Dal-mi!

Ya, Do-san.

Kita…

berhasil masuk Sand Box.

Apa?

- Kau serius? - Ya.

Lihat itu. Di sana.

"Samsan Tech." Bisa lihat, 'kan?

Masih tak percaya?

PENERIMA KEANGGOTAAN SAND BOX KE-12 INJAE COMPANY, SAMSAN TECH

Selamat.

Terima kasih.

Selamat juga untukmu.

Terima kasih.

Tunggu. Pak Han…

- Ke mana dia? - Kenapa mencari dia?

Ada yang mau aku tanyakan.

Dal-mi.

Tanyakan kepadaku.

Aku yang akan menjawabnya.

Ada apa denganku? Aku tak bersalah.

Lantas, aku harus bilang apa kepadanya? Aku tak punya jawaban.

Astaga.

Ada banyak yang aku mau tahu tentangmu.

Kenapa kau begitu?

Kenapa berbuat sejauh ini untuk membantu kami?

Selamat. Akhirnya kau berhasil.

Itu berkat kau.

Jangan bicara begitu. Menggelikan.

Aku sudah memberi tahu Dal-mi.

Tentang alasanmu membantu kami.

Sudah kau jawab? Apa yang kau katakan?

Aku yang memintanya.

Kita bertemu setelah 15 tahun.

Aku mau terlihat baik di depanmu.

Jadi, aku meminta bantuannya.

Kenapa harus dia?

Kami sangat dekat.

Hubungan kami istimewa, sudah seperti saudara kandung.

Istimewa?

Istimewa seperti saudara kandung?

Mana mungkin dia percaya. Dia percaya?

Ya. Dia percaya.

Ternyata begitu.

Aku bilang kepadanya bahwa Pak Han melakukan

semua kebaikan itu demi aku, jadi, jangan berpikiran aneh.

Sebelumnya begitu,

nantinya juga begitu.

Bagus. Kau melakukannya dengan baik.

Kau pandai bicara, Do-san.

Bicaramu lancar, dan terus menatapku.

Aku merasa kau marah padaku.

- Aku sudah punya hak. - Hak?

Kenapa? Kau marah dan kesal?

Ya. Sedikit.

Apa itu?

Kau belum berhak marah. Itu semua kenyataan.

Kau boleh marah kepadaku nanti, setelah masuk Sand Box.

Karena kau sudah masuk Sand Box

dan berhak marah, maka kau mau marah kepadaku?

Tak mungkin.

Kini hubungan kita istimewa, seperti saudara kandung.

TEH SORE BERSAMA IBU

Dia tinggi.

Maaf, aku tak pernah melihatnya.

Dal-mi?

Halo. Senang bertemu kalian.

Lama tak bertemu.

Kapan kalian akan meninggalkan Seoul?

Maaf, aku tak bisa bahasa Inggris.

Ibu?

Permisi sebentar.

Kau datang untuk menemuiku?

Tak mungkin. Aku bahkan tak tahu kau di sini.

Aku datang untuk bertemu temanku. Ini hanya kebetulan.

Begitu.

Ini kebetulan.

Aku permisi.

Aku baru ingat.

Ibu, apa kau tahu Sand Box?

Ya, tahu.

Aku berhasil masuk ke sana.

Selamat.

Aku sedang berusaha mewujudkan perkataanku waktu itu.

Aku akan berpartner dengan Do-san, dan besarkan usahanya.

Aku akan coba menjadi sehebat Steve Jobs dan Mark Zuckerberg,

agar kau tak bisa mengejarku.

Kau kemari hanya untuk mengatakan itu?

Ya.

Maksudku, tidak. Aku datang untuk bertemu temanku.

Kita hanya kebetulan bertemu.

Kuharap kau tak salah paham.

Aku pergi dulu.

Maaf membuat kalian menunggu.

Ayo.

Maaf. Aku tak paham.

Ayo, cepat. Tak apa.

Lama tak bertemu.

Aku merindukan kalian.

Ayo, pergi.

CEO WON IN-JAE

ORANG KUNCI

SESEORANG DALAM ORGANISASI

YANG PUNYA PERAN KUNCI UNTUK MEMUTUSKAN

PALSU

Do-san! Cepat bangun dan makan.

Nam Do-san! Cepat makan!

Apa dia mau makan setelah dingin?

Biarkanlah dia tidur. Dia bergadang semalaman.

- Aku berangkat dulu. - Tak sarapan?

Aku akan makan di sana. Di Sand Box ada banyak makanan.

Kau berpakaian begitu ke kantor?

- Kenapa penampilanku? - Kau masih tak paham?

Astaga.

Ikuti ayah.

Sudah.

Ini hari pertamamu. Kau harus rapi.

Tapi tak ada yang berpakaian seperti ini di Sand Box.

Kau berbeda dengan mereka.

Kau CEO.

- Ayah. - Ya, Pak CEO.

Astaga. Lihat putra kita yang tinggi dan tampan.

Syukurlah dia mirip aku.

Namun, selain tingginya, dia mirip aku.

Tak diragukan.

Berangkatlah, Pak CEO.

Selamat jalan, Pak CEO.

- Aku berangkat. - Baik.

Aku terlalu mencolok. Semua pasti akan menatapku.

Apa celananya terlalu pendek?

Jasnya juga sedikit kebesaran.

Tapi itu sedang tren.

CTO NAM DO-SAN

CEO SEO DAL-MI

Nona Seo, Do-san! Minum kopi dulu.

Ini gratis.

Cepat ke sini! Pesanlah!

Hei, aku sudah periksa algoritme kita semalaman.

Aku bandingkan lagi dengan data dari Injae Company.

Lalu, bagaimana hasilnya?

PALSU

- Hebat! - Kau berhasil.

Kau memang hebat.

- Nam Do-san. - Nam Do-san.

Ayo bersulang.

Kau hebat sekali.

Kita sudah dapat kantor.

Kita di sebelah Injae Company.

Baguslah. Ayo cepat ke sana dan perlihatkan kepada mereka.

Ya.

Seharusnya pemrograman terasa seperti ini, 'kan?

"Terasa"? Rasa apa? Apa yang dia bicarakan?

- Apa dia tahu yang dia bicarakan? - Tidak.

Apa kita sungguh lamban?

Masukkan.

SAMSAN TECH

Nomor berapa?

- Ruang 302. - Di sana.

- Itu dia! - Ruang 302!

Ruang 302!

Ini dia!

- Astaga! - Hebat!

NAM DO-SAN, KIM YONG-SAN

Semua sudah disediakan.

- Apa kau Pak Nam Do-san? - Ya, benar.

- Silakan duduk. - Terima kasih.

Selamat datang! Senang kau datang.

- Lihat ini. - Luar biasa!

Astaga.

Hei! Lihat ini! Mejanya naik!

Lihat! Ini bisa diatur.

- Apa? - Hebat!

- Ini bergerak! - Luar biasa!

- Kau bisa lihat aku? - Kau harus menunduk!

- Kau di sana? - Aku di sini.

- Ternyata kau di sana. - Aku di sini!

Cepat turunkan lagi!

- Mejanya turun! - Turun lagi!

Lihat! Mejanya turun!

Ini semua gratis?

Ya, semua gratis.

Keren sekali.

Tapi di mana Dal-mi?

INJAE COMPANY

Sepertinya lebih besar dari ruangan kami.

Apa hanya perasaanku?

Ya, hanya perasaanmu.

- Kau sudah datang? - Kenapa mengintip ruanganku?

Aku tak mengintip.

Ada yang mau kuperlihatkan. Aku datang untuk rapat.

Apa itu?

Omonganmu tak masuk akal!

- Pergi saja! - Dal-mi, kau tak apa-apa?

- Kau mau semuanya? - Ada apa?

- Selesai sudah! - Pergi!

- Pergi! - Baik.

- Hei! - Tidak, biarkan saja.

Sudah cukup!

More Indonesian subtitles for Start-Up

Maoni

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left